Anda di halaman 1dari 2

Essay Aku Ingin Mendapat Beasiswa!

Oleh: Abdurrahman Faris NPM: 230110150154

Mahalnya biaya pendidikan masih menjadi topik pembicaraan di berbagai kalangan,


walaupun banyaknya beasiswa yang ada sekarang di Indonesia tetap saja banyak orang yang
mengatakan alasan mereka tidak sekolah adalah mahalnya biaya pendidikan. Harus diakui bahwa
walau sudah banyak beasiswa yang ada di Indonesia ternyata masih belum bisa menampung
semua orang yang pantas mendapat beasiswa, sehingga persaingan untuk mendapatkan nya
menjadi lebih ketat.

Selain beasiswa Bidik Misi, saya pernah juga mengikuti 2 (dua) program beasiswa, yaitu
beasiswa ETOS dan beasiswa Beasiswa Pemimpin Bangsa Sinergi Foundation. Pada pengajuan
beasiswa ETOS saya tidak lulus pada seleksi administrasi, padahal pendapatan bapak saya tidak
terlalu tinggi dan harus membiayai kuliah saya dan kakak perempuan saya, tapi ada
kemungkinan saya tidak di terima karena mungkin bapak saya sudah mampu membiayai kuliah
kedua kakak laki-laki saya, tapi sebenarnya itu karena bapak saya belum pensiun dan
pendapatannya masih tinggi. Kesalahan saya pada saat seleksi akhir Beasiswa Pemimpin Bangsa
Sinergi Foundation yaitu seleksi FGD (Focus Grup Discussion) saya terlalu tegang dan memang
saya kurang terlatih untuk bicara di depan umum yang menyebabkan saya gagal mendapat
beasiswa tersebut.

Pada akhirnya saya masuk Unpad tanpa beasisw apapun. Yang membuat saya kaget adalah
UKT yang saya dapat, entah mengapa UKT yang saya dapat lebih besar dari pendapatan bapak
saya, bukan hanya 100.000 atau 200.000 tapi mendekati 1 juta. Akhirnya bapak saya harus
meminjam uang karena uang yang dia dapat tidak cukup dan harus bayar biaya saya dan uang
semsteran kakak perempuan saya yang sudah semester 7 termasuk uang kostan kami.

Dengan banyaknya biaya yang harus ditanggung bapak saya, bapak saya meminjam uang
dari sana sini, sehingga mendapat banyak hutang, walaupun saya tidak tahu pasti berapa jumlah
hutang nya, tapi saya yakin hutang bapak saya berpuluh puluh juta. Itulah alasan pertama saya
kenapa saya ingin mendapatkan beasiswa, yaitu untuk membantu bapak saya untuk melunasi
hutangnya, saya selalu berdoa kepada Allah untuk melunasi hutangnya sebelum bapak saya
yang hampir 60 tahun meninggal dunia.

Selain itu, dengan mendapatkan nya beasiswa, saya juga mungkin akan mendapatkan ilmu
yang tidak akan di dapat oleh mahasiswa lain yang tidak mendapat beasiswa, sebagai contoh nya,
pada Beasiswa Pemimpin Bangsa, mahasiswa akan mendapat pelatihan kepemimpinan dan
pendidikan agama islam. Dengan ilmu yang didapat itu tentu saja saya akan bisa jadi lebih
berprestasi dari yang lain.

Alasan selanjutnya saya ingin mendapat beasiswa adalah saya ingin membanggakan orang
tua saya, selama hidup saya, saya baru membuat bapak saya menangis bahagia saat saya lulus di
Unpad lewat jalur SBMPTN, saya bahkan belum sempat membanggakan ibu saya yang
meninggal saat saya kelas 3 SMP, karena saya tak pernah sekolah di sekolah yang bagus maupun
mendapat nilai yang baik saat UN. Bapak saya akan benar-benar bahagia jika saya mendapat
beasiswa, karena waktu saya lulus seleksi tes tulis dan wawancara di Beasiswa Pemimpin
Bangsa, saya lihat bapak saya dengan wajah yang bahagia lalu sujud syukur.

Sekian beberapa alasan kenapa saya ingin mendapat beasiswa, intinya saya ingin mendapat
beasiswa adalah untuk membantu dan membahagiakan orang tua saya. Walaupun sampai saat ini
saya belum mencari beasiswa dengan serius lagi, tapi saya sudah berniatkan untuk mencari
beasiswa sampai mendapatkannya, dan sebelum itu saya juga akan melatih kemampuan bicara
saya agar tidak gagal seperti dulu lagi dan tidak lupa juga belajar terus agar mendapat lebih
banyak prestasi di bidang akademik maupun non-akanemik. Dengan adanya kemauan dan usaha
Allah akan memberikan yang terbaik bagi saya. Insya Allah.