Anda di halaman 1dari 3

PERDARAHAN POST PARTUM PRIMER

No Dokumen : 445.1/ /SOP/VIII/2017


No Revisi :
SOP
Tanggal mulai berlaku : 10/08/2017
Halaman : 1/2

UPT. PUSKESMAS
PARUGA
dr. H. Faturahman
Nip 197703192005011009
Perdarahan post partum primer adalah perdarahan yang terjadi dalam 24 jam
1. Pengertian
pertama pasca persalinan
Sebagai acuan dalam menentukan jenis jenis perdarahan dan tindakan yang akan
2. Tujuan
diberikan
SK Kepala UPT. Puskesmas Paruga
3. Kebijakan No :
Tentang :
4. Referensi Asuhan Persalinan Normal 2011, PONED 2010, Midwifery update 2016
1. Persiapan Alat
Pelindung diri ( sarung tangan steril pendek, kacamata, masker, skort,
celemek, sepatu bot )
Paket atonia dan retensio plasenta
Ergometrin ampul/ Misoprostol 600 1000 mcg
Oksitosin ampul
Infus RL, infus set, abocat ukuran 16/18
Spuit 3 cc
Kateter
sarung tangan steril panjang,
5. Prosedur Paket Robekan Jalan lahir
Heacting set (nalfuder,gunting benang, pinset sirurgi, pinset anatomi,
jarum jahit, benang cut gut)
Kasa steril
Tampon
Lidokain 2%
Spuit 3 cc dan 5 cc
2. Persiapan pasien
Konseling tentang tindakan yang akan diberikan
3. Persiapan ruangan
Tutup tirai dan pintu
1. Petugas melakukan manajemen persalinan kala III secara aktif
2. Petugas meminta pertolongan petugas lain untuk membantu bila memungkinkan
3. Petugas melakukan penilaian cepat keadaan umum ibu seperti Tekanan darah,
nadi, suhu, Pernafasan
4. Jika Syok, petugas melakukan segera penanganan
5. Petugas mencari penyebab perdarahan dan segera lakukan tindakan
Plasenta belum lahir setelah 30 menit, perdarahan segera, uterus
berkontraksi dan keras, lakukan penanganan RETENSIO PLASENTA
Plasenta lahir tidak lengkap, perdarahan segera, Tinggi fundus tidak
6. Langkah Langkah
berkurang, lakukan penanganan SISA PLASENTA
Uterus tidak teraba, lumen vagina terisi masa, perdarahan segera, nyeri
sedang atau hebat, lakukan penanganan INVERSIO UTERI
Segera plasenta lahir, Kontraksi uterus melemah atau tidak berkontraksi,
perdarahan segera lakukan penanganan ATONIA UTERI
Segera plasenta lahir, plasenta lahir lengkap, uterus berkontraksi dan keras,
darah segar mengalir keluar lakukan penanganan ROBEKAN JALAN LAHIR
Kontraksi uterus hilang, nyeri perut hebat lakukan penanganan RUPTUR
UTERI

Tatalaksana
Plasenta belum lahir
persalinan kala III
30 menit
(Retensio Plasenta)

Periksa KU ibu
(TTV) secara cepat
Plasenta lahir tidak
lengkap
Tinggi fundus tidak
berkurang
(SISA PLASENTA)

Uterus tidak teraba


6. Bagan Alir lumen vagina terisi masa
Cari sebab perdarahan nyeri sedang atau hebat
(INVERSIO UTERI)

Segera plasenta lahir


Kontraksi uterus melemah
/tidak berkontraksi
(ATONIA UTERI)

Segera plasenta lahir, plasenta lahir


lengkap, uterus berkontraksi dan
keras, darah segar mengalir keluar
(ROBEKAN JALAN LAHIR)
Kontraksi uterus hilang,
nyeri perut hebat
(RUPTUR UTERI)

Usahakan dalam penganan persalinan normal, penolong persalinan tidak


melakukan penanganan sendiri, minimal ada 1 asisten yang membantu bila
7. Hal- hal yg perlu
sewaktu waktu terjadi kegawat daruratan.
diperhatikan
Petugas Selalu siap dan siaga bila terjadi kasus kegawatdaruratan
Selalu siapkan alat dan bahan tindakan gawat darurat
8. Unit terkait Ruang bersalin, Polindes
9. Dokumen terkait Lembar observasi, SOAP, Buku KIA

No Yg diubah Isi Perubahan Tanggal mulai


10. Rekaman Historis diberlakukan
Perubahan