Anda di halaman 1dari 3

PROFIL BENDUNGAN BATUTEGI

Bendungan Batutegi terletak di Pekon Batutegi, Kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus,
Provinsi Lampung. Bendungan ini dibangun pada sungai Sekampung yang berjarak kurang lebih 65 km
di hulu Bendung Argoguruh. Bendung Argoguruh merupakan irigasi way Sekampung yang
dikembangkan pada tahun 1935. Area persawahan yang dapat dialiri pada saat musim Rendengan
seluas 43.588 ha. Sedangkan, berdasarkan studi yang dilakukan pada tahun 2000, potensi lahan
pertanian yang bisa dikembangkan dengan irigasi teknis mencapai kurang lebih 66.573 ha. Untuk
mewujudkan pengembangan areal persawahan air yang cukup dan jaringan irigasi yang memadai,
dibangun Bendungan Batutegi sebagai alternative pengembangan irigasi way Sekampung.
Dibangunnya Bendungan Batutegi memiliki banyak fungsi, antara lain:

1. Peningkatan area persawahan dan intensitas tanam


Pada saat musim Rendenga, tanpa Bendungan Batutegi, luas tanam padi hanya
mencapai 43.588 ha/tahun. Sedangkan dengan Bendungan Batutegi, luas tanam padi dapat
mencapai 66.573 ha/tahun sehingga memberi peningkatan sebesar 22.985 ha/tahun.
Pada saat musim gadu, tanpa Bendungan Batutegi, luas tanam padi hanya mencapai
19.054 ha/tahun. Sedangkan dengan Bendungan Batutegi, luas tanam padi dapat mencapai
41.980 ha/tahun sehingga memberi peningkatan sebesar 22.926 ha/tahun.
Berdasarkan dua perbandingan tersebut, maka dapat diketahui bahwa Bendungan
Batutegi memberikan peningkatan luas tanam padi sebesar 45.911 ha/tahun.

2. Tenaga listrik
Bendungan Batutegi memanfaatkan aliran air sebagai pembangkit listrik tenaga air.
Tenaga listrik yang dapat dihasilkan oleh Bendungan ini adalah sebesar 28 MW.

3. Penyediaan air baku


Bendungan Batutegi menyediakan air baku untuk air minum sebesar 2.250 lt/detik
dengan Bandar Lampung sebesar 2.000 lt/detik, Metro sebesar 200 lt/detik, dan Branti
sebesar 50 lt/detik.

4. Pengendalian Banjir, Pariwisata, dan Perikanan

DATA TEKNIS

1. TUBUH BENDUNGAN
Tipe : Timbunan batu dengan inti tanah kedap air
Panjang puncak : 701 m
Elevasi puncak : +283 m (tepi), +284,5 (tengah)
Lebar puncak : 12 m
Tinggi bendungan : 122 m
Volume timbunan : 9.641.071 m3
Panjang Inspection Gallery : 841 m
Panjang Access Gallery : 233 m

2. GENANGAN
Daerah tangkapan : 424 km2
Muka air banjir max : +281,5 m
Muka air normal max : +274 m
Muka air minimum untuk operasi tenaga listrik : +226 m
Muka air minimum untuk operasi irigasi : +208 m
Luas genangan pada EI 281,5 m : 25 km2
Luas genangan pada EI 274 m : 21 km2
Luas genangan pada EI 226 m : 5,5 km2
Luas genangan pada EI 208 m : 2,1 km2
Kapasitas genangan pada EI 281,5 m : 860.000.000 m3
Kapasitas genangan pada EI 274 m : 690.000.000 m3
Kapasitas genangan pada EI 226 m : 90.000.000 m3
Kapasitas genangan pada EI 208 m : 25.000.000 m3
Kapasitas tampungan efektif (EI 208 m 274 m) : 665.000.000 m3

3. BANGUNAN PELIMPAH (SPILLWAY)


Lokasi : Pada tebing kiri
Jenis : Pelimpah bebas (tanpa pintu) dengan terowongan
Panjang mercu : 52 m
Elevasi mercu : +274 m
Debit rencana (Q PMF): 5.350 m3/detik
(Q out) : 1.930 m3/detik

Terowongan miring
Diameter : 11,5 m dengan lapisan beton bertulang
Panjang : 157 m berakhir pada lengkungan

Terowongan dan saluran mendatar


Diameter : 11,5 m
Panjang : 333 m

Bangunan keluaran (outlet structure)


Lebar : 11,5 m
Panjang : 40 m
Elevasi dasar bangunan keluaran : +172.557 m

4. INSTALASI PEMBANGKIT LISTRIK


Jenis gedung pembangkit : Indoor
Tinggi maksimum di atas pondasi : 25,7 m
Panjang : 30 m
Lebar : 27,9 m

Turbin
Elevasi pusat distributor : +168,5 m
Tipe turbin : Francis
Jumlah : 2 unit
Tinggi rencana (design head) : 90 m
Tinggi maksimum : 104 m
Tinggi minimum : 54 m
Daya terpasang : 2 x 14 MW
Kecepatann spesifik : 192 rpm
Kecepatan sinkronis : 375 rpm
Katup pengaman turbin : katup kupu-kupu

Generator
Elevasi deck : 176 m
Tipe : payung tertutup
Kecepatan : 375 rpm
Kapasitas : 15.000 k VA
Frekuensi : 50 Hertz
Transformeter : Tiga phase 17.250 k VA ; 50 Hertz