Anda di halaman 1dari 8

DAFTAR ISI

Kata pengantar .

Daftar isi

Pendahuluan

Latar belakang

Rumusan masalah

Tujuan

Pembahasan

Pengertian mata

Organ mata manusia

Cara kerja mata

Penyakit mata

Penutup

Kesimpulan

Saran
BAB 1

PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Banyak orang yang bisa melihat dengan jelas pada kondisi normal tanpa menggunakan kacamata. Ada
juga yang memakai kacamata tetapi dalam perbandingan tanpa menggunakan kacamata lebih unggul.

Mata adalah suatu alat optik yang memiliki banyak sekali perbatasan.mata kita tidak dapat melihat
benda yang sangat kecil, misal : bakteri, virus dan sebagainya juga tidak bisa melihat benda yang
tempatnya sangat jauh dengan jelas seperti : bulan, matahari, pesawat tinggi dan sebagainya

B. RUMUSAN MASALAH

1. Banyak orang yang masih melihat dengan mata normal

2 ketika melihat benda yang jauh dan kecil tidak bisa melihat

C.TUJUAN PENELITIAN

1. Bisa mengetahui banyak yang masih melihat dengan mata normal

2. Bisa mengetahui ketika melihat benda yang jauh dan kecil tidak terlihat

BAB II

PEMBAHASAN
PENGERTIAN MATA

Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana
tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih
kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual.
Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

Sedikitnya ada 17 bagian pada mata yang berperan penting dalam mekanisme penglihatan. Ketujuh
belas bagian-bagian mata dan fungsinya tersebut antara lain seperti ditunjukan gambar bagian-bagian
mata berikut ini.

Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

1. Kornea

Kornea (korneos) adalah bagian mata yang terletak di lapisan paling luar. Bagian ini berupa selaput
bening yang bersifat tembus pandang (transparan). Sifat kornea ini membuat cahaya dapat masuk ke
dalam sel-sel penerima cahaya di bagian dalam bola mata. Selain berfungsi melindungi mata dari benda-
benda asing dari luar, kornea juga berfungsi dalam melakukan refraksi di lensa mata.

2. Iris

Iris adalah bagian mata yang berfungsi mengatur besar kecilnya pupil. Bagian ini jugalah yang memberi
warna pada mata. Sebagai contoh, orang Asia memiliki mata dengan warna hitam hingga coklat, orang
Eropa memiliki mata berwarna biru hingga hijau, dan lain sebagainya.

3. Pupil
Pupil adalah bagian mata yang berupa sebuah lubang kecil yang berfungsi mengatur jumlah cahaya yang
masuk ke bola mata. Besar kecilnya pupil diatur oleh iris. Ketika cahaya yang datang terlalu terang, pupil
akan mengecil. Sedangkan saat cahaya yang datang terlalu redup, pupil akan membesar. Mekanisme
kerja pupil ini membentu mata agar dapat menerima cahaya dalam jumlah tepat.

4. Retina

Retina adalah bagian mata berupa lapisan tipis sel yang terletak di bagian belakang bola mata. Bagian ini
berfungsi menangkap bayangan yang dibentuk lensa mata kemudian mengubahnya menyadi sinyal
syaraf. Retina merupakan bagian mata yang sangat sensitif cahaya karena ia memiliki 2 sel fotoreseptor,
yaitu rods dan cones.

5. Lensa mata

Lensa mata adalah bagian mata yang berfungsi membentuk sebuah gambar. Gambar yang dibentuk
lensa mata kemudian diteruskan untuk kemudian diterima retina. Lensa mata dapat menipis atau
menebal sesuai dengan jarak mata dengan benda yang dilihatnya. Saat jarak benda terlalu dekat, lensa
mata akan menipis, sedangkan saat jarak benda terlalu jauh, lensa mata akan menebal.

6. Akomodasi otot

Mekanisme menebal dan menipisnya lensa mata dapat terjadi akibat adanya fungsi akomodasi otot
lensa. Otot ini bekerja mendorong dan menarik lensa mata sehingga dapat menebal dan menipis.

7. Bintik kuning

Bintik kuning adalah bagian mata yang paling sensitif terhadap cahaya. Saat bayangan benda jatuh pada
bagian mata ini, benda tersebut akan sangat terlihat jelas, sementara jika bayangan benda jatuh
sebelum atau sesudah bintik kuning, maka benda tersebut tidak terlihat jelas (lamur).

8. Bintik buta

Bintik buta atau blind spot adalah bagian mata yang tidak sensitif terhadap cahaya. Jika bayangan benda
jatuh tepat pada bagian ini, maka benda tidak dapat terlihat oleh mata.

9. Syaraf optik

Syaraf optik adalah bagian mata yang berfungsi meneruskan informasi bayangan benda yang diterima
retina menuji otak. Melalui saraf inilah sebetulnya kita dapat menentukan bagaimana bentuk suatu
benda yang kita lihat. Jika syaraf optik ini rusak, itu berarti kita tidak dapat melihat alias buta.

10. Aqueous humor

Aqueus humor adalah cairan yang menyerupai plasma berlendir transparandengan konsentrasi protein
yang rendah. Aqueous humor diproduksi oleh silia tubuh dan berfungsi sebagai struktur pendukung
lensa.
12. Vitreous humor

Vitreous humor atau juga disebut badan vitreous adalah semacam gel yang berfungsi mengisi ruang
antara retina dan lensa.

13. Sklera

Sklera adalah bagian dinding putih mata. Bagian ini memiliki ketebalan rata-rata sekitar 1 mm, akan
tetapi ia juga dapat menebal hingga 3 mm karena adanya otot irensi.

Selain ke 13 bagian-bagian mata dan fungsinya di atas, bagian luar mata juga dilindungi beberapa organ,
di antaranya:

Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

14. Bulu mata

Bulu mata berfungsi untuk menjaga mata dari masuknya benda-benda asing berukuran kecil seperti
debu atau pasir.

15. Alis

Alis berfungsi menahan air keringat atau air yang jatuh dari kening (dahi) agar tidak masuk ke dalam
mata. Beberapa orang mencukur alisnya, padahal secara logika mencukur alis sebetulnya tidak baik.

16. Kelopak mata

Kelopak mata berfungsi untuk menjaga bola mata dari masuknya benda asing dari luar mata seperti
debu, goresan, pasir, atau asap. Selain itu, bagian mata ini juga berfungsi untuk menyapu bola mata
dengan cairan dan mengatur jumlah cahaya yang masuk menuju mata. Fungsi-fungsi dari kelopak mata
ini ditunjang oleh mekanisme buka tutup (berkedip) oleh otot kelopak.

17. Kelenjar lakrima

Kelenjar lakrima atau kelenjar air mata adalah bagian mata yang berfungsi menghasilkan air mata. Air
mata bermanfaat untuk melembabkan mata, membersihkan mata dari debu, serta mematikan kuman
yang masuk ke mata

CARA KERJA MATA

Mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna, mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang
berbeda dan kesemua bagian ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat kerusakan atau ketiadaan
salah satu fungsi bagiannya saja akan menjadikan mata mustahil dapat melihat. Lapisan tembus cahaya
di bagian depan mata adalah kornea, tepat dibelakangnya terdapat iris, selain member warna pada
mata iris juga dapat merubah ukurannya secara otomatis sesuai kekuatan cahaya yang masuk, dengan
bantuan otot yang melekat padanya. Misalnya ketika berada di tempat gelap iris akan membesar untuk
memasukkan cahaya sebanyak mungkin. Ketika kekuatan cahaya bertambah, iris akan mengecil untuk
mengurangi cahaya yang masuk ke mata. System pengaturan otomatis yang berkeja pada mata bekerja
sebagaimana berikut.

memberikan pesan tentang keberadaan cahaya, dan kekuatan cahaya. Lalu otak mengirim balik sinyal
dan memerintahkan sejauh mana otot disekitar iris harus mengerut. Bagian mata lainnya yang bekerja
bersamaan dengan struktur ini adalah lensa. Lensa bertugas memfokuskan cahaya yang memasuki mata
pada lapisan retina di bagian belakang mata. Karena otot-otot disekeliling lensa cahaya yang datang ke
mata dari berbagai sudut dan jarak berbeda dapat selalu difokuskan ke retina.Semua system yang telah
kami sebutkan tadi berukuran lebih kecil, tapi jauh lebih unggul daripada peralatan mekanik yang dibuat
untuk meniru desain mata dengan menggunakan teknologi terbaru, bahkan system perekaman gambar
buatan paling modern di dunia ternyata masih terlalu sederhana jika dibandingkan mata. Jika kita
renungkan segala jerih payah dan pemikiran yang dicurahkan untuk membuat alat perekaman gambar
buatan ini kita akan memahami betapa jauh lebih unggulnya teknologi penciptaan mata.

Jika kita amati bagian-bagian lebih kecil dari sel sebuah mata maka kehebatan penciptaan ini semakin
terungkap. Anggaplah kita sedang melihat mangkuk Kristal yang penuh dengan buah-buahan, cahaya
yang datang dari mangkuk ini ke mata kita menembus kornea dan iris kemudian difokuskan pada retina
oleh lensa jadi apa yang terjadi pada retina, sehinggasel-sel retina dapat merasakan adanya cahaya
ketika partikel cahaya yang disebut foton mengenai sel-sel retina. Ketika itu mereka menghasilkan efek
rantai layaknya sederetan kartu domino yang tersusun dalam barisan rapi. Kartu domino pertama dalam
sel retina adalah sebuah molekul bernama 11-cis retinal. Ketika sebuah foton mengenainya molekul ini
berubah bentuk dan kemudian mendorong perubahan protein lain yang berikatan kuat dengannya yakni
rhodopsin.

Kini rhodopsin berubah menjadi suatu bentuk yang memungkinkannya berikatan dengan protein lain
yakni transdusin. Transdusin ini sebelumnya sudah ada dalam sel namun belum dapat bergabung
dengan rhodopsin karena ketidak sesuaian bentuk. Penyatuan ini kemudian diikuti gabungan satu
molekul lain yang bernama GTP kini dua protein yakni rhodopsin dan transdusin serta 1 molekul kimia
bernama GTP telah menyatu tetapi proses sesungguhnya baru saja dimulai senyawa bernama GDP kini
telah memiliki bentuk sesuai untuk mengikat satu protein lain bernama phosphodiesterase yang
senantiasa ada dalam sel. Setelah berikatan bentuk molekul yang dihasilkan akan menggerakkan suatu
mekanisme yang akan memulai serangkaian reaksi kimia dalam sel.

Mekanisme ini menghasilkan reaksi ion dalam sel dan menghasilkan energy listrik energy ini merangsang
saraf-saraf yang terdapat tepat di belakang sel retina. Dengan demikian bayangan yang ketika mengenai
mata berwujud seperti foton cahaya ini meneruskan perjalanannya dalam bentuk sinyal listrik. Sinyal ini
berisi informasi visual objek di luar mata.Agar mata dapat melihat sinyal listrik yang dihasilkan dalam
retina harus diteruskan dalam pusat penglihatan di otak. Namun sel-sel saraf tidak berhubungan
langsung satu sama lain ada celah kecil yang memisah titik-titik sambungan mereka lalu bagaimana
sinyal listrik ini melanjutkan perjalanannya disini serangkaian mekanisme rumit terjadi energy listrik
diubah menjadi energy kimia tanpa kehilangan informasi yang sedang dibawa dan dengan cara ini
informasi diteruskan dari satu sel saraf ke sel saraf berikutnya. Molekul kimia pengangkut ini yang
terletak pada titik sambungan sel-sel saraf berhasil membawa informasi yang datang dari mata dari satu
saraf ke saraf yang lain.

Ketika dipindahkan ke saraf berikutnya sinyal ini diubah lagi menjadi sinyal listrik dan melanjutkan
perjalanannya ke tempat titik sambungan lainnya dengan cara ini sinyal berhasil mencapai pusat
penglihatan pada otak disini sinyal tersebut dibandingkan informasi yang ada di pusat memori dan
bayangan tersebut ditafsirkan akhirnya kita dapat melihat mangkuk yang penuh buah-buahan
sebagaimana kita saksikan sebelumnya karena adanya system sempurna yang terdiri atas ratusan
kompenen kecil ini dan semua rentetan peristiwa yang menakjubkan ini terjadi pada waktu kurang dari
1 detik.

PENYAKIT MATA

1. Miopi

Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh. Biasanya terjadi pada
pelajar.dapat dibantu dengan kacamata berlensa cekung.

2. Hipermetropi

Hipermetropi yaitu seseroang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat dari mata. Dapat
dibantu dengan kacamata berlensa cembung.

3. Presbiopi

Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat maupun berjarak
jauh.Dapat dibantu dengan kacamata berlensa rangkap. Biasa terjadi pada lansia.

4. Kerabunan dan kebutaan

Buta berarti seseorang tidak dapat melihat benda apapun sama sekali. Buta bisa saja diakibatkan
keturunan, maupun kecelakaan. Rabun berarti seseorang hanya dapat melihat dengan samar-samar.
Orang-orang yang buta maupun rabun biasanya "membaca" dengan jari-jarinya. Ini disebut huruf
Braille.

5. Buta warna

Buta warna adalah suatu kondisi dimana seseorang sama sekali tidak dapat membedakan warna.
Yang dapat dilihat hanyalah warna hitam, abu-abu, dan putih. Buta warna biasanya merupakan
penyakit turunan. Artinya jika seseorang buta warna, hampir pasti anaknya juga buta warna.
6. Katarak

Katarak adalah suatu penyakit mata di mana lensa mata menjadi buram karena penebalan Lensa
Mata dan terjadi pada orang lanjut usia (lansia).

7. Astigmatis

Ketidakaturan lengkung - lengkung permukaan bias mata yang berakibat cahaya tidak fokus pada
satu titik retina(bintik kuning). Dapat dibantu dengan kacamata slinder/Operasi refrakti.

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN

Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling
sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata
yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visua.

SARAN

Kita tahu bahwa mata adalah penting bagi manusia karena tanpa mata manusia tidak bisa melihat
apap apa menggunakan mata.setelah kita mengetahui apa pentingnya fungsi mata bagi manusia
diharapkan supaya dapat memelihara atau merawat mata dengan baik agar tidak terjadi sakit yang
parah seperti katarak,astigmatisma dan sebagainya