Anda di halaman 1dari 4

Teknologi Jaringan Telekomunikasi

Jaringan Teknologi Komunikasi adalah serangkaian interkoneksi antara teknologi yang saling
berhubungan satu dan lainnya.Perkembangan teknologi kian pesat.Perkembangan teknologi yang
signifikan menjadikan perubahaan yang mulai merambah dalam tiap hal yang dijajaki dan
diperdalami oleh teknologi.Perkembangan komputer,sistem data,dalam perangkat keras dan
perangkat lunak hingga perkembangan komunikasi.Dengan perkembangan demikian membuat
manusia kembali beradaptasi dan menyesuaikan seiring dengan perkembangan tersebut.
Teknologi pun mewabah ke jaringan informasi yang ada,sehingga menjadikan perkembangan
komunikasi yang mengalami perubahaan dalam pemanfaatan teknologi.Tanpa disadari
perkembangan jaringan yang ada semakin maju dan dirasakan mengalami perkembangan
pesat.Dalam perkembangan teknologi Indonesia,perkembangan teknologi dalam jaringan kian
pesat dan sudah mulai terkenal hingga melekat dihati pengguna.

2.2 Perkembangan Teknologi Jaringan Telekomunikasi

Sejak ditemukan telephone oleh Graham Bell,telekomunikasi telah berkembang pesat,bahkan


bisa jadi tercepat diantara sistem lain terutama setelah ditemukan transistor,Integrated Circuit
(IC),sistem processor,dan system penyimpanan.
Telekomunikasi adalah penggunaan media elektronik atau cahay untuk memindahkan data atau
informasi dari satu lokasi ke satu atau beberapa lokasi lainnya yang berbeda.Perubahan dalam
industri telekomunikasi bersamaaan terjadinya dengan perubahan dalam teknologi
komunikasi.Bentuk lain yang bisa di implementasikan dengan adanya jaringan informasi super
high way adalah bentuk jaringan informasi bisnis baik itu sistem informasi manajemen atau
sistem informasi akuntansi untuk perusahaan berskala nasional maupun internasional.

2.3 Komponen dan Fungsi Sistem Telekomunikasi

1. Komputer/Terminal Pengirim
Untuk mengirimkan data atau informasinya.
2. Media Transmisi
Yang akan membawa data yang dikirimkan dari sumber data ke penerima.
3. Proses Komunikasi
Alat pendukung transmisi data.
4. Perangkat Lunak Komunikasi
Yang akan mengendalikan proses komunikasi data.
5. Komputer/terminal Penerima
Untuk menerima data.
6.Complier
Untuk memproses informasi.

2.4 Topologi Jaringan Telekomunikasi

Topologi jaringan dalam telekomunikasi adalah suatu cara menghubungkan perangkat


telekomunikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk jaringan.Dalam suatu
jaringan telekomumikasi,jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan
komunikasi.Untuk itu maka perlu dicermati kelebihan/keuntungan dari masing-masing topologi
berdasarkan karakteristiknya masing-masing topologi berdasarkan karakteristiknya.Berikut ini
adalah jenis atau macam-macam topologi dari jaringan :
- Topologi Bus
- Topologi Ring

2.5 Jaringan Berdasarkan Geografi

WAN ( Wide Area Network ),jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas,seringkali
mencakup sebuah negara bahkan benua.WAN terdiri dari mesin-mesin yang bertujuan untuk
menjalankan program-program (aplikasi) pemakai,misalnya jaringan yang menghubungkan
ATM.
LAN ( Local Area Network ),merupakan jaringan komputer milik pribadi yang mencakup area
dalam satu ruangan,sebuah gedung atau kampus.Jangkauan dari jaringan komputer Local Area
Network berkisar 10 km dan media tranmisi pada jaringan komputer ini berupa kabel.Namun ada
juga yang tidak menggunakan kabel dan disebut dengan wireless LAN ( LAN tanpa kabel ).LAN
sering kali digunakan untuk menghubungkan komputer pribadi dan workstation dalam kantor
suatu perusahaan atau pabrik untuk memakai bersama sumber daya (Resource,misal printer) dan
saling bertukar data.

2.6 Penggunaan Teknologi Telekomunikasi untuk Memenangkan Persaingan

Telekomunikasi telah mendorong persoalan yang disebabkan oleh masalah geografi dan waktu
sehingga memungkinkan organisasi untuk mempercepat produksi dan pengambilan keputusan
tentang produk baru misalnya masuk ke pasar baru serta menciptakan hubungan baru dengan
pelanggan dan suplier.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

- Seiring dengan perkembangan lingkungan bisnis yang rumit dan lingkungannya yang dinamis
tuntutan terhadap pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi adalah sudah menjadi
kebutuhan perusahaan untuk memperoleh kemudahan-kemudahan.
- Penerapan system informasi dan komunikasi bertujuan agar dapat mudah dalam melakukan
proses dari input.Dengan demikian perusahaan akan semakin dapat bersaing karena pengambilan
keputusan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat dibandingkan oleh pesaing.
A. Pengertian Komunikasi
Komunikasi secara umum dapat diartikan sebagai hubungan atau pertukaran informasi.
Informasi sendiri sebagai suatu yang
akan disampaikan dapat berupa data, berita ataupun pesan yang dilambangkan dalam bentuk
simbol/tanda, tulisan, gambar ataupun suara. Oleh karena itu dalam komunikasi ada tiga bagian
pokok,
B. yaitu sumber informasi sebagai pengirim; media transmisi sebagai pembawa informasi; dan
tempat tujuan informasi sebagai penerima informasi.

C.Sistem Komunikasi dengan Kawat Penghantar


Komunikasi dengan kawat penghantar adalah suatu sistem komunikasi yang menggunakan kawat
penghantar sebagai sarana
atau media transmisinya. Artinya kawat pengantar tersebut berfungsi sebagai pembawa informasi yang
telah diubah dalam
bentuk sinyal.

E. Komunikasi Melalui Satelit


Satelit Komunikasi adalah perangkat yang diluncurkan ke orbit geostasioner bumi dan perangkat ini
berfungsi untuk menerima gelombang informasi yang telah dimodulasi dengan gelombang mikro yang
dikirimkan oleh stasiun bumi, dan memancarkan kembali ke stasiun bumi-stasiun bumi lain. Dengan
demikian satelit dapat dikatakan sebagai reflektor gelombang mikro.

Modulasi adalah proses perubahan (varying) suatu gelombang periodik sehingga menjadikan
suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi
(biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya
berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Terdapat tiga parameter kunci pada suatu
gelombang sinusiuodal yaitu : amplitudo, fase dan frekuensi. Ketiga parameter tersebut dapat
dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi (berfrekuensi rendah) untuk membentuk sinyal yang
termodulasi.

Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk
memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut
demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.

Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa
informasi dengan mengubah karakteristik gelombangnya. Sinyal analog bekerja dengan
mentransmisikan suara dan gambar dalam bentuk gelombang kontinu (continous varying). Dua
parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan
frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang
sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa
berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah
gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat
mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise.
Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga
variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.


 Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi kombinasi
urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner), sehingga tidak mudah terpengaruh oleh
derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi transmisi dengan sinyal
digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal
ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa
disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat
berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (2^1).
Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (2^2), berupa 00, 01, 10, dan 11.
Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah
sebesar 2^n buah.
 System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di
code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi
oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai
akurasi system digital.

pengertian demodulasi adalah usaha menginterpretasikan


sinyal elektrik analog yang diterima untuk mendekode
biner 0 atau 1.