Anda di halaman 1dari 7

Nara Sumber dari referensi Buku Accounting manajement, Manajemen Keuangan dan Akuntasni biaya dan

akuntansi Manajemen Untuk Teknologi Maju Dan Globalisasi

AKUNTANSI
MANAJEMEN

INISIASI KE 4
TUTOR: ETIKA SABARIAH SE.MM
BAB 4 COST BEHAVIOUR (PERILAKU BIAYA)
 Membedakan antara biaya variable dan biaya tetap
 Cara komitment dan penggunaan sumber aktivitas yang berpengaruh pada variasi (variability) cost
 Alasan biaya aktivitas memelihara variable dalam jangka panjang
 Cara estimasi biaya overhead untuk aktivitas multiple mendukung produksi multiple produk
 Perbedaan antara persamaan biaya dengan persamaan (equation) yang digunakan untuk aktivitas
 Analisi BEP (Break event point)
 Cara model perencanaan sketsa yang menggambar hubungan pendapatan, biaya dan volume
produksi
A. DEFINISI
1. Biaya Tetap
Biaya yang tidak tergantung pada tingkat produksi (volume produksi), yang tidak berubah pada produksi
jangka pendek contohnya biaya sewa dan asuransi
2. Biaya variable
Biaya yang berubah atau tergantung pada jumlah produksi (volume), proporsi perubahan sesuai dengan
tingkat produksi, contoh bahan baku, TKL dll
3. Biaya semi variable
Adalah biaya yang terdiri dari biaya tetap dan biaya variable, sebagai contoh: biaya penjualan personel (biaya
sales): flat salary (komisi) diberikan sesuai unit yang dijual adalah biaya variable, beda dengan selling costs
(biaya tetap), contoh biaya bensin sales.

B. KERANGKA KERJA (FRAME WORK) BIAYA DALAM EKONOMI


 Pada tingkat produksi rendah, penambahan biaya hanya pada pengurangan rate (costs curve)
adalah pemetaan regional, dengan asumsi skala ekonomi yang tersedia adalah mengurangi rata –
rata biaya produk dengan menambah volume produksi (optimum kapasitas mesin dan sumberdaya),
dengan tanpa menambah biaya tetap. Contoh mesin untuk produksi 200 liter oli, maka jika produksi
100 liter rugi atau 200 liter, biaya set up tetap sama.
 Cost curve adalah plot grafik biaya dari cost driver aktivitas atau volume produksi.
 Kapasitas constraint adalah batasan jumlah kuantitas yang dapat diproduksi karena kemampuan
kapasitas untuk beberapa sumber aktivitas (seperti perencanaan jumlah mesin yang tidak dapat
dirubah dalam jangka pendek), kemapuan kapasitas mesin.
 Diseconomics scala adalah penambahan biaya rata-rata dengan menambah volume produksi.
 Relevant range adalah level range produksi adalah tingkat produksi dengan spesifikasi normal pada
operasional regular. Biaya pada klasifikasi ini menggunakan baiay variable dan biaya tetap
C. PERBEDAAN KOMITMENT (KESEPAKATAN) & PENGGUNAAN SUMBER AKTIVITAS
Untuk memahami perbedaan antara komitment dan konsumsi (penggunaan) dari sumber aktivitas, maka
terlebih dahulu mengerti perilaku biaya untuk :
 Contingent on time frame
 Range dari tingkat aktivitas
 Variasi dari berbagai faktor lain
Contoh costs driver untuk :
 bahan baku adalah cost drivernya adalah jumlah unit yang dihasilkan,
 jam kerja TKL, cost drivernya adalah tarif TKL.
Dimana direct material (Biaya Bahan Baku) dan direct labour (Biaya Tenaga Kerja Langsung) adalah biaya
variable.
D.PERILAKU BIAYA DAN VOLUME PRODUKSI
Untuk pengambilan keputusan dalam merubah volume produksi maka melihat respon perubahan customer
demand (permintaan konsumen atau penjualan) dengan biaya. Metode ini yang disebut Break Event Point
(BEP), yang dihitung pada tingkat produksi tertentu dan tingkat volume penjualan tertentu akan bertemu
dengan titik zero profit (laba atau keuntungan nol).
PERHITUNGAN BIAYA VARIABEL, BIAYA TETAP DAN BREAK EVENT POINT
PERHITUNGAN BIAYA NORMAL
Tahap 1:

Tahap 2
Biaya Normal:
adalah Rata-Rata biaya pada point, dimana aktivitas permintaan (customer order) sama dengan biaya kapasitas reguler tersedia
Normal Unit Cost Biaya reguler yang tersedia sesuai kapasitas
=
Kapasitas yang tersedia

1920
= =
80 24 per Job
1 Biaya Gaji reguler = $ 30/jam x 8 mekanik x 8 jam kerja per hari
2 80 jam adalah = 8 jam per hari x 10 jobs target
3 satu mekanik ditarget sehari mengerjakan 10 mobil dengan waktu 0,75 jam per job

Tahap 3 Implementasi dari Biaya normal adalah pengambilan keputusan:


Mengingat fluktuasi jumlah order, maka komitment manajer dirubah, dengan menyesuaiakn jumlah mekanik
harian yang tergantung pada permintaan (order) tiap hari yang diharapkan.

BOP muncul dari sejumlah aktivitas yang mendukung produksi dan penjualan. Bagaimana menganalisa
BOP untuk mengidentifikasi setiap aktivitas cost driver.
1. Costs driver untuk departemen pembelian adalah jumlah order pembelian
2. Costs driver untuk biaya personel setup dan handling material adalah: jumlah setup jumlah kelompok
(batch) produk
3. Cost driver dari biaya aktivitas support enggineriing adalah jumlah ECOs order (engineering change
order)
Aktivitas sesungguhnya dikaitkan dengan volume produksi sesungguhnya