Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3
BLITAR
Jl. Soedanco Supriyadi No.24 Telp/Fax (0342) 801621
Website : www.smkn3blitar.sch.id Email : smkn3_blitar@yahoo.co.id
B L I T A R 66133

SOAL ULANGAN HARIAN 1

Sekolah : SMK NEGERI 3 BLITAR


Bidang Keahlian : PARIWISATA
Kompetensi Keahlian : TATA BUSANA
Kelas/Semester : XI TB 3 / 1 (Satu)
Mata Pelajaran : PEMBUATAN BUSANA CUSTOM MADE
KI/KD : 3.1 Menganalisis rancangan bahan (lab sheet)
bolero/rompi.
4.1 Membuat rancangan bahan (lab sheet)
bolero/rompi
3.2 Membuat bolero/rompi sesuai
rancangan bahan (lab sheet)
Materi Pokok : Pembuatan Rompi
Alokasi Waktu : 100 menit

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan tepat dan benar!


1. Jelaskan definisi rompi dan sebutkan 5 macam rompi!
2. Seiring perkembangan zaman, model rompi semakin beranekaragam.
Sebutkan kriteria dari rompi :
- Fullback Vest
- Double Breasted Vest
3. Jelaskan secara singkat tahapan - tahapan dalam memotong bahan secara
manual!
4. Jika harga pokok sebuah busana adalah Rp 200.000,00 dan penjahit
menginginkan keuntungan sebesar 75%. Berapakah harga jual untuk busana
tersebut? (bahan dari penjahit)
5. Buatlah satu desain rompi beserta desain produksi 1 dari desain yang kalian
buat!
KUNCI JAWABAN

1. Kata rompi berasal dari bahasa Perancis yaitu Veste, bahasa Italia Vesta dan
bahasa Latin Vestis. Rompi yang dalam bahasa Inggris sering disebut Vest atau
waistcoat adalah pakaian tanpa lengan dan biasanya dilengkapi dengan kancing
di depan, terbuat dari bahan kain atau kaos yang biasanya dipakai setelah
memakai pakaian utama.
Macam – macam rompi antara lain :
- Fullback Vest
- Backless Vest
- Double Breasted Vest
- High Cut Vast
- Long Vest
- Knit Vest
- Cropped Vest
- Retro Vintage Denim Vest
- Tailored Collar Vest
- Boho Embellished Vest
- Army Green Vest
- Sweater Vest
2. Kriteria macam – macam rompi :
Fullback Vest
Merupakan jenis vest model klasik yang biasa dipakai sebagai pelengkap
tuksedo. Umumnya, model vest dengan bagian belakang tertutup penuh
ini memiliki strap di belakang yang bisa disesuaikan ukuran pinggang.
Double Breasted Vest
Vest ini memiliki model yang salah satu bagian depannya menimpa sisi
lainnya, biasanya memiliki 4 atau 6 kancing. Selain dipakai untuk bergaya
kasual, jenis vest ini cocok untuk gaya formal.
3. Berikut ini adalah langkah – langkah dalam memotong bahan menggunakan alat
manual (gunting) :
- Spreading
Yaitu menggelar kain di atas meja potong. Kain yang dipotong hanya
sebatas 2 lembar kain saja.
- Memasang Pola
Setelah kain digelar diatas meja, langkah selanjutnya yaitu memasang pola
yang telah dibuat di atas kain. Dalam meletakkan pola diatas kain kita
harus berpedoman pada rancangan bahan yang sebelumnya telah dibuat.
Perhatikan pula tanda – tanda pola, misalnya lipatan dan arah serat. Tak
lupa gunakan jarum pentul untuk menyemat agar pola tidak bergeser.
- Menggunting Bahan
Setelah semua pola terpasang,sesuai rancangan bahan, langkah selanjutnya
yaitu menggunting bahan mengikuti bentuk pola.
4. Harga Pokok Produksi + (%keuntungan x Harga Pokok Produksi)
200.000 + (75% x 200.000) = 200.000 + 150.000
= Rp 350.000,00
Jadi, harga jual untuk produk busana adalah Rp 350.000,00

5.
PENSKORAN JAWABAN
DAN
PENGOLAHAN NILAI

A. Penilaian Pengetahuan
1. Jawaban benar diberikan skor 1
2. Jawaban salah diberikan skor 0
Nilai KD = Jumlah perolehan skor/jumlah skor maksimal x nilai maksimal
Bobot nilai soal :
Soal nomor 1 bobot = 1
Soal nomor 2 bobot = 2
Soal nomor 3 bobot = 1
Soal nomor 4 bobot = 2
Jumlah semua bobot soal 6

Contoh pengolahan nilai :


Nomor Soal Skor Nilai
1 1
2 2 (Jumlah skor/skor maksimal jumlah skor) x nilai
3 1 maksimal
4 2 (6/6) x 10 = 10
Jumlah 6
B. Penilaian Keterampilan

RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN

Pembuatan Desain Produksi


No Pembuatan Desain Produksi Nilai
1. Kelengkapan desain produksi 1 dan 2
2. Kesesuain desain produksi dengan desain ilustrasi
3. Kelengkapan analisis pada desain produksi 1
4. Kelengkapan ukuran pada desain peoduksi 2
5. Kerapian hasil jadi desain
Keterangan Nilai :
Nilai 4 = Jika lima kriteria terpenuhi
Nilai 2 = Jika empat kriteria terpenuhi
Nilai 1 = Jika satu kriteria terpenuhi
Nilai 0 = Jika tidak ada kriteria yang terpenuhi

Contoh pengolahan nilai :


Nomor Soal Skor Nilai
5 4 (Jumlah skor/skor maksimal jumlah skor) x
nilai maksimal
Jumlah 4
(4/4) x 10 = 10