Anda di halaman 1dari 28

Transfer Antarperusahaan: Aset Tidak

Lancar
RATNA YUDHIYATI, M.COMM.
Ilustrasi Laba dan Rugi Konsolidasi
Entitas Konsolidasi

T1 T2 T3
PT INDUK PT ANAK
Membeli senilai Jual/beli senilai Menjual senilai
Rp10.000.000 Rp15.000.000 Rp25.000.000

Profit Rp5.000.000 Profit Rp10.000.000

Total Keuntungan Entitas Konsolidasi: Rp15.000.000


Berapa Laba pada Periode Ini?
❑ Kasus A. Ketiga Transaksi terjadi pada periode yang sama.
❑ Kasus B. Hanya transaksi T1 yang terjadi pada periode ini.
❑ Kasus C. Hanya transaksi T1 dan T2 yang terjadi pada periode ini.
Transfer Aset Tanah
❑ PT Induk membeli tanah dari PT Properti (pihak ketiga tidak berelasi) seharga
Rp25.000.000 pada 1 Januari 2014
❑ PT Induk menjual tanah tersebut pada PT Anak dengah harga Rp30.000.000 pada 1
Juli 2014.
Jurnal yang Diperlukan
JURNAL PT INDUK JURNAL PT ANAK
Tanah 25.000.000
Kas 25.000.000

Kas 30.000.000 Tanah 30.000.000


Tanah 25.000.000 Kas 30.000.000
Keuntungan 5.000.000

JURNAL ELIMINASI
(Dr) Keuntungan 5.000.000
(Cr) Tanah 5.000.000
Downstream dan Upstream
➢ Downstream Induk menjual kepada Anak Terhadap Laba Induk
➢ Upstream Anak menjual kepada Induk
Terhadap kepentingan
Dimiliki Penuh
pengendali

Dimiliki Pengendali Non-pengendali

Laba/Rugi dari penjualan upstream


Laba/Rugi dari penjualan
menjadi hak pemegang saham Anak
downstream menjadi hak pemegang
Jika ada Non-Pengendali harus dibagi
saham Induk
secara proporsional
Ilustrasi
PT Induk membeli 80% saham PT Anak pada 1 Januari 20X1, pada nilai buku dengan harga
Rp240.000.000.
Informasi
▪ Pada tanggal 1 Juli 20X1, PT Induk menjual tanah ke PT Anak seharga Rp35.000.000. PT Induk semula
membeli tanah itu pada 2 Januari 20X1 sebesar Rp20.000.000. PT Anak masih memiliki tanah tersebut
untuk tahun-tahun selanjutnya.
▪ PT Induk belum membuat jurnal penyesuaian untuk laba belum terealisasi.
Laporan Keuangan pada halaman berikut adalah Laporan Keuangan untuk 31 Desember 20X1.
Buatlah Laporan Keuangan Konsolidasian dengan Kertas Kerja.
Jurnal Eliminasi yang dibutuhkan
Penjualan Downstream
Laba terpisah PT Induk (tanpa Pendapatan Anak) 155.000.000
(-) Penjualan downstream tanah (15.000.000)
Laba Terealisasi terpisah PT Induk 140.000.000
Laba Terpisah PT Anak 50.000.000
Laba Bersih Konsolidasi 190.000.000
Laba Kepentingan Non-Pengendali (10.000.000)
Laba Kepentingan Pengendali 180.000.000

Eliminasi penjualan downstream tidak


mempengaruhi perhitungan kepentingan non-
pengendali.
PT Anak menjual
tanah ke PT Induk
dan mengakui
keuntungan
penjualan sebesar
Rp15.000.000.

Penjualan upstream
Penjualan Upstream
Laba terpisah PT Induk 140.000.000
Laba Terpisah PT Anak 65.000.000
(-) Penjualan Upstream Tanah (15.000.000)
Laba PT Anak terealisasikan 50.000.000
Laba Bersih Konsolidasi 190.000.000
Laba Kepentingan non-pengendali (10.000.000)
Laba Kepentingan pengendali 180.000.000
Jurnal Eliminasi untuk Laba Belum Terealisasi
setelah tahun pertama
▪ Anda akan membuat laporan konsolidasi Induk-Anak untuk 31 Desember 20X2.
▪ Jurnal eliminasi yang Anda perlukan terkait dengan Laba Belum Terealisasi

Penjualan Tanah Downstream


Saldo Laba, Awal 15.000.000
Tanah 15.000.000

Penjualan Tanah Upstream


Saldo Laba, Awal 12.000.000
Kepentingan Non-Pengendali 3.000.000
Tanah 15.000.000
Latihan
BUKALAH BUKU ANDA, L6-3 DAN L6-7
Transfer Antarperusahaan: Aset Tidak
Lancar (Aset Disusutkan)
RATNA YUDHIYATI, M.COMM.
Penjualan Aset Disusutkan antar
Perusahaan
▪ Laba Antarperusahaan belum terealisasi dari aset disusutkan dianggap akan
terealisasi secara bertahap aset tersebut digunakan selama sisa umur ekonomis
aset tersebut.
▪ Biaya penyusutan dari sudut pandang konsolidasi haruslah didasarkan pada biaya
perolehan aset dari pihak yang semula membeli aset tersebut dari pihakj luar.
▪ Contoh: PT Anak membeli peralatan dari PT Induk seharga Rp5.000.000. Dahulu, PT
Induk membeli peralatan tersebut dengan harga Rp8.000.000. Nilai yang menjadi
basis perhitungan depresiasi untuk konsolidasi adalah Rp8.000.000, bukan
Rp5.000.000.
ILUSTRASI: Downstream
Contoh sebelumnya tentang PT Induk dan PT Anak kita modifikasi sehingga
mengilustrasikan penjualan downstream dari aset disusutkan.
• Asumsikan PT Induk menjual peralatan ke PT Anak pada 31 Des 2015 seharga
Rp7.000.000.
• PT Induk membeli peralatan tersebut 3 tahun yang lalu (pada 31 Des 2012)
dengan harga Rp9.000.000, dan telah disusutkan dengan UE 10 tahun, tanpa
nilai sisa.

Biaya Perolehan Awal Rp9.000.000 Harga Jual Peralatan 7.000.000


Ak. Peny. per 31 Des 2015 Nilai Buku Peralatan (6.300.000)
(9.000.000/10 x 3 tahun) (2.700.000) Keuntungan Penjualan 700.000
Nilai Buku per 31 Des 2015 6.300.000
Jurnal Umum yang Dicatat untuk Transaksi Ini
Jurnal oleh PT Induk Jurnal oleh PT Anak
• Penyusutan • Pembelian Peralatan
Biaya Penyusutan 900.000 Peralatan 7.000.000
Ak. Penyusutan 900.000 Kas 7.000.000
• Penjualan Peralatan pada 31 Des 2015
Kas 7.000.000
Ak. Penyusutan 2.700.000
Peralatan 9.000.000
Keuntungan Penjualan 700.000
Konsolidasi 31 Des 2015
(Downstream)
ILUSTRASI LANJUTAN: Konsolidasi 31 Des 2016
Selama tahun 2016, PT Anak sudah mulai menyusutkan peralatan yang ia beli dari
PT Induk senilai Rp7.000.000 selama sisa UE 7 tahun. Biaya penyusutan yang
dicatat sebesar Rp1.000.000.
Sehingga PT Anak membuat jurnal sebagai berikut:
Biaya Penyusutan 1.000.000
Akumulasi Penyusutan 1.000.000

Jurnal eliminasi apa Ingat: Prinsipnya, buatlah


yang perlu dibuat? seolah-olah transaksi
penjualan aset tidak terjadi
Jurnal Eliminasi: Konsolidasi 31 Des 2016
Pada prinsipnya, Anda membuat semua jurnal eliminasi yang biasa Anda buat
(eliminasi Pendapatan dari Anak, alokasi Laba Non-Pengendali, eliminasi saldo
Investasi pada Anak), ditambah dengan jurnal berikut:
• Eliminasi transaksi penjualan aset pada 2015:
Bangunan & Peralatan 2.000.000
Saldo Laba, Awal 700.000
Akumulasi Penyusutan 2.700.000
• Eliminasi Kelebihan Depresiasi yang dicatat:
Penyusutan menggunakan nilai
Akumulasi Penyusutan 100.000
awal peralatan ketika dimiliki
Biaya Penyusutan 100.000 PT Induk; Rp9.000.000
Latihan
L6-8 DAN L6-9 (PT FIRDA DAN PT MINDANAO)
ILUSTRASI: Upstream
Perlakukakuan laba belum terealisasi penjualan upstream sama dengan penjualan
downstream. Perbedaan utama ada pada pengaruhnya pada perhitungan kepentingan
non-pengendali.
Berikut adalah ilustrasi konsolidasi untuk penjualan upstream.
• Asumsikan PT Anak menjual peralatan ke PT Induk pada 31 Des 2015 seharga
Rp7.000.000. Total laba yang dilaporkan PT Anak adalah Rp50.700.000 (50 juta laba
terpisah + 7 juta keuntungan penjualan).
• PT Induk membeli peralatan tersebut 3 tahun yang lalu (pada 31 Des 2012) dengan
harga Rp9.000.000, dan telah disusutkan dengan UE 10 tahun, tanpa nilai sisa.

Biaya Perolehan Awal Rp9.000.000 Harga Jual Peralatan 7.000.000


Ak. Peny. per 31 Des 2015 Nilai Buku Peralatan (6.300.000)
(9.000.000/10 x 3 tahun) (2.700.000) Keuntungan Penjualan 700.000
Nilai Buku per 31 Des 2015 6.300.000
Jurnal Umum yang Dicatat untuk Transaksi Ini
Jurnal oleh PT Induk Jurnal oleh PT Anak

• Pembelian Peralatan • Penyusutan


Peralatan 7.000.000 Biaya Penyusutan 900.000
Kas 7.000.000 Ak. Penyusutan 900.000
• Penjualan Peralatan pada 31 Des 2015
Kas 7.000.000
Ak. Penyusutan 2.700.000
Peralatan 9.000.000
Keuntungan Penjualan 700.000
Konsolidasi 31 Des 2015
(Upstream)
ILUSTRASI LANJUTAN: Konsolidasi 31 Des 2016
Prinsip konsolidasi selanjutnya untuk penjualan upstream sama dengan ketika
transaksi penjualan downstream.
Selama tahun 2016, PT Induk sudah mulai menyusutkan peralatan yang ia beli dari
PT Anak senilai Rp7.000.000 selama sisa UE 7 tahun. Biaya penyusutan yang
dicatat sebesar Rp1.000.000.
Sehingga PT Induk membuat jurnal sebagai berikut: Ingat: Prinsipnya, buatlah
seolah-olah transaksi
Biaya Penyusutan 1.000.000 penjualan aset tidak terjadi
Akumulasi Penyusutan 1.000.000

UPSTREAM
Jurnal Eliminasi: Konsolidasi 31 Des 2016
Pada prinsipnya, Anda membuat semua jurnal eliminasi yang biasa Anda buat (eliminasi
Pendapatan dari Anak, alokasi Laba Non-Pengendali, eliminasi saldo Investasi pada
Anak), ditambah dengan jurnal berikut:
• Eliminasi transaksi penjualan aset pada 2015: (Perhatikan: Karena ini penjualan
upstream, maka eliminasi Keuntungan Penjualan Aset dibebankan sebagian pada
Kepentingan Non-Pengendali).
Bangunan & Peralatan 2.000.000
Saldo Laba, Awal 560.000
Kepentingan Non Pengendali 140.000 Penyusutan menggunakan nilai
awal peralatan ketika dimiliki
Akumulasi Penyusutan 2.700.000
PT Induk; Rp9.000.000
• Eliminasi Kelebihan Depresiasi yang dicatat:
Akumulasi Penyusutan 100.000
Biaya Penyusutan 100.000

UPSTREAM
Latihan
S6-34 (PT MERBABU DAN PT BALI)
S6-35 (PT PRIMA DAN PT LANA)
S6-40 (PT BERTA DAN PT FUAD)