Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN KALIBRASI BABY INCUBATOR

DOSEN :

Iswoko, ST

Kelompok 3

 BimaAridhona
 Danu Pangestu
 Julian Alwan
 M. Adnan Ramadhan
 M. Yudha Adhi
TUJUAN PRAKTIKUM
a. Dapat mengetahui prosedur alat kalibrasi baby incubator dengan benar.
b. Dapat melakukan kalibrasi alat baby incubator dengan benar.
c. Dapat mengetahui kelayakan suata alat ukur gelas.
Lembar Kerja Kalibrasi Baby Incubator
A. PENDATAAN ALAT

1. DAFTAR ALAT YANG DIGUNAKAN


No. Nama Alat Merek Tipe/model No.seri
a. INCU Analyzer Fluke INCU 1189
b. Thermohygrometer Sanfix TH-308 002-114-TH

2. DATA ALAT PELANGGAN


a. Nama Alat : Baby Incubator
b. Merek/Tipe : MODUL
c. Nomor Seri : 15202047

B. PENGUKURAN KONDISI LINGKUNGAN


Parameter Sebelum Sesudah Toleransi
kalibrasi kalibrasi
a. Suhu: 32,2oC 31,5 oC 25°C± 5 °C
b. Kelembaban Nisbi : 65% 64% 50%±20%RH

C. PEMERIKSAAN KONDISI FISIK DAN FUNGSI ALAT PELANGGAN


Fisik Fungsi Pemeriksaan Fisik Fungsi Pemeriksaan
Baik Baik Badan dan Permukaan Baik Baik Saklar/kontrol
Baik Baik Kotak Kontak Baik Baik Heater
Baik Baik Line Cord Baik Baik Motor/Fan
Baik Baik Fuse Baik Baik Level Cairan
Baik Baik Kabel Baik Baik Baterai/Charger
Baik Baik Konektor Baik Baik Tampilan/indikator
Baik Baik Filter Baik Baik Matras

D. PENGUKURAN KINERJA
1. Suhu(°C)
Mengacu pada : ECRI 415-2001-0301

Pembacaan Alat Hasil Pengukuran


Parameter Deskrips Tolera
i nsi
Setting Tampila
alat n Alat I II III IV V VI

°C
Suhu 34 
31,2 31,2 31,2 31,2 31,2 31,2
Udara 5 5 5 5 5 5
(T1) 36
38
Suhu 34 
33,20 33,20 33,20 33,20 33,20 33,20
Udara
36
Suhu (T2)
38
Suhu 34  33,69 33,69 33,69 33,69 33,69 33,69
0,8°
Udara 36 C
(T3)
38
33,69 34,18 34,18 34,18 34,18 34,18
Suhu 34 
Udara
36
(T4)
38
2. KEBISINGAN
Satuan Deskripsi Tampilan Hasil Pengukuran Toleransi
Alat
I II III IV V VI
Tingkat  5 5 4 4 4 5 < 60 dB
dB Kebisingan

3. Aliran Udara (m/s)

Satuan Deskripsi Tampilan Hasil Pengukuran Toleransi


Alat
I II III IV V VI
Tingkat  < 60 dB
dB Kebisingan

4. Kelembaban Udara (%)

Satuan Deskripsi Tampilan Hasil Pengukuran Toleransi


Alat
I II III IV V VI
Tingkat  28 28 28 28 28 28 ± 10%
dB Kebisingan
Perhitungan ketidakpastian kalibrasi

Pengukuran ini di lakukan untuk menentukan hasil pemgukuran di instansi


kalibrasi pada alat kesehatan incubator bayi. Pada pembahasan ini metodode yang di
terapkan pada hasil pengukuran berdasarkan dari metode kerja (MK) perhitungan
ketidak pastian dari badan pengamanan fasilitas kesehatan (BPFK) Jakarta. Pada hasil
ketidak pastian menggunakan tingkat kepercayaan 95% dan factor cakupan K 2
berdasar pada tabelt-student. Adapunjenis dan langkah langkah dalam menentukan
hasil kelaikan dengan perhitungan ketidakpastian pengukuran adalah sebagai berikut :

A. Ketidak pastian tipe A

1. Pembacaan standar
Nilai T1 T2 T3 T4
Max 31,25 33,20 33,69 34,18
Min 31,25 33,20 33,69 33,69

2. P.stdter koreksi
P.std terkoreksi = P.std max&min + Koreksi max&min

T1 Max : 31,25 + 0,0 = 31,25 T1 Min : 31,25 + 0,0 = 31,25


T2 Max : 33,20 + -0,4 = 32,80 T2 Min : 33,20 + -0,4 = 32,80
T3 Max : 33,69 + -1,0 = 32,69 T3 Min : 33,69 + -1,0 = 32,69
T4 Max : 34,18 + -1,9 = 32,28 T4 Min : 33,69 + -1,9 = 31,79

3. Histerisis
Histerisis = P.std terkoreksi (max) – P.std terkoreksi (Min)

T1 = 31,25 - 31,25 =0
T2 = 32,80 - 32,80 =0
T3 = 32,69 - 32,69 =0
T4 = 32,28 - 31,79 = 0,49
4. Rata – rata standar

Rata rata standar = P.std terkoreksi (max) + p.std terkoreksi (min) : 2

31,25+31,25
T1 : = 31,25
2
32,80+32,80
T2 : = 32,80
2
32,69+32,69
T3 : = 32,69
2
32,28+31,79
T4 : = 32.03
2

5. Suhu Indikator

Suhu indikator = P.indikator (max) + P.indikator (min) : 2

34+34
Suhu Indikator = = 34
2

6. Suhu Terukur

Suhu terukur = Rata rata standar (max) + Rata rata standar (min) : 2

32,80+31,25
Suhu Terukur = = 32,025
2

7. Suhu variasi spasial

Suhu Variasi Spasial = Rata rata standar (max) – Rata rata standar (min)

Suhu Variasi Spasial = 32,80 – 31,25 = 1.55

8. Variasi Suhu Temporal

Variasi suhu Temporal = Nilai max Histerisis

Variasi Suhu Temporal = 0,49


B. Ketidakpastian tipe B

VARIASI SPASIAL
1. Variasi Spasial (Ub1) = √3
1,55
= =0,894
√3

VARIASI TEMPORAL
2. Variasi Temporal (Ub2) = √3
0,49
= = 0,282
√3

3. Drift (Ub3) = U.std - U.std


= 0,08 – 0,00 = 0,8

Udrift
Drift (Ub3) = √3
0,8
= = 0,4618
√3

U.sertifstd
4. Ketidak Pastian Sertifikat Standar (Ub4) = 2
0,8
= = 0,4
2

5. Resolusi (Ub5) = U.resolusi alat x U.resolusi alat ukur

= 1 x 0,01 = 0,01

U.resolusi 0,01
Resolusi = = = 0,00577
√3 √3

U.var−ind
6. Variasi penunjukan indikator (Ub6)= √3
34−34
= =0
√3
C. Ketidakpastian gabungan
Uc = √(Ub1)2+(Ub2)2+(Ub3)2+(Ub4)2+(Ub5)2+(Ub6)2

= √(0,894)2+(0,282)2+(0,4618)2+(0,4)2+(0,00577)2+(0)2

= √0,7992+0,0795+0,2132+0,16+0,000033+0

= √1,2519 =1,1188
Ketidakpastian expanded
U95 = Uc * 2
= 1,1188 * 2
= 2,2376

Analisa hasil

Koreksi = 34 – 32,025
= 1,975
Result = U95 - koreksi
= 2,2376 – 1,975
= 0,2626
O
± 1 C → maximal 34 + 1 = 35
Minimal 34 – 1 = 33
→ 34 +0,2626 = 34,2626
34,2626 termasuk dalam toleransi, maka alat tersebut dinyatakan ALAT LAIK PAKAI