SOP Muat Mobil Tangki
I. Persiapan di Pool
1. � Persiapan Kendaraan dan Surat-surat Kendaraan
Pengecekan kondisi fisik truck tanki (Form� Checklist) dilakukan oleh driver� bersama mekanik dan pemeriksaan surat-
surat kendaraan,� dilakukan setiap truck tanki akan dijalankan . Termasuk kondisi fisik driver dan helper harus dalam
kondisi yang prima dan DILARANG KERAS mengkonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang.
Apabila dalam pemeriksaan kendaraan ditemukan adanya kerusakan spareparts, maka driver bersama mekanik
memperbaiki ataupun mengganti� spareparts tersebut, bila truck tanki dinyatakan tidak bisa selesai perbaikan ataupun
penggantian spareparts pada saat itu, maka truck tanki tidak diperkenankan untuk dijalankan dan dikoordinasikan dengan
kepala kendaraan.
Truck tangki diperkenankan jalan harus dalam kondisi yang prima dan layak untuk dijalankan, setelah mendapat
persetujuan dari mekanik.
2.� Mempersiapkan formulir untuk pengiriman BBM diantaranya : Form Log Sheet, Form Berita Acara Serah Terima�
BBM, Surat Jalan dan� pengajuan uang jalan.
3. � Pengecekan ulang kelengkapan yang ada, dan wajib� memakai seragam� dan sepatu safety selama menjalankan
tugas, selalu pakai safety belt selama mengemudi dan berdoa sebelum menjalankan truck tanki.
II.� Prosedur di Perjalanan
1.� Melaksanakan perjalanan sesuai dengan rute yang telah ditentukan,� utamakan keselamatan, patuhi rambu-rambu
lalulintas, sopan kepada sesama pengguna jalan.
2.� Empat langkah yang harus selalu diperhatikan pengemudi (LOVE)
a. Look up and Look a Head (Lihat kedepan dan jauh kedepan)
b. Observation (Perhatikan sekitar dan sekeliling)
c. Visiability (Melihat dan terlihat)
d. Escape (Jarak batas kendaraan)
3.� Waspada dan hati-hati pada wilayah Black Spot, diantaranya :
a. Persimpangan Jalan
b. Sekolahan
c. Tempat Ibadah
d. Pasar
e. Jalan Licin dan Berbelok
f. Dll
4.� Beristirahat pada tempat yang telah ditetapkan.
5.� Melaksanakan perjalanan sesuai target waktu yang telah direncanakan.
6.� Istirahat� 15 menit setiap perjalanan 4 jam terus menerus.
7.� Apabila dalam perjalanan dirasakan adanya sesuatu yang mengkhawatirkan� dan harus memberhentikan kendaraan,
maka prosedur yang harus dilakukan sbb:
a. Berhentikan truck tanki pada tempat yang aman
b. Matikan mesin danhidupkan lampu hazard dilanjutkan memasang safety cone
c. Periksa bagian kendaraan yang� dianggap mengkhawatirkan ataupun berbahaya.
d. Ambil tindakan untuk pencegahan , apabila ada kebocoran kecil tutuplah dengan sabun.
e. Informasikan kepada kepala kendaraan, tentang kondisi dilapangan� sedetail mungkin dan posisinya dimana.
f. Bila tidak bisa mengatasi mintalah bantuan pihak yang terkait.
Kepala Kendaraan� : 021-43935893
Mekanik� :
Pemadam� :
Polisi� :
Derek� :
g. Melanjutkan perjalanan dan selalu waspada.
8.� Hal-hal yang dilarang� pada waktu menjalankan kendaraan:
a. Mengendarai dengan ugal-ugalan� ataupun melebihi kecepatan yang diperbolehkan, sehingga membahayakan diri
sendiri dan pengguna jalan lainnya.
b. Melalui jalan bukan pada rute yang ditetapkan tanpa ada alasan yang diperbolehkan.
c. Berhenti� dan beristirahat bukan pada tempatnya.
d. Merokok dan menggunakan alat komunikasi (HP)
9.� Hal-hal yang dilarang� pada waktu menjalankan kendaraan:
a. Ugal-ugalan� ataupun melebihi kecepatan yang diperbolehkan, sehingga membahayakan diri sendiri dan pengguna
jalan lainnya.
b. Melalui jalan bukan pada rute yang ditetapkan tanpa ada alasan yang diperbolehkan.
c. Berhenti� dan beristirahat bukan pada tempatnya.
d. Merokok dan menggunakan alat komunikasi (HP)
�
III.� PROSEDUR LOADING DI DEPO
1.� Parkir truck tanki ditempat yang telah disediakan
2.� Lapor kepada petugas/security depo dengan membawa dan menunjukkan surat jalan dan dokumen lainnya. Ambil
nomor antri dan memberikan tanda pengenal masuk depo.
3.� Sambil menunggu panggilan loading, periksa kondisi truck tanki dan lakukan� perbaikan bila ada kerusakan.
4.� Selalu ikuti prosedur yang ada didepo.
5.� Pakailan perlengkapan standar yang diberlakukan oleh depo, helm,kacamata, body hardness, sarung tangan dan
rompi refective. Naikkan handrail� sebelum memasuki filling sheet.
6.� Segera arahkan truck tanki� ke fiiling sheet bila sudah ada panggilan .
7.� Matikan mesin dan� ganjal roda.
8.� Pemeriksaan tangki cargo, manhole dan bottom loading, dilanjutkan dengan penirisan sisa cargo yang ada didalam
tanki, dan setelah selesai tutup bottom loading dengan sempurrna
9.� Proses loading dimulai dengan mengikuti petunjuk dan prosedur yang ada.
9.� � Selama proses loading� berjalan, driver siaga didekat bottom loading.
10.� Setelah proses loading selesai, lepas lengan pipa loading , dan periksa ketinggian BBM, pastikan� ketinggian BBM
pas dengan indek terra, dilanjutkan dengan proses pemasangan segel pada manhole dan outlet box. Periksa nomor segel
dan pastikan nomor segel sesuai dengan yang tertera pada surat jalan.
11.� Ambil ganjal roda, turunkan handrail dan keluar dari filling sheet pelan-pelan ke tempat parkir� .
12.� Lepas sarung tangan, kacamata dan rompi reflective,� letakkan pada tempatnya dengan rapih.
13.� Lapor kepada petugas atau security depo� untuk� mengembalikan nomor antrian dan pengambilan tanda pengenal
serta penanda tanganan dokumen loading.
14.� Trcuk tanki siap diluncurkan ke customer sesuai denga surat jalan.
PROSEDUR UNLOADING
1.� Pastikan nama dan alamat� tujuan sesuai dengan surat jalan.
Senyum, salam, salaman, sapa
Senyum : Perlihatkan senyum persahabatan anda kepada petugas yang ada di customer
Salam� : Berikan salam, �Assalamu�alaikum / Selamat Pagi, Siang, Sore, Malam�
Salaman: Berikan jabat tangan kepada petugas yang ada di customer
Sapa� : Sampaikan bahwa anda (sebut nama anda) dari PT.� Selaras Makmur Mandiri, bermaksud untuk mengirimkan
BBM kepada customer (nama pt) yang dipesan.
Tanyakan/konfirmasi, siapa petugas yang berwenang untuk menerima/membongkar dan menanda tangani dokumen.
2.� Pemeriksaan dokumen oleh security, pengisian buku tamu, KTP Crew ditinggal di pos securiry, diganti dengan kartu
tamu.
3.� Parkir truck� tangki di tempat yang aman dan rata, posisikan truck tangki menghadap ke arah luar, pasang Hand
Break / Rem Tangan dan mesin dimatikan
4.� Pasang Safety Cone / Cone Keselamatan di belakang & samping truck tangki, pasang ganjal roda, letakkan APAR
(tabung pemadam) di samping bottom loader, pasang arde ground.
5.� Pemeriksaan tangki cargo (Segel atas, bawah) oleh petugas penerima/pembongkar BBM didampingi Crew truck
Tangki, sampaikan kepada petugas pembongkaran, bahwa segel utuh / tidak cacat dan cocokan nomor segel dengan surat
jalan.
6.� Crew truck tangki mengisi Form Berita Acara Penerimaan/pembongkaran BBM dengan ditunjukkan kepada petugas
pembongkaran.
7.� Didampingi crew truck tangki, petugas pembongkaran dipersilakan untuk memutus segel, dan membuka manhole untuk
melihat jumlah BBM (ketinggian BBM didalam tangki).
8.� Sampaikan kepada petugas pembongkaran, bahwa ketinggian BBM/cairan pas pada indek terra metrologi, serta
perlihatkan sertifikat terra metrologinya, diikuti dengan pengisian form berita acara penerimaan/pembongkaran BBM oleh
crew truck tangki dan ditunjukkan kepada petugas pebongkaran.
9.� Bila petugas� pembongkaran sudah yakin bahwa jumlah BBM sesuai dengan pesanan dan surat jalan, petugas
pembongkaran dipersilakan untuk mengambil sample/contoh menggunakan gelas ukur, maksimal satu liter untuk dilakukan
pengujian mutu BBM di laboratorium milik customer.
10.� Bila petugas pembongkaran telah menyatakan mutu dan jumlah BBM sesuai dengan surat jalan/pesanan, crew truck
tangki meminta penandatanganan surat jalan, berita acara penerimaan BBM dan dokumen lainnya, lengkap dengan nama,
jabatan dan tanggal.
11.� Crew truck tangki berkoordinasi dengan petugas pembongkaran memeriksa dan menganalisa kelayakan storage tank
milik customer untuk diisi BBM sejumlah tersebut di surat jalan. Crew truck tangki wajib menyampaikan kepada kepala
kendaraan bila storage tank tidak layak.
12.� Crew tanki tangki bersama petugas pembongkaran memeriksa dan mempersiapkan peralatan pembongkaran BBM
dan perlengkapan keamanannya (helm, sarung tangan, masker, dll).
13. � Proses pembongkaran dimulai dengan driver diposisi alkon/bottom loader, helper pada posisi dekat storage tank, dan
petugas pembongkaran tetap ikut mengawasi proses pembongkaran sampai selesai.
14.� Alkon dihidupkan dengan pedal gas pada posisi setengah, setelah dinyatakan tidak ada kendala, pedal gas alkon
diperbolehkan diputar pada posisi maksimal.
15.� Setelah tangki cargo kosong, dilanjutkan dengan proses penirisan BBM yang ada di alkon dan selang menggunakan
ember untuk dituang pada storage tank. Perlihatkan kepada petugas penerimaan/pembongkaran BBM, bahwa tangki cargo
beserta BBM yang ada pada selang telah dituang semua kedalam storage tank (tidak boleh ada sisa BBM pada tanki
cargo).
16.� Perlengkapan bongkar dibereskan dan dikemas seperti semula.
17.� Pengecekan ulang seluruh perlengkapan dan dokumen yang dibawa.
18.� Truck tanki dikeluarkan, lapor security dan penandatanganan dokumen oleh security, serta penukaran tanda
pengenal.
19.� Melanjutkan ke tujuan selanjutnya atau pulang ke Pool
20.� Setelah sampai di Pool, parkir truck tanki dengan posisi mundur, dan periksa truck tanki, laporkan kepada mekanik
dan kepala kendaraan bila ada kerusakan atau hal lain.
21.� Dokumen pengiriman BBM diserahkan kepada kepala kendaraan, teridiri dari :
Surat jalan dari suplier, surat jalan/DO dari depo, tanda terima dari customer (bila ada), berita acara serah terima BBM,
checklist kendaraan dan� logsheet.