Anda di halaman 1dari 2

HERNIA INGUINALIS LATERALIS

Kode Nomor : 003 / PPK-BEDAH No. Revisi : 00 Halaman : 1/2


Ditetapkan :

PANDUAN
PRAKTIK Tanggal Terbit : / 03 / 2018
KLINIS
dr. Triseno Adji B, SpOG (K) dr. Douglas S Umboh, MARS
Ketua Komite Medik Direktur
PENGERTIAN 1. Hernia abdominalis adalah penonjolan isi perut melalui suatu defek pada fasia dan
muskuloaponeurotik dinding perut, baik secara kongenital atau didapat.
2. Hernia Inguinalis lateralis adalah hernia yang melalui annulus inguinalis internus yang terletak
disebelah lateral vasa epigastrika inferior, menyusuri kanalis inguinalis dan keluar melalui
annulus inguinalis eksternus.
3. Pada pria kanalis inguinalis berisi fasikulus spermatikus, vasa spermatika, nervus spermatikus,
muskulus kremaster, prosesus vaginalis peritonei dan ligamentum rotundum, sedangkan pada
wanita kanalis ini hanya berisi ligamentum rotundum.
ANAMNESIS 1. Umumnya pasien mengatakan turun berok atau mengatakan adanya benjolan di selangkangan /
kemaluan.
2. Benjolan bisa mengecil atau menghilang pada waktu tidur dan dapat timbul kembali pada saat
berdiri, menangis, mengejan atau mengangkat benda berat.
PEMERIKSAAN 1. Bila benjolan tidak tampak, pasien dapat disuruh mengejan dengan menutup mulut dalam
FISIS keadaan berdiri. Bila ada hernia maka akan tampak benjolan.
2. Bila memang sudah tampak benjolan, harus diperiksa apakah benjolan tersebut dapat
dimasukkan kembali.
3. Diagnosis pasti hernia pada umumnya sudah dapat ditegakkan dengan pemeriksaan klinis yang
teliti.
4. Keadaan cincin hernia juga perlu diperiksa, melalui skrotum jari telunjuk dimasukkan ke atas
lateral dari tuberkulum pubikum. Ikuti fasikulus spermatikus sampai ke annulus inguinalis
internus. Pada keadaan normal jari tangan tidak dapat masuk. Pasien diminta mengejan dan
pemeriksa merasakan apakah ada massa yang menyentuh jari tangan. Bila massa tersebut
menyentuh ujung jari maka itu adalah hernia inguinalis lateralis, sedangkan bila menyentuh sisi
jari maka diagnosisnya adalah hernia inguinalis medialis.
KRITERIA 1. Benjolan di lipat paha yang dapat menghilang (mengecil) pada waktu tidur dan timbul kembali
pada saat berdiri, menangis, mengejan atau mengangkat benda berat.
DIAGNOSIS
2. Pemeriksaan cincin hernia.
DIAGNOSIS 1. Hidrokel
DIFERENSIAL 2. Limfadenopati inguinal
3. Testik ektopik
4. Lipoma
5. Orkitis
PEMERIKSAAN 1. Pemeriksaan laboratorium dapat untuk mendukung ke arah adanya strangulasi.
PENUNJANG 2. Ultrasonografi dapat digunakan untuk membedakan adanya massa pada lipat paha.

* DILARANG MENGGANDAKAN DOKUMEN INI TANPA SEIZIN DIREKSI HERMINA HOSPITAL GROUP SECARA TERTULIS *
Halaman 1
HERNIA INGUINALIS LATERALIS
Kode Nomor : 003 / PPK-BEDAH No. Revisi : 00 Halaman : 2/2
Ditetapkan :

PANDUAN
PRAKTIK Tanggal Terbit : / 03 / 2018
KLINIS
dr. Triseno Adji B, SpOG (K) dr. Douglas S Umboh, MARS
Ketua Komite Medik Direktur
TATALAKSANA 1. Pada hernia inguinalis reponibilis dan irreponibilis dilakukan tindakan bedah elektif. Sebaliknya
bila terjadi proses strangulasi tindakan bedah harus dilakukan secepat mungkin sebelum
terjadinya nekrosis usus.
2. Faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya hernia harus dicari dan diperbaiki (batuk kronik,
pembesaran prostat, tumor, asites dan lain-lain)
EDUKASI 1. Pasien mengetahui risiko komplikasi hernia inguinalis sehingga bila diagnosis sudah ditegakkan
maka sebaiknya tindakan bedah segera dilaksanakan
2. Pasien mengetahui faktor-faktor yang menimbulkan terjadinya hernia.
PROGNOSIS Prognosis pada umumnya baik, namun bergantung pada ada atau tidaknya komplikasi
KEPUSTAKAAN 1. Fitzgibbons RJ, Filipi CJ, Quinn TH. Inguinal Hernias. Chapter 36. Dalam : Brunicardi FC.
Editor. Schwartz’s Principles of Surgery 8th edition. New York : Mc Graw-Hill;2005:1353-93
2. Deveney KE. Hernias & Other Lesions of the Abdominal Wall. Chapter 32. Dalam : Doherty
GM, Editor. Current Surgical Diagnosis & Treatment 12 th edition. Lange Medical Books/Mc
Graw Hill ; 2006:767-77
UNIT TERKAIT Bidang Keperawatan / Bidang Pelayanan Medis

Disclaimer : Penerapan panduan praktis klinis ini dapat disesuaikan oleh pemberi pelayanan medis pada kondisi tertentu
sesuai dengan keadaan pasien dan perkembangan ilmu kedokteran

* DILARANG MENGGANDAKAN DOKUMEN INI TANPA SEIZIN DIREKSI HERMINA HOSPITAL GROUP SECARA TERTULIS *
Halaman 2