Anda di halaman 1dari 14

MAKALAH

PENELITIAN PEMASARAN
“PERANAN RISET PEMASARAN”

Disusun oleh :

1. Akhirudin Ubaidillah ( 21832079 )


2. Robby Purba ( 21830056 )
3. Amrizal ( 21530156 )

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE)


PANCA BHAKTI PALU

1
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dalam kenyataan, sering terjadi ternyata data/informasi yang telah disebut di atas
tidak mencukupi untuk mengambil keputusan tertentu. Untuk itu diperlukan riset
pemasaran. Yang didefinisikan sebagai fungsi yang menghubungkan pemasar dengan
pelanggan dan khalayak melalui informasi. Ini digunakan untuk menyidik dan
mendefinisikan kesempatan dan masalah pemasaran yang menghasilkan, menajamkan ,
dan menilai kegiatan pemasaran. Setiap pemasar memerlukan riset pemasaran, masing-
masing dengan tujuannya sendiri.
Agar dapat menghasilkan nilai dan memberikan kepuasan kepada pelanggan,
perusahaan memerlukan informasi dari semua segi. Selain itu, perusahaan juga
memerlukan banyak informasi tentang pesaing, perantara, dan pemain serta kekuatan di
pasar. Pemasaran memandang informasi bukan hanya sebagai masukan untuk dapat
membuat keputusan yang lebih baik, tetapi sebagai aset strategis dan alat pemasaran.
Riset pemasarn mencakup berbagai kegiatan yang luas, mulai dari potensi dan pangsa
pasar, menaksirkan kepuasan dan perilaku pembelian pelanggan, sampai kepada studi
pemberian harga, produk, distribusi dan kegiatan promosi. Perusahaan dapat melakukan
riset pemasarn dengan tenaga sendiri dan dapat pula oleh pihak luar. Apakah digunakan
tenaga sendiri atau dari luar ini sangat bergantung dari kemampuan dari perusahaan
sendiri. Namun ada kecenderungan menggunakan jasa perusahaan riset. Oleh karena itu,
makalah ini disusun dengan tujuan untuk mempermudah dalam memahami proses
pembelajaran riset pemasaran.

1.2 Tujuan Penulisan Makalah


1. Untuk mengetahui pengertian riset pasar dan pemasaran.
2. Untuk mengatahui proses riset pasar dan pemasaran.
3. Untuk mengetahui sistematika penulisan riset pemasaran.

1.3 Manfaat Penulisan Makalah


1. Mengetahui pengertian riset pasar dan pemasaran.
2. Mengetahui proses riset pasar dan pemasaran.
3. Mengetahui sistematika penulisan riset pemasaran.
1.3 Dasar Teori
Menurut Kotler dan Armstrong (1996) mendefinisikan riset pemasaran sebagai fungsi
yang menghubungkan pemasar kepada konsumen dan publik melalui informasi.
Digunakan untuk menyidik dan mendefinisikan peluang dan masalah pemasaran, untuk
melahirkan, mempertajam dan menilai tindakan pemasaran, memonitor keragaan
pemasaran dan menyempurnakan pengertian mengenai proses pemasaran. Setiap pemasar
memerlukan riset.
Menurut Maholtra dalam American Marketing Asosiation (AMA) mengatakan bahwa
riset pemasaran adalah identifikasi, pengumpulan, analisis, dan penyebaran (pembagian)
informasi yang sistematis dan objektif untuk meningkatkan pengambilan keputusan yang
berhubungan dengan identifikasi dan solusi masalah-masalah dan kesempatan dalam
pemasaran.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pembahasan

A. Riset Pasar
• Pengertian Riset Pasar
Riset pasar merupakan faktor kunci untuk mendapatkan keuntungan lebih dari
pesaing.Riset pasar menyediakan informasi penting untuk mengidentifikasi dan
menganalisis kebutuhan pasar, ukuran pasar dan persaingan.
• Manfaat Riset Pasar
 Riset pasar yang baik dan keputusan yang berkualitas membuat fakta-fakta dari
penelitian pemasaran memastikan bertahan hidup dari bisnis di pasar.
 Dengan penelitian kualitas pasar, Anda dapat mengidentifikasi peluang untuk
bisnis Anda dan dalam waktu yang sama untuk mencegah benang yang akan
datang dari pasar.
 Anda akan selalu tahu dan terus-menerus belajar tentang pelanggan Anda, pesaing
Anda dan upaya pemasaran Anda.
• Proses Riset Pasar
 Identifikasi tujuan penelitian;
 Mengumpulkan data dari pasar;
 Evaluasi data yang dikumpulkan;
 Analisis data yang dikumpulkan;
 Interpretasi data dianalisis;
 Penyebaran produk akhir dari penelitian untuk pengambil keputusan.

B. Riset Pemasaran
• Pengertian Riset Pemasaran (Marketing Research)
Identifikasi yang sistematik dan obyektif dalam mengumpulkan, mengkoleksi,
menganalisis dan memutuskan berdasarkan suatu informasi untuk tujuan
mengembangkan pembuatan keputusan dalam hubungannya dengan identifikasi dan
penyelesaian masalah-masalah dan kesempatan-kesempatan yang ada dalam
pemasaran
• Peran Riset Pemasaran
 Merupakan cara yang efektif untuk menentukan produk atau layanan (baru) yang
laku jual.
 Merupakan sarana manajemen yang efektif dan efisien.
 Merupakan sarana yang baik secara metodologi dan statistik.
 Merupakan proses ilmiah yang bersifat netral dan memberikan hasil yang tidak
bias/valid.
 Merupakan sarana mendekatkan perusahaan dengan konsumen atau promosi
secara halus.

• Tiga Peran Fungsional Riset Pemasaran


 Fungsi deskriptif : pengumpulan dan penyajian pernyataan tentang fakta
 Fungsi diagnostik : penjelasan tentang data/tindakan
 Fungsi prediktif : spesifikasi tentang bagaimana menggunakan riset deskriptif dan
diagnostik untuk memperkirakan hasil keputusan pemasaran yang direncanakan

• Kriteria Riset Pemasaran


 Relevan
Menghasilkan informasi yang dibutuhkan untuk merespon tantangan atau
menyelesaikan masalah pemasaran yang dihadapi
 Tepat Waktu
Hasil penelitian selesai tepat waktunya
 Efisiensi
Setiap riset pemasaran harus memberikan nilai tambah lebih besar
daripada biaya yang telah dikeluarkan
 Obyektif
Agar hasil penelitian berkualitas baik, sehingga kesalahan interpretasi dapat
dihindari.
• Klasifikasi Riset Pemasaran

 Riset Identifikasi Masalah


Mengidentifikasi masalah yang belum muncul atau diperkirakan berpotensi
muncul di masa depan
Contoh: Riset Potensi Pasar, Riset Citra Merk
 Riset Pemecahan Masalah
Memecahkan masalah pemasaran secara spesifik
Contoh: Riset Segmentasi, Riset Produk

• Proses Riset Pemasaran


1. Perumusan Masalah Riset
Riset hanya dapat dirancang secara sistematis untuk memberikan informasi berharga
jika masalah yang dihadapi telah dirumuskan secara jelas dan akurat.
2. Penentuan Desain Riset
Desain riset merupakan kerangka untuk melaksanakan proyek riset pemasaran, yang
menjabarkan prosedur untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dalam memecahkan
masalah riset pemasaran.
• Tiga Jenis Desain Riset Pemasaran
a. Riset Deskriptif
Riset untuk menggambarkan karakteristik/ gejala/ fungsi suatu populasi.
Karakteristik:
• Didahului dengan perumusan hipotesis.
• Desain dirancang secara terstruktur dan terencana serta tidak fleksibel.
• Mengutamakan akurasi dan didasarkan pada pemahaman masalah
sebelumnya.
Metode: :
Survei, observasi, analisis data sekunder

b. Riset Eksploratori
Riset awal yang dilakukan untuk mengklarifikasi dan mendefinisikan suatu
masalah.
Riset ini bersifat fleksibel dan tidak bertujuan untuk mencari kesimpulan akhir
Metode:
Survei yang dilakukan para ahli, studi kasus, analisis data sekunder

c. Riset Kausal
Riset yang bertujuan untuk menentukan hubungan dari suatu sebab akibat / causal
dari suatu hal
Karakteristik:
• Desain terstruktur dan terencana dengan baik.
• Adanya manipulasi variabel bebas (pemberian perlakuan).
• Adanya kelompok pengontrol.
• Dikenakan pendekatan acak atau random dalam menentukan sampel
yang akan diteliti.
Metode : Eksperimen.
3. Metode Pengumpulan Data
Menurut jenisnya :

1. Data Kualitatif

Data kualitatif dikumpulkan melalui pertanyaan-pertanyaan yang tidak terstruktur.


2. Data Kuantitatif
Dalam pengumpulan data kuantitatif, karena sifat datanya terstruktur, periset
akan berusaha melakukan proses membuat data menjadi data kuantitatif yaitu
mengubah data semula menjadi data berwujud angka.
Menurut sumbernya :
1. Data Internal
Data yang tersedia di dalam perusahaan biasanya berkaitan dengan kegiatan
operasional perusahaan yang dicatat secara rutin, seperti data keuangan dan penjualan
perusahaan
2. Data Eksternal
Data yang berasal dari luar perusahaan, artinya yang mengumpulkan atau n data
tersebut bukanah perusahaan yang bersangkutan melainkan organisasi lain seperti
pemerintah, organisasi nirlaba atau yayasan, asosiasi dagang, perusahaan investasi atau
perusahaan riset
Menurut cara memperoleh data :
1. Data primer
Data asli yang dikumpulkan langsung oleh periset untuk menjawab masalah
risetnya secara khusus
2. Data sekunder
Data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain, bukan oleh periset sendiri.
• Data Primer
Terdiri dari :

 Observasi : mengamati dan mencatat pola perilaku orang, obyek atau kejadian-
kejadian yang diteliti
 Eksperimen : menangkap hubungan sebab-akibat dengan menghilangkan berbagai
penjelasan tentang temuan yang diteliti.
 Kuesioner : terdiri dari sekelompok pertanyaan yang diajukan kepada responden.
• Data Sekunder
Sumber data sekunder :

 Data internal : data yang berasal dari dalam organisasi dimana riset sedang
dilakukan.
 Data eksternal : data yang berasal dari luar organisasi dimana riset sedang
dilakukan.

4. Membuat Rancangan & Metode Pengambilan Sampel


Metode Sampling :

• Probability Sampling

Merupakan teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi setiap
unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi sampel, atau pengambilan sempel
secara random atau acak.

Teknik ini meliputi :


 Sampling Acak Sederhana ( Simple Random Sampling)
 Sampling Sistematik
 Sampling Acak Stratifikasi ( Proportoinate Stratified Random Sampling )
 Sampling Acak Tak Berstrata ( Disproportioner Stratified Random Sampling )
 Sampling Klaster ( Cluster Sampling )

• Non Probability Sampling

teknik sampling yang memberi peluang atau kesempatan tidak sama bagi setiap
unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel.

Teknik sampling non peluang meliputi :


 Sampling Kuota
 Sampling Aksidental
 Judgement Sampling
 Pruposive Sampling
 Sampling Jenuh
 Snowball Sampling
5. Analisis Data

• Editing : proses pengecekan untuk memastikan bahwa data yang akan diolah tidak asal
isi (asal jawab), konsisten dan dapatdipertanggungjawabkan.
Editing dilakukan bertahap, yakni :
a. Editing Lapangan (Field Editing)
Kegiatan dimana supervisor mengadakan pengecekan ulang terhadap beberapa
pertanyaan yang penting kepada 10% responden
a. Editing Menyeluruh (Control Editing)
Proses editing yang dilakukan secara menyeluruh terhadap jawaban
responden, sehingga dapat diperoleh konsistensi jawaban.

• Pengodean (Coding) : proses memberikan simbol pada pertanyaan maupun jawaban.

• Analisis data dengan alat analisis tertentu.


Alat Analisis bisa dibagi menjadi :
Metode Statistik : Menggunakan angka-angka yang bersifat eksak
 Statistik Deskriptif : menggambarkan berbagai karakteristik data
 Statistik Induktif (Inferensi) : inferensi terhadap sekumpulan data dari satu
sample, misalnya : prediksi, estimasi, pengambilan keputusan, dsb.

Metode non-Statistik :
 Data kualitatif, yaitu data-data yang tidak bisa dilakukan operasi Matematika.
contoh : Data Nominal , Data Ordinal.
 Data kualitatif, data yang bisa dilakukan operasi Matematika.
contoh : Data Interval , Data Rasio

4. Penulisan dan penyampaian laporan akhir


Laporan riset merupakan rangkuman hasil, kesimpulan, dan rekomendasi
penelitian yang diserahkan ke pihak manajemen untuk mendukung pengambilan
keputusan.
• Sistematika laporan riset:
a. Judul Laporan
b. Daftar Isi
c. Ringkasan (Executive Summary)
d. Latar Belakang Masalah
e. Metodologi dan Analisis Data
f. Kesimpulan dan Saran
g. Lampiran (Appendix)

2.2 Pertanyaan
1. Apakah dalam melakukan riset pemasaran dilakukan oleh perusahaan itu sendiri atau
dari pihak lain?
2. Menurut anda apakah desain riset yang paling cocok digunakan saat ini?
3. Bagaimana peran riset pasar tehadap proses pengembangan produk?

Jawaban :
1. Tergantung kebijakan dari perusahaan itu sendiri. Dapat dari pihak perusahaan atau
melalui jasa biro riset pemasaran. Diantaranya :
 AC Nielsen (www.acnielsen.com)
 Spectra (www.spectramarketing.com)
 CLARITAS (http://cluster1.claritas.com)
 TDLinx (www.TDLink.com)
 Burke Institute (www.burkeinstitute.com)
 Markplus (www.markplusnco.com)
 Frontier (www.frontier.co.id)
 MARS
 Direktori biro riset  www.researchinfo.com
 Asosiasi riset pemasaran  www.mra-net.org

2. Desain Riset Deskriptif. Karena desain riset ini menggambarkan suatu karakter atau
fungsi dari sesuatu hal dan diperlukan informasi lengkap 6W, yaitu Why, When,
Where, What, Who, dan Way. Selain itu, desain riset ini menggunakan banyak
metode, seperti survei, observasi, analisis data sekunder.
3. Karena riset pasar dapat memberikan informasi tentang gambaran produk (baru) yang
saat ini menguasai pangsa pasar serta mendekatkan perusahaan dengan konsumen
atau promosi secara halus.
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Riset Pemasaran adalah
identifikasi yang sistematik dan obyektif dalam mengumpulkan, mengkoleksi,
menganalisis dan memutuskan berdasarkan suatu informasi untuk tujuan
mengembangkan pembuatan keputusan dalam hubungannya dengan identifikasi dan
penyelesaian masalah-masalah dan kesempatan-kesempatan yang ada dalam
pemasaran. Alur proses seseorang yang akan melakukan riset dapat melalui tahap-
tahap,diantaranya, perumusan masalah riset, penentuan desain riset , metode
pengumpulan data , membuat rancangan dan metode pengambilan sampel , analisis
dan interpretasi hasil riset, serta penulisan dan penyampaian laporan akhir.

3.2 Saran
Pada saat riset pasar yang dilakukan dengan metode kuisioner sebaiknya
disiapkan dengan hati-hati. Perlu diusahakan agar dalam kuisioner tidak ada
pertanyaan yang tidak dapat dijawab, tidak akan dijawab, dan tidak perlu dijawab.
Dan bentuk pertanyaan disusun secara berujung tertutup. Misalnya jawaban telah
ditentukan oleh si peniliti, seperti: “Ya” atau “Tidak”, “Suka” atau “Tidak Suka”.
Daftar Pustaka

Ginting, Nembah F. Hartimbul, 2011, Manajemen Pemasaran. Yrama Wrida: Bandung.


http://elearning .gunadarma.ac.id
www.google.com