0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
379 tayangan7 halaman

Pemisahan Inti dan Cangkang

LTDS, Claybath, dan Hydrocyclone merupakan proses utama pemisahan inti dan cangkang sawit. LTDS menggunakan prinsip perbedaan massa untuk memisahkan melalui hisapan udara, Claybath mengandalkan perbedaan berat jenis dalam larutan tanah liat, sedang Hydrocyclone memanfaatkan gaya sentrifugal dalam pemisahan.

Diunggah oleh

Stevanus Boltzman
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
379 tayangan7 halaman

Pemisahan Inti dan Cangkang

LTDS, Claybath, dan Hydrocyclone merupakan proses utama pemisahan inti dan cangkang sawit. LTDS menggunakan prinsip perbedaan massa untuk memisahkan melalui hisapan udara, Claybath mengandalkan perbedaan berat jenis dalam larutan tanah liat, sedang Hydrocyclone memanfaatkan gaya sentrifugal dalam pemisahan.

Diunggah oleh

Stevanus Boltzman
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LTDS

LTDS adalah singkatan dari Light Tenera Dry Separating atau Cara Pemisahan cangkang dari


inti yang dilakukan dengan Cara Kering memanfaatkan perbedaan Massa Berat material
dengan cara dihisap oleh angin.

Fraksi ringan umumnya lebih mudah dihisap angin dibanding dengan fraksi berat.

LTDS berupa Kolom Penghisap yang mekanisme kerjanya serupa dengan Vacuum Cleaner
dan di pabrik di sebut Winnowing.

1. LTDS 1

LTDS 1 – Adalah proses Hisapan Pertama

Hisapan Pertama merupakan upaya untuk menghilangkan debu dan partikel halus


seperti pecahan cangkang, inti dan serat. Alat penghisap ini disebut Winnowing yang
terdiri dari kolom dan dilengkapi dengan Air Lock. Hisapan ini umumnya agak
lemah, sehingga hanya bertujuan untuk mengurangi volume campuran inti cangkang.

2. LTDS 2

LTDS 2 – Adalah proses Hisapan Kedua

Hisapan Kedua ini bertujuan untuk memisahkan cangkang dari inti.

Dalam hal ini cangkang yang berbentuk lempeng dan tipis lebih mudah terangkat


keatas. Sebaliknya, Inti yang umumnya berbentuk bulat dan tebal akan jatuh ke
bagian bawah.

Hisapan yang terlalu kuat akan menyebabkan Inti ikut terangkut keatas dan
menyebabkan efisiensi pengutipan inti turun, dan jika hisapan terlalu lemah maka
dalam inti banyak dijumpai cangkang.

Tumpukan cangkang yang masih banyak mengandung Inti akan diolah lebih lanjut


dengan alat yang disebut Hydro Cyclone.
(https://ivanemmoy.wordpress.com/tag/ltds/)

HYDRO CYCLONE

Hydro Cyclone merupakan alat untuk memisahkan Inti dari Cangkang dengan Cara
Basah memanfaatkan perbedaan berat jenis Inti dengan Cangkang.

Untuk memperbesar selisih berat jenis antara inti dengan cangkang,  maka campuran


dilewatkan melalui Cyclone, sehingga inti akan keluar dari atas permukaan cyclone
dan Cangkang dari bagian bawah yang kemudian masing – masing fraksi diangkut ke
pengolahan yang lebih lanjut.

Prinsip kerjanya dengan menggunakan gaya sentrifugal, terjadinya pemisahan berdasarkan


atas adanya perbedaan densitas. Hydrocyclone banyak digunakan sebagai alat pemisah
karena konstruksi dari hydrocyclone yang sederhana, cara pemakaian yang mudah, biaya
perawatan yang minim. Seiring perkembangan teknologi maka diperlukan perbaikan ataupun
pengembangan lebih lanjut mengenai hydrocyclone tersebut.

Komponen hydrocyclone adalah sebuah alat yang memiliki fungsi dapat memisahkan inti
sertacangkang berdasarkan gravity dengan media air. Cangkang serta inti masuk pada bakhydrocyclone yang
dipompakan terhadap cyclone sesuai dengan putaran air yang melewaticones dengan diameternya 24-48
mm, kemudian inti ringan naik ke atas masuk terhadap tromol,berikutnya dikirim terhadap
kernel dryer.
 
Sedang fraksi yang berat / cangkang jatuh pada bagian bawah yang masuk terhadaphydrocyclone cangkang
serta di pompokan ke cyclone cangkang sesuai dengan putaranmelewatu cones dengan diameter 53-55 mm
untuk pemisahan lagi. Cangkang masuk terhadaphopper, sedang intinya masuk pada
bak hydrocyclone inti untuk proses pemisahan lagi.
 
Mekanisme Kinerja Hydrocyclone
 
Mekanisme kinerja hydrocyclone pabrik kelapa sawit tersebut sesuai dengan namanya sendiri,cyclone mirip
sekali dengan pusarana angin / air berputar serta dari bawah pada bagian atasmembesar, maka hydrocyclone
akan memiliki bentuk cone pada bagian bawah. Secara prinsip,hydrocyclone (HC) menggunakan benda berat
jenis dari material dipisahkan denganmemanfaatkan kecepatan/gaya sentrifugal dari fluida
dialirkan.
 
Sentrifugal didapatkan dari kecepatan fluida mengalir terhadap dinding vessel. Supaya fluidamengalir
menelusuri dinding vessel, maka nozzle inlet harus offset dengan vessel / tidak tegaklurus.
Sesudah fluida tersebut masuk, harus berjalan memutar berdasarkan dengan kanturvessel
serta tidak akan langsung terhadap outlet atas. Untuk dapat membuat fluida tidak
langsungkeluar, maka di HC harus dilengkapi ‘intrenal pipe’ mengarah terhadap outlet nozzle.
Semakin panjang jalannya fluida, artinya semakin panjang perjalanan pemisahan, maka haruslebih
maksimum pemisahannya.
 
Palm kernel hydrocyclone bekerja sesuai dengan velacity serta gravitasi, meskipun
beberapaengineerin company memiliki common practices masing-masing untuk sizingnya.
Modifikasi,sepertinya sulit sekali untuk dilakukan, mengingat separator serta cyclone
mempunyai kontruksisangat berebeda. Cyclone digunakan untuk dapat memisahkan material
sesuai denganperbedaan beratnya dengan bantuan gaya sentrifugal.
 
F = m a (centrifugal)
 
F=mwr2
 
Yang mana material berat sekali akan pergi menuju Underflow / bawah cyclone sedang ringanakan menuju
overflow / bag atas cyclone misalnya terhadap proses pengolahan mineraltambang banyak menggunakan alat
ini untuk dapat memisahkan partikel kasar serta halus.
 
Untuk hydrocyclone pabrik kelapa sawit sebenarnya tergantung apa yang akan dipisahkan.salahsatunya yaitu
kelapa sawit, yang dipisahkan yaitu partikelnya sehingga dapat dipisahkan denganbaik rule of tumb nya untuk
pemisahan tersebut pressure inlet dapat kehilangan sebagian daritekanan at reject outlet.
 
Hydrocyclone pabrik kelapa sawit memiliki prinsip kerja cukup unik sekali, yaitu hanya
denganmenggunakan perbedaan density antara kedua fluida alat tersbeut dapat melangsungkanseparasi.
Pada umumnya pabrik kelapa sawit, emenarpkan system pemisahan tiga stepdiantaranya last
winnowing, 2
Nd
(http://mypalmoilindustry.blogspot.com/2013/11/Cara-lain-menekan-losis-inti-sawit-di-hydro-
cyclone.html)

CLAYBATH

Tanah liat dapat tersuspensi dalam air dan memiliki berat jenis larutan di atas satu, tergantung
dari konsentrasi tanah liat yang dilarutkan. Larutan inilah yang  disebut CLAY BATH

CLAY BATH dapat digunakan untuk memisahkan dua kelompok padatan yang memiliki
berat jenis ( BJ ) berbeda. Inti sawit basah memiliki berat jenis 1.07 sedangkan cangkang 1.15
– 1.20. Maka untuk memisahkan inti dan cangkang dibuat BJ larutan 1.12 sehingga inti
mengapung dan cangkang akan tenggelam.

Hasil dari NutCracker atau  pemecahbiji dimasukkan kedalambak CLAYBATH .  Inti akan m
engapung dengan sendirinya sedangkan cangkang bergerak kedasar bak.

Inti yang mengapung ditangkap dengan menggunakan talang dan diayak serta disiram dengan
air agar inti bersih dari sisa sisa  tanah liat kemudian dikirim ke Kernel Dryer atau Pengering
Inti. Sedangkan cangkang dihisap dari dasar bak dan dipompakan kedalam saringan
kemudian dikirim ke Shell Hopper.

Apabila  kesulitan memperolah tanah liat maka digantikan dengan kaolin.

PRINSIP PEMISAHAN DENGAN CLAYBATH ADALAH DIDASARI PADA


PERBEDAAN BERAT JENIS (BJ) ANTARA KERNEL BASAH YANG MEMPUNYAI
BJ=1.07 DENGAN CANGKANG YANG MEMPUNYAI  BJ=1.30.
·       BJ AIR = 1 DAN BJ CAIRAN DI CLAYBATH DINAIKAN KE 1.20 DENGAN
CAMPURAN CALCIUM CARBONAT  ATAU KAOILIN.DAPAT  DICAMPURKAN
ABU JANJANGAN KOSONG DI CAIRAN CLAYBATH UNTUK MENGURANGI
KONSUMSI CALCIUM CARBONAT /KAOLIN.
·       CANGKANG AKAN TERSINGKIR DI DASAR CLAYBATH DAN INTI AKAN
TIMBUL DI ATAS CLAYBATH DAN OVERFLOW KE VIBRATING SCREEN
.CANGKANG YANG TERSINGKIR KE BAWAH AKAN MENGALIR DENGAN CLAY
SOLUSI MELALUI PIPA LEHER ANGSA KE VIBRATING SCREEN.
·      LAKUKAN PENAMBAHAN CALCIUM CARBONAT APABILA TERDAPAT
KERNEL YANG MASIH LEWAT KE CANGKANG ,DAN LAKUKAN PENGETESAN
BJ CAIRAN CALCIUM CARBONAT UNTUK MENGHINDARI CAIRAN CLAY BATH
YANG JENUH DENGAN BANYAK MINYAK,KITA HARUS GANTI SEMUA CAIRAN
CALCIUM ,KARENA CAIRAN SUDAH TIDAK EFECTIF LAGI.
·   FLOW CLAYBATH JANGAN TERLALU TINGGI ,15 – 20 M³ PER JAM SUDAH
CUKUP,KAPASITAS CLAYBATH TERGANTUNG PADA UKURAN LEHER
ANGSA ,UKURAN LEHER ANGSA 6¨ SUDAH CUKUP UNTUK  60 T TBS/JAM.
·    Screen gunakan wire mesh stailess steel diameter 1 – 1.5 mm dan mesh 5.dapat digunakan
ferforated ss flate 2 mm,bila panjang vibrating lebih 2 meter dengan lobang 3 mm minimal
lebih 45% perforasi

·   Apabila mengunakan rotary drum ,plat penahan air harus dibuat dengan kuat  ,gunakan
plat 6 mm,

·         Cairan pemisah di claybath tidak boleh bergerak terlalu cepat untuk mendorong inti
yang sudah mengapung ke depan,bila laju cairan terlalu cepat ,cangkang dapat mengikuti inti
ke kompartemen depan dan muncul sebagai kotoran di inti,atur valve inlet pompa claybath
untuk mengontrol kecepatan pengaliran cairan supaya cukup untuk overflow saja.

·         Semua inti bebas harus muncul di atas cairan bila bj di Kontrol di +/- 1.20

·         Los inti di wet sheel claybath harus kurang dari 2% on sample

·  Apabila pompa tidak menghisap,kemungkinan kerusakan adalah di impeler pompa,karena


impeler pompa di claybath lebih cepat habis.
(https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fivanemmoy.wordpress.com
%2F2012%2F04%2F15%2Fclaybath-separation-system)
TUGAS
TEKNOLOGI PENGOLAHAN
HASIL PERKEBUNAN

OLEH :

STEPHANUS BOLTZMAN ( 160401066 )

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020

Anda mungkin juga menyukai