0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
755 tayangan20 halaman

Komponen dan Cara Kerja Mesin Diesel Dongfeng

Laporan praktikum motor diesel membahas prosedur pengujian dan perbaikan motor diesel Dongfeng. Terdiri dari 3 langkah utama yaitu (1) pemeriksaan komponen motor, (2) pengujian kinerja injektor dan timing, (3) prosedur penyalanan motor setelah dilakukan perbaikan. Tujuan praktikum adalah memahami kerja motor diesel secara umum.

Diunggah oleh

rahma wati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
755 tayangan20 halaman

Komponen dan Cara Kerja Mesin Diesel Dongfeng

Laporan praktikum motor diesel membahas prosedur pengujian dan perbaikan motor diesel Dongfeng. Terdiri dari 3 langkah utama yaitu (1) pemeriksaan komponen motor, (2) pengujian kinerja injektor dan timing, (3) prosedur penyalanan motor setelah dilakukan perbaikan. Tujuan praktikum adalah memahami kerja motor diesel secara umum.

Diunggah oleh

rahma wati
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM MOTOR DIESEL

“MOTOR DIESEL DOMPENG”

Dosen Pembimbing:
Drs. H. Muhaji, S.T., M.T
Rahmat Saifudin

Disusun Oleh:
TIO RISWANDA PUTRA
15050524036

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

2017
SISTEM MOTOR DIESEL DOMPENG

Tujuan

1. Melakukan pemeriksaan, mengidentifikasi gangguan dan menyimpulkan hasil


pengukuran dari keadaan komponen engine dongfeng.
2. Merakit dan menghidupkan kembali engine dongfeng sesuai dengan prosedur.
3. Memahami prinsip kerja komponen-komponen engine dongfeng.
4. Menerapkan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja dalam praktek.
Keselamatan kerja

1. Berdoa terlebih dahulu saat praktek akan dilaksanakan


2. Memakai pakaian baju katelpak Teknik Mesin.
3. Memakai Sepatu saat praktek berlangsung.
4. Memahami setiap alat yang akan digunakan dan berhati-hati.
5. Menyiapkan Bak untuk tempat baut agar tidak merusak lantai.

Alat dan Bahan

1. Box tempat kunci dan beserta kunci-kuncinya.


2. Obeng (-)
3. Obeng (+)
4. Tempat untuk menampung kunci atau baut .
5. Dial gauge
6. Kompresion nozle tester
7. Motor dompeng

1
Set

Motor dompeng Dial gauge


Toolbox
Prosedur Kerja

1. Siapkan peralatan untuk membuka engine dongfeng

2. Siapkan alat yang akan dipakai untuk membongkar


3. engine dongfeng

4. Mengamati setiap komponen yang ada pada engine


dongfeng .

5. Memasang kembali engine dongfeng.

Prosedur pembongkaran motor donfeng


 Langkah kerja

Membuka engine dongfeng dengan hati-


hati

memasang injektor pada pipa dari pompa


injektor tester

memastikan solar terisi pada tangki


pompa injektor tester
Yang pertama ketika melakukan
pengecekan motor dongfeng disini
adalah, Menutup kran bahan bakar, agar
kran bahan bakar tidak keluar ketika akan
dilakukan pembongkaran.

Ketika sudah dilakukan penutupan bahan


bakar Melepas injector (nozzle)

Untuk dilakukan pengecekan injector.

Sebelum penginjeksian Bahan bakar yang


bertekanan tinggi mengalir dari pompa
injeksi melalui saluran minyak pada
nozzle holder menuju ke oil pool pada
bagian bawah nozzle body.
Penginjeksian bahan bakar Bila tekanan
bahan bakar pada oil pool naik, ini akan
menekan permukaan ujung needle. Bila
tekanan ini melebihi kekuatanpegas,
maka nozzle needle akan terdorong ke
atas oleh tekanan bahan bakar dan nozzle
needle terlepas dari nozzle body seat.
Kejadian ini menyebabkan nozzle
menyemprotkan bahan bakar ke ruang
bakar.

akhir penginjeksian Bila pompa injeksi


berhenti mengalirkan bahan bakar,
tekanan bahan bakar turun, dantekanan
pegas (pressure spring) mengembalikan
nozzle needle keposisi semula. Pada saat
ini needle tertekan kuat pada nozzlebody
seat dan menutup saluran bahan
bakar.Sebagian bahan bakar tersisa
diantara nozzle needle dan nozzle body,
antara pressure pin dan nozzle holder dan
lain-lain, melumasi semua komponen dan
kembali ke over flow pipe. Nozzle needle
dan nozzle body membentuk sejenis
katup untuk mengatur awal dan akhir
injeksi bahan bakar dengan tekanan
bahan bakar.
- Melakukan pengetesan
tekanan injektor
menggunakan kompresion
nozzle tester
Lakukan pemeriksaan bentuk penyemprotan, kebocoran dan tekanan penyemprotan, sebelum
pembongkaran dilakukan.

· Pasang injektor

pada tester dengan longgar saja.

Lakukan pembuangan udara yang ada pada saluran tester, dengan


menggerakkan tuas sampai solar keluar pada sambungan pipa.

· Tutup kran saluran tekan ke manometer, lakukan pengetesan


bentuk penyemprotan dengan menggerakkan tuas dalam langkah
penuh dengan kuat dan cepat.

Tes kebocoran

· Buka kran saluran tekan ke manometer. Gerakan tuas tester


sampai manometer menunjukkan tekanan » 80 bar, pertahankan
posisi tekanan ini selama » 20 detik, lihat dan amati kebocoran
pada ujung nosel.

· Amati dan rasakan ujung bodi nosel dengan jari anda,

apakah ada tetesan atau ujung bodi nosel menjadi basah

A : ada kebocoran

B : tidak ada

Model Nozzle

Secara garis besar nozzle dapat dibagi atas model lubang dan model pin.

Jenis Nozzle sangat menentukan bagi proses pembakaran dan bentuk ruang bakar, Jenis
lubang banyak umumnya digunakan untuk mesin semprot langsung, sedangkan model pin
umumnya digunakan untuk mesin yang mempunyai ruang bakar muka dan ruang bakar
model pusar.

Kebanyakan Nozzle model pin adalah jenis Throttle, karena bentuk khusus dari jenis pintle,
maka pada saat permulaan injeksi, hanya sedikit jumlah bahan bakar yang ditekan kedalam
ruang bakar muka, tetapi pada akhir penyemprotan jumlah yang disemprotkan bertambah
banyak, bila sejumlah bahan yang dibutuhkan disalurkan. Dengan demikian, kemungkinan
terjadinya detonasi sangat kecil sekali dan pemakaianbahan bakar lebih hemat, permukaan
luncur antara nozzle body dan jarumnya diberi sedikit kelonggaran untuk memungkinkan
bahan bakar dapat melumasi permukaan tersebut.

Injection nozzle terdiri dari nozzle body dan needle. Nozzle menyemprotkan bahan bakar dari
pompa injeksi ke dalam silinder dengan tekanan tertentu untuk mengatomisasikan bahan
bakar secara merata. Pompa injeksi adalah sejenis katup yang dikerjakan dengan sangat
presisi dengan toleransi 1/1000 mm. oleh karena itu, bila nozzle perlu diganti maka nozzle
body dan needle harus diganti secara bersama – sama. Injection nozzle harus dilumasi dengan
bahan bakar diesel. Nozzle holder memegang nozzle dengan retaining nut dan distance piece.
Nozzle holder terdiri dari adjusting washer yang mengatur kekuatan tekanan pegas untuk
menentukan tekanan membukanya katup nozzle.

Keterangan :

1. Mur pengunci

2. Saluran balik

3. Washer

4. Rumah nozel

5. Plat penyetel

6. Pegas

7. Pasak penekan

8. Plat antar

9. Nozel Rumah penahan Nozel

Nozzle pintle

Keterangan :

1. Batang penekan

2. Badan nozel

3. Jarum nozel

4. Lubang penyemprot

5. Pasak penyemprot

6. Saluran masuk
7. Konis penekan Langkah pasak

Jenis penyemprotan

Bentuk penyemprotan harus sesuai

dengan bentuk kamar / ruang bakar.

Tekanan pembukaan jarum nozel 100 –

200 bar

Tes tekanan injeksi sesuai dengan spesifikasi. Perhatian : saat melakukan tes injeksi jangan
sampai mengenai bagian tubuh anda, sangat berbahaya karena solar bertekanan tinggi.

a. memasang injektor pada pipa injector tester.

b. mengarahkan injektor ketempat kipas injektor tester.

c. menggerakan handel injektor tester perlahan, perhatikan apakah ada


kebocoran pada pemasangan sambungan pipa injektor tester. Bila ada
perbaiki terlebih dahulu

d. Lakukan uji tekanan injeksi dengan menggunakan handel injection tester


secepat mungkin.

e. Perhatikan penunjukkan jarum tekanan maksimumnya

f. Bila tidak cocok, dengan tekanan injeksi spesifikasi, lakukan penyetelan


dengan mengatur baut atau mengatur tebal shim. Bila sudah lakukan
kembali langkah a sampai dengan e sampai diperoleh tekanan injeksi
sesuai dengan spesifikasinya.

- Melakukan pengukuran derajat timing penyemprotan injektor


Langkah:

1. Pada gambar motor


dompeng ini yang
dilakukan adalah
Membuka tutup
kepala silinder
bagian katup

2. Memasang jarum
dial gauge pada
pegas katup buang
sebelumnya
pastikan kedua
katup in dan ex
pada posisi terbebas

3. Posisikan dial gauge


sampai pada posisi
yang benar, dial
gauge harus dalam
keadaan yang lurus
dikarenakan apabila
menceng nanti hasil
pengukuran akan
berbeda.

4. alat ukur tersebut


harus dikalibrasi di
angka 0 sebelum
digunakan
5. ketika alatukur telah
dikalibrasi putar
pulley berlawanan
arah jarum jam dan
mengamati jarum
pada dial gauge
ketika jarum mulai
bergerak sesuai arah
maka menunjukkan
katup buang mulai
membuka, sampai
gerakan jarum
berbalik arah itu
menunjukkan
bahwa posisi katup
mulai tertutup
hingga jarum
kembali ke angka 0
maka posisi katup
kembali terbebas,
catat hasil
pengukuran pada
derajat pulley

6. pada katup hisap,


langkah ini
dilakukan untuk
mengetahui timing
setiap langkah kerja
pada mesin diesel
satu silinder
7. penyemprotan
bahan bakar pada
injektor terlebih
dahulu membuka
kran bahan bakar .
setelah itu putar
pulley hingga bahan
bakar keluar dari
saluran nozzle amati
derajat pada pulley

- Prosedur penyalaan mesin

1. Mengecek air yang ada pada tank, apabila sudah habis harus diisi.

2. Mengecek oli yang ada pada motor dompeng

3. Mengecek kebocoran air yan ada pada bagian bawah, apakah ada kebocoran
atau tidak.

4. Setelah sudah dilakukan pengecekan motor dompeng iapuntuk digunakan

5. memasang engkol start pada poros engkol motor dompeng


6. menarik handle decompression untuk mengurangi tekanan udara dalam ruang
bakar mesin silinder sehingga mudah untuk memutar engkol start

7. Putar engkol start hingga cukup kuat lalu lepaskan handle decompression agar
mesin dapat menyala

Catatan : Hati-hati terhadap engkol start saat mesin sudah hidup, kesalahan dalam menarik
engkol dapat menyebabkan engkol start terlempar dan melukai seseorang.

Analisa Data dan pembahasan

1.    Sejarah motor diesel

Mesin diesel satu silinder

Pada mesin motor diesel 4 tak dengan 1 silinder atau silinder tunggal, besarnya mesin
diesel dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu mesin diesel dan kelengkapan mesin. Unit mesin
adlah bagian yang langsung menghasilkan tenaga dan terdiri dari blok motor, kepala
silinder,torak beserta batangnya, poros engkol, poros bubungan, serta bagian ainnya.Blok
motor merupakan bentuk dasar dari mesin dan terdiri dari mesin dan tabung silinder yang
didalamnya terdapat sebuah torak yang dihubungkan dengan batang pemutar, sedangkan
ujung torak lainnya berhubungan langsung dengan poros engkol mesin sehingga gerak turun
naik torak dalam silinder dapat memutar poros engkol. Dibagian atas silinder yaitu pada
bagian berbentuk sebuah ruang bakar dan dilengkapi dengan katup masuk dan katup buang.
Katup ini digerakkan oleh poros bubungan (camshaft) untuk membuka dan menutup.

Konstruksi dan bagian- bagian motor diesel 4 Tak dengan satu silinder

atau silinder tunggal

Untuk memperoleh daya tenaga pada mesin diesel ini, udara disalurkan ke dalam
silinder mesin kemudian dipadatkan oleh torak sehingga mencapai suhu tertentu pada saat
bersamaan bahan bakar solar disemprotkan atau diinjeksi oleh nozzle pengkabut (injector) ke
dalam silinder.

Mesin diesel adalah sejenis mesin pembakaran dalam; lebih spesifik lagi, sebuah
mesin pemicu kompresi, dimana bahan bakar dinyalakan oleh suhu tinggi gas yang
dikompresi, dan bukan oleh alat berenergi lain (seperti busi).

Mesin ini ditemukan pada tahun 1892 oleh Rudolf Diesel, yang menerima paten pada
23 Februari 1893. Diesel menginginkan sebuah mesin untuk dapat digunakan dengan
berbagai macam bahan bakar termasuk debu batu bara. Dia mempertunjukkannya pada
Exposition Universelle (Pameran Dunia) tahun 1900 dengan menggunakan minyak kacang
(lihat biodiesel). Kemudian diperbaiki dan disempurnakan oleh Charles F. Kettering

2.    Prinsip kerja motor diesel

Motor diesel dikategorikan dalam motor bakar torak dan mesin pembakaran dalam
(internal combustion engine) Prinsip kerja motor diesel adalah merubah energi kimia menjadi
energi mekanis. Energi kimia di dapatkan melalui proses reaksi kimia (pembakaran) dari
bahan bakar (solar) dan oksidiser (udara) di dalam silinder (ruang bakar). Pembakaran pada
mesin Diesel terjadi karena kenaikan temperatur campuran udara dan bahan bakar akibat
kompresi torak hingga mencapai temperatur nyala.

Pada motor diesel ruang bakarnya bisa terdiri dari satu atau lebih tergantung pada
penggunaannya dan dalam satu silinder dapat terdiri dari satu atau dua torak. Pada umumnya
dalam satu silinder motor diesel hanya memiliki satu torak.
Tekanan gas hasil pembakaran bahan bakar dan udara akan mendorong torak yang
dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat bergerak
bolak-balik (reciprocating). Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh
poros engkol (crank shaft).Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diubah menjadi
gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi.

Berdasarkan cara menganalisa sistim kerjanya, motor diesel dibedakan menjadi dua, yaitu
motor diesel yang menggunakan sistim airless injection (solid injection) yang dianalisa
dengan siklus dual dan motor diesel yang menggunakan sistim air injection yang dianalisa
dengan siklus diesel (sedangkan motor bensin dianalisa dengan siklus otto).

3.    Langkah kerja motor diesel

Berikut urutan langkah kerja dari mesin diesel :

1. Langkah Masuk

Pada saat langah pemasukan, piston bergerak dari TMA ke TMB. Dengan bergeraknya piston
maka akan menghisap udara luar. Adapun katup yang membuka adalah katup masuk dan
katup buang tertutup.

2. Langkah Kompresi

Setelah piston mengadakan atau pemasukan maka piston akan bergerak dari TMB ke TMA,
gerakan ini dimaksudkan agar udara yang ada di ruang bakar segera dikompresikan atau
dipampatkan. Adapun katup masuk dan katup buang dalam keadaan tertutut dengan demikian
udara tidak akan keluar.

3. Langkah Tenaga atau Pembakaran

Pada saat langkah kompresi maka langkah piston TMA bahan bakar yang berada dalam nozel
disemprotkan dalam ruang bakar berupa kabut , maka dengan sendirinya akan terjadi
pembakaran. Dari proses ini lah akan terdorong piston dari TMA ke TMB sedang katup
masuk dan buang masih dalam keadaan tertutup.

4. Langkah Buang

Setelah langkah terakhir maka piston akan bergerak dari TMB ke TMA, dengan gerakan
piston ini maka akan mendorong gas hasil pembkaran pada saat langkah tenaga, pada saat ini
katup buang membuka sedang katup masuk akan tertutup.

5. Waktu Injeksi

Injeksi dimulai pada saat piston dalam keadaan 62` sebelum TMA dan langkah diakhiri 18`
sesudah TMA. Diantara 60` sebelum TMA dan sesudah TMA digunakan injector untuk
injeksi kan bahan bakar didalam ruang bakar itu sendiri.
4.    Nama komponen dan cara kerja pada mesin diesel

1. Fuel Tank
Tangki bahan bakar (fuel tank) berfungsi untuk menyimpan bahan bakar, terbuat dari plat
baja tipis yang bagian dalamnya dilapisi anti karat. Dalam tangki bahan bakar terdapat fuel
sender gauge yang berfungsi untuk menunjukkan jumlah bahan bakar yang ada dalam tangki
dan juga separator yang berfungsi sebagai damper bila kendaraan berjalan atau berhenti
secara tiba-tiba atau bila berjalan di jalan yang tidak rata. Fuel inlet ditempatkan 2-3 mm dari
bagian dasar tangki, ini dimaksudkan untuk mencegah ikut t

Bagian – bagian fuel tank

1.  tutup tanki

tutup tanki ini di lengkapi dengan lubang pernapasan yang berfungsi untuk mencegah
kevakuman dan tekanan yang berlebihan di dalam tanki, pada lobang pengisian biasanya
dilengkapi strainer yang berfungsi menyaring kotoran yang terbawa oleh bahan bakar.

2. drain valve

adalah lubang untuk menguras tanki atau untuk mengeluarkan kotoran/ air yang mengendap
pada tanki.

3. Stand pipe

Adalah pipa hisap transfer pump yang ujungnya diletakkan kurang lebih 5m di atas dasar
tanki agar endapan kotoran/air tidak masuk ke dalam sistem.

4. Buffle

Adalah penyekat yang berfungsi untuk menjaga permukaan bahan bakar pada stand pipe
selalu stanby pada saat mesin beroperasi pada nedan yang bergelombang.

2. Water Separator
Adalah komponen yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang kasar/air agar tidak ikut
terbawa bahan bakar ke dalam sistem, dengan tujuan melindungi Transfer Pump dari partikel
kasar/melindungi komponen dari kemungkinan karat.

Elemen filter ini terbuat dari strainer/kawat- kawat halus yang bisa di bersihkan, sedangkan
untuk water separatornya digunakan hanya untuk sekali pakai. 

4. Injektor
Adalah komponen yang bertugas untuk mengkabutkan bahan bakar ke dalam ruang silinder
sesuai waktu yang di yang tepat agar terjadi pembakaran yang sempurna.
Pembukaan injector ada berbagai macam cara antara lain menggunakan tekanan bahan bakar
solar yang tinggi, menggunakan solenoid, dan menggunakan cam. Tetapi yang banyak
digunakan pada motor diesel pada umumnya menggunakan tekanan solar yang tinggi karena
lebih sederhana dan lebih mudah.

Cara kerja injector:

Bahan bakar dari pompa tekanan tinggi masuk ke injector, karena penampung injector
berbebtuk kerucut sehingga ada tekanan ke atas dari bahan bakar untuk melawan tekanan dari
pegas, bila pegasnya kalah maka bahan bakar akan menyembur lewat celah yang ada dan
berupa kabut karena tekanannya tinggi. Ini berlangsung selama tekanan bahan bakar melebihi
tekanan pegas.

Injection Nozzle terdiri dari nozzle body dan needle. Nozzle menyemprotkan bahan baker
dari pompa injeksi ke dalam selinder dengan tekanan tertentu untuk mengatomisasi bahan
baker secara merata. Pompa injeksi adalah sejenis katup yang dikerjkan dengan sangat presisi
dengan toleransi 0,001 mm, oleh karena itu bila nozzle perlu diganti maka nozzle body dan
needle harus diganti bersama-sama. Injection nozzle harus dilumasi dengan bahan bakar
diesel. Nozzle holder memegang nozzle dengan retaining nut dan distance piesce, nozzle
holder terdiri dari adjusting washer yang mengatur kekuatan tekanan pegas untuk
menentukan tekanan membukanya katup nozzle.

Cara kerja

Sebelum Penginjeksian

Bahan bakar yang bertekanan tinggi mengalir dari pompa injeksi melalui saluran minyak
pada nozzle holder menuju ke oil pool pada bagian bawah nozzle body.

Penginjeksian Bahan Bakar

Bila tekanan bahan bakar pada oil pool naik, ini akan menekan permukaan ujung needle, bila
tekanan ini melebihi kekuatan pegas, maka nozzle needle akan terdorong keatas oleh tekanan
bahan bakar dan nozzle needle terlepas dari nozzle body seat. Kejadian ini menyebabkan
nozzle menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar

Akhir Penginjeksian

Bila pompa injeksi berhenti mengalir bahan bakar, tekanan bahan bakar turun dan tekanan
pegas (pressure spring) mengembalikan nozzle needle ke posisi semula. Pada saat ini needle
tertekan kuat pada nozzle body seat dan menutup saluran bahan bakar. Sebagian bahan bakar
tersisa diantara nozzle needle dan nozzle body, antara pressure pin dan nozzle holder dan
lain-lain, melumasi semua komponen dan kembali ke over flow pipe Seperti terlihat diatas,
nozzle needle dan nozzle body membentuk sejenis katup untuk mengatur awal dan akhir
injeksi bahan bakar dengan tekanan bahan bakar.
 Hasil dan Analisa:

1. Ketika mau melepaskan push rod harus hati-hati dikarenakan ketika salah memasang
push rod, push rod tersebut akan masuk ke ruang bakar.
2. Pipa sambungan yang ada pada injector, hati-hati ketika mau memasang injector
tersebut.
3. Hasil pengukuran tekanan injektor : 175 bar
Analisa :
Pengecekan tekanan injektor bertujuan untuk mengetahui berapa tekanan yang
dibutuhkan agar injektor dapat mengabut. Injektor yang mengabut pada tekanan
terlalu rendah akan membuat pengkabutan menjadi tidak baik. Tekanan injektor harus
lebih dari 100 bar

4. Hasil Pemeriksaan timming

Kesimpulan

Kesimpulan

 Mesin diesel adalah sejenis mesin pembakaran dalam lebih spesifik lagi, sebuah
mesin pemicu kompresi, dimana bahan bakar dinyalakan oleh suhu tinggi gas yang
dikompresi, dan bukan oleh alat berenergi lain (seperti busi).
 Pada motor diesel ruang bakarnya bisa terdiri dari satu atau lebih tergantung pada
penggunaannya dan dalam satu silinder dapat terdiri dari satu atau dua torak. Pada
umumnya dalam satu silinder motor diesel hanya memiliki satu torak.
 Tekanan gas hasil pembakaran bahan bakar dan udara akan mendorong torak yang
dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat
bergerak bolak-balik (reciprocating). Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi
gerak rotasi oleh poros engkol (crank shaft).Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol
juga diubah menjadi gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi.
 Injektor yang mengabut pada tekanan terlalu rendah akan membuat pengkabutan
menjadi tidak baik.
 Nozzle menyemprotkan bahan bakar dari pompa injeksi ke dalam silinder dengan
tekanan tertentu untuk mengatomisasikan bahan bakar secara merata. Pompa injeksi
adalah sejenis katup yang dikerjakan dengan sangat presisi dengan toleransi 1/1000
mm. oleh karena itu, bila nozzle perlu diganti maka nozzle body dan needle harus
diganti secara bersama – sama. Injection nozzle harus dilumasi dengan bahan bakar
diesel. Nozzle holder memegang nozzle dengan retaining nut dan distance piece

Anda mungkin juga menyukai