Anda di halaman 1dari 9

BNO IVP

Apa itu BNO

Bahasa Belanda Blass Nier Overzicht (Overview of Kidney and Bladder)


Dalam bahasa Inggris disebut KUB (Kidney Ureter Bladder)
Sering disebut juga Foto Scout ; Karena menjadi foto pendahuluan sebelum IVP

BNO vs Plain Abdomen

Sama saja, hanya..

BNO Plain Abdomen


Melihat kelainan traktus urinarius Melihat kelainan traktus abdominalis :
udara bebas (pneumoperitoneum, dll)
AP posisi supine (oblique jika perlu) 3 Posisi (AP, setengah duduk, LLD)
Biasa disertai IVP Tidak
Dengan persiapan Tanpa persiapan

Kegunaan Foto BNO

1. Primary study mengasses batu (mostly), assess trauma saluran urin, asses posisi drain/stent
2. Sebagai foto pendahuluan (scout) pada rangkaian pemeriksaan BNO IVP
Melihat persiapan pasien
Mengkonfirmasi posisi yang tepat
Mengekspos batu Pembanding dengan IVP

P.S. Meskipun umum digunakan untuk mengasses batu, BNO punya beberapa limitasi antara
lain adanya feces/gas yang mungkin menggangu gambaran, tertutupnya batu oleh iga/tulang,
kalsifikasi vena yang bisa menyerupai batu, dan batu lusen yang tidak terlihat di BNO

Syarat BNO yang baik (layak baca)

1. Identitas jelas
2. Kekerasan foto cukup Psoas line terlihat
3. Batas-batas foto baik
Atas : s/d T10 (landmark T12 = costa terakhir)
Bawah : 2 cm dibawah Simfisis pubis
Kanan-kiri : krista iliaca jelas
Pembacaan foto BNO (4s)

1. Skin emfisema subkutis


2. Soft tissue massa soft tissue
3. Skeletal Fraktur, kalsifikasi abnormal, penyempitan diskus intervertebralis, skoliosis
4. Stone

“Tampak bayangan (radio-opak/semiopak) pada paravertebra (kanan/kiri) setinggi (Tx/Lx sampai


Tx/Lx) berjumlah (single/multiple) dengan ukuran terbesar (… x…mm) dan ukuran terkecil (…x
…mm)

DD/: phlebolith—terutama jika konkremen terletak di daerah2 yg sempit seperti UVJ

Contoh-contoh foto BNO

Bilateral Nefrocalsinosis
Bilateral staghorn calculi

DJ Stent + Redisual stone fragment (arrow)


BNO IVP

Apa itu IVP?

Intravenous pyelografi (istilah salah) yang betul IVU (Intravenous urography)


Merupakan pencitraan sistem urinaria dengan menyuntikkan zat kontras secara intravena
Dahulu gold standard pemeriksaan batu, sekarang NCCT
Kontras adalah suatu zat yang memiliki nilai atom tinggi (tampak opak dalam foto ro) yang
berguna membedakan jaringan yang tidak dapat dibedakan dari foto rontgen biasa
Syarat kontras : Nomor atom tinggi (opak), water soluble, relatif non toksik

Apa yang bisa dilihat dari BNO IVP?

1. Anatomi ginjal, ureter, bladder, prostate Kelainan kongenital (ectopic kidney, horseshoe
kidney, renal agenesis, dll), infeksi, massa atau tumor, trauma, BPH
2. Fungsi sistem pelvokalises (Apakah kontras memakan waktu lebih lama untuk mencapai ginjal?)
3. Sumbatan di traktus urinarius (batu, tumor, dll)

Persiapan BNO IVP

Bertujuan untuk mengurangi udara dan feces di usus mengganggu gambaran

1. Sehari sebelum pemeriksaan pasien hanya diperbolehkan makan bubur dengan kecap atau
dengan kuah kaldu bening. Tidak boleh memakai sayur, daging, telur, tempe atau tahu. Boleh
minum teh manis supaya tidak lemas
2. Sehari sebelum pemeriksaan
a. Makan malam terakhir jam 07.00 setelah itu hanya boleh minum saja
b. Jam 08.00 minum dulcolax tablet sebanyak 2 tablet
c. Jam 09.00 minum dulcolax tablet sebanyak 2 tablet
d. Jam 10.00 minum garam inggris 15 gram yang telah dilarutkan dengan segelas air
matang
e. Setelah itu pasien puasa sampai dilakukan pemeriksaan tetapi boleh minum.
3. Pada hari pemeriksaan jam 05.00 – 06.00 pagi masukkan dulcolax suppositoria ke dalam anus,
tahan sampai mencair. Perut akan terasa mulas sampai terasa mau buang air besar ( mencret
atau diare).
4. Kurangi bicara dan stop merokok pagi sebelum pemeriksaan untuk mengurangi gas di saluran
pencernaan
Dari kiri ke kanan. Foto BNO dengan kurang baik (tampak udara/feces) dan Foto BNO dengan
persiapan baik (tidak tampak udara/feces)

Persiapan tambahan

1. Berikan prednisone 50 mg paling lambat 6 jam sebelum pemeriksaan untuk mencegah reaksi
kontras yang berat
2. Hentikan Metformin 1 hari sebelum pemeriksaan
Jika tidak dapat terjadi biguanide lactic acidosis
Bermanifestasi muntah, mencret, penurunan kesadaran/somnolen
Hentikan 48 jam setelah IVU lalu cek kreatinin, bila normal boleh melanjutkan
metformin kembali

Kontraindikasi BNO IVP

1. Px dengan risiko tinggi alergi kontras


Riwayat alergi sebelumnya
Insufisiensi ginjal Cr > 1,5
Lain2 Riwayat asma, severe cardiac disease, anxiety, dehydration, apprehension,
hyperthyroidism, dan presence adrenal pheochomocytoma
2. Px dengan risiko tinggi contrast-induced nefropathy DM dan dehidrasi
3. Neonatus, ibu hamil Bumil dx batu menggunakan USG
4. Px dalam keadaan kolik vasokontriksi afferen arteriole
P.S Lakukan test alergi sebelum pemeriksaan untuk mengkonfirmasi (dilakukan o/ radigrafer)
Lakukan skin test : masukkan kontras 0,1 cc subkutan, liat reaksi alergi
Lakukan IV test : masukkan kontast 2-3 cc IV, liat reaksi alergi

Langkah pemeriksaan dan pembacaan BNO IVP

1. Pasien posisi supine


2. Penyuntikan kontras 50-100 ml per IV melalui fossa cubiti
3. IVP menit ke-5 dan ke-10
Diberikan kompresi abdominal (bola tenis) belum boleh menilai hidronefrosis
5’ Fase nefrogram & 10’ fase pyelogram / tomogram Menilai ginjal dan sistem
pelvocalises serta fungsi sekresi dan eksresinya
Sekresi baik : kontur terlihat, eksresi baik : kontras mengisi PCS
Penyakit yang bisa dinilai : nefrolitiasis, tumor ginjal, pyelonefritis dll.

Foto IVU menit 5 dan 10

4. IVP menit ke 20 dan ke-30


Menilai ureter (ureterogram) “Tampak kontras mengisi PCS kanan sampai ke ureter
kanan /buli”
Nilai jumlah, posisi, diameter (normal < 0,5 cm), ada tidaknya batu ureter (nyatakan
bentuk, jumlah, ukuran, dan letak batu)
Penyakit yang bisa dilihat : ureterolithiasis, ureteritis, hidroureter, dll
P.S Batu ureter proksimal (UPJ – Pelvic brim), Distal (di bawah Pelvic brim)
Foto IVU menit 20 dan 30

5. IVP Full Bladder (FB)


Menilai buli
- Apakah dinding buli reguler irreguler = cystitis kronis
- Adakah additional shadow divertikel
- Adakah filling defect Batu, Masa tumor, indentasi prostate, uterus

Foto IVU full blas dan post-void

6. IVP Post Void


Pasien diminta berkemih Nilai kontras yang tersisa di buli setelah berkemih?
(Normalnya 1/3 dari buli penuh)
Jika ada sisa, lihat apakah ada sumbatan di distal buli atau otot buli yang lemah
7. Setelah pemeriksaan instruksikan untuk banyak minum dan tidak boleh menyusui 1-2 hari
kedepan

P.S. Umumnya IVU posisi supine, namun pada renal ptosis / ren mobilis (kondisi dimana posisi ginjal
turun ketika pasien berdiri) IVU posisi berdiri helpful untuk membuat perbandingan

A. Pasien supine (posisi ginjal normal) B. Pasien berdiri posisi ginjal turun

Efek samping BNO IVP (Reaksi Anafilaktoid)

Efek samping ringan, seperti mual, gatal-gatal, kulit menjadi merah dan bentol-bentol
Efek samping sedang, seperi edema dimuka/pangkal tenggorokan
Efek samping berat, seperti shock, pingsan, gagal jantung.

Grading hidronefrosis di BNO IVP

Hidronefrosis adalah dilatasi sistem pelvocalises ginjal, yang disebabkan oleh obstruksi sebagian
atau keseluruhan pada aliran urine.
Grading dilakukan pada IVP menit 30, tidak pada 5/10 karena menjadi hidronerosis semu
Ada 4 grade hidronefrosis, yaitu :
1. Hidronefrosis derajat 1. Dilatasi pelvis renalis tanpa dilatasi kaliks. Kaliks berbentuk blunting,
alias tumpul.
2. Hidronefrosis derajat 2. Dilatasi pelvis renalis dan kaliks mayor. Kaliks berbentuk flattening,
alias mendatar.
3. Hidronefrosis derajat 3. Dilatasi pelvis renalis, kaliks mayor dan kaliks minor. Tanpa adanya
penipisan korteks. Kaliks berbentuk clubbing, alias menonjol.
4. Hidronefrosis derajat 4. Dilatasi pelvis renalis, kaliks mayor dan kaliks minor. Serta adanya
penipisan korteks. Kaliks berbentuk ballooning alias menggembung.