0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
606 tayangan6 halaman

Model-Model PAUD Terbaik

Model-model PAUD memberikan pendekatan yang berbeda dalam pembelajaran anak usia dini berdasarkan teori-teori perkembangan anak. Creative Curriculum fokus pada kebutuhan dasar anak, High/Scope menekankan partisipasi aktif anak, sedangkan Project Approach dan Waldorf lebih menonjolkan motivasi intrinsik anak. Model Montessori dan Regio Emilia memberi ruang kebebasan belajar serta kolaborasi antar anak.

Diunggah oleh

Fadhilatul Afiyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
606 tayangan6 halaman

Model-Model PAUD Terbaik

Model-model PAUD memberikan pendekatan yang berbeda dalam pembelajaran anak usia dini berdasarkan teori-teori perkembangan anak. Creative Curriculum fokus pada kebutuhan dasar anak, High/Scope menekankan partisipasi aktif anak, sedangkan Project Approach dan Waldorf lebih menonjolkan motivasi intrinsik anak. Model Montessori dan Regio Emilia memberi ruang kebebasan belajar serta kolaborasi antar anak.

Diunggah oleh

Fadhilatul Afiyah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODEL-MODEL PAUD

Model PAUD
Aspek
No. Creative High/Scope Project Waldorf Montessori Regio Emilia
Analisis
Curriculum
1. Nama Diane Trister David P. Weikart John Dewey dan Rudolf Steiner Maria Montessori Loriz Malguzzi
Pengembang Dodge William Kilpatrick
Model
2. Teori yang a. Teori Kebutuhan Teori Kognitif Asumsi teoretik Ilmu pengetahuan, a. Filsafat Teori konstrutivis-
Mendasari Dasar : Abraham a. Piaget model pembelaja- seni, dan spiritual Prgrevisisme : me yang dikemu-
Model Maslow Teori ini menun- ran Project adalah 3 hal yang kemerdekakaan kakan oleh 3 ahli,
Pemenuhan kebu- jukkan bahwa pe- Approach ini ber- tak dapat dipisah- dan kebebasan yaitu :
tuhan dasar ini ngetahuan anak te- tolak dari asumsi kan. pada anak didik. a. John Dewey :
sangat penting bagi bentuk secara ber- bahwa anak belajar a. Willing : b. Rousseau : belajar bergan-
anak agar mereka angsur sesuai dgn paling baik bila Kemauan/tindak keunikan anak tung pada penga-
dapat berkembang perkembangan & sesuai dengan an mengajarkan hal laman minat
dengan baik. pengalamannya minatnya. b. Feeling : yg konkrit siswa sendiri dan
b. Teori b. Dewey Lalu asumsi lain- Perasaan c. Pestalozzi : topik dalam kuri-
Perkembangan Belajar tergantung nya yaitu proyek c. Thinking, heart, sensitivitas kulum harus
Emosi : Erikson pada pengalaman yang digagas oleh and head : dilatih terus saling terintegrasi
Perkembangan dan minat anak John Dewey (1920) Pemikiran, hati, menerus dan bukan terpisah /
emosi & sosial yg serta topik dalam di Amerika Serikat & kepala bertahap tidak mempunyai
bersamaan tidak kurikulim itu saling dan dipopulerkan d. Froebel : kaitan satu sama
dapat dipisahkan. terikat. oleh William pendidikan lain.
c. Teori Berfikir Teori Pembelajaran Kilpatrick yang melalui b. Piaget : teori
dan Penalaran Sosial disebut metode permainan kontruktivistik
Logis : Piaget Vygotsky proyek (1922), lalu individual yang
menjelaskan cara Perkembangan perkembangannya memandang
orang berpikir, me- manusia tidak proyek diterapkan perkembangan
mahami & belajar. terpisahkan dari di sekolah sebagai kognitif sebagai
d. Teori Interaksi kegiatan sosial dan metode proses saat anak
Sosial : budaya. Interaksi pembelajaran. aktif membangun
Vygotsky sosial merupakan system makna
Nilai-nilai sosial & dasar dari aspek dan pemahaman
budaya ruang kelas kognitif dan realitas melalui
berperan penting intelektual pengalaman dan
dlm proses belajar seseorang. interaksi mereka.
anak. c. Vygotsky : teori
e. Teori kontruktivistik
Kecerdasan sosial yang ber-
Jamak : Gardner langsung dalam
Banyak cara untuk dua tahap, yaitu
menjadi pintar. individu melaku-
f. Teori Bermain kan kontak dgn
Anak : individu lain yg
Smilansky lebih berpenge-
Anak belajar tahuan& individu
melalui permainan melakukan inter-
dimana anak meng- nalisasi penge-
gunakan indera & tahuan yang telah
otot untuk me- diperolehnya.
ngembangkan
aspek motorik
anak.
3. Prinsip- a. Memperhatikan a. Partisipasi aktif a. Motivasi intrin- a. Citra manusia a. Kebebasan a. Anak mem-
prinsip bagaimana anak anak dalam sik sebagai manusia b. Siklus kerja & bangun sendiri
Model berkembang dan pembelajaran b.Anak membuat b. Fase aktivitas proses pem-
belajar b. Perencanaan pilihan perkembangan c. Vertical belajarannya.
b. Fokus pada harian c. Anak dipan-dang anak grouping b. Anak kolabo-
anak, orang tua, c. Tujuan & materi sebagai ahli c. Kurikulum d. Pengendalian rator yg baik &
dan lingkungan yg sejalan dgn d.Tanggung jawab perkembangan kesalahan bisa mengem-
c. Seluruh aspek perkembangan bersama antara d. Kebebasan e. Scaffolding bangkan ke-
perkembangan anak guru dan murid dalam mengajar f. Pelajaran tiga mampuan kog-
anak sesuai usia e. Instruksi e. Metode dalam periode nitifnya melalui
diperhatikan sistematis mengajar g. Pengamatan & interaksi teman
d. Memperhatikan f. Relationship penilaian belajar dan orang lain
perbedaan g. Spiritual anak c. Secara alami
individual anak orientation h. Mempromosikan anak dapat
e. Memperhatikan disiplin diri berkomunikasi
kontinum dengan baik &
perkembangan harus didorong
untuk meng-
ekspresikan
dirinya dgn cara
yg mereka bisa.
d. Lingkungan
kelas adalah
guru ketiga atau
e. Guru adalah
partner & pem-
bimbing yang
membantu anak
mengeksplorasi
minatnya
f. Dokumentasi
g. Orang tua rekan
anak dalam
pendidikan.
4. Langkah a. Preparation, a. Planning time a. Tahapan a. Morning circle a. pengenalan akan a. penentuan
Pembelajaran generation, b. Key experiences persiapan sambil bergerak identitas pertanyaan
(Syntax) evaluation. c. Work time b.Tahap b. bermain b. pengenalan akan mendasar
b. Arrival d. Clean up time pengembangan outdoor dan perbandingan b. perencangan
c. Group Meeting e. Recall time c. Tahap kulminasi
indoor c. perbedaan antara proyek
d. Choice and c. membereskan benda yg serupa c. penyusunan
Small Groups mainan bersama jadwal
e. Outdoors d. bermain d. pengawasan
f. Story imajinasi, seni kemajuan
g. Lunch dan musik proyek
h. Rest e. storytelling e. pengujian hasil
f. menikmati
cemilan bersama
5. Sistem Sosial a. Interaksi antara a. Anak menunjuk- a. Memfasilitasi a. Menjadi pem- Menurut Guru :
guru dan anak : kan inisiatif proses syntax bimbing bagi siswa Montessori masa
a) Sebagai teman
guru sangat ber- b. Guru menyam- dengan baik belajar & mengajar peka ialah masa
dalam memperoleh
peran sebagai but anak, me- b. Memberikan yang efektif bagi yang sangat
pengalaman belajar
figur utk meng- nyediakan fasili- kesempatan siswa. penting dalam
dan merumuskan
transformasikan tas, bahan ajar & pada anak-anak b. Menciptakan perkembangan
pengetahuan yang
nilai-nilai hidup mendorong anak untuk suasana kelas yang seorang anak, yang
kepada anak untuk bermain mengeksplorasi nyaman dan difasilitasi alat diperoleh.
b. Memahami pola c. Orang dewasa aspek proyek menyenangkan permainan yang b) Sebagai pemberi
asuh&lingkung- berperan untuk c. Mengorientasi- c. Guru memiliki mendukung potensi gagasan,
an anak mengizinkan kan anak menuju peran kinerja di anak. pemecahan
c. Menciptakan anak mengatur hasil bersama kelas untuk me- Dalam model ini masalah dalam
hubungan yang diri sendiri dlm penciptaan mimpin cerita yg anak memiliki konflik.
baik antara pembelajaran in- artefak. melibatkan potensi / kekuatan c) Sebagai peneliti
murid, guru, dividu, mendu- d. Memberikan integrasi dalam dirinya utk saat anak-anak
orang tua dan kung & memoti- kesempatan kpd pengetahuan, seni, berkembang. bereksplorasi
masyarakat vasi anak dalam anak meng- dan spiritual. Anak memiliki
Anak : seseorang
sekitar pembelajaran. asoasikan media d. Guru mencipta- kebebasan dalam
yang mempunyai
yang digunakan kan suasana kelas melakukan
hak dan sebagai
untuk membuat yang intim diresapi aktivitas yang
seseorang yang
& membagikan dgn rasa harmoni diinginkan tetapi
kompeten, pelajar
proyek. dalam mengolah masih diawasi
aktif, terus menerus
e. Berdiskusi dgn raga, rasa, rasio dan sehingga anak
membangun dan
anak lalu men- nalar dapat belajar secara
menguji teori
cotohkan cara e. Guru mendukung langsung melalui
tentang dirinya
mengekspresika kelas dengan pengalamannya
sendiri dan dunia di
n emosi dengan mempertimbangkan
sekitarnya.
tepat, bekerja pada kebutuhan
secara kolabo- setiap individu dan
ratif & berkomu- menghargai
nikasi secara perkembangannya
efektif.
6. Prinsip a. Guru mengkreasi Guru mendukung a. Pendorong bagi a. Menerima anak Guru sebagai a. Mendorong
Reaksi dan memahami motivasi anak anak dalam ber- dengan pengamat, pem- anak utk berak-
model-model belajar dgn meng- main secara aktif penghormatan bimbing & fasili- tivitas mencip-
pembelajaran organisir lingkung- dan kreatif b. Mendidik anak tator. takan gagasan
sebagai kerangka an, menciptakan b. Membantu anak dengan cinta Anak memiliki b. Membantu anak
konseptual lingkungan sosial dalam mengem- c. Beri kesempatan kebebasan dalam dalam meng-
b. Mengetahui per- yang mendukung, bangkan kreati- pada anak untuk memilih aktivitas ungkapkan pe-
tumbuhan, per- menterjemahkan vitasnya meraih yang diinginkan ngetahuan
kembangan anak tindakan anak, c. Memuji sikap kemajuan sehingga anak mereka melalui
dan menguasai merancang proses kreativitas anak dengan bebas dapat berkembang aktivitas yang
teori belajar aktif sesuai d. Mendokumenta- secara mandiri dan dilakukan
pembelajaran minat bakat dan sikan kegiatan guru membantu c. Membantu anak
c. Kurikulum dibuat kemampuan anak, anak untuk di- untuk melihat hubung-
sesuai karakter- serta mengapresiasi tampilkan pada menyesuaikan apa an antara belajar
istik anak apa yang telah anak acara puncak yang dibutuhkan dan pengalaman
lakukan. oleh anak
7. Sistem a. Penataan kelas : a. Lingkungan a. Media : media- a.Media : a. Lingkungan : a. Hubungan
Pendukung berdasarkan belajar : ling- nya bebas bisa medianya bebas praktis, sensorik, rumah – sekolah
area kungan fisik & apa saja sesuai bisa apa saja akademik : adanya
b. Media : fasilitas yang dg topik yg sesuai dengan b. Penataan ruang hubungan
bervariasi bahan kondusif untuk akan diselidiki minat dan bakat disesuaikan dgn timbal balik
alam&teknologi belajar & me- b. Lingkungan anak. karakter dan anak, guru,
lain refleksikan ta- Belajar : sifat- b.Lingkungan kondisi fisik orangtua,
c. Lingkungan hapan sesuai dgn nya bisa dimana Belajar : ruang anak dengan masyarakat
Belajar : indoor perkembangan saja, baik in- belajar terdiri benda yang b. Atelisrita :
dan outdoor & ruangan di- door maupun dari outdoor dan konkret studio & lab
d. Dokumentasi : susun dlm area outdoor indoor c. Sarana dan c. Lingkungan
memotret kegi- yg berpeluang c. Penataan c.Penataan Kelas : media yang kelas : dipilih
atan saat pem- interaksi sosial& Kelas : kelas penataan kelas menekankan ruangan untuk
belajaran ber- aktivitas sendiri dibuat indah dibuat senyaman pada kreativitas anak
langsung b. Sekolah menye- dan kreatif agar mungkin, terang pengembangan
diakan peralatan lebih ber-warna dan menarik alat-alat indera
yg aman, tahan serta dapat agar anak dapat dan motoric
lama, mudah di- membuka pikir- berimajinasi, sensorik, Bahasa
jangkau, aturan an anak untuk serta d.
jelas, mendo- mengembang- berkreativitas
rong minat pene- kan ide & sebaik-baiknya.
muan anak, di- kreativitas
desain untuk pe- mereka
ngalaman
belajar sesuai
dengan usia &
perkem-bangan
anak
Referensi :
Anonim. (2017). Pembelajaran Regio Emilia. Online]. Tersedia : http://evaniapendidikan.blogspot.com/2017/04/pembelajaran-regio-
emilia.html#:~:text=Pendekatan%20Reggio%20Emilia%20dikembangkan%20untuk,sejak%20lahir%20sampai%20enam%20tahun.&text=Reggio
%20Emillia%20Approach%20(REA)%20adalah,(Abramsori%20dkk%2C1995). Diakses pada 26 Oktober 2020.
Anonim. (2019). Mengenal Konsep Pembelajaran Reggio Emilia untuk Balita. [Online]. Tersedia : https://parenting.orami.co.id/magazine/mengenal-konsep-
pembelajaran-reggio-emilia-untuk-balita/. Diakses pada 26 Oktober 2020.
Azzahrah, H., dkk. (2020). Model Pembelajaran Reggio Emilia. [Slide PowerPoint Online].
Junieta, D., A., dkk. (2020). Model Pembelajaran Project Approach. [Slide PowerPoint Online].
Kamal, Mustofa. (2014). Model Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran Berbasis Sosiologi Kritis, Kreativitas, dan Mentalitas. Jurnal
Madaniyah 4(2). 230-250. [Online]. Tersedia : https://www.journal.stitpemalang.ac.id/index.php/madaniyah/article/view/53. Diakses pada 21 September
2020.
Katz, Lilian G., Chard, Sylvia D. (1992). Project Approach. Approaches to Early Childhood Education, 2 nd Edition. Merril Publishing Co. [Online].
Morrison, Goerge. (2012). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Edisi Kelima. Jakarta Barat : Indeks. (63-85).
Nuraeni, Siti. (2018). Model Pembelajaran Kreatif. [Online].
Nurazizah, L., dkk. (2020). Model Pembelajaran High Scope. [Slide PowerPoint Online].
Queensland Government. (2019). Project Approach. Early Childhood Education and Care, Departement of Education. [Online]. Tersedia :
https://earlychildhood.qld.gov.au/early-years/age-appropriate-pedagogies/approaches/project-approach#:~:text=A%20project%20approach%20is
%20an,the%20level%20of%20children's%20interest. Diakses pada 5 Oktober 2020.
Wildensyah, Iden. (2019). Sekolah Waldorf Kini Hadir di Indonesia. [Online]. Tersedia : https://www.goodnewsfromindonesia.id/2019/04/09/sekolah-
waldorf-kini-hadir-di-indonesia#:~:text=Model%20pembelajaran%20di%20Waldorf%20bertujuan,sesuai%20perkembangan%20bagi%20anak
%2Danak.&text=Program%20dukungan%20orang%20tua%2C%20dan,Steiner%20(1861%2D1925). Diakses pada 12 Oktober 2020.
Rohmah, N. dkk. (2019). Esensi Model Pembelajaran High/Scope dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. Indonesian Journal of Early Childhood 1(1).
[Online]. Tersedia : http://jurnal.unw.ac.id:1254/index.php/IJEC/article/view/133. Diakses pada 28 September 2020.
Zaman, Badru. (2020). Model Pembelajaran Creative Curriculum. [Slide PowerPoint].
Zahra, T., A. dkk. (2020). Pendidikan Waldorf. [Slide PowerPoint Online].

Anda mungkin juga menyukai