Anda di halaman 1dari 3

CIRI – CIRI ORANG TAQWA

(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan
menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka,

dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur'an) yang telah diturunkan
kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka
yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. (Qs. Al Baqarah 3,4)

DOA ORANG TAQWA


(Yaitu) orang-orang yang berdo`a: "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah
beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa
neraka," (QS. Ali Imran 16)

Imam Bukhari Menjelaskan;


“Yang dimaksud dengan Taqwa, ialah memelihara jiwa dari kemusyrikan dan
segala amal perbuatan yang jelek serta membiasakan segala amal perbuatan
yang baik.”

Diantara komponen Taqwa yang terpenting ialah;

1. Kitab tempat rujukan Al Qur’an.


 “Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi
mereka yang bertakwa, (Qs. Al Baqarah 2)

 Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah


dia telah sesat, sesat yang nyata. (Qs. Al Ahzab 36)

2. Iman kepada yang Ghaib

3. Mendirikan Shalat
Syaratnya;
 Tahu Ilmunya
 Beriman dan beritikad baik
 Ikhlas dalam melaksanakannya
 Caranya benar sesuai dengan sunnah Rosul
 Tujuannya hanya semata-mata karena Allah.

4. Infaq
Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari
rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada
hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang
akrab dan tidak ada lagi syafa`at. Dan orang-orang kafir itulah orang-
orang yang zalim. (Qs. Al Baqarah 254)

1
5. Yakin kepada Akhirat
 Mobil tanpa rem & Gas
 Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.
(Qs. Al ‘Ala 17)

inilah sebagai tujuan antara, sedangkan tujuan akhiratnya adalah Rahmat


dan kehidupan Allah semata-mata.

Dalam sebuah hadits diriwayatkan;


Rasulullah Saw, bersabda bahwa Allah Swt telah berfirman : “Jerit tangis
hamba-Ku yang memohon ampunan lebih nikmat terdengar daripada segala
Tasbih yang diucapkannya.”

2
AMAL YANG MENGUNTUNGKAN

Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah


keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di
dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak
ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. (Qs. Asy Syuura 20)

Dan masing-masing orang memperoleh derjat-derjat (seimbang) dengan apa


yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka
kerjakan. (Qs. Al An’am 132)

Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke


arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mu'min, maka mereka itu
adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik. (Qs. Al Israa
19)

Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang
dahulu kamu kerjakan.(Qs. Az Zukhruf 72)

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu
dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan
menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan
orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan
meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, ……
(Qs. An Nuur 55)

………., Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya maka


hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia
mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (Qs. Al
Kahfi 110)

Orang-orang Arab Badwi itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah


(kepada mereka): "Kamu belum beriman, tetapi katakanlah: "Kami telah
tunduk", karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu dan jika kamu ta`at
kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tiada akan mengurangi sedikitpun (pahala)
amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"
.
Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang
beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan
mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka
itulah orang-orang yang benar. (Qs. Al Hujurat 14 – 15)

……….tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan


iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran,
kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan
yang lurus, (Qs. Al Hujurat 7)

Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku


hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, (Qs. Al An’am 162)