PENGELOMPOKKAN LINEN KOTOR DI RUANGAN
NO. DOKUMEN NO. HALAMAN
RS. AMALIA MEDIKA
003/RSAM-DIRUT/SPO-KL/VI/2018 REVISI 1/1
00
Ditetapkan Oleh
STANDAR Tanggal diterbit:
PROSEDUR
OPERASIONAL 28 Juni 2018 dr.Alinur,MM
Direktur Utama
Linen adalah bahan atau kain yang digunakan di rumah sakit untuk
kebutuhan pembungkus kasur, bantal, guling dan sebagainya.
PENGERTIAN
Pengelompokan linen kotor di ruangan adalah suatu kegiatan
pemilahan linen diruangan antara linen infeksius dan non infeksius.
Untuk memudahkan proses pencucian dan menghindari terjadinya
TUJUAN
kontaminasi silang.
KEBIJAKAN SK Direktur tentang panduan menurunkan risiko infeksi (SK dah ada
ta,..mintain sama PPI).
1. Petugas ruangan menggunakan alat pelindung diri seperti
masker, apron dan handgloves.
2. Petugas ruangan memisahkan antara linen infeksius dan non
infeksius
3. Linen infeksius dimasukkan ke dalam ember tertutup dengan
PROSEDUR dilapisi plastik berwarna kuning
4. Linen non infeksius dimasukkan ke dalam ember yang
dilapisi plastik hitam dan tertutup rapat
5. Petugas laundry mengambil linen kotor di dalam plastik yang
sudah diikat dan dimasukkan ke dalam trolly tertutup.
6. Trolly linen kotor beserta linen di bawa petugas ke laundry
Unit terkait Seluruh unit yang terkait.
Konseptor
PROSEDUR PENGIRIMAN LINEN KOTOR KE LAUNDRY
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
RS. AMALIA
004/RSAM-DIRUT/SPO-KL/VI/2018 00 1/1
MEDIKA
Ditetapkan Oleh
STANDAR Tanggal terbit:
PROSEDUR
OPERASIONAL 28 Juni 2018 dr.Alinur,MM
Direktur Utama
PENGERTIAN Pengiriman Linen Kotor adalah suatu kegiatan pengiriman linen kotor
yang sudah dipakai di Unit Kerja/Ruangan untuk dicuci di Laundry
1. Linen kotor yang dikirim dari ruangan ke Laundry berjalan sesuai
prosedur.
TUJUAN
2. Untuk memudahkan proses pencucian dan menghindari terjadinya
kontaminasi silang
1. Setiap hari linen kotor dari ruangan harus dikirim ke laundry untuk
dilakukan pencucian
2. Laundry menyediakan trolly untuk pengangkutan linen kotor dengan
pemberian label ”TROLLY LINEN KOTOR”.. Trolly tersebut diberi
sekat untuk membedakan antara linen infeksius dengan linen non
infeksius.
3. Petugas harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) antara lain
masker, sarung tangan dan celemek pada saat memisahkan linen kotor
4. Linen harus diberi tanda/nama unit kerja masing-masing agar linen
tidak tertukar
5. Linen yang dikirim ke Laundry harus bebas dari benda tajam (jarum,
mata pisau dan sebagainya) dan benda lain seperti pempers, kassa,
klem, botol obat dll.
KEBIJAKAN 6. Linen harus ditempatkan dalam kantong plastik tertutup dan
dipisahkan antara linen infeksius dan non infeksius
7. Linen non infeksius ditempatkan dalam ember yang tertutup rapat
8. Linen infeksius (terkontaminasi produk cairan tubuh seperti darah,
nanah, urine, feces dll) harus ditempatkan dalam ember dengan
kantong plastik khusus (warna kuning) dan diikat erat.
9. Linen yang terkena noda darah atau cairan kimia sebelum dikirim ke
Laundry dibasahi terlebih dahulu agar mudah dibersihkan
10. Pengiriman cucian ke Laundry antara jam 08.00 – 11.00 kecuali ruang
Instalasi Bedah Pusat dan Instalasi Gawat Darurat jam 08.00 – 16.00
setiap hari termasuk hari Minggu/Libur (TOLONG DIISI YA TA..)
11. Perhitungan linen kotor dan pengisian Formulir Serah Terima Linen
Kotor dilakukan bersama oleh petugas Laundry dan petugas ruangan
agar tidak timbul kekeliruan
12. Trolly linen kotor harus langsung dicuci/dibersihkan setelah dipakai
PROSEDUR 1.
2. Gunakan alat pelindung diri masker, sarung tangan, dan apron saat
pemisahan linen kotor oleh petugas ruangan serta saat pengambilan
dan pengangkutan linen kotor oleh petugas laundry
3. Petugas laundry datang keruangan dengan membawa troli pengangkut
linen kotor dan Form Serah Terima Linen Kotor
4. Petugas laundry bersama petugas ruangan menghitung jumlah linen
kotor yang ada.
5. Hasil penghitungan jumlah linen kotor ditandatangani oleh petugas
ruangan dan petugas laundry di Form Serah Terima Linen Kotor
6. Petugas laundry membawa trolly linen kotor ke laundry
7. Setelah pengambilan linen kotor diseluruh ruangan, boks/kantong
trolly segeradilepas dan di cuci dengan larutan desinfektan, troli juga
dibersihkan lalu dikeringkan.
Unit terkait Seluruh unit yang terkait.
Petugas laundry
Konseptor
PENCUCIAN LINEN KOTOR INFEKSIUS
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
RS. AMALIA MEDIKA
005/RSAM-DIRUT/SPO-KL/VI/2018 00 1/1
Ditetapkan Oleh
STANDAR Tanggal terbit:
PROSEDUR
OPERASIONAL 28 Juni 2018 dr.Alinur,MM
Direktur Utama
PENGERTIAN
Suatu kegiatan pencucian linen infeksius dengan cara yang benar
Menghindari kontaminasi dengan linen infeksius dan non infeksius dan
TUJUAN memudahkan proses pencucian oleh petugas laundry.
KEBIJAKAN
1. Petugas laundry menggunakan APD
2. Petugas memasukkan linen kotor kedalam mesin cuci sesuai kapasitas
mesin
3. Petugas memberikan detergen dan menjalankan mesin sesuai prosedur
PROSEDUR
mesin
4. Setelah proses pencucian,petugas mengeluarkan linen dari mesin cuci
kemudian dilakukan pembilasan
5. Kemudian linen dimasukkan ke mesin pengering.
Unit terkait Seluruh unit yang terkait.
Konseptor
PELIPATAN DAN PENYORTIRAN LINEN BERSIH
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
RS. AMALIA MEDIKA
006/RSAM-DIRUT/SPO-KL/VI/2018 00 1/1
Ditetapkan Oleh
STANDAR Tanggal terbit:
PROSEDUR
OPERASIONAL 28 Juni 2018 dr.Alinur,MM
Direktur Utama
PENGERTIAN
Suatu kegiatan melipat dan merapikan linen yang telah dicuci.
TUJUAN Agar linen tersusun dengan baik dan rapi.
KEBIJAKAN
SK Direktur NO:………………
1. Linen bersih yang sudah kering dilakukan pelipatan
2. Linen bersih yang telah dilipat tidak boleh diletakkan dilantai
3. Pada pelipatan linen dilakukan penyortiran linen yang rusak
PROSEDUR 4. Bila ada linen yang rusak,linen dikumpulkan kemudian
diserahkan ke pihak ketiga untuk dilakukan penjahitan.
5. Linen yang telah di lipat kemudian di. linen yang sudah dilipat ke
bagian penyetrikaan.
Unit terkait Petugas laundry
Konseptor
PENYETRIKAAN DAN PENATAAN LINEN BERSIH
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
RS. AMALIA MEDIKA
007/RSAM-DIRUT/SPO-KL/VI/2018 00 1/1
Ditetapkan Oleh
STANDAR Tanggal terbit:
PROSEDUR
OPERASIONAL 28 Juni 2018 dr.Alinur,MM
Direktur Utama
PENGERTIAN Kegiatan penyetrikaan dan penataan linen sebelum disimpan dalam almari
linen
TUJUAN Agar linen rapi dan tertata
KEBIJAKAN
SK Direktur no:
1. Linen yang telah kering dilakukan penyetrikaan
2. Penyetrikaan dilakukan berdasarkan jenis linen
PROSEDUR
3. Penyetrikaan dilakukan setrika manual
4. Setelah selesai,linen diditribusikan ke ruangan keperawatan
Unit terkait Petugas laundry
Konseptor
PENDISTRIBUSIAN LINEN BERSIH
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
RS. AMALIA MEDIKA
008/RSAM-DIRUT/SPO-KL/VI/2018 00 1/1
Ditetapkan Oleh
Tanggal terbit:
STANDAR
PROSEDUR
28 Juni 2017
OPERASIONAL
dr.Alinur,MM
Direktur Utama
PENGERTIAN
Suatu kegiatan pengantaran linen bersih ke unit masing - masing.
TUJUAN Agar terpenuhi kebutuhan linen di masing-masing ruangan.
KEBIJAKAN
Linen di ruangan di antar oleh petugas laundry.
1. Petugas laundry menyerahkan linen ke petugas ruangan sesuai
jumlah yang dicucikan
2. Petugas laundry dan petugas ruangan menandatangani blangko
PROSEDUR
serah terima
3. Petugas ruangan membawa linen ke ruangan penyimpanan linen
bersih.
Unit terkait UGD,OK,VK,Rawatan,Perina
Petugas laundry.
Konseptor