100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
927 tayangan20 halaman

Qa Matrix

QA-Matrix adalah alat untuk membandingkan item-item yang berubah antara model baru dengan model sebelumnya dan masalah kualitas yang pernah terjadi, guna memfokuskan pengembangan pada poin-poin kritis untuk meningkatkan kualitas produk baru."

Diunggah oleh

Eddy Yusuf Khoiri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
927 tayangan20 halaman

Qa Matrix

QA-Matrix adalah alat untuk membandingkan item-item yang berubah antara model baru dengan model sebelumnya dan masalah kualitas yang pernah terjadi, guna memfokuskan pengembangan pada poin-poin kritis untuk meningkatkan kualitas produk baru."

Diunggah oleh

Eddy Yusuf Khoiri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

QA-Matrix

Bambang Dwi Yunianto


Quality Technology Division
PT Astra Honda Motor
Definisi
Apakah QA-Matrix ? apa yang berubah ?...
apa yang menjadi concern item ?..
point2 mana yang critical ?...
masalah apa yang pernah terjadi ?...

Base
model vs New
model
QA-Matrix

QA-Matrix adalah sebuah tool yang dipakai untuk study new part dengan
membandingkan item-item yang berubah pada new part dengan part sejenis / similar yang
pernah didevelopment sebelumnya, serta problem kualitas yang pernah terjadi.

Tujuannya adalah untuk lebih memfokuskan development part pada “point2 yang
berubah” serta pada “concern item” sehingga terjadi peningkatan kualitas pada produk
yang baru.
Skema Development
PQCS Spec Process
Reference : Kakotora
Drawing Similar Produk Data Base
Process
Semua dalam Skema Study
PQCS dan proses Drawing
pendukungnya
adalah Draft Process

“Living Dokumen”
System Product &
FMEA Inspection & Process
Measurement Validation (SPC)

PQCS harus selalu Q Point Inspection Tool & Machine Jig &
diperbaharui dan Q Process Check Method Process Method

selalu sesuai dengan


kondisi aktualnya
QA Matrix & PQCS
MCP
Updating and Product /
(Quality
(Reference) IPP Process Process Change
Planning)

Penjaminan kualitas SOP / IK


Quality Check Fault Tree
dalam proses Sheet Analysis (FTA)
selama manufaktur
secara sistematis Problem or
Process / Operation Improvement
Aplikasi QA-Matrix dalam development produk baru

PP1 PP2
Kick off P0 P2D1
MP

Dev Part
Planning Verifikasi hasil proses
MCP Cp/Cpk
FTA Control Chart
FMEA Penentuan inspeksi
QA-Matrix
PQCS

 QA-Matrix dibuat pada fase planing, sebagai gambaran hasil study drawing terkait
item-item perubahan yang perlu dikontrol secara khusus
Flow QA-Matrix

Study drawing
Draft Flow
Kakotora
proses Comparasi QA-MATRIX
FMEA, dsb.. New part & Item2 yang berubah
pada new model &
Flow proses base model masalah yang terjadi
base model

Fokus development
 Schedule development
 QAV
 Trial Proses
 Verifikasi part
 Control mass
production Tujuan
 Dsb..
Content QA Matrix

Flow proses & supplier (Base model)


Diagram
Flow proses
Flow proses & supplier (New model)

Detail item perubahan

Concern item :
 Past trouble
Judgement
 Point critical
Area problem terjadi-terdeteksi-jugment dilakukan
drawing (Q)
Evaluasi sebelum PP1 s/d PP2 s/d PP2
 FTA / FMEA
 MQS
 TC
 CCP
How to read ?

Fokus proses
saat
development

Point manufaktur yang


berubah

Point quality yang menjadi


concern
Cara pengisian QA Matrix
Form QA Matrix
Cara pengisian QA Matrix
Cara pengisian QA Matrix

1. Model yang akan dibuat QA matrix.


2. Safety grade part sesuai drawing
3. Part number sesuai drawing
4. Nama part/Komponen dituliskan sesuai dengan yang tertera dalam DRAWING
Cara pengisian QA Matrix

5. Diisi dengan nomor revisi (01, 02, 03, ...). Untuk penerbitan pertama kali diisi dengan
" 00 “
6. Tanggal dilakukannya revisi
7. Catatan dilakukannya revisi. Untuk penerbitan pertama kali diisi dengan " New
Release “
8. Tanda tangan yang melakukan revisi.
9. Nama PIC yang melakukan revisi.
10. Nama suplier.
11. Tanda tangan, tanggal & nama jelas yang melakukan approval.
12. Tanda tangan, tanggal & nama jelas yang memeriksa.
13. Tanda tangan, tanggal & nama jelas yang membuat .
Cara pengisian QA Matrix
Cara pengisian QA Matrix

14. Flow proses dalam bentuk diagram alir sesuai dengan PQCS
15. Base model yang menjadi referensi untuk new model yang bersangkutan.
16. Nama part (untuk single part). Untuk Assy / Comp part, kolom pertama diisi
dengan part assy / com, kolom selanjutnya dengan sub partnya.
17. Nama suplier untuk part yang ada di baris atasnya.
18. Flow proses pada base model sesuai dengan " Bagan Flow Proses ".
19. Diisi dengan tanda " O " untuk proses yang critical.
20. Diisi dengan new model.
21. Nama part (untuk single part). Untuk Assy / Comp part, kolom pertama diisi
dengan part assy / com, kolom selanjutnya dengan sub partnya
22. Nama suplier untuk part yang ada di baris atasnya.
23. Flow proses pada new model sesuai dengan " Bagan Flow Proses " .
Cara pengisian QA Matrix
Cara pengisian QA Matrix

24. Item-item yang berubah antara base model & new model (sudah diisi oleh AHM)
25. Diisi dengan tanda " O " jika ada yang berubah pada new model (point no 23)
terhadap base model (point no 18). Perubahan bisa pada material, dies, machine, jig, dll
(seperti yang tercantum pada kolom sebelah kirinya)

26. Diisi catatan-catatan penting terkait perubahan


pada new model terhadap base model
Cara pengisian QA Matrix
Cara pengisian QA Matrix

27. Diisi dengan nomer urut (1,2,3,...).


28. Division, terdiri dari Past Rejection & Claim, Q Point Drawing, FMEA / FTA (diisi oleh
AHM).
29. Past rejection & claim
Diisi problem reject & claim yang pernah terjadi pada base model.
Q Point drawing
Diisi point quality yang ada tanda " Q " pada drawing new model
FMEA / FTA
Diisi point quality yang masuk pada tabel FMEA / FTA
30. Diisi item penting yang menjadi point inspeksi terkait problem reject & claim. Isi
kolom ini bisa berupa dimensi (panjang, tinggi, tebal, dsb), properties (tensile,
hardness, dsb) , bisa berupa visual (tidak cacat, tidak keropos, dsb ) maupun point
inspeksi yang lain
Cara pengisian QA Matrix

31. Nilai dari kolom item penting, diisi berdasarkan drawing atau spec.
Untuk point yang terukur (ada nilai / value), dimasukkan angka sesuai drawing atau
spec.
Untuk point yang tidak terukur, diisi sesuai requirement quality (contoh : untuk item
penting visual, control value bisa diisi tidak cacat, tidak keropos, sesuai limit sample,
dsb)

32. Diisi dengan marking " O " jika pada point tersebut ada pengecekan dengan
inspection jig. Jika tidak ada pengecekan dengan inspection jig, maka isi dengan tanda "
-“

33. Frekuensi pengecekan untuk item penting, baik dengan jig inspection maupun
metode yang lain. Jika pengecekan dengan jig inspection dan metode yang lain
dilakukan dua-duanya (double cek), maka keduanya dicantumkan.
Contoh : 100% by jig, caliper 5X/shift
Cara pengisian QA Matrix

34. Proses yang menimbulkan reject, ditemukannya reject, jugment reject


- Diisi dengan tanda " X " pada kolom proses yang menimbulkan reject.
- Diisi dengan tanda " O " pada kolom proses dimana reject ditemukan.
- Diisi dengan tanda " □ " pada kolom proses dimana dilakukan jugment OK atau
NG pada part.
- Satu kolom dapat berisi lebih dari satu tanda jika pada proses yang bersangkutan
menimbulkan reject, dapat menemukan reject juga dilakukan jugment di proses
tersebut
Cara pengisian QA Matrix

Quality level diisi setelah dilakukan proses trial

35. Diisi dengan nilai rata-rata hasil inspeksi (untuk hasil inspeksi yang ada nilainya
dalam bentuk angka).
Jika hasil inspeksinya tidak ada nilainya (tidak dalam bentuk angka), maka diisi tanda " -
"

36. Diisi dengan nilai Ckp (untuk hasil inspeksi yang ada nilainya dalam bentuk angka).
Jika hasil inspeksinya tidak ada nilainya (tidak dalam bentuk angka), maka diisi tanda " -
"

37. Diisi dengan nilai Cp (untuk hasil inspeksi yang ada nilainya dalam bentuk angka).
Jika hasil inspeksinya tidak ada nilainya (tidak dalam bentuk angka), maka diisi tanda " -
"

38. Diisi catatan-catatan penting (jika diperlukan).

Anda mungkin juga menyukai