LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI
PADA ANDRE MOTOR
SEKAMPUNG
(Laporan Praktek Kerja Industri)
Oleh :
Tri Setiawan NISN : 0048346474
MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SEKAMPUNG
SMK MUHAMMADIYAH SEKAMPUNG
LAMPUNG TIMUR
2022
ii
LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI
SERVICE REM TROMOL
PADA ANDRE MOTOR
SEKAMPUNG
(Laporan Praktek Kerja Industri)
Oleh :
Tri Setiawan NISN : 0048346474
Ditulis sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Kompetensi pada
Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan
MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH SEKAMPUNG
SMK MUHAMMADIYAH SEKAMPUNG
LAMPUNG TIMUR
2022
iii
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Praktik Kerja Industri yang telah dilaksanakan oleh :
Nama : Tri Setiawan
NIS/NISN : 131620027/0048346474
Kompetensi Keahlian : Teknik Sepedah Motor
Lama Prakerin : 3 bulan
Tanggal Pengesahan :
Ditulis sebagai syarat untuk mengikuti Ujian Kompetensi (Ujikom)
Menyetujui,
Pembimbing Sekolah Pembimbing DU/DI
Andre Motor
NOVI LIANA SARI, S.Pd SUTRIS
Kepala Program Keahlian Pimpinan DU/DI
Teknik Sepedah Motor Andre Motor
RIDWAN, S.T KOACUN
Mengetahui,
Kepala SMK Muhammadiyah Sekampung
HENDRA AGUS WIJAYA, S.E
NBM. 1057 445
iv
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan atas rahmat dan karunia Allah SWT,
akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan PRAKERIN ini sebagaimana
mestinya. Laporan PRAKERIN ini ditulis sebagai salah satu syarat untuk
mengikuti Ujian Kompetensi pada Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan
Jaringan di SMK Muhammadiyah Sekampung.
Penulis menyadari bahwa laporan PRAKERIN ini dapat diselesaikan
berkat dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis
berterima kasih kepada semua pihak yang secara langsung maupun tidak langsung
memberikan kontribusi dalam penyelesaian laporan PRAKERIN ini.
Selanjutnya penulis juga berterima kasih kepada :
1. Bapak Hendra Agus Wijaya, S.E sebagai Kepala Sekolah SMK
Muhammadiyah Sekampung.
2. Ridwan, S.T sebagai Kepala Jurusan Teknik Sepeda Motor
3. Novi Liana Sari, S.Pd. sebagai Pembimbing PRAKERIN
4. Bapak Koacun sebagai Pimpinan Andre Motor
5. Sutris sebagai Prmbimbing Lapangan
6. Seluruh Guru, Staf dan Karyawan pada SMK Muhammadiyah Sekampung.
7. Rekan-rekan siswa-siwi SMK Muhammadiyah Sekampung.
Penulis menyadari bahwa isi dan pembahasan laporan PRAKERIN ini tidak
sempurna, oleh karena itu masukan yang konstruktif dari semua pihak sangat
dibutuhkan agar laporan-laporan PRAKERIN semacam ini selanjutnya menjadi
lebih baik. Harapan penulis kiranya laporan PRAKERIN ini bermanfaat bagi
semua pihak pembaca dan mudah-mudahan juga karya kecil ini memberi
sumbangsih bagi dunia pendidikan yang selalu berkembang.
Sekampung,
Penulis
v
Tri Setiawan
DAFTAR ISI
HALAMAN DEPAN…………………………………………………… i
HALAMAN JUDUL…………………………………………………… ii
LEMBAR PENGESAHAN……………………………………………. iii
KATA PENGANTAR………………………………………………….. iv
DAFTAR ISI……………………………………………………………. v
BAB I PENDAHULUAN………………………………………………. 1
A. Latar Belakang……………………………………………… 1
B. Tujuan dan Manfaat Prakerin………………………………. 2
BAB II TINJAUAN UMUM…………………………………………… 4
A. Sejarah Bengkel Andre Motor……………………………. 4
B. Struktur Bengkel Andre Motor…………………………… 4
C. Tata Kerja………………………………………………… 4
1. Disiplin Kerja………………………………………... 4
2. Sarana dan Prasarana………………………………... 5
3. Data Kepegawaian…………………………………... 6
4. Uraian Tugas………………………………………… 6
BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN………………………………. 7
A. Hasil………………………………………………………. 7
B. Pembahasan………………………………………………. 7
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN………………………………. 20
A. Kesimpulan………………………………………………. 20
B. Saran……………………………………………………… 20
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………... 22
LAMPIRAN-LAMPIRAN
vi
vii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Prakerin
SMK merupakan jenjang pendidikan yang mengutamakan pengembangan
kemampuan peserta didik untuk dapat bekerja pada bidang tertentu,
kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja, melihat peluang kerja dan
dapat menegmbangkan diri di Era Globalisasi.
SMK menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan di berbagai Program
Keahlian yang disesuaikan dengan lapangan kerja. Program Keahlian tersebut
dikelompokkan menjadi bidang keahlian sesuai dengan kelompok bidang
industry / bidang usaha / asosiasi profesi. Jenis bidang dan program keahlian
ditetapkan oleh direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pendidikan di SMK dapat menerapkan berbagai pola penyelenggaraan
pendidikan yang dapat dilaksanakan secara terpadu, seperti : Pola Pendidikan
Sistim Ganda (PSG) yaitu Praktik Kerja Industri (PRAKERIN), dan
pendidikan jarak jauh.
Prakerin adalah pola penyelenggaraan pendidik yang dikelola bersama-
sama antara SMK dengan Dunia Usaha/Dunia Industri/Asosiasi Profesi,
Pemerintah sebagai Institusi Pasangan (IP), mulai dari tahap Perencanaan,
Pelaksanaan, hingga tahap Evaluasi dan Sertifikasi yang merupakan suatu
kesatuan program.
B. Tujuan Dan Manfaat Prakerin
1. Tujuan Prakerin
o Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian professional,
yaitu tenaga kerja yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan etos
kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
o Memperkokoh hubungan keterkaitan dan kesepadanan (Link and
Match) antara SMK dan Industri.
1
o Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
yang berkualitas professional.
o Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja
sebagai bagian dari proses pendidikan.
2. Manfaat Prakerin
Kerjasama antara SMK dengan dunia usaha/industri atau instansi
dilaksanakan dalam prinsip saling membantu, saling mengisi, dan saling
melengkapi untuk keuntungan bersama.
Berdasarkan prinsip ini, pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin)
akan memberi nilai tambah bagi pihak-pihak yang bekerjasama.
a. Manfaat Bagi Industri
o Perusahaan dapat mengenal kualitas peserta Prakerin yang
belajar dan bekerja di industri.
o Perusahaan dapat memberi tugas kepada peserta Prakerin untuk
kepentingan perusahaan sesuai kompetensi dan kemampuan yang
dimiliki.
o Memberi kepuasan bagi dunia usaha/dunia industri karena diakui
ikut serta menentukan hari depan bangsa melalui Praktik Kerja
Industri (Prakerin).
b. Manfaat Bagi Sekolah
Tujuan pendidikan untuk memberi keahlian professional bagi pesrta
didik lebih terjamin pencapaianya. Terdapat kesesuaian yang lebih
pas antara program pendidikan dengan kebutuhan lapangan kerja
(sesuai dengan prinsip Link and Match). Membri kepuasan bagi
penyelenggaraan pendidikan sekolah karena tamatannya lebih
terjamin memperoleh bakal yang bermanfaat, baik untuk kepentingan
tamatan, kepentingan dunia kerja, dan kepentingan bangsa.
2
c. Manfaat Bagi Peserta Prakerin
Hasil belajar pesesrta Praktik Industri akan lebih bermakna,
karena setelah tamat akan betul-betul memiliki keahlian professional
sebagai bekal untuk meningkatkan taraf hidupnya dan sebagai bekal
untuk pengembangan dirinya secara berkelanjutan.
Keahlian professional yang diperoleh dapat mengangkat harga
diri dan rasa percaya diri tamatan, yang selanjutnya akan mendorong
mereka untuk meningkatkan keahlian profesionalnya pada tingkat
yang lebih tinggi.
3
BAB II
TINJAUAN UMUM
A. Sejarah Singkat Andre Motor
Bengkel Andre Motor didirikan oleh Koacun pada tanggal 23 Juli 2004
yang berlokasi di depan Kantor Pos Kec. Sekampung, Jl. Poros Sumbergede
56 Pasar. Bengkel Andre Motor didirikan karena melihat adanya peluang kerja
dan kesempatan sekaligus bengkel ini juga untuk membantu masyarakat
sekitar yang membutuhkan jasa perbaikan sepeda motor.
B. Struktur Andre Motor
PEMILIK BENGKEL
KOACUN
SERVICE ADVISOR MEKANIK
SUTRIS ARDIAN SAPUTRA
C. Tata Kerja Andre Motor
Andrean Motor merupakan perusahaan yang berkaitan dengan kendaraan
bermotor khususnya sepeda motor. Oleh karena itu karyawan yang bekerja
diperusahaan tersebut juga mempunyai pengetahuan tentang sepeda motor,
seperti penggantian Speart Part, Over Houle dan Tune Up. Maka dari itu
karyawan harus memiliki latar belakang pendidikan yang baik dan
mempunyai pengetahuan dan keahlian mengenai seluk beluk mesin sepeda
motor.
1. Disiplin Kerja
Pekerjaan adalah satu keperluan yang teramat penting kepada
manusia. Kehidupan kita bergantung kepada kerja. Ini karena ia
merupakan sumber ekonomi untuk keperluan. Pekerjaan juga boleh
mengangkat status dan pengiktirafan seseorang individu dalam
masyarakatnya. Selain itu, pekerjaan juga meletakkan nilai dan harga diri
4
seseorang. Agama amat menggalakkan setiap penganutnya bekerja dan
tidak meminta-minta. Ia merupakan tuntutan yang perlu dilaksanakan
dengan jujur dan amanah. Dengan pekerjaan inilah kita dapat memberi
nafkah untuk diri dan keluarga di samping membangun ekonomi bangsa
serta negara. Lazimnya, kebanyakan mereka yang berjaya adalah orang
yang berdisiplin dalam kerja. Dengan memiliki disiplin membolehkan
seseorang itu menjadi pekerja yang berkreativiti dan berkualiti. Untuk
menjadi pekerja tersebut memerlukan banyak kemahiran dan pengalaman.
Ia hanya diperoleh dengan adanya DISIPLIN.
2. Sarana dan Prasana Andre Motor
No Peralatan
1 Kompresor
2 Airgun
3 Ragun
4 Gerinda
5 Tabung Injector Cleanner
6 HID S
7 Nampan
8 Flywheel holder
9 Kunci Shock 12-24
10 Kunci T 8-17
11 Kunci Pass 8-17
12 Kunci ring 8-24
13 Obeng setting
14 Obeng +
15 Obeng -
16 Palu
17 Tang Kombinasi
18 Tang Potong
19 Tang cucut
20 Kunci L Hexagonal
21 Kunci L Bintang
22 Obeng Ketok
23 Kunci Inggris
24 Kunci gusi
5
3. Data Kepegawaian Andre Motor
Kepala Bengkel (Direktur) : Koacun
Mekanik I : Sutris
Mekanik II : Ardian Saputra
4. Uraian Tugas
a) Direktur sebagai pimpinan perusahaan bertugas memimpin
berlangsungnya perusahaan atau bengkel yang dipimpinnya.
b) Kepala Mekanik (Service Advisor), bertugas mengatur dan
mengkoordinir mekanik dalam melakukan pekerjaan. Selain itu, juga
mengontrol berbagai keluhan pelanggan tentang service yang
dilakukan oleh mekanik.
c) Mekanik, bertugas untuk melakukan servis pada sepeda motor yang
datang dan masuk pada antrean. Servis maupun perawatan yang
dilakukan dari ringan, sedang, mapun berat semua harus dilakukan
dengan bertanggung jawab.
6
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Kegiatan
Selama kegiatan PRAKERIN yang saya laksanakan, saya mendapat
bimbingan dari pembimbing di Lokasi PRAKERIN. Adapun jenis-jenis
kegiatannya sebagai berikut :
1. Perbaikan rem tromol dan lampu indicator
2. Pemeriksaan peredam kejut
3. Pembersihan carburator
4. Penyetelan katup klep
5. Penyetelan rantai
6. Pembersihan spark plug (busi)
7. Pembersihan filter carburator
8. Penggantian oli
B. Rem Tromol
Sistem rem adalah suatu mekanisme yang mengatur kecepatan atau
menghentikan kendaraan melalui suatu gesekan antara komponen rem dengan
roda yang berputar. Pada dasarnya jenis rem tromol yang digunakan roda
depan dan belakang tidak sama. Hal ini dimaksud supaya sistem rem dapat
berfungsi dengan baik sesuai persyaratan. Adapun bagian-bagian utama rem
tromol adalah sebagai berikut:
a. Silinder Roda (Wheel Cylinder)
Berfungsi untuk menekan brake shoe (sepatu rem) ke brake drum (tromol
rem) di dalam silinder roda terpasang satu atau dua buah piston beserta
seal tergantung dari kontruksinya rem tromolnya.
b. Sepatu Rem (Brake Shoe)
Berfungsi untuk menahan putaran brake drum melalui gesekan pada luar
brake shoe yang terbuat dari bahan busa dengan tembaga atau campuran
plastic yang tahan panas.
7
c. Pegas Pengembali (Return Spring)
Pegas pengembali berfungsi untuk mengembalikan sepatu rem ke posisi
semula pada saat tekanan slinder roda turun.
d. Backing Plate
Berfungsi sebagai tumpuan untuk menahan putaran drum sekaligus
sebagai dudukan silinder roda.
1. Prinsip Kerja
Sistem rem tromol bekerja secara hukum pascal. Apabila tekanan bekerja
pada zat cair dalam suatu bejana tertutup maka tekanan tersebut akan
diteruskan ke bajana yang lain. Rem hidrolik bekerja lebih efisien dengan
mengeluarkan pijakan yang kecil dapat menghasilkan daya rem yang kuat.
Kesulitan pada rem hidrolik ini, pemeliharaan dan penyetelan yang harus
teliti. Konsep dasar hukum pascal diterapkan pada sistem rem hidrolik melalui
media minyak rem berputar. Saat pedal rem diinjak minyak rem pada silinder
rem akan tertekan keluar melalui pipa rem lalu ke silinder rem menekan torak.
2. Klasifikasi
Penggolongan rem menurut mekanisme kerjanya terbai menjadi :
a) Rem Mekanik
Rem mekanik bekerja karena adanya komponen. Komponen sistem rem
yang berfungsi untuk menahan putaran dari tromol.
b) Rem Hidrolik
Bekerja secara hukum pascal. Apabila tekanan tersebut akan bekerja pada
zat cair dalam suatu bejana tertutup maka tekanan tersebut akan
diteruskan ke bajana yang lain.
c) Rem Udara
Bekerja karena adanya tekanan udara yang berfungsi meneruskan tekanan
dari pedal rem untuk menekan suatu komponen rem.
d) Rem Vacum
8
Rem yang bekerja menggunakan tekanan voccum/tekanan yang berada di
dalam tabung untuk selanjutnya diteruskan kesalah satu komponen rem.
e) Buster Rem
Berfungsi untuk menambahkan daya penekanan pedal, sehingga
pengereman yang baik dapat dicapai. Buster rem terpasang pada master
silinder, akan tetapi ada pula yang terpisah dari master silinder. Adapun
komponen buster antara lain :
Rumas Buster
Piston Buster
Diafragma
Reaction mecanisme
Mekanisme katup
Sistem rem adalah sebuah mekanisme yang mengatur kecepatan atau
menghentikan kendaraan melalui suatu gesekan antara komponen rem
dengan roda yang berputar. Pada dasarnya jenis rem tromol yang
digunakan roda depan dan belakang tidak sama. Hal ini dimaksudkan
supaya sistem rem dapat berfungsi dengan baik dan sesuai persyaratan.
Adapun bagian-bagian utama rem tromol adalah sebagai berikut :
a. Silinder Roda (Wheel Cylinder)
Berfungsi untuk menekan brake shoe (sepatu rem) ke brake drum
(tromol rem). Didalam silinder terpasang satu atau dua buah piston
beserta seal, tergantung dari kontruksi rem tromolnya.
b. Sepatu Rem (Brake Shoe)
Berfungsi untuk menahan putaran brake drum melalui gesekan pada
luar brake shoe yang terbuat dari bahan busa dengan tembaga atau
campuran plastic yang tahan panas.
c. Pegas Pengembali (Return Spring)
Pegas pengembali berfungsi untuk mengembalikan sepatu rem ke
posisi semula pada saat tekanan slinder roda turun.
d. Baking Plate
Berfungsi sebagai tumpuan untuk menahan putaran drum sekaligus
sebagai dudukan silinder roda.
9
Sistem rem tromol bekerja secara hukum pascal. Dimana apabila tekanan
bekerja pada zat cair dalam suatu bejana tertutup maka tekanan tersebut
akan diteruskan ke bajana yang lain. Rem hidrolik bekerja lebih efisien
dengan mengeluarkan pijakan yang kecil dapat menghasilkan daya rem
yang kuat.
Kesulitan pada rem hidrolik ini, pemeliharaan dan penyetelan yang harus
teliti. Konsep dasar hukum pascal diterapkan pada sistem rem hidrolik
melalui media minyak rem berputar. Saat pedal rem diinjak minyak rem
pada silinder rem akan tertekan keluar melalui pipa rem lalu ke silinder
rem menekan torak.
Penggolongan rem menurut mekanisme kerjanya terbagi menjadi :
o Rem Mekanik
o Rem Hidrolik
o Rem Udara
o Rem Vacum
o Rem Buster
C. Service Rem Tromol
a. Pembongkaran Rem Tromol
1. Pembongkaran bagian atas
a) Lepaskan pedal rem pada kendaraan
Gunakan kunci kombinasi 14, lepaskan mur hingga lepas dan
lepaskan pedal tersebut.
Gambar 3. Melepas Pedal Rem
10
b) Lepas pegas pengembali
Gunakan tang untuk melepaskan pegas pengembali.
Gambar 4. Melepas Pegas Pengembali
c) Lepas reservoir
Lepaskan kedua piston dan pegas pengembali.
Gambar 5. Melepas Reservoir
d) Lepas master silinder
o Lepas beede screw dengan menggunakan tang untuk
melepaskan beede screw.
o Lepas break tube dari master silinder dengan menggunakan
kunci pas 12 untuk melepas brake tube.
Gambar 6. Melepas House Tube
o Lepas master silinder
11
Gunakan kunci 12 pas dan kunci T 12 untuk melepas master
silinder.
Gambar 7. Melepas Master Cylinder
o Lepas fluida reservoir
o Lepaskan stopper bold dan ring
o Gunakan obeng (-) untuk melepaskan stopper ring.
Gambar 8. Melepas Stopper Ring
o Keluarkan assembly dari master silinder body
Gunakan kunci kombinasi 12 untuk mengendorkan mur pada
assembly.
Gambar 9. Melepas Piston Assembly dari Master Silinder Body
2. Pembongkaran bagian bawah
a. Kendurkan baut-baut menggunakan kunci sok 21
b. Lepaskan roda dan diletakkan di bawah
c. Lepaskan tromol rem
12
Gambar 10. Melepas Tromol Rem
d. Lepaskan pegas pengembali
Gunakan obeng (-) untuk melepaskan pegas pengembali pada tromol
Gambar 11. Melepas Pegas Pengembali
e. Lepaskan paku pengunci yang mengikat kampas rem
Guankan tang untuk melepaskan paku pengunci yang mengikat pada
kampas rem.
Gambar 12. Melepas Paku Pengunci yang Mengikat Kampas Rem
f. Lepaskan sepatu rem dari backing plate
Tinggal lepaskan dan letakkan kampas rem (sepatu rem).
Gambar 13. Melepas Sepatu Rem
13
g. Pembongkaran wheel cylinder
o Lepaskan pipa rem dari napel
Gunakan kunci pas 12 untuk mengendorkan mur dan lepaskan
pipa rem.
Gambar 14. Melapas Pipa Rem
o Lepaskan baut pengikat wheel cylinder Gunakan kunci pas 14
untuk mengendorkan baut pengikat wheel cylinder.
Gambar 15. Melepas Baut Pengikat Wheel Cylinder
o Lepas wheel cylinder dari backing plate
Gambar 16. Melepas Wheel dari Backing Plate
o Lepas dust boot dan piston cups
Gunakan kunci pas 12 untuk melepaskan baut pada dust boot.
14
Gambar 17. Melepas Dust Boot dan Piston Cups
b. Pemeriksaan Rem Tromol
1. Pemeriksaan komponen rem bagian atas
a) Pemeriksaan komponen rem pedal
Gambar 18. Mengukur Tinggi Pedal
b) Ukuran gerak pedal pegas dengan ukuran gerak pedal 3–4
mm (0,12–0,24in)
Gambar 19. Mengukur Gerak Pedal Pegas
c) Ukuran jarak cadangan pedal dari lantai pada penekanan 50
(110 lb–490 N)
15
Gambar 20. Mengukur Jarak Cadangan Pedal dari Lantai
d) Periksa master cylinder
Gambar 21. Memeriksa Master Cylinder
e) Ukuran master cylinder diameter dalam dan pistonnya
dengan sliding caliper
f) Jika kelonggarannya melebihi limit ganti master atau
pistonnya.
Gambar 22. Mengukur Kelonggaran Piston
2. Pemeriksaan rem bagian bawah
a) Ukur tebal rining
o Ketebalan 1,0 mm (0,039 in)
o Ketebalan maksimum atau ketebalan standar 6,0 mm
(0,235 in)
16
Gambar 23. Mengukur Tebal Rinning menggunakan mistar
b) Ukur diameter dalam tromol rem
Ukuran diameter dalam maksimum : 220.6 mm (9,79 in)
Ukuran diameter dalam standar : 228,6 mm (9,000 in)
Gambar 24. Mengukur Tebal Lining Diameter dan Tromol
Rem
c) Ukur diameter dalam dari wheel silinder dan diamater piston
Ukur diameter wheel silinder dan diameter dengan
menggunakan jangka sorong.
Gambar 25. Mengukur Kebebasan Piston
d) Ukur kedalaman piston
c. Pemasangan Rem Tromol
17
1. Pemasangan rem bagian atas
a) Pasang master silinder
Gambar 26. Memasang Master Silinder
b) Pasang reservoir seperti biasa
Gambar 27. Memasang Reservoir
c) Pasang pedal rem seperti semula
Gambar 28. Memasang Pedal Rem
2. Pemasangan rem bagian bawah
a) Pasang dust boot dan piston cups
Gunakan kunci pas 12 untuk mengencangkan baut pada dust boot
Gambar 29. Memasang Dust Boot dan Piston Cups
b) Pasang wheel cylinder ke backing plate
18
Gambar 30. Memasang Wheel Cylinder
c) Pasang pipa rem ke nipel
Gunakan kunci 12 untuk mengencangkan baut pada pipa rem.
Gambar 31. Memasang Pipa Rem
d) Pasang kampas rem dan ikat dengan paku pengunci
Gunakan tang untuk mengikatkan paku pengunci pada kampas rem.
Gambar 32. Memasang Kampas Rem
e) Pasang tromol ke backing plate
Gambar 33. Memasang Tromol
f) Pasang roda dengan baut rodanya
g) Turunkan dongkrak sampai roda menyentuh lantai
19
h) Kencangkan baut-baut roda menggunakan kunci sok 21.
BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Untuk bisa mendapatkan ilmu secara maksimal dan memuaskan, terutama
ilmu di bidang keterampilan, siswa tidak akan cukup bila hanya
mengandalkan teori saja, praktik langsung Didunia Usaha mempunyai peranan
sangat penting dalam menimba ilmu apapun yang belum dipelajari di sekolah.
Sehingga, Praktik Kerja Industri perlu diadakan untuk menambah
kemampuan dan pengalaman para siswa. Setelah melaksanakan progam
Praktik Kerja Industri di Andre Motor, banyak ilmu dan pengalaman-
pengalaman yang penyusun peroleh dan semoga dapat berguna dikehidupan
yang akan datang guna meningkatkan sumber daya manusia. Melalui Praktik
Kerja Industri dengan objek yang sebenarnya kemampuan seseorang akan
berkembang lebih baik daripada hanya mengandalkan teori sekolah saja. Dan
itu memang terbukti dengan diadakannya Prakerin kemampuan siswa jauh
meningkat seperti penyusun laporan ini.
Setelah penyusun laporan melaksanakan program Prakerin ini dapat
disimpulkan bahwa pemeliharaan komponen-komponen sepeda motor maupun
sistem yang ada didalamnya sangatlah diperlukan untuk menjaga performa
sepeda motor agar selalu stabil dan dapat bekerja dengan baik tanpa adanya
suatu kekurangan. Oleh karena itu diperlukan pemeliharaan dan perawatan
yang baik dan benar sesuai Standar Operasional Kerja dan buku pedoman
pemeliharaan yang ada.
20
B. Saran
Setelah penyusun melakukan program Prakerin di Andre Motor,
perkenankan penyusun menyampaikan saran-sarannya, antara lain:
a) Memberikan pembekalan lebih kepada siswa sebelum dan pasca
melaksanakan program Prakerin.
b) Memberikan motivasi-motivasi agar siswa yang melaksanakan kegiatan
Prakerin lebih semangat.
c) Memberikan bekal teori-teori agar siswa tidak kaget dengan Dunia Usaha.
d) Para pegawai harus menjunjung rasa solidaritas dan kebersamaan dengan
baik.
e) Perlu di tingkatkannya disiplin dalam bekerja.
f) Memberikan pengarahan pada kami dengan sabar dan mampu menerima
kekurangan kami
21
DAFTAR PUSTAKA
Tim Penyusun. 2022. Buku Panduan Praktek kerja Industri ( PRAKERIN )SMK
Muhammadiyah Sekampung
http://ontak2.blogspot.com/2016/04/laporan-praktek-kerja-industri.html
22