0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan5 halaman

Sistem Kontrol Terdistribusi

Dokumen tersebut membahas tentang sistem kontrol terdistribusi (DCS), yang merupakan sistem kontrol untuk proses pabrik yang menggunakan banyak loop kontrol dengan pengendali yang didistribusikan di seluruh sistem. DCS memiliki kelebihan seperti meningkatkan keandalan, mengurangi biaya, dan memungkinkan pemantauan jarak jauh. DCS banyak digunakan pada berbagai industri seperti kimia, minyak, kertas, dan lain

Diunggah oleh

Zulfa Rangkuti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan5 halaman

Sistem Kontrol Terdistribusi

Dokumen tersebut membahas tentang sistem kontrol terdistribusi (DCS), yang merupakan sistem kontrol untuk proses pabrik yang menggunakan banyak loop kontrol dengan pengendali yang didistribusikan di seluruh sistem. DCS memiliki kelebihan seperti meningkatkan keandalan, mengurangi biaya, dan memungkinkan pemantauan jarak jauh. DCS banyak digunakan pada berbagai industri seperti kimia, minyak, kertas, dan lain

Diunggah oleh

Zulfa Rangkuti
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Universitas Pamulang Teknik Elektro S-1

PERTEMUAN 3
DISTRIBUTED CONTROL SYSTEM

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi dalam pertemuan 3, mahasiswa diharapkan
mampu menjelaskan serta menguraikan konsep distributed control system,
penerapannya serta manfaat dari DCS.

B. Uraian Materi
1. Definisi Distributed Control System (DCS)
Istilah DCS telah berkembang dari deskripsi asli untuk akronim sebagai "Sistem
Kontrol Terdistribusi" menjadi penggunaan istilah "Sistem Kontrol
Terdesentralisasi". Distributed Control System (DCS) dapat didefinisikan
sebagai sistem kontrol terdistribuasi untuk proses atau pabrik yang biasanya
mempunyai banyak loop kontrol, di mana pengendali otonom didistribusikan ke
seluruh sistem dibawahnya dan dihubungkan melalui kecepatan tinggi, tetapi
tidak ada kontrol pengawasan dari pusat operator. Ini berbeda dengan sistem
yang menggunakan pengontrol terpusat; baik pengontrol terpisah yang terletak
di ruang kontrol pusat atau di dalam komputer pusat. Konsep DCS
meningkatkan keandalan dan mengurangi biaya pemasangan dengan
melokalisasi fungsi kontrol di dekat pabrik proses, dengan pemantauan dan
pengawasan jarak jauh.
Terlepas dari definisi mana yang akan digunakan, secara umum DCS adalah
sistem yang mengoordinasikan dan mengawasi seluruh pabrik dari banyak
proses yang berbeda-beda seperti yang dapat digambarkan pada topologi DCS
dibawah ini.

DCS dan SCADA 16


Universitas Pamulang Teknik Elektro S-1

Gambar 7. Topologi DCS

Sistem kontrol terdistribusi telah berevolusi dari dua teknologi lama yaitu Direct
Digital Control dan Hybrid Control yang terdiri dari perangkat terpisah. Sistem
kontrol hibrid mencakup perangkat keras kontrol-diskrit individual, yang biasanya
menggunakan Programmable Logic Controllers (PLC) ataupun loop analog
controller, dan serta periphel komputer yang digunakan untuk mengumpulkan
informasi ataupun data proses dan menghasilkan laporan produksi untuk level
manajemen. Sedang untuk interface pembacaaan data yang digunakan oleh
operator disediakan menggunakan Panel Board Instrumentasi.
Sementara sistem kontrol hybrid menawarkan konsep distribusi perangkat
keras. Metode sistem kontrol hybrid memiliki permasalahan sebagai berikut :
 Data integrasinya antar sistem sulit. karena setiap sistem kendali
dirancang khusus menggunakan pengontrol yang dibuat oleh vendor
berbeda, dan jika ada kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas sistem
akhirnya diperlukan spesialis dalam beberapa teknologi vendor berbeda.
 Kontrol aktual biasanya dilakukan dengan menggunakan pengontrol
analog, yang sering mengalami masalah drift.

DCS dan SCADA 17


Universitas Pamulang Teknik Elektro S-1

 Instalasi biasanya memakan waktu lama, karena kerumitan dalam


menghubungkan berbagai subsistem secara bersamaan.
 Karena beberapa subsistem yang berbeda terhubung mengakibatkan
respon sistem menjadi lambat dan tidak dapat diprediksi.
 Dan, kurangnya database pusat membuat pengambilan keputusan
menjadi lebih kompleks.
Direct digital control dapat memecahkan banyak masalah interfacing dari kontrol
hybrid dengan menggunakan komputer untuk mengontrol seluruh proses
sehingga memungkinkan informasi dikumpulkan dan dilaporkan dengan cepat.
Kelemahan utama dari metode Direct digital control ini adalah bahwa komputer
merupakan titik yang paling rentan karena seluruh proses produksi dapat
terhenti/dimatikan jika terjadi kegagalan pada komputer, entah karena
kerusakan pada hardware ataupun pada software komputer. Dengan
menggunkan sistem kontrol redundan yang terdiri dari penggunaan komputer
kedua atau instrumen analog sebagai back-up, dan ini biasanya dipasang
secara redundan untuk melindungi dari sistem mati total, akan tetapi backup ini
dapat menambah biaya dan meningkatkan kompleksitas kontol pengendalian.

DCS lahir untuk menggantikan pengendali sinyal analog seperti pengendali PID,
awalnya system ini hanya memiliki masukan dan keluaran analog serta fungsi
untuk menanganinya. Saat ini DCS memiliki sejumlah besar sinyal digital serta
mereka terhubung ke berbagai jaringan dan terkadang memiliki HMI.
DCS dimaksudkan untuk menghubungkan elemen kontrol dari seluruh fasilitas
manufaktur atau pemrosesan. Ini terdiri dari perangkat keras serta item
perangkat lunak yang diperlukan untuk mengumpulkan informasi dan mengirim
sinyal pada tingkat I/O perangkat keras, menyimpan informasi, instruksi proses
pada tingkat fasilitas server, dan menyediakan daya komputasi untuk
mengimplementasikan pembelajaran mesin, simulasi kompleks, dan
penanganan tugas, serta mengamankan data di tingkat komputer di seluruh
perusahaan.
Sistem kontrol terdistribusi juga mengacu pada sistem kontrol di mana elemen
kontrol didistribusikan ke seluruh proses, berbeda dengan kontrol terpusat, di
mana keputusan diambil dalam satu kontroler. Sistem terdistribusi ini biasanya
memiliki lebih dari satu pengontrol dan ini dapat berupa campuran PLC, PAC,
DCS atau RTU.

DCS dan SCADA 18


Universitas Pamulang Teknik Elektro S-1

2. Penerapan DCS
Sistem Kontrol Distribusi (DCS) digunakan pada berbagai aplikasi kontrol
dengan jumlah I/O yang lebih banyak. Sistem ini digunakan dalam proses
produksi yang dirancang untuk mengasilkan beberapa produk dalam beberapa
system kerja rutin seperti misalnya pada pabrik yang menggunakan
pengendalian proses secara batch.
Fitur DCS adalah:
• Sistem redundansi
• HMI yang lebih canggih untuk kebutuhan operasi
• Platform sistem kendali yang dapat diupgrade
• Keamanan system yang handal
Sistem kontrol terdistribusi (DCS) sebagian besar digunakan dalam proses
manufaktur yang berkelanjutan dan atau berorientasi batch, misal pada proses
manufaktur dibawah ini :
• Pabrik kimia
• Petrokimia (minyak) dan kilang
• Pabrik Pulp dan Kertas
• Kontrol boiler dan sistem pembangkit listrik
• Pembangkit listrik tenaga nuklir
• Sistem kendali lingkungan
• Sistem pengelolaan air
• Pabrik pengolahan limbah
• Pengolahan makanan dan makanan
• Manufaktur mobil
• Pabrik proses metalurgi
• Manufaktur farmasi
• Pabrik pemurnian gula

3. Manfaat DCS:
Keuntungan dari penggunaan DCS meliputi:
• Membutuhkan waktu untuk pengerjaan troubleshooting yang sedikit
karena data routing tersedia didalam system.
• Penggunaan HMI yang memudahkan pencarian informasi tentang
karasteristik plant dilakukan secara real time.

DCS dan SCADA 19


Universitas Pamulang Teknik Elektro S-1

• Mempunyai Alarm indikator dan lengkap dengan timestamp-nya


• Memudahkan melakukan manajemen proses batch
• Terintegrasi dengan Server OPC untuk komunikasi sistem yang lain
• Mudah dalam mengkonfigurasi Controller.
• Mempunyai server sistem operator yang redundan

C. Soal Latihan/ Tugas


1. Jelaskan definisi DCS?
2. Sebutkan permasalahan pada sistem hybrid ?
3. Jelaskan kelemahan utama dari metode Direct digital control
4. Sebutkan Fitur yang ada pada DCS?
5. Jelaskan Manfaat dari DCS

D. Daftar Pustaka
1. https://realpars.com/dcs/
2. https://chemicalengineeringworld.com/distributed-control-systems-dcs-
information/
3. https://www.eeeguide.com/distributed-control-system/
.

DCS dan SCADA 20

Anda mungkin juga menyukai