BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pertambangan merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan
lingkungan. Setiap kegiatan penambangan pasti menghasilkan limbah, baik
berupa limbah cair, padat, ataupun gas/udara. Khusus untuk limbah padat seperti
lumpur, porsi terbesar berasal dari aktivitas penambangan nikel yang air serta
lumpur yang mudah tererosi itu akan di tampung serta diolah guna memenuhi
standar baku mutu lingkungan sebelum limbah tersebut dibuang keluar dari area
penambangan dan menuju ke badan laut atau meresap menjadi air tanah.
Kegiatan Penambangan di PT. Akar Mas Internasional dilakukan
dengan sistem tambang terbuka dengan metode Open Pit dan Open Cut. Open Pit
adalah metode penambangan yang dilakukan dari permukaan yang relatif
mendatar menuju ke arah bawah dimana endapan tersebut berada sedangkan Open
Cut adalah metode penambangan yang dilakukan apabila endapan bijih terdapat di
perbukitan.
Penambangan dengan sistem ini dapat mengakibatkan terjadinya
degradasi kualitas lingkungan karena luasnya vegetasi lahan yang dibuka,
meningkatnya erosi dan kandungan padatan terlarut yang tinggi pada air limbah
penambangan. Dalam operasi penambangan perlu ada nya sistem penyaliran yang
berfungsi untuk memastikan bahwa air hujan hingga limbah cair yang keluar
akibat proses penambangan dapat dicegah dan di alirkan dengan baik tanpa
mengganggu aktivitas penambangan. Air tersebut akan dialirkan menuju sump
yang selanjutnya akan di settling pond. kolam pengendapan (settling pond) ini
merupakan pengolahan terakhir dalam penambangan sebagai kontrol erosi,
sedimentasi, dan bahan pencemar lainnya seperti logam berat sebelum keluar ke
badan sungai umum.
Aliran air limpasan yang berasal dari berbagai daerah tangkapan hujan
di area Pit B ini agar tidak langsung ke pembuangan akhir menuju air laut dan
sungai yang nantinya akan mencemari lingkungan, maka harus adanya pembuatan
1
settling pond yang berguna sebagai daya tampung air dan sedimen sedimen yang
terikut.
Atas dasar hal tersebut perlu merancang pemodelan settling pond yang
akan digunakan. Untuk menghasilkan rancangan pemodelan settling pond yang
baik dan aman maka kita harus mengetahui terlebih dahulu debit air limpasan dari
daerah tangkapan hujan yang sudah ditentukan untuk masuk ke kolam
pengendapan, selain itu untuk menentukan dimensi dan berapa kolam
pengendapan yang dibutuhkan untuk mengetahui kecepatan dan persentase
pengendapannya, serta tata letak kolam yang baik agar aman bagi laut dan atau
sungai yang berada di lokasi tersebut.
Hal tersebutlah yang melatar belakangi penulis mengangkat judul
tentang “Analisis Rancangan settling Pond Pada B Di PT. Akar Mas
Internasional Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi
Tenggara”.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Berapa debit air limpasan yang masuk pada tambang blok B di PT. Akar Mas
Internasional ?
2. Berapa dimensi settling pond yang sesuai dengan jumlah air limpasan yang
masuk ke settling pond pada tambang blok B PT. Akar Mas Internasional?
3. Berapa Kecepatan Pengendapan partikel pada settling Pond pada pit B PT.
Akar Mas Internasional ?
1.3 Batasan Masalah
Sistem penyaliran tambang mencakup berbagai macam faktor yang
luas, maka untuk membantu penelitian, dibuat batasan masalah antara lain sebagai
berikut :
1. Penulis melakukan penelitian ini pada area tambang blok B PT. Akar Mas
Internasional dengan metode penambangan open pit yang telah
direkomendasikan.
2. Menghitung Debit menggunakan metode Rasional
3. Penelitian hanya menghitung Kecepatan pengendapan partikel menggunakan
gaya gravitasi dan hukum stokes.
2
4. Penulis tidak membahas tentang saluran terbuka, sumuran (sump) dan pompa.
5. Penulis melakukan penelitian terkait analisis settling pond yang baru
direalisasikan oleh PT. Akar Mas Internasional.
6. Peneliti tidak mengestimasi biaya pembuatan settling pond.
7. Peneliti tidak menghitung kualitas air.
8. Tidak menghitung cost perawatan settling pond
9. Perhitungan debit menggunakan data curah hujan 10 tahun terakhir.
1.4 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui debit air limpasan yang masuk pada tambang blok B di PT. Akar
Mas Internasional.
2. Menegetahui dimensi settling pond yang sesuai dengan jumlah air limpasan
yang masuk ke settling pond pada tambang blok B PT. Akar Mas Internasional.
3. Mengetahui Kecepatan Pengendapan pada settling Pond pada pit B PT. Akar
Mas Internasional.
1.5 Manfaat Penelitian
Adapun penelitian ini diharapkan dapat memberikan beberapa
manfaat diantaranya:
1. Sebagai sarana pengembangan ilmu pengetahuan dan wawasan bagi peneliti
mengenai studi tahapan penanganan air limpasan tambang.
2. Penelitian ini juga diharapkan dapat berguna bagi peneliti-peneliti
selanjutnya yang akan melakukan penelitian dengan topik yang sama.
1.6 Sistematika Penulisan
Adapun sistematika penulisan pada proposal tugas akhir (TA) ini
antara lain :
1. BAB I Pendahuluan : Pada bab ini berisi latar belakang yang melandasi
penelitian sehingga dilakukan yaitu berupa rumusan masalah, batasan
masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, sistematika penulisan dan
kerangka berpikir.
2. BAB II Tinjauan Umum : Pada bab ini menjelaskan tentang profil perusahaan
tempat penelitian di lakukan dan metode atau tahapan penambangan yang
dilakukan oleh perusahaan.
3
3. BAB III Landasan Teori : Pada bab ini menjelaskan tentang materi - materi atau
pengertian dari judul yang dipilih. Dasar teori yang digunakan oleh penulis
adalah tentang sistem penyaliran tambang, metode penyaliran, tujuan
penyaliran, metode penyaliran, dan fakto - faktor yang mempengaruhi sistem
penyalir tambang.
4. BAB IV Metodologi Dan Hasil Penelitian : Pada bab ini dan hasil penelitian
menjelaskan langkah-langkah dalam proses pengerjaan penelitian, jenis data
yang digunakan, proses pengolahan data, hingga hasil-hasil pengolahan data
penelitian.
5. BAB V Pembahasan : Pada bab ini merupakan penjelasan secara menyeluruh
terkait hasil pengolahan data yang dilakukan dan diselaraskan dengan rumusan
masalah serta tujuan penelitian.
6. BAB VI Penutup : Pada bab ini berisi kesimpulan dan saran untuk keperluan
penerapan maupun pengembangan selanjutnya.
1.7 Kerangka Berpikir
Adapun kerangka berpikir dapat dilihat pada bagan dibawah :
4
Fakta
- PT. Akar Mas Internasional merupakan salah satu perusahaan tambang
Nikel yang menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open
Pit Dan Open Cut.
- Kondisi air limpasan pada tambang blok B, mengalami peluapan air
sehingga masuk ke Front penambangan
Masalah Penelitian
Merancang Settling Pond, dan menghitung kecepatan
pengendapan partikel pada Settling Pond pada Tambang blok
B
Pemecahan Masalah
Pengumpulan data yang berhubungan dengan
penelitian dan wawancara dengan pengawas
lapangan
Data Sekunder Data Primer
1. Profil Perusahaan 1. Debit air limpasan
2. Peta Izin Usaha Pertambangan (IUP) 2. Dimensi Kolam
3. Data curah hujan 10 tahun Pengendapan
5. Data peta Topografi 3.Kecepatan Pengendapan
partikel pada Settling pond
Blok B
Menganalisis Data
Melakukan Analisis Data Dengan
Menggunakan Metode Gumbel, Metode
Mononobe, Metode Rasional, dan Metode
Stokes.
Hasil
-Debit air
- Dimensi settling pond
- Kecepatan Pengendapan partikel
(Settling Pond)
Gambar 1.1 Kerangka Berfikir