SP PSIKOSOSIAL
HARGA DIRI RENDAH SITUASIONAL
PADA NY.R
Disusun Oleh :
Sindy Amalia 2214901076
Kelompok :
5 (Mawar)
PROGRAM STUDI S-1 KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
2021/2022
SP1 PSIKOSOSIAL
HARGA DIRI SITUASIONAL
PADA NY.R
1. Pertemuan ke: 1
Masalah utama: Harga Diri Rendah Situasional
Pertemuan. : Sp 1
Nama klien. : Ny.R
Ruangan : Mawar
Hari/ tanggal. : Selasa-10-01-2023
Kondisi klien: klien mengatakan dengan kondisinya saat ini
mengalami patah tulang kalian merasa mengalami gangguan karena
diri dikarenakan terjadi patah tulang kanan yang membuat perannya
sebagai istri kurang maksimal
Diagnosa Keperawatan: Harga Diri Rendah Situasional
Tujuan : mengidentifikasi aspek positif yang dimiliki, kemampuan
yang dapat digunakan, kegiatan yang sesuai kemampuan, melatih
kegiatan yang dipilih, menyusun jadwal kegiatan
A. Fase Orientasi
Salam Terapeutik
Perawat : Selamat pagi, assalamualaikum. Boleh Saya kenalan
dengan ibu? nama saya Sindy Amalia boleh panggil Saya Sindy
saya mahasiswa Ners Universitas Muhammadiyah Tangerang,
Saya sedang praktik di sini dari pukul 08.00 WIB sampai
dengan pukul 14.00 WIB siang.
Kalau boleh saya tahu nama ibu siapa dan senang dipanggil
dengan sebutan apa?
Pasien : Ny. R saja sus
Evaluasi/ validasi
a. Perasaan klien saat ini
perawat: Bagaimana perasaan ibu hari ini?
Pasien : saya merasa untuk saat ini hanya bisa beraktivitas di tempat
tidur saja Perawat: Bagaimana tidurnya tadi malam? Ada keluhan
tidak?"
Pasien: terkadang bangun karena butuh sesuatu, atau tiba-tiba nyeri
di tangan, jadi membangunkan suami saya juga sus
b. Kondisi klien saat ini
(tampak berdiam, lemas, mengakui dirinya hanya bisa berbaring di
tempat tidur saja, dan tidak bisa melakukan aktivitas apa-apa)
Kontrak, Waktu, dan Tenmpat
a. Topik
Perawat : "Bagaimana kalau kita bercakap-cakap tentang
kemampuan dan kegiatan yang pernah ibu lakukan ? setelah itu
kita akan nilai kegiatan mana yang ibu bisa lakukan."
Pasien: baiklah sus
b. Waktu
Perawat: "ibu minta berapa lama?15 menit, 30 menit, atau
45menit
Pasien: 30 menit saja sus
c. Tempat:
Perawat: dikarenakan ibu saat ini belum Bisa kemana mana,
kita lakukan kegiatan ini di atas tempat tidur saja iya ibu
Pasien: baik sus
B. Fase Kerja
Perawat : ibu ,apa saja kemampuan yang ibu miliki ?
Pasien. : Saya biasanya melakukan kegiatan seperti bersih
bersih rumah sus, tapi sekarang belum bisa
Perawat. : kegiatan ibu selain ibu rumah tangga apalagi?
Pasien. : biasanya saja ikut pengajian, dan ikut mengajar
ngaji anak anak di sekitar rumah, dan memimpin bershalawat
ketika di majlis sus
Perawat. : wah bagus dan mulya sekali ibu. Saya buat
daftarnya ya. Apa pula kegiatan rumah tangga yang biasa Ibu
lakukan ?
Pasien : biasanya nyapu, mencuci piring, mengepel, itu itu
saja
Perawat. : Wah ,bagus sekali,dan dari kegiatan kemampuan
ini ,yang mana yang masih dapat dikerjakan di rumah sakit?
Pasien : Kemungkinan mengaji sus yang saat ini masih
dapat saya lakukan
Perawat. : baiklah coba sekarang kita lakukan mengaji iya
ibu, ibu ingin mengaji di surat apa?
Pasien : Al-mulk sus
Perawat. : baiklah ibu, kebetulan di hp saya terdapat aplikasi
Al-Qur'an, jadi bisa ibu gunakan untuk kegiatan ustad pada saat
ini.
Pasien : baiklah sus
C. Fase Teminasi
1. Evaluasi
a. Subyektif : klien merasa senang diajak beinteraksi
b. Obyektif : klien kooperatif, klien mampu mengutarakan
aspek positif yang ada pada dirinya
2. Rencana tindak lanjut
Melakukan kegiatan sesuai kemampuan
3. pertemuan selanjutnya : Topik, Waktu, dan Tempat
a.Topik:
Perawat: "Besok siang kita latihan lagi kemampuan yang
kedua. Ibu masih ingat kegiatan apa lagi yang mampu
dilakukan di rumah sakit selain mengaji?
Pasien : Bershalawat sus, agar terus ingat kepada Allah
Perawat : Ya benar ibu
b. Tempat
Perawat : "Kalau begitu kita akan latih besok di tempat tidur
ibu saja"
Pasien : baik sus
d. Waktu:
Perawat : untuk besok jam 16.00 sore
Pasien : boleh sus
perawat : iya sudah, sampai bertemu Besok ibu,
wassalamu'alaikum
Pasien : Waalaikumsallam sus
SP2 PSIKOSOSIAL
HARGA DIRI SITUASIONAL
PADA NY.R
Masalah utama: Harga Diri Rendah Situasional
Pertemuan. : Sp 2
Nama klien. : Ny.R
Ruangan : Mawar
Hari/ tanggal. : Rabu-11-01-2023
A. Proses Keperawatan
1. Kondisi klien
DS :
Klien mengatakan malu karena perannya sebagai istri
kurang membuat suaminya senang melihatnya karena
jarang berhias akibat kondisi pasien saat ini
Klien mengatakan dengan melakukan kegiatan mengaji
kemarin cukup dapat membantu meningkatkan
kepercayaan diri karena adanya Kemampuan yang
dapat dilakukan meskipun mengalami patah tulang
tangan kanan
DO :
klien tampak masih terlihat sedikit malu ketika
berinteraksi
klien tampak terkadang menunduk
2. Diagnose keperawatan
Harga diri rendah situasional
3. Tujuan khusus
Klien dapat melatih kemampuan kedua yaitu berhias
dengan menggunakan lipstik dan perfume
Klien dapat memasukan kegiatan berhias kedalam
jadwal kegiatan harian
4. Tindakan keperawatan
Evaluasi jadwal kegiatan harian klien
Latih klien sesuai dengan kemampuan yang kedua yaitu
berhias dengan menggunakan lipstik dan parfum
Anjurkan klien memasukan kegiatan berhias dalam
jadwal harian
Beri pujian pada klien terhadap keberhasilan klien
B. Proses Pelaksanaan
1. Orientasi
a. Salampeutik
"Selamat pagi ibu R apa kabar"
b. Evaluasi / validasi
“ Bagaimana perasaan ibu hari ini? Kegiatan apa saja yang
sudah ibu lakukan?"
c. Kontrak
Topik: "Bagaimana kalau kita bincang-bincang tentang
kemampuan bapak yang ke 2 yaitu berhias dengan
menggunakan lipstik dan parfum tujuanya agar ibu dapat
melakukan kegiatan yang masih bisa dilakukan di RS?"
d.Waktu:
"Bagaimana kalau waktunya 10 menit saja?"
e. Tempat:
"Ibu mau bincang-bincang dimana?, bagaimana kalau disini
saja?"
2. Fase Kerja
" sebelumnya kira-kira apa alat-alat yang dibutuhkan dalam
kegiatan hari ini, apakah ibu ingat?"
iya betul sekali, alat-alat yang kita butuhkan cukup cermin, lipstik
dan perfume iya ibu" orang lain pernah menilai kegiatan yang ibu
lakukan atau tidak? Biasanya komentar mereka apa?
"itu tandanya ibu masih memiliki kelebihan lain yang bisa
dilakukan, contohnya berhias"
bagus ibu, saya harap ibu dapat memasukan kegiatan ini kedaam
jadwal harian ibu"
3. Terminasi
a. Evaluasi subjektif :
"Bagaimana perasaan ibu setelah kita berbincang-bincang dan
latihan berhias?
b. Evaluasi objektif :
“ Klien tampak kooperatif saat melakukan kegiatan berhias”
4. Rencana tindak lanjut
a. Topik
“karena kita sudah menyapu berhias ini besok kita bisa
melakukan evaluasi kembali kegiatan mengaji dan berhias. Dan
sekarang mari kita masukkan kedalam jadwal harian"
b. Tempat
“baiklah ibu untuk kegiatan besok ingin dilakukan dimana”
"Kalau begitu kita akan latih besok di tempat tidur ibu saja"
c. Waktu :
“ untuk waktu nya ingin di jam berapa?”
“ baiklah untuk besok jam 16.00 sore iya ibu”
SP3 PSIKOSOSIAL
HARGA DIRI SITUASIONAL
PADA NY.R
Masalah utama: Harga Diri Rendah Situasional
Pertemuan. : Sp 3
Nama klien. : Ny.R
Ruangan : Mawar
Hari/ tanggal : Kamis-13-01-2023
A. Proses Keperawatan
1. Kondisi klien
DS :
Klien mengatakan bahwa dirinya sudah mulai
meningkat terkait harga diri
Klien mengatakan dengan melakukan kegiatan yang
dimiliki klien merasa hal tersebut dapat meningkatkan
harga diri
DO :
Subyektif. : klien merasa senang diajak beinteraksi
Obyektif : klien kooperatif, klien mampu
mengutarakan aspek positif yang ada pada dirinya
2. Diagnose keperawatan
Harga diri rendah situasional
3. Tujuan khusus
Klien dapat melatih kemampuan yang dimilikinya
dengan mengaji dan berhias
Klien dapat memasukan kegiatan berhias kedalam
jadwal kegiatan harian
4. Tindakan keperawatan
Evaluasi jadwal kegiatan harian klien
Evaluasi kemampuan yang dimiliki oleh pasien yaitu
mengaji dan berhias dengan menggunakan lipstik dan
parfum yang telah dilakukan sebelumnya
Anjurkan klien memasukan kegiatan berhias dalam
jadwal harian
Beri pujian pada klien terhadap keberhasilan klien
B. Proses Pelaksanaan
1. Orientasi
a. Salampeutik
"Selamat pagi siang ibu R apa kabar"
b. Evaluasi / validasi
“ Bagaimana perasaan ibu hari ini? Apakah ibu sudah
melakukan kegiatan yang telah dijadwalkan?"
c. Kontrak
Topik: "sesuai dengan janji kita sebelumnya iya ibu, bahwa kita
akan melakukan evaluasi kegiatan dari Kemampuan yang ibu
miliki dan yang telah ibu lakukan sebelumnya"
d.Waktu:
“Untuk pertemuan kita hari ini, ibu ingin berapa lama?”
"Bagaimana kalau waktunya 20 menit?"
f. Tempat:
"Ibu mau bincang-bincang dimana?, bagaimana kalau disini
saja?"
5. Fase Kerja
"Baiklah ibu, ini jadwal yang kemarin kita buat, apa ibu masih
ingat"
"Kegiatan mana yang terlebih dahulu akan ibu lakukan?"
"Bagaimana kalau sekarang kita mencoba kegiatan mengaji terlebih
dahulu?”
“Nah, mari kita praktikkan lagi untuk kegiatan yang kedua yaitu
berhias ya ibu”
“Wah,, semua kegiatan yang telah ibu lakukan sudah cukup baik,
meskipun kondisi tangan kanan ibu mengalami patah tulang”
“Dan sekarang kita masukkan lagi kedalam jadwal ibu ya
6. Terminasi
a. Evaluasi subyektif
“Bagaimana perasaan ibu setelah mencoba semua kegiatan untuk
meningkatkan harga diri ibu? senang?
b. Evaluasi obyektif
“ Coba ulangi lagi kegiatan apa saja yang bisa ibu lakukan saat
berada di rumah sakit? Yak benar sekali ibu sudah pandai
melakukannya.
c. Rencana tindak lanjut
“ Nah, bagaimana kalau kegiatan tadi ibu lakukan juga secara rutin?
“ Bagaimana kalau kegiatan ini kita masukkan jadwal kegiatan
harian ibu juga?
d. Kontrak
1) Topik : nah, sudah 2 kegiatan yang dialakukan. Bagaimana kalau
kita latih kegiatan selanjutnya”
2) Tempat : ibu mau dimana? Baiklah di atas tempat tidur ibu saja
3) Waktu : besok saya akan menemui ibu jam 11.00