STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN
A. Proses keperawatan
1. Kondisi pasien
a. Data Subjektif :
Tanda mayor : Menyatakan frustasi atau tidak mampu melaksanakan
aktivitas sebelumnya,
Tanda minor : merasa diasingkan, menyatakan keraguasn tentang kinerja
peran, menyatakan kurang control, menyatakan rasa malau, meraskan
tertekan (depresi).
b. Data objektif :
Tanda mayor : bergantung pada orang lain
Tanda minor : tidak berpartisipasi dalam perawatan, persaingan.
2. Diagnosa keperawatan
Ketidakberdayaan
3. Tujuan
Kapasitas adaptif intracranial Meningkat
Dengan Kriteria hasil:
- Mampu melaksanakan aktivitas (meningkat)
- Frustasi (menurun)
- Ketergantungan pada orang lain (menurun)
4. Tindakan : Promosi Harapan ( I.09307)
Intervensi:
- Observasi
• Identifikasi harapan pasien dan keluarga dalam pencapaian hidup
- Terapetik
• Sadarkan bahwa kondisi yang dialami memiliki nilai penting
• Pandu mengingat lagi kenangan yang menyenangkan
• Libatkan pasien secara aktif dalam perawatan
• Kembangkan rencana perawatan yang melibatkan tingkat pencapaian tujuan
sederhana sampai dengan kompleks
• Berikan kesempatan pada pasien dan keluarga terlibat dengan dukungan
kelompok
- Edukasi
• Anjurkan mengungkapkan perasaan terhadap kondisi dengan realistis
• Anjurkan mempertahankan hubungan (mis menyebutkan nama orang yang
kita cintai)
Anjurkan mempertahankan hubungan teurapetik dengan orang lain
Latihan menyusun tujuan yang sesuai dengan harapan
Latihan cara mengembangkan spiritual diri
Latihan cara mengenang dan menikmati masa lalu (mis prestasi, pengalaman)
B. Strategi pelaksanaan tindakan keperawatan
Fase Orientasi
” Bagimana perasaan ibu hari ini? “ ibu masih ingat latihan seperti yang kita
pelajari 2 hari yang lalu?” “baik, hari ini kita akan mempraktekkannya langsung
kepada ibu A.”
“ Berapa lama waktu ibu mempraktekkannya? 20 menit ya?” “baik, mari kita
langsung menuju tempat ibu A berada”
Fase Kerja
“ Selamat pagi bu, bagimana perasaan ibu hari ini?” “ hari ini saya datang lagi
bersama anak ibu. Seperti yang sudah saya katakana sebelumnya, anak ibu A juga
ingin merawat ibu agar ibu A cepat pulih.”
“ Nah bu, sekarang ibu bisa menceritakan ibu saat ini terhadap perkembangan ibu
A”
“ Bagaimana perasaan ibu A setelah berbincang-bincang dengan anak ibu A
tentang perasaan ibu?” bagus sekali bu.
Fase Terminasi
“ bagaimana perasaan ibu setelah percakapan kita ini?”
“ dapatkah ibu jelaskan kembali bagaimana cara mengendalikan perasaan dan
membantunya tadi?” “ bagus sekali ibu dapat menjelaskan dengan baik. Nah
setiap kali ibu kemari lakukan seperti itu. Nanti di rumah juga demikian” “kondisi
ibu A semakin membaik, mulai sekarang ibu sudah bisa melakukan cara merawat
tadi kepada ibu A” “ bagimana bu? Ada yang belum jelas? Karena kondisi ibu A
sudah semakin membaik, jangan lupa besok ibu datang kemari lagi untuk
membahas rencana selanjutnya”
“ dimana kita akan bertemu besok? Di tempat ini saja? “ baik bu?