Anda di halaman 1dari 9

VERBATIM

Pelaku Teknik
No Dialog Respon
Konseling Konseling

1. Konseli Selamat siang pak, apa saya boleh


konsultasi dengan bapak?

Konselor Oh, silahkan! Saya sangat senang Attending Berdiri dari


Anda datang ke sini, mari silakan Acceptance tempat duduk
masuk & berjalan
menuju konseli

2. Konseli Terima kasih Pak, saya Yudha siswa


kelas VIII-G

Konselor Oh, ya Yudha, nampaknya anda ada Acceptance/Ra Konselor


keperluan dengan pak Edi ya? pport bersalaman

3. Konseli Iya pak, apa bapak ada waktu untuk


saya, saya ingin konseling sekarang.

Konselor Tentu bisa, Pak Edi sangat senang Acceptance Konselor


sekali dengan kedatangan anda ke sini, tersenyum
mari silakan, silakan duduk

4. Konseli Terimakasih pak

Konselor Baik, di sini kita bisa lebih santai, Menuju kursi


mari...

5. Konselor Bagaimana kabar Yudha hari ini? Pertanyaan Tersenyum


tertutup

Konseli Alhamdulillah baik pak

6 Konselor Syukurlah kalau begitu, Baiklah, Leading Senyum, ramah


rupanya pak Edi perlu berkenalan dulu kepada konseli
dengan Anda, ada pepatah tidak kenal
tidak sayang.

Konseli Iya pak, terimakasih

7 Konselor Baik, nama bapak Edi Setiawan, bapak Acceptance/att Ramah,


tinggal di Surabaya, dulu SMA. Lalu ending Tenang, kea rah
pak Edi tertarik belajar bimbingan dan konseli
konseling, sehingga melakukan studi
pada program studi S1 Bimbingan dan
Konseling di suatu Universitas di kota
Surabaya.

Konseli Owhh…

8 Konselor Baik nak Yudha, apakah Anda sudah Pertanyaan Memandang


pernah mengikuti konseling? tertutup konseli

Konseli Belum pernah pak? Baru sekarang ini


saya mengikuti

9 Konselor Bagaimana, bila pak Edi menjelaskan Mengarahkan/ Tersenyum


tentang konseling kepada Anda? Leading

Konseli Ya pak saya sangat senang jika Bapak


menjelaskannya untuk saya

10 Konselor Baiklah, Konseling adalah bantuan Structuring


profesional yang diberikan konselor
Pernyataan
(pak Edi) kepada Konseli yaitu Anda,
agar Anda mampu memecahkan professional
masalah/problem yang sedang Anda
hadapi. Pertanyaan
Konseling itu dilandasi oleh asas-asas, terbuka
seperti kerahasiaan, kesukarelaan,
keahlian, kegiatan, kemandirian, dan
masih banyak yang lain. Namun apa
yang saya sebutkan ini merupakan hal
yang sangat penting. Asas kerahasiaan
menjamin semua data-data atau
informasi yang terkait dengan masalah
kamu, selanjutnya pertemuan kita ini
dibatasi oleh waktu. Kita akan
melakukan pertemuan dengan
mempergunakan waktu kurang lebih
30 – 45 menit. Dengan adanya waktu
yang singkat ini, maka kita sebaiknya
benar-benar memanfaatkan waktu
yang ada. Nah, jika pada pertemuan
pertama ini, masalahmu belum
terselesaikan, maka kita adakan
perjanjian untuk mengadakan
pertemuan berikutnya. Bagaimana,
kamu sudah paham?
Konseli Begitu ya pak, wah... setuju pak, Ya
pak saya paham, lengkap sekali
penjelasan bapak dan sekarang saya
mengerti tentang konseling

11 Konselor Ya bapak juga berterimakasih karena


anda telah sudi mendengarkan
penjelasan bapak tentang konseling

Konseli Ya pak sama-sama…

12 Konselor Baiklah, coba anda ceritakan kepada Pertanyaan


bapak apa yang menjadi ganjalan di terbuka
hati anda saat ini?

Konseli Begini pak, saya merasa deg-degan,


takut kalo lihat ada orang yang marah-
marah.

13 Konselor Maksud kamu? Cek persepsi Memandang


konseli

Konseli Jadi begini pak, misalnya di kelas ada


teman yang dimarahi oleh guru gitu,
saya langsung ketakutan, deg-degan gt
pak.

14 Konselor Coba kamu ceritakan pada saya, Pertanyaan


bagaimana itu bisa terjadi, atau sejak terbuka
kapan itu terjadi.

Konseli Begini pak, dulu saya baik-baik saja,


tapi sejak Tante saya sukses dan kaya
ia menjadi sombong dan berkuasa di
keluarga kami, ia mempunyai anak
tunggal dan sangat dimanja. Dan siapa
saja yang membuat anaknya menangis
pasti dimarahi habis-habisan.

Dan saya selalu kena sasarannya pak,


karena saya yang paling tua, pernah
suatu ketika kami bermain tiba-tiba
sepupu saya bertengkar dengan
saudara yang lain, dan saya dimarahi
habis-habisan. Ini terjadi sering sekali
pak. Jadi sejak itu saya kalo ada orang
marah-marah pasti gemetar dan
ketakutan.

15 Konselor Ya... bapak memahami perasaan mu, Refleksi


nampaknya kamu sangat terganggu perasaan
sekali dengan keadaan ini.

Konseli Banget pak…

16 Konselor Baiklah kalau begitu, jadi kamu Paraphrase Serius, ramah


sekarang sedang mengalami trauma
Identifikasi
akibat Tante kamu yang sering
memarahi mu, bagaimana menurut masalah
mu?
Meringkas

Konseli Ya begitulah pak

17 Konselor Anda sudah menyadari dan merasakan Cek persepsi Duduk santai,
bahwa Anda saat ini mengalami senyum,
Mengarahkan
masalah trauma.

Konseli Ya pak dan saya ingin sekali


menyelesaikan masalah ini

18 Konselor Bagus, ini sebuah kemajuan yang Leading Badan agak


sangat saya ninginkan. Oleh karena condok ke
Merumuskan
itu, saat ini sangat tepat bila kita konseli
tujuan
mendiskusikan tujuan yang ingin kita
capai dalam konseling ini

Konseli Ya pak saya setuju…

19 Konselor Baik, tujuan konseling kita ini adalah Merumuskan Gerakan


untuk meningkatkan kemampuan tujuan nonverbal
Anda dalam mereduksi (menurunkan) konselor
intensitas ketegangan yang Anda
rasakan. Maksud pak Edi adalah hasil
konseling ini berupa Anda mampu
menurunkan ketegangan akibat trauma
yang anda rasakan.

Konseli Begitu ya pak, lalu saya harus


bagaimana pak?

20 Konselor Ya sabar, Kita sudah berdiskusi Leading Serius, santai,


tentang tujuan konseling, sebagai dan ramah
Pemilihan
harapan yang harus diwujudkan.
teknik/strategi
Untuk bisa mewujudkan harapan
konseling
tersebut, diperlukan teknik atau cara
yang mudah Anda lakukan. Pak Edi
ingin memilih beberapa teknik atau
cara yang harus Anda pelajari bersama
pak Edi. Teknik yang pertama pak Edi
pilih adalah teknik relaksasi. Agar
ketegangan yang kamu rasakan dapat
direduksi sehingga kamu bisa lebih
santai dan rileks. Dan kemudian kita
akan menggunakan teknik yang kedua
yaitu disentisasi sistematik yaitu
teknik dimana kamu akan
membayangkan keadaan/kondisi yang
membuat kamu trauma, mulai dari
yang kamu anggap terendah, sedang,
sampai keadaan yang paling tinggi
intensitasnya. Jadi kamu juga harus
menyadari bahwa tidak ada kehidupan
tanpa masalah, sehingga manusia
harus berikhtiar untuk mencari
solusinya

Konseli Baik pak Edi, saya setuju dan tertarik


untuk mempelajari kedua teknik yang
bapak jelaskan tersebut.

21 Konselor Ok, sekarang silahkan Anda Leading Senyum


memulainya.

Rilekskan tubuh anda, ambil posisi


duduk yang nyaman, kemudian tarik
napas perlahan dari hidung dan
keluarkan perlahan melalui mulut,
lanjutkan hingga kamu benar-benar
merasa nyaman dan rileks.

Konseli Hmmmmm… huuuuhh… saya sudah


merasa rileks pak.

22 Konselor Baik, sekarang mari kita lakukan Leading Santai


teknik yang kedua, pejamkan mata
anda dan tetap melakukan relaksasi.

Sekarang saya akan menyebutkan


keadaan/situasi yang teringan, sedang,
hingga yang terberat. Jika anda
membayangkanya dan anda merasa
tidak sanggup/tidak kuat angkat tangan
anda. Mengerti?

Konseli Ya pak saya mengerti.

23 Konselor Ok, bagus sekali mari kita mulai. Leading Santai

Tetap rileks, bayangkan anda sedang


bermain dengan saudara/sepupu anda
di ruang keluarga dan tante anda ada di
ruangan itu juga.

Konseli (tetap dalam posisi tenang)

24 Konselor Kemudian sepupu anda (anaknya


tante) bertengkar dengan saudara yang
lain dan menangis.

Konseli (masih tenang)

25 Konselor Lalu tante menghampiri kalian.

Konseli (mimic wajah berubah, berusaha tetap


tenang)

26 Konselor Sekarang tante anda mulai berbicara


dengan suara yang keras dan dan
bayangkan raut wajahnya.

Konseli (terlihat tegang dan gemetar)

Pak saya ngeri membayangkannya.

27 Konselor Ok, sekarang buka mata mu, rileks


tarik napas dari hidung perlahan dan
keluarkan dari mulut, hingga anda
benar-benar rileks dan tenang

Konseli Huuuuhh… sudah pak

28 Konselor Apa yang anda rasakan? Pertanyaan


terbuka
Konseli Saya ngeri pak, awalnya biasa saja tapi
ketika saya mulai membayangkan
tante saya berbicara dan
membayangkan wajahnya, saya ngeri
pak.
29 Konselor Ok, kita sudah pada tahap sedang, dan Menjelaskan
anda sudah merasa tidak sanggup, kita
harus melakukan ini lagi ketika anda
sudah siap dan melewati tahap akhir
yaitu tahap yang terberat, bagaimana?
Konseli Iya pak, jadi ini harus dilatih lagi pak?
30 Konselor Tentu kita akan mempraktikannya lagi
Konseli Baik pak
30 Konselor Bagaimana keadaan mu sekarang?
Konseli Saya sedikit lebih baik pak karena
sudah menceritakan apa yang saya
rasakan, kapan saya bisa datang lagi
pak?
31 Konselor Baguslah kalau begitu, saya selalu ada
di ruangan ini, kapan saja jika kamu
tidak sedang ada KBM, bagaimana?
Konseli Baik pak, terimakasih saya permisi
dulu sepertinya sudah masuk jam
pelajaran.
Konselor Iya Yudha, saya senang kamu sudah Mengakhiri
mau berbagi dengan saya, dan saya proses
menunggu kedatanganmu selanjutnya. konseling
Konseli Baik pak saya permimi dulu, selamat
siang?
Konselor Selamat siang.
… … … … …
1 Konseli Pagi pak?
Konselor Selamat pagi, eh Yudha, silakan
2 Konseli Iya pak, saya mau melanjutkan yang
kemarin.
Konselor Baik, bagaimana keadaanmu hari ini?
3 Konseli Baik pak.
Konselor Syukurlah kalau begitu, baik sebelum Mengevaluasi
kita melanjutkan teknik konseling konseling
kemarin, saya ingin mengingatkan sebelumnya
kembali bahwasanya masalah yang
kamu hadapi adalah trauma dari
pengalaman kamu terhadap orang
yang memarahi kamu, dan untuk itu
dalam konseling kita menggunakan
dua strategi/teknik yaitu relaksasi dan
disentisasi sistematik, kamu masih
ingat langkah-langkahnya?
4 Konseli Iya pak saya masih ingat
Konselor Good, ok kita mulai tekniknya,
sekarang rileks dan ambil napas
dalam-dalam. Pejamkan mata anda,
sekarang bayangkan seseorang yang
sedang memarahi anaknya dengan
suara pelan karena tidak mau belajar.
5 Konseli (tenang dan santai)
Konselor Sekarang seseorang yang sedang
memarahi anaknya dengan suara yang
keras.
6 Konseli (mimic wajah berubah)
Konselor Dan sekarang anda berada dalam Leading,
sebuah ruang keluarga di sana ada mengarahkan
semua anggota keluarga termasuk
tante kamu. Kamu sedang bermain
dengan saudara-saudara kamu, tiba-
tiba saudara kamu bertengkar dan
(anaknya tante) menangis. Kemudian
anda yang disalahkan, tante marah
sekali kepada anda.
7 Konseli (tegang, gemetar, dan mengangkat
tangan) saya tidak sanggup pak.
Konselor Ok, sekarang buka mata anda, rileks,
tarik napas dari hidung dan keluarkan
perlahan dari mulut. Bagaimana
perasaanmu?
8 Konseli Deg-degan pak, tapi sudah lebih baik.
Konselor Ok, rileks saja ini butuh proses
9 Konseli Tapi tidak seperti kemarin pak, saya
sekarang tidak begitu ketakutan
Konselor Bagus sekali, ini suatu kemajuan. Penguatan,
reward
Bagaimana, kita lanjutkan?
10 Konseli Saya siap pak.
… … [melanjutkan teknik dari awal hingga … …
menuju kondisi/keadaan yang
dianggap paling menakutkan]
11 Konselor Sekarang bayangkan wajah seseorang
yang sedang marah sekali, bahkan
akan memukul. Bayangkan raut
wajahnya, tatapan matanya, dan
suaranya yang sangat keras.
Konseli (gemetar dan mengangkat tangannya)
12 Konselor Ok, buka matamu, rileks dan Memimpin
tenangkan dirimu.
Konseli Huuuuhh… ngeri pak
13 Konselor Kamu sudah berusaha, tinggal satu Penguatan
langkah lagi, semua butuh perjuangan
dan kamu sudah melakukannya, ini
suatu kemajuan yang cukup bagus.
Konseli Baik pak mari kita lanjutkan lagi saya
sudah siap.
14 Konselor Baik, mari kita mulai lagi
… … [dari kondisi yang dianggap ringan, … …
sedang, konseli sudah bisa bersikap
tenang, dan sekarang menuju ke
kondisi yang dianggap terberat]
15 Konselor Bayangkan wajah seseorang yang
sedang marah sekali, bahkan akan
memukul. Bayangkan raut wajahnya,
tatapan matanya, dan suaranya yang
sangat keras.
Konseli (sudah dapat bersikap tenang)
16 Konselor Bagaimana? Apakah kamu sudah bisa
melewatinya?
Konseli Sudah pak
17 Konselor Sekarang buka matamu, rileks tarik
napas dalam-dalam keluarkan
perlahan.
Konseli Huuuuhh… saya sudah lebih baik pak
18 Konselor Bagus, kamu berhasil melewatinya, Reward
selamat !
Konseli Terimakasih pak, saya senang sekali
19 Konselor Sama-sama, jadi kamu harus tetap
semangat dan jangan cemas/takut lagi
kalau melihat seseorang yang
dimarahi/jika tante kamu memarahimu
Konseli Iya pak.
20 Konselor Bagaimana apakah masih ada yang
ingin kamu bicarakan lagi ?
Konseli Sepertinya tidak pak, tapi jika ada
sesuatu saya boleh kan menemui
bapak ?
21 Konselor Oh, tentu saya akan sangat senang
sekali jika kamu mau berbagi dengan
saya
Konseli Kalau begitu saya permisi dulu pak,
selamat pagi
22 Konselor Selamat pagi.

Anda mungkin juga menyukai