RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
FIS UNIVERSITAS NEGERI MALANG
SEMESTER GENAP 2022-2023
A. Identitas Matakuliah
1. Nama Matakuliah : Pendidikan Lingkungan
2. Kode Matakuliah : PPKN6050
3. SKS/JS : 2/2
4. Nama Dosen Pengampu : Desinta Dwi Rapita, S.Pd.,SH.,MH
B. Standar CPL
Menganalisis konsep tentang hukum dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
tahun 1945 serta penerapannya secara kreatif, kritis, dan analogis untuk membentuk warga
negara yang memiliki kesadaran hukum serta mampu merancang dan menerapkan pembelajaran
hukum yang menarik dan bermakna.
C. CPMK
1. Mahasiswa mampu memahami teori dan konsep dasar Pendidikan Lingkungan Hidup
2. Mahasiswa mampu menganalisis praktik pendidikan lingkungan hidup di sekolah.
3. Mahasiswa mampu menghargai kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup.
D. Pokok-Pokok Materi Perkuliahan
1. Definisi pendidikan lingkungan hidup, visi dan misi, tujuan, sasaran, ruang lingkup
kebijakan, dan landasan kebijakan pendidikan lingkungan hidup
2. Pengertian lingkungan dan kedudukan manusia dalam sistem lingkungan
3. Alasan mempelajari pendidikan lingkungan, masalah lingkungan, masalah sumber daya
alam
4. Ekologi sebagai dasar pendidikan lingkungan, konsep dasar ekologi, lingkungan sebagai
kesatuan ekologik
5. Perkembangan pendidikan lingkungan hidup di tingkat internasional
6. Perkembangan pendidikan lingkungan hidup di tingkat ASEAN
7. Perkembangan pendidikan lingkungan hidup di Indonesia
8. Strategi pelaksanaan pendidikan lingkungan hidup
9. Konsep AMDAL dan Langkah-langkah AMDAL
10. Kesehatan lingkungan
11. Ruang lingkup etika lingkungan dan sumber-sumber etika lingkungan
12. Paradigma etika lingkungan dan prinsip etika lingkungan
13. Konsep pembangunan berwawasan lingkungan dan pembangunan sumber daya alam dan
sumber daya manusia
E. Rambu-Rambu Pelaksanaan Proses Perkuliahan
1. Mahasiswa wajib datang tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati dengan
dosen
2. Mahasiswa wajib mengisi presensi (di SIPEJAR dan/atau manual)
3. Mahasiswa yang berhalangan hadir dalam perkuliahan (offline/online) wajib membuat surat
ijin/ pemberitahuan atau menghubungi penanggungjawab kelas.
4. Mahasiswa wajib cek sipejar untuk mengikuti kegiatan perkuliahan baik offline maupun
online.
5. Kelas dibagi menjadi 5 (lima) kelompok dan mengerjakan tugas membuat paper sesuai
dengan tema sebagai berikut:
a. Kelompok 1: Perkembangan pendidikan lingkungan hidup di Indonesia
b. Kelompok 2: Pendidikan lingkungan hidup di sekolah
c. Kelompok 3: Permasalahan pendidikan lingkungan hidup di sekolah
d. Kelompok 4: Permasalahan pendidikan lingkungan hidup di kampus
e. Kelompok 5: Permasalahan pendidikan lingkungan hidup di masyarakat
6. Ketentuan Makalah/Paper:
a. Sistematika makalah/paper: harus ada cover (ikuti PPKI UM), Isi (Makasimal 10
halaman), Daftar Rujukan.
b. Membahas materi sesuai tema yg telah ditentukan. Bisa juga ditambahkan contoh
kasus kemudian dianalisis.
c. Semua kelompok mengumpulkan/mengunggah makalah di SIPEJAR pada minggu ke 5
perkuliahan.
d. Makalah/paper dipresentasikan/ didiskusikan pada pertemuan ke 6 dimulai dari
kelompok 1. Kemudian minggu berikutnya dilanjutkan dengan kelompok lainnya sesuai
urutan kelompok.
7. Ketentuan proyek
a. Mahasiswa mengidentifikasi permasalahan lingkungan di sekitar
b. Mahasiswa menentukan permasalahan yang akan dianalisis
c. Mahasiswa mengumpulkan data atau informasi berhubungan dengan masalah tersebut
d. Mahasiswa menyusun sejumlah alternatif pemecahan masalah sesuai dengan data yang
didapatkan. Pemecahan masalah tersebut bisa berupa program pembinaan/pendidikan
untuk kelestarian dan keseimbangan lingkungan hidup.
e. Mahasiswa menentukan satu alternatif pemecahan masalah yang telah dipilih
(menentukan jenis program), kemudian menyusun essai/karya ilmiah singkat sesuai
dengan program yang telah dipilih.
f. Essai/ karya ilmiah di unggah di SIPEJAR sebagai tugas akhir.
8. Mahasiswa wajib mengerjakan tugas proyek, mengikuti UTS, UAS, dan aktif dalam
kegiatan diskusi.
9. Ketentuan lain yang tidak dituliskan dalam rambu-rambu pelaksanaan perkuliahan ini akan
disepakati berikutnya dengan dosen pengampu matakuliah.
F. Pelaksanaan Asesmen
Komponen penilaian dalam perkuliahan ini antara lain:
Proyek : 30%
Partisipasi/Tugas : 25%
UTS : 15%
UAS : 30%
Total nilai : 100%
G. Kepustakaan
1. A. G. Tyler Miller, JR. 2001. Environmental Science, Working with The Earth. 8th Edition.
USA: Brooks/Cole Thomson Learning.
2. Gudorf, C & Huchingson, J.E. 2010. Boundaries: a Casebook in Environmental Ethics.
Washington: Georgetown University Press.
3. Keraf, A. Sonny. 2005. Etika Lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
4. Keraf, A. Sony. 2004. Bencana dan Krisis Lingkungan Global. Bogor: Materi TOT PKLH
Dikdasmen di Sawangan.
5. Lubis, Zulkifli B. 2005. Menumbuhkan (Kembali) Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan
Sumberdaya Alam di Tapanuli Selatan. Jurnal “Antropologi Indonesia”. Departemen
Antropologi Fisipol Universitas Indonesia Jakarta. Volume 29 No. 3 Tahun 2005.
6. Megantara, Erri Noviar, dkk. 2001. Pengelolaan Lingkungan Hidup. Modul Kerjasama
Bappedal Prov. Jabar dengan Unpad.
7. Mulyanto. 2007. Ilmu Lingkungan. Yogyakarta : Graha Ilmu
8. Murdiyarso, Daniel. 2003. CDM: Mekanisme Pembangunan Bersih. Jakarta. Penerbit Buku
Kompas. 11
9. Redaksi Buletin Tata Ruang. 2008. “Kampung Naga: Masyarakat Adat Yang Menjaga
Pelestarian Lingkungan”. Buletin Tata Ruang. November-Desember
10. Rolston, H. 2003. “Environmental Ethics”. Dalam Bunnin, N & Tsui-James, E.P. (Eds).
The Blackwell Companion to Philosophy. Oxford: Blackwell Publishing.
11. Salim, Emil. 1987. Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Mutiara.
12. Santosa, Kukuh. 2006. Pengantar Ilmu Lingkungan. Semarang. Unnes Press.
13. Setyowati DL, Qomarudin, Hendro AW, Dany M. 2013. Kearifan Lokal dalam Menjaga
Lingkungan Perairan, Kepulauan, Pegunungan. Semarang: CV. Sanggar Krida Aditama
14. Soemarwoto, Otto. 1994. Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Penerbit
Djambatan.
15. Soemarwoto, Otto. 2004. Atur Diri sendiri, Paradigma Baru Pengelolaan Lingkungan
Hidup. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
16. Soerjani, M. 2009. Pendidikan Lingkungan, Sebagai Dasar Kearifan Sikap Bagi
Kelangsungan Kehidupan Menuju Pembangunan Berkelanjuttan. Jakarta: Yayasan Institut
Pendidikan dan Pengembangan Lingkungan.
17. Sutrisno, Djoko (Ed). 2005. Pendidikan Lingkungan Hidup. Buku Pegangan Guru SD
Kerjasama Bappedal Prov. Jateng dengan FMIPA UNNES.
18. Wahyono, Sri. 2004. Teknologi Tepat Guna Pengolahan Limbah Padat. Materi TOT PKLH
Dikdasmen di Sawangan Bogor. Jakarta: Proyek PKLH Depdiknas.
19. Watt, Kenneth EF. 1973. Principles of Environmental Science. Mcraw-Hill Book
Company. New York.
20. Wuryadi. 1984. Lingkungan Sebagai Suatu Sistem Ekologi. FMIPA-IKIP Yogakarya
H. Rencana Perkuliahan Semester
Pengalaman Belajar
Perte- Kode Sub Deskripsi Isi/ Sumber Penilaian
Online
muan CPMK CPMK Materi Offline Belajar/Media
Sinkron Asinkron
1 - - Orientasi mata 1. Mahasiswa Mahasiswa 1. File RPS yang -
kuliah, kontrak mengidentifikasi memahami isi RPS terdapat dalam
perkuliahan, referensi-referensi yang telah diunduh. Sipejar
dan yang dapat 2. Referensi terkait
penjelasan digunakan terkait dengan
RPS materi perkuliahan pendidikan
selama 1 satu lingkungan
semester hidup
3. PPT tentang
Orientasi Mata
Kuliah
1 1a - Definisi 1. Mahasiswa 1. Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
pendidikan mendiskusikan mempelajari isi konsep dasar Keterampilan
lingkungan konsep dasar tautan. pendidikan
hidup pendidikan 2. Mahasiswa lingkungan
- Visi dan misi, lingkungan hidup. dengan hidup.
tujuan, sasaran, 2. Mahasiswa bersama dibimbingdosen 2. G. Tyler
ruang lingkup dengan dosen berdiskusi pada Miller, 2001.
kebijakan, dan membuat fitur chat dalam 3. Sutrisno, 2005
landasan kesimpulan atas Sipejar.
kebijakan konsep dasar 3. Mahasiswa
pendidikan pendidikan membagi kelas
lingkungan lingkungan hidup. menjadi lima
hidup kelompok.
4. Mahasiswa
membuat
makalah
kelompok sesuai
dengan topik.
4
2 1 1a - Pengertian 1. Mahasiswa 1. Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
lingkungan mengidentifikasi mencari konsep dasar Keterampilan
- Kedudukan kedudukan manusia referensi terkait pendidikan Penugasan
manusia dalam dalam sistem topik diskusi lingkungan
sistem lingkungan. yang hidup
lingkungan 2. Mahasiswa ditayangkan 2. G. Tyler Miller,
bersama dengan pada Sipejar. 2001
dosen membuat 2. Mahasiswa 3. Sutrisno, 2005
kesimpulan dari dengan 4. Soerjani, 2009
materi perkuliahan dibimbing
dosen
berdiskusi pada
fitur chat
dalam Sipejar.
1 1b - Alasan 1. Mahasiswa 1. Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
mempelajari mengidentifikasi mencari artikel masalah Keterampilan
pendidikan masalah lingkungan sejenis contoh. lingkungan Penugasan
lingkungan dan masalah sumber 2. Mahasiswa hidup
- Masalah daya alam. berdiskusi pada 2. Permasalahan
lingkungan 2. Mahasiswa fitur forum Lingkungan
- Masalah menyampaikan hasil dalam Sipejar. Hidup dan
sumber daya identifikasi dalam Penegakan
alam forum diskusi kelas. Hukum
3. Mahasiswa bersama Lingkungan Di
dengan dosen Indonesia
membuat kesimpulan (https://jurnal.u
dari materi n
perkuliahan. igal.ac.id/index
.
php/galuhjustis
i/
article/downloa
d
/93/85)
5
5. Keraf,
2004
3 1 1c - Ekologi 1. Mahasiswa Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
sebagai dasar mengidentifikasi menjawab ekologi Keterampilan
pendidikan konsep dasar pertanyaan- 2. Soemarwoto, Penugasan
lingkungan ekologi dan pertanyaan yang 1994
lingkungan sebagai diajukan dalam 3. Santoso, 2006
- Konsep dasar kesatuan ekologik. lembar kerja. 4. Wuryadi, 1984
ekologi 2. Mahasiswa
- Lingkungan menyampaikan
sebagai hasil identifikasi
kesatuan dalam forum diskusi
ekologik kelas.
3. Mahasiswa
bersama dengan
dosen membuat
kesimpulan dari
materi perkuliahan.
4 2 2a - Perkembangan 1. Mahasiswa Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
pendidikan menyusun menjawab perkembangan Keterampilan
lingkungan perkembangan pertanyaan- Pendidikan Penugasan
hidup di pendidikan pertanyaan yang lingkungan
tingkat lingkungan hidup di diajukan dalam hidup
internasional tingkat lembar kerja 2. A. G Tyler,
internasional 2001
berbasis timeline. 3. Santosa, 2006
2. Mahasiswa
menyampaikan
hasil karya yang
telah dibuat.
3. Mahasiswa
bersama dengan
dosen membuat
6
kesimpulan dari
materi perkuliahan.
5 2 2a - Perkembangan 1. Mahasiswa Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
pendidikan menyusun menjawab perkembangan Keterampilan
lingkungan perkembangan pertanyaan- Pendidikan Penugasan
hidup di pendidikan pertanyaan yang lingkungan
tingkat ASEAN lingkungan hidup diajukan dalam hidup
di tingkat lembar kerja. 2. A. G Tyler,
internasional 2001
berbasis timeline. 3. Santosa, 2006
2. Mahasiswa
menyampaikan
hasil karya yang
telah dibuat.
3. Mahasiswa
bersama dengan
dosen membuat
kesimpulan dari
materi perkuliahan.
6 2 2a - Perkembangan 1. Mahasiswa Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
pendidikan berinteraksi dalam membuat laporan perkembangan Keterampilan
lingkungan diskusi kelompok hasil diskusi. Pendidikan Makalah
hidup di (presentasi, tanya lingkungan Lembar
Indonesia jawab, dan saling hidup pengamatan
menanggapi) 2. A. G Tyler, diskusi.
2. Mahasiswa 2001
bersama dengan 3. Santosa, 2006
dosen
menyimpulkan
hasil kegiatan
pembelajaran.
7
7 2 2b Pendidikan 1. Mahasiswa 1. Mahasiswa 3. PPT tentang Keaktifan
lingkungan berinteraksi dalam membuat strategi Keterampilan
hidup di sekolah diskusi kelompok laporan hasil pelaksanaan Makalah
(presentasi, tanya diskusi. pendidikan Lembar
jawab, dan saling 2. Mahasiswa lingkungan pengamatan
menanggapi) mempelajari hidup diskusi.
2. Mahasiswa materi Strategi 4. Soerjani, 2009
bersama dengan pelaksanaan 5. Sutrisno, 2005
dosen pendidikan
menyimpulkan lingkungan
hasil kegiatan hidup
pembelajaran.
8 1, 2 1a, - Ujian Tengah 1. Mahasiswa 1. Naskah soal Tes tertulis
1b, Semester mengerjakan soal
1c, 2a (UTS) UTS
9 3 3a Permasalahan 2. Mahasiswa 1. Mahasiswa 2. PPT tentang Keaktifan
pendidikan berinteraksi dalam membuat AMDAL Keterampilan
lingkungan diskusi kelompok laporan hasil 3. Soemarwoto, Makalah
hidup di (presentasi, tanya diskusi 2004 Lembar
sekolah jawab, dan saling 2. Mahasiswa 4. Soerjani, 2009 pengamatan
menanggapi) mempelajari 5. Wahyono, diskusi.
3. Mahasiswa bersama materi 2004
dengan dosen Konsep
menyimpulkan AMDAL dan
hasil kegiatan Langkah-
pembelajaran. langkah
AMDAL.
10 3 3a Permasalahan 1. Mahasiswa 1. Mahasiswa 3. PPT tentang Keaktifan
pendidikan berinteraksi dalam membuat Kesehatan Keterampilan
lingkungan diskusi kelompok laporan hasil Lingkungan Makalah
hidup di (presentasi, tanya diskusi. 4. Setyowati, Lembar
kampus jawab, dan saling 2. Mahasiswa 2013 pengamatan
menanggapi) mempelajari 5. Megantara diskusi.
2. Mahasiswa bersama materi tentang , 2001
8
dengan dosen Kesehatan 6. Soerjani,
menyimpulkan lingkungan 2009
hasil kegiatan 7. Wahyono,
pembelajaran. 2004
11 3 3b Permasalahan 1. Mahasiswa 1. Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
pendidikan berinteraksi dalam membuat Etika Keterampilan
lingkungan diskusi kelompok laporan hasil Lingkungan Makalah
hidup di (presentasi, tanya diskusi. 2. Gudorf, 2010 Lembar
masyarakat jawab, dan saling 2. Mahasiswa 3. Keraf, 2005 pengamatan
menanggapi) mempelajari 4. Rolston, 2003 diskusi.
2. Mahasiswa bersama materi tentang
dengan dosen Ruang lingkup
menyimpulkan etika lingkungan
hasil kegiatan dan Sumber-
pembelajaran. sumber etika
lingkungan
12 3 3b - Paradigma 1. Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
etika berinteraksi dalam Etika Keterampilan
lingkungan diskusi membahas Lingkungan Makalah
- Prinsip etika materi 2. Gudorf, 2010 Lembar
lingkungan 2. Mahasiswa bersama 3. Keraf, 2005 pengamatan
dengan dosen 4. Rolston, 2003 diskusi.
menyimpulkan 5. Watt, 1973
hasil kegiatan
pembelajaran.
15 3 3c - Konsep 1. Mahasiswa 1. PPT tentang Keaktifan
pembangunan berinteraksi dalam Pembangunan Keterampilan
berwawasan diskusi membahas Berwawasan Makalah
lingkungan materi Lingkungan Lembar
- Pembangunan 2. Mahasiswa bersama 2. Lubis, 2005 pengamatan
sumber daya dengan dosen 3. Murdiyarso, diskusi.
alam dan menyimpulkan hasil 2003
sumber daya kegiatan 4. Soemarwoto,
manusia pembelajaran. 2004
9
16 2, 3 2b, - Ujian Akhir Mahasiswa menyusun Mahasiswa Petunjuk pembuatan Essai
3a, Semester dan menyajikan essai mengunggah essai essai.
3b, 3c (UAS) tentang permasalahan di Sipejar
lingkungan hidup di
sekitar mahasiswa dan
solusi inovatif yang
dapat diajukan.
10