100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
4K tayangan12 halaman

Modul Kemuh 7a Putri

Modul ini membahas tentang kepribadian KH Ahmad Dahlan, pendiri organisasi Muhammadiyah. Modul menjelaskan bahwa KH Ahmad Dahlan lahir dari keluarga santun dan cerdas, serta memiliki kepribadian yang mencintai ilmu pengetahuan, berjiwa sosial, dan giat berdakwah menganjurkan kebajikan serta mencegah kemungkaran sesuai ajaran agama.

Diunggah oleh

Dadang Rosianzah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
4K tayangan12 halaman

Modul Kemuh 7a Putri

Modul ini membahas tentang kepribadian KH Ahmad Dahlan, pendiri organisasi Muhammadiyah. Modul menjelaskan bahwa KH Ahmad Dahlan lahir dari keluarga santun dan cerdas, serta memiliki kepribadian yang mencintai ilmu pengetahuan, berjiwa sosial, dan giat berdakwah menganjurkan kebajikan serta mencegah kemungkaran sesuai ajaran agama.

Diunggah oleh

Dadang Rosianzah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR PAI KEMUHAMMADIYAHAN

SEJARAH HIDUP DAN KEPRIBADIAN


K.H AHMAD DAHLAN

A. INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Institusi : SMP Muhammadiyah 6 Surakarta
Mata pelajaran : PAI (Kemuhammadiyahan)
Kelas/Semester : VII/ Gasal
Jumlah Siswa : 15 (7A)
Fase :D
Elemen : Akhlak bernegara
Alokasi Waktu : 2x40 Menit
Nama Guru Mapel : Dadang Rosianzah
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
• Peserta didik menuliskan biografi dan kepribadian K.H Ahmad Dahlan.
C. INDIKATOR PENCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
• Menuliskan secara lengkap sejarah hidup tokoh pendiri Muhammadiyah.
D. KONSEP UTAMA
• Peserta didik menuliskan biografi dan kepribadian K.H Ahmad Dahlan.
E. KOMPETENSI PRASYARAT
• Perguruan Muhammadiyah.
• Sejarah atau biografi K.H Ahmad Dahlan.
F. KATA KUNCI
a. Kepribadian
b. K.H Ahmad Dahlan.
c. Pendiri Muhammadiyah.
d. Sejarah Muhammadiyah.
G. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Berakhlak mulia Akhlak bernegara Menganalisis peran hak dan kewajiban sebagai
warga negara, memahami perlunya
mengutamakan kepentingan umum di atas
kepentingan pribadi sebagai wujud dan keimanan
kepada Tuhan YME.
Bernalar kritis Refleksi dan Menalar dengan berbagai argument dalam
mengevaluasi mengambil simpulan atau keputusan.
pemikirannya
sendiri.
Kreatif Menghasilkan Menghubungkan gagasan yang ia miliki dengan
gagasan orisinal informasi atau gagasan baru untuk menghasilkan
kombinasi gagasan baru dan imajinatif untuk
mengekspresikan pikiran atau perasaannya.

H. SARANA DAN PRASARANA


Sarana : LCD, Power point, HP, Laptop, dan video.
Prasarana : Buku ajar, kertas marka
I. TARGET PESERTA DIDIK
• Siswa siswi regular (non-CIBI)
J. KETERSEDIAAN MATERI/TOPIK INTI
• Sejarah hidup tokoh pendiri Muhammadiyah.
K. MODEL PEMBELAJARAN
• Luring atau tatap muka dengan menggunakan metode pembelajaran yaitu :
L. ASESMEN
a. Asesmen Pengetahuan

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

FASE D

Peserta didik mampu menyimak dengan baik, serta mampu melibatkan diri secara aktif dalam menggali
pengetahuan seputar kepribadian K.H Ahmad Dahlan. Serta mampu menuliskan kembali dalam bentuk
konsep map mengenai kepribadian K.H Ahmad Dahlan.

Waktu Asesmen 09.00-09.40 Durasi Asesmen 40 menit

Materi yang akan Kisi-kisi Pertanyaan Jawaban


diujikan
Kepribadian K.H Peserta didik Sebutkan 3 kepribadian K.H 1. Mencintai ilmu
pengetahuan.
Ahmad Dahlan mampu Ahmad Dahlan! 2. Suka berderma dan
menyebutkan 3 menolong sesama.
3. Suka berdakwah amar
kepribadian K.H
ma’ruf nahi munkar.
Ahmad Dahlan.
Skor penilaian : Satu sampai empat
SKOR RUBRIK PENILAIAN
1 • Menyebutkan 1 atau tidak sama sekali dari 3 sifat
(Kurang) kepribadian K.H Ahmad Dahlan.
• Kurang baik dalam penulisan.
2 • Menyebutkan 1 dari 3 sifat kepribadian K.H Ahmad
(Sedang) Dahlan.
• Baik dalam penulisan
3 (Baik) • Menyebutkan 2 dari 3 sifat kepribadian K.H Ahmad
Dahlan.
• Baik atau kurang dalam penulisan.
4 (Amat • Mampu menyebutkan 3 sifat kepribadian K.H Ahmad
baik) Dahlan dengan lengkap.
• Baik atau kurang dalam penulisan.
SOAL LATIHAN
NO Pertanyaan Kunci Jawaban
1. Apa nama asli dari K.H Ahmad Dahlan? • Muhammad Darwisy
2. Tuliskan secara singkat sejarah hidup • Muhammad Darwisy lahir dari
K.H Ahmad Dahlan! (minimal 3 baris) pasangan K.H Abu Bakar dan Siti
Aminah. Beliau merupakan anak
keempat dari tujuh orang
bersaudara. K.H Ahmad Dahlan
kecil tergolong sebagai anak yang
cerdas, santun, dan menjadi teladan
bagi teman-teman seusianya.
Beliau memiliki istri bernama Siti
Walidah yang dikenal dengan nama
Nyai Ahmad Dahlan. K.H Ahmad
Dahlan dan Nyai Ahmad Dahlan
memiliki status sebagai sauadara
(sepupu). Pernikahan dengan Nyai
Ahmad Dahlan dikaruniai 6 anak.
K.H Ahmad Dahlan wafat pada
tahun 1923 sedangkan Nyai Ahmad
Dahlan wafat pada tahun 1946.
3. Tulislah 3 Kepribadian K.H Ahmad • 3 kepribadian K.H Ahmad Dahlan
Dahlan yang dapat dijadikan teladan antara lain ; Mencintai ilmu
bagi kita! pengeahuan, Berjiawa sosial (suka
menolong sesama), dan beramar
ma’ruf nahi munkar.
4. Tulislah ayat Al-Qur’an yang dijadikan • َ‫َو ْلتَك ُْن ِّم ْن ُك ْم ا ُ َّمةٌ يَّ ْدع ُْونَ اِّلَى ا ْل َخي ِّْر َويَأ ْ ُم ُر ْون‬
pedoman K.H Ahmad Dahlan untuk ‫ف َويَ ْنه َْونَ ع َِّن ا ْل ُم ْنك َِّر ۗ َواُولىكَ هُ ُم‬ ِّ ‫ِّبا ْل َم ْع ُر ْو‬
beramar ma’ruf nahi munkar! َ‫ا ْل ُم ْف ِّل ُح ْون‬
Artinya : Dan hendaklah di
antara kamu ada segolongan
orang yang menyeru kepada
kebajikan, menyuruh (berbuat)
yang makruf, dan mencegah
dari yang mungkar. Dan
mereka itulah orang-orang yang
beruntung. (Q.S Al Imran ayat
104)
5. Sebutkan contoh perbuatan amar ma’ruf • Menentang sekaligus
nahi munkar yang dilakukan K.H memberantas pengaruh-pengaruh
Ahmad Dahlan! yang dapat merusak akidah Islam,
yaitu : Takhayul, bid’ah, dan
khurafat.
6. Tulislah pengertian mengenai takhayul • Takhayul adalah mengkait-
mengkaitkan kejadian yang
dianggap aneh dengan sesuatu,
yang mana tidak ada dasarnya di
dalam ajaran Islam.
7. Tulislah contoh dari takhayul! • Contoh dari takhayul antara lain ;
mempercayai akan mendapatkan
rezeki Ketika orang tertimpa
kotoran cicak, atau kupu-kupu
yang hinggap di dalam rumah
menandakan bahwa akan ada tamu
yang datang.
8. Tuliskan pengertian bid’ah! • Bid’ah adalah menambah-nambah
(membuat-buat) sesuatu yang baru
dalam ibadah yang jelas-jelas
tidak ada tuntunannya dalam
agama.
9. Tuliskan pengertian khurafat! • Khurafat adalah suatu
kepercayaan tanpa pedoman yang
sah.
10. Tuliskan contoh perbuatan khurafat! • Menganggap sesuatu memiliki
kekuatan yang dapat
mempengaruhi manusia.
Penilaian skor
No Cara penilaian Maks.
Soal Skor
1. • Jika peserta didik dapat menuliskan nama asli dari K.H Ahmad Dahlan 3
dengan benar dan sesuai, mendapatkan skor 3
• Jika peserta didik dapat menuliskan nama asli dari K.H Ahmad Dahlan
namun terdapat kesalahan dalam penulisan, mendapatkan skor 2
• Jika peserta didik tidak dapat menuliskan nama asli dari K.H Ahmad
Dahlan, mendapatkan skor 1
2. • Jika peserta didik mampu menuliskan sejarah hidup K.H Ahmad Dahlan 3
dengan baik dan sesuai dengan buku paket pembelajaran, mendapatkan
skor 3 (minimal 3 baris)
• Jika peserta didik mampu menuliskan sejarah hidup K.H Ahmad Dahlan
dengan baik dan sesuai dengan buku ajar namun tidak mencapai 3 baris,
mendapatkan skor 2.
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskan sejarah hidup K.H Ahmad
Dahlan sekaligus tidak sesuai dengan buku ajar, mendapatkan skor 1
3. • Jika peserta didik mampu menuliskan 3 kepribadian K.H Ahmad Dahlan 3
dengan benar dan sesuai dengan buku ajar, mendapatkan skor 3.
• Jika peserta didik hanya mampu menuliskan 2 kepribadian K.H Ahmad
Dahlan, mendapatkan skor 2.
• Jika peserta didik hanya mampu menuliskan 1 atau tidak sama sekali
kepribadian K.H Ahmad Dahlan, mendapatkan skor 1
4. • Jika peserta didik mampu menuliskan ayat pedoman K.H Ahamd Dahlan 3
dengan benar dan sesuai dengan kaidah penulisannya, mendapatkan skor
3
• Jika peserta didik mampu menuliskanayat pedoman K.H Ahmad Dahlan
dengan dan tidak sesuai dengan kaidah penulisannya, mendapatkan skor
2.
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskan sama sekali, mendapatkan
skor 1
5. • Jika peserta didik mampu menuliskan contoh perbuatan amar ma’ruf nahi 3
munkar dengan benar dan sesuai dengan kaidah dalam pengertiannya,
mendapatkan skor 3
• Jika peserta didik mampu menuliskan contoh perbuatan amar ma’ruf nahi
munkar dengan benar namun tidak sesuai dengan kaidah dalam
pengertiannya, mendapatkan skor 2
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskannya sama sekali, mendapatkan
skor 1
6. • Jika peserta didik mampu menuliskan pengertian takhayyul dengan benar 3
dan sesuai dengan kaidah pengertian pada modul ajar, mendapatkan skor
3
• Jika peserta didik mampu menuliskan pengertian takhayyul dengan benar,
namun terdapat keselahan dalam kaidah pengertiannya, mendapatkan
skor 2
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskannya sama sekali, mendapatkan
skor 1
7. • Jika peserta didik mampu menuliskan contoh takhayyul dengan benar dan 3
sesuai dengan buku ajar, mendapatkan skor 3
• Jika peserta didik mampu menuliskan contoh takhayyul dengan benar,
namun tidak sesuai dengan yang ada dibuku ajar, mendapatkan nilai 2
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskan contoh takhayyul sama
sekali, mendapatkan skor 1
8. • Jika peserta didik mampu menuliskan pengertian bid’ah dengan benar 3
dan sesuai dengan kaidah pengertian pada modul ajar, mendapatkan skor
3
• Jika peserta didik mampu menuliskan pengertian bid’ah dengan benar
namun tidak sesuai dengan kaidah pengertian pada modul ajar,
mendapatkan skor 2
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskan pengertian bid’ah sama
sekali, mendapatkan skor 1
9. • Jika peserta didik mampu menuliskan pengertian Khurafat dengan benar 3
dan sesuai dengan kaidah pengertian pada modul ajar, mendapatkan skor
3
• Jika peserta didik mampu menuliskan pengertian khurafat dengan benar
namun tidak sesuai dengan kaidah pengertian pada modul ajar,
mendapatkan skor 2
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskan pengertian khurafat sama
sekali, mendapatkan skor 1
10. • Jika peserta didik mampu menuliskan contoh khurafat dengan benar dan 3
sesuai dengan buku ajar, mendapatkan skor 3
• Jika peserta didik mampu menuliskan contoh khurafat dengan benar
namun tidak sesuai dengan buku ajar, mendapatkan skor 2
• Jika peserta didik tidak mampu menuliskan contoh khurafat sama sekali,
mendapatkan skor 1
Jumlah skor 30

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟
Penilaian : 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑥 100 ∶ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖
27
Contoh : 30 𝑥 100 ∶ 90

KONVERSI NILAI
Nilai Predikat Keterangan Test
90-100 A Menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang sangat
baik seputar pembelajaran berdasarkan hasil test.
75-89 B Menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang baik
seputar pembelajaran berdasarkan hasil test.
65-74 C Menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang cukup
seputar pembelajaran berdasarkan hasil test. Namun perlu ditingkatkan
kembali.
< 65 D Menunjukkan bahwa peserta didik memiliki pemahaman yang kurang
seputar pembelajaran berdasarkan hasil test. Dan sangat perlu
ditingkatkan kembali.

b. Asesmen Sikap
a. Teknik : Kinerja
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian
c. Kisi-kisi :

Nama peserta didik :


Kelas :
Mata Pelajaran :

NO Sikap Sudah Belum


1. Menghormati antar sesama teman
2. Menghormati guru
3. Sopan santun di dalam maupun di dalam kelas
4. Suka menolong sesama

Penilaian : Sudah atau belum


Cara penilaian :
SISTEM PENILAIAN
SUDAH Jika peserta didik telah melakukan
salah satu aspek sikap tersebut
minimal sebanyak 5 kali.
BELUM Jika peserta didik belum atau
kurang melakukan salah satu aspek
tersebut.

c. Asesmen Keterampilan
a. Teknik : Kinerja
b. Bentuk Instrumen : Lembar penilaian keterampilan
c. Kisi-kisi :

Nama Peserta didik :


Kelas :
Mata Pelajaran :

NO Keterampilan Penilaian
1. Mampu menuliskan kembali kepribadian K.H Ahmad
Dahlan dengan baik.
2. Mampu menulis dalil dasar pegangan K.H Ahmad
Dahlan dalam beramar ma’ruf nahi munkar.

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟
Penilaian : 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑥 100 ∶ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖
𝟐𝟎
Contoh : 𝟐𝟎 𝑥 100 ∶ 100 (A)

Rubrick penilaian :
1. Peserta didik mendapatkan nilai 3 jika tidak mampu menuliskan kepribadian atau
dalil dasar K.H Ahmad Dahlan sama sekali.
2. Peserta didik mendapatkan nilai 5 jika mampu menuliskan kepribadian K.H
Ahmad Dahlan namun beberapa jawaban ada yang tidak benar dan Jika tullisan dalil
peserta didik terdapat kesalahan atau kurang dapat dibaca.
3. Peserta didik mendapatkan nilai 10 jika mampu menuliskan kepribadian atau
dalil dasar K.H Ahmad Dahlan dengan baik dan benar.
KONVERSI NILAI
Nilai Predikat Keterangan Test
90-100 A Menunjukkan bahwa peserta didik memiliki keterampilan yang baik
seputar pembelajara.
75-89 B Menunjukkan bahwa peserta didik memiliki keterampilan yang cukup
baik seputar pembelajaran.
65-74 C Menunjukkan bahwa peserta didik memiliki keterampilan yang kurang
dalam pembelajaran.

M. Kegiatan Pembelajaran Utama


Pendahuluan : (10 MENIT) Sumber :
1. Guru mengawali pembelajaran dengan salam. Modul ajar
2. Guru mengabsen peserta didik. Kemuhammadiy
3. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. ahan
4. Guru sedikit menerangkan materi pembelajaran sebelumnya.
5. Guru menyampaikan pertanyaan pemantik. Buku ajar
Kemuhammadiy
STIMULASI

1. Guru memerintahkan peserta didik untuk membaca ahan Kelas VII


buku ajar selama 5 menit. Bab II Halaman
2. Guru memerintahkan peserta didik untuk 21-24.
mempertahikan video pembelajaran.
IDENTIFIKASI

3. Guru menuliskan pertanyaan seputar materi Media/Aplikasi


pembelajaran di papan tulis. :
Inti: 4. Guru mencoba menggali pemahaman peserta didik Power
Pertemuan dengan menjawab pertanyaan yang tertera di papan point/Video tata
(60 MENIT) tulis tersebut. perjalanan
5. Guru menerangkan materi pembelajaran sesuai sejarah hidup
dengan urutan pembahasan yang tertera di papan dan kepribadian
tulis. K.H Ahmad
6. Guru membagi peserta didik ke dalam beberapa Dahlan.
PENGELAHAN DATA

kelompok.
7. Guru memerintahkan peserta didik untuk
berdiskusi mengenai materi pembelajaran.
8. Guru mempersiapkan kartu yang didalamnya
tertulis pernyataan dan jawaban.
9. Lalu dari setiap pasangan kelompok
mempersiapkan satu orang untuk mencocokkan
kartu yang ada di depan.
10. Guru menunjuk kelompok untuk mencocokkan
kartu secara random.
11. Guru mengklarifikasi.
Penutup: (10 MENIT)
1. Guru memberikan umpan balik dari hal-hal yang disampaikan oleh peserta didik.
2. Guru mengakhiri pembelajaran dengan doa, dan memberikan motivasi untuk belajar,
serta pesan untuk menerapkan protokol kesehatan.
N. MATERI AJAR, ALAT DAN BAHAN
a) Materi Ajar
1. Buku Kemuhammadiyahan SMP/MTs kelas VII materi Sejarah hidup dan kepribadian
K.H Ahmad Dahlan.
2. Penjelasan mengenai sejarah hidup dan sifat kepribadian K.H Ahmad Dahlan yang
diakses melalui internet dengan link https://elkisi.com/kh-ahmad-dahlan-sang-
penggerak/
3. Penjelasan mengenai materi ajar melalui video yang bersumber dari you tube.
b) Alat dan Bahan ajar
Model Pembelajaran : Tatap muka (luring)
- Melalui alat atau media LCD, guru mampu menerangkan materi pembelajaran
dengan lebih mudah dan efektif.
- Bahan yang digunakan adalah buku paket materi Kemuhammadiyahan yang
dimiliki oleh masing-masing peserta didik.
O. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan media pembelajaran terlebih dahulu seperti LCD proyektor dan
beberapa lembar kertas (marka buku).
2. Guru menyiapkan para peserta didik sebelum memasuki pembelajaran.
3. Guru Mempersiapkan video dan PPT selagi peserta didik masih diminta untuk membaca
materi ajar terlebih dahulu.
4. Guru Mempersiapkan beberapa kertas untuk diskusi (Index card match)
P. REFLEKSI GURU
1. Apakah pembelajaran sudah dapat melibatkan peserta didik dengan aktif?
2. Apakah metode pembelajaran berjalan dengen efektif?
3. Apakah media yang digunakan dapat membantu peserta didik dalam mencapai
pemahaman pembelajaran?
4. Apa yang harus dilakukan kedepannya agar peserta didik mampu berfikir secara kritis?
Q. KRITERIA UNTUK MENGUKUR TUJUAN PEMBELAJARAN
R. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
a. Identitas
Kelompok : …………………………………………………….
Kelas : …………………………………………………….
Materi Pembelajaran : …………………………………………………….
Anggota Kelompok : 1. …………………………………………………….
2. …………………………………………………….
3. …………………………………………………….
4. …………………………………………………….
5. …………………………………………………….
6. …………………………………………………….
Penilaian terhadap terhadap kelompok :
Nama siswa :
Nilai :
ASESMEN SANGAT BAIK BAIK CUKUP BAIK KURANG S. KURANG
100 – 90 89-80 79-70 69-60 59-0
Pengetahuan Peserta didik Peserta Peserta didik Peserta Peserta didik
Materi berani mencoba didik belum memiliki didik tidak masuk
dan aktif dalam berani keberanian belum kelas tanpa
berdiskusi , mencoba untuk mencoba memiliki kekerangan
sekaligus menjadi dan aktif namun aktif keberanian dan tidak
perwakilan dalam dalam untuk mengikuti
kelompok dengan berdiskusi berdiskui. mencoba diskusi
jawaban yang , sekaligus namun kelompok.
benar. menjadi tidak aktif
perwakilan dalam
kelompok berdiskui.
namun
jawaban
yang tepat.

b. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menuliskan kepribadian K.H Ahmad Dahlan.
c. Petunjuk
- Diskusikanlah dengan kelompok kalian mengenai apa saja kepribadian yang dimiliki oleh
K.H Ahmad Dahlan.
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan murid lainnya.
S. METODE PEMBELAJARAN
• Reading Guide merupakan strategi dimana siswa diberikan panduan membaca materi yang
akan dipelajari. Pembelajaran ini bertujuan untuk melatih siswa belajar mandiri untuk
memahami pelajaran tersebut.
• Pembelajaran Index Card Match adalah bentuk pembelajaran yang digunakan untuk
mengatasi masalah belajar dengan mencocokan atau mencari pasangan kartu yang berisikan
pertanyaan dengan jawaban.

Mengetahui. Surakarta, 24 Agustus 2022


Guru Mata Pelajaran Kemuhammadiyahan Mahasiswa PLP 2

RIYADI, S.Sos.I DADANG ROSIANZAH


NBM : 11598021 NIM : G000190117
BAHAN BACAAN GURU & PESERTA DIDIK
1. Mencintai Ilmu Pengetahuan
Kepribadian K.H Ahmad Dahlan yang cinta ilmu pengetahuan dapat dilihat dari sejarah
hidupnya. Permulaan pendidikannya tentang dasar-dasar agama islam diperoleh di pangkuan
ayahandanya, K.H Abu Bakar. Sejak usia 7 tahun beliau sudah dapat membaca Al-Qur’an
sampai khatam. Beliau merupakan orang yang cerdas dalam pemikiran dan dapat
mempengaruhi kawan-kawan sebayanya. Setelah usia mulai beranjak dewasa, K.H Ahmad
Dahlan mulai membuka kitab-kitab, mengaji ilmu fiqih bersama K.H Muh Saleh, dan ilmu
nahwu bersama K.H Muhsin. Kedua guru tersebut merupakan kakak ipar yang tinggal satu
kampung dan berdampingan dengan rumahnya. Selain itu, beliau juga berguru kepada K.H
Muh Noor bin K.H Fadhil, seorang kepala penghulu hakim kota Yogyakarta dan K.H
Abdulhamid di kampung lempuyangan Wangi, Yogyakarta.
2. Suka Berderma dan menolong sesama
K.H Ahmad Dahlan mengajarkan bahwa manusia harus bersiap menghadapi kematian,
dengan jalan menyelesaikan urusan-urusan kepada Allah dan sesama manusia. Baginya, mati
adalah bahaya yang lebih besar. Hal ini dimaksudkan agar manusia selamat dari siksa neraka
dengn berbuat amal kebajikan, yaitu beramal dengan memberikan Sebagian harta bendanya
untuk kemajuan umat islam. Karena itu menurut K.H Ahmad Dahlan, mati sebagai
pendorong seseorang untuk beramal.
3. Suka Berdakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar
Konsep dakwah yang dipelopori K.H Ahmad Dahlan melalui Muhammadiyah pada
prinsipnya adalah ingin mengembalikan ajaran islam sesuai tuntunan Rasulullah SAW, yakni
berdasar pada Al-Qur’an dan Hadist. Cara yang dilakukan untuk menjalankan dakwah
seperti ini adalah dengan membedakan antara ajaran agama Islam dan yang termasuk adat
atau tradisi masyarakat. Oleh sebab itu, .K.H Ahmad Dahlan berusaha untuk memberantas
pengaruh-pengaruh yang dapat merusak akidah islam, yaitu : takhayul, bid’ah, dan khurafat.
Takhayul merupakan pengkait-kaitan kejadian yang dianggap aneh dengan sesuatu, yang
mana tidak ada dasarnya dalam agama Islam.
Bid’ah merupakan penambah-nambahan sesuatu yag baru dalam ibadah yang jelas-jelas
tidak ada tuntunannya.
Sedangkan Khurofat adalah kepercayaan tanpa pedoman yang sah.
Landasan K.H Ahmad Dahlan dalam berdakwah amar ma’ruf nahi munkar adalah pada surat
al-imran ayat 104
َ َ‫َو ْلت َ ُك ْن ِّم ْن ُك ْم ا ُ َّمةٌ يَّدْع ُْونَ اِّلَى ْال َخي ِّْر َويَأْ ُم ُر ْونَ بِّ ْال َم ْع ُر ْوفِّ َويَ ْن َه ْون‬
َ‫ع ِّن ْال ُم ْنك َِّر ۗ َواُولىكَ هُ ُم ْال ُم ْف ِّل ُح ْون‬
Terjemahan :
“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah
orang-orang yang beruntung.”
Berdasarkan ayat tersebut, K.H Ahmad Dahlan mengajak kembali kepada kemurnian tauhid,
dan mengajak untuk menjauhkan sikap mempercayai sesuatu tanpa dasar hukum, serta
mewujudkan kembali cita-cita tersebut.
T. GLOSARIUM
Kata Penjelasan
Ujub atau jubria Berbangga pada diri sendiri.
Ortodoks • Berpegang teguh pada ajaran keagamaan.
• Pada buku majar dimaksudkan sebagai pemahaman yang kolot
atau usang.
Purifikasi • Pemurnian, biasanya digunakan dalam suatu Gerakan
keagamaan untuk memurnikan pemahaman yang melenceng.
Tabligh • Tabligh berasal dari Bahasa arab yaitu, Ballagha – yuballighu
yang berarti penyampaian atau menyampaikan.
Khurafat • Khurafat adalah suatu kepercayaan tanpa pedoman yang sah.

Berderma • Menyumbangkan atau memberi


Bid’ah • Mengada-ngadakan sesuatu dalam ibadah yang mana tidak ada
tuntunannya.
Takhayul • pengkait-kaitan kejadian yang dianggap aneh dengan sesuatu,
yang mana tidak ada dasarnya dalam agama Islam.

U. DAFTAR PUSTAKA
Ade Benih Nirwana, SS., M.S.I dan Hendro Sucipto, S.Th.I., M.P.d 2017. Pendidikan
Kemuhammadiyahan SMP/MTs Muhammadiyah Kelas VII. Yogyakarta: Majelis Pendidikan
Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Gedung Dakwah Muhammadiyah. Jl.
Menteng Raya no 62 Jakarta pusat
Internet : https://elkisi.com/kh-ahmad-dahlan-sang-penggerak/

Anda mungkin juga menyukai