0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan2 halaman

Alur Proses Pengelolaan Gudang

Proses permintaan barang di suatu organisasi dimulai dari pembuatan surat request order oleh kabag departemen, kemudian diverifikasi oleh pimpinan agronomi dan departemen gudang untuk mengecek ketersediaan stok. Jika tidak tersedia, departemen gudang akan membuat purchase order untuk disetujui keuangan sebelum logistik memesan dari vendor. Setelah diterima, barang akan diverifikasi oleh gudang sebelum diserahkan.

Diunggah oleh

Damianus Asiong
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan2 halaman

Alur Proses Pengelolaan Gudang

Proses permintaan barang di suatu organisasi dimulai dari pembuatan surat request order oleh kabag departemen, kemudian diverifikasi oleh pimpinan agronomi dan departemen gudang untuk mengecek ketersediaan stok. Jika tidak tersedia, departemen gudang akan membuat purchase order untuk disetujui keuangan sebelum logistik memesan dari vendor. Setelah diterima, barang akan diverifikasi oleh gudang sebelum diserahkan.

Diunggah oleh

Damianus Asiong
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KABAG DEPARTEMEN PIMPINAN AGRONOMI DEPT. GUDANG DEPT. FINANCE DEPT.

LOGISTIK

Start RO RO PO

Memeriksa
Membuat Surat Memeriksa Request Ketersediaan Barang Memeriksa
Request Order (RO) Order (RO)
PO

Ya
RO Stok
Tdk
Tersedia Ya
Di
Setujui Prosedur Pembelian
Reject Di Setujui Tdk

Membuat Surat
Ya
Purchase Order (PO)
Tdk
RO ACC Kirim Barang

PO

STB

Tdk
Cek Qty &
Menerima Barang Kualitas Barang
Retur Barang
Permintaan
Ya

SPB

Selesai

Menyerahkan Barang

Reject
NB : Request Order (RO)

: Purchase Order (PO)

: Surat Terima Barang (STB)

: Surat Pengeluaran Barang (SPB)

1. Kabag Departemen
 Membuat Surat Request Order (RO)
 Menyerahkan RO ke Pimpinan Agronomi untuk diperiksa dan disetujui
 Menerima RO Dari Pimpinan Agronomi
 Menyerahkan RO ke departemen Gudang
 Menerima Barang Permintaan
2. Pimpinan Agronomi
 Menerima RO dan memeriksa permintaan barang
 Mengembalikan RO kabag departemen yang bersangkutan jika tidak sesuai permintaan dengan kebutuhan
 Jika permintaan disetujui ( ACC) selanjutnya menyerahkan kembali RO tersebut ke departemen yang bersangkutan untuk ditindak lanjut oleh departemen gudang
3. Departemen Gudang
 Menerima RO serta memeriksa ketersediaan barang digudang
 Apabila ketersediaan barang digudang tidak tersedia atau kurang maka selanjutnya pihak departemen gudang melakukan pegajuan barang Purchase Order (PO) kepada departemen finance
 Jika barang yang dipesan tersedia maka selanjutnya pihak departemen gudang mengecek jumlah qty barang dan kualitas barang yang dipesan untuk diserahkan kepada departemen yang
memesan barang tersebut. Jika tidak sesuai barang selanjutnya diretur kembali kepada pemasok
 Membuat surat pengeluaran barang kepada departemen yang membutuhkan barang
4. Departemen Accounting And Finance
 Menerima Purchase Order (PO)
 Menyetujui Purchase Order (PO)
5. Departemen Logistik
 Menerima PO dari Departemen Finance
 Memproses pembelian barang yang dicari dan menghubungi pihak vendor untuk memesan barang yang dibutuhkan
 Mengirim barang dan menyerahkan barang yang dibutuhkan dari pihak vendor ke departemen gudang
 Memproses barang yang diretur dari gudang kepada pemasok

Anda mungkin juga menyukai