0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan19 halaman

Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi

Laporan ini memberikan ringkasan kunjungan keperawatan komunitas ke keluarga Tn. K yang menderita hipertensi. Pada kunjungan pertama, perawat melakukan pengkajian data umum, lingkungan, dan identifikasi masalah awal yaitu gangguan perfusi jaringan dan rasa nyeri pada Ny. S. Pada kunjungan kedua, perawat mengkaji lebih lanjut riwayat keluarga, struktur, stress, dan pemeriksaan fisik Ny. S. Pada

Diunggah oleh

Vivi Octaviaa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan19 halaman

Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi

Laporan ini memberikan ringkasan kunjungan keperawatan komunitas ke keluarga Tn. K yang menderita hipertensi. Pada kunjungan pertama, perawat melakukan pengkajian data umum, lingkungan, dan identifikasi masalah awal yaitu gangguan perfusi jaringan dan rasa nyeri pada Ny. S. Pada kunjungan kedua, perawat mengkaji lebih lanjut riwayat keluarga, struktur, stress, dan pemeriksaan fisik Ny. S. Pada

Diunggah oleh

Vivi Octaviaa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN ASUHAN KOMUNITAS KEPERAWATAN KELUARGA

PADA Ny. S DIKELUARGA TN. K DENGAN HIPERTENSI

Disusun oleh :

Septi Setyowati

151 0721 044

Program Studi Profesi Ners

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

Tahun 2015
LAPORAN PENDAHULUAN

Kunjungan ke 1 Tanggal : 22 Oktober 2015

I. 1. Latar Belakang
Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan professional yang merupakan bagian
integral dari pelayanan kesehatan, didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, dalam
bentuk bio-psiko-sosiokultural-spiritual yang komprehensif, ditujukan kepada individu,
keluarga, dan masyarakat, baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh proses
kehidupan manusia.
Asuhan keperawatan adalah suatu proses atau rangkaian kegiatan dalam praktik
keperawatan yang diberikan kepada klien pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan
dengan menggunakan proses keperawatan, pedoman standar keperawatan, serta landasan
etika dan etiket keperawatan dalam lingkup wewenang dan tanggung jawab keperawatan.
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga serta
beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di satu atap dalam keadaan saling
ketergantungan (Sudiharto, 2007 : 22).
Asuhan keperawatan keluarga adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui
praktek keperawatan kepada keluarga, untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan
keluarga tersebut dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan (Sri Setyowati,
2008 : 75).
2. Data yang perlu dikaji lebih lanjut
a. Data umum
b. Lingkungan
c. Fungsi keluarga
d. Pemeriksaan fisik khususnya bagi anggota keluarga yang beresiko tinggi
e. Harapan keluarga
3. Masalah Keperawatan Keluarga
Belum ada karena belum dilaksanakan pengkajian
II. Proses Keperawatan
1. Diagnosis Keperawatan Keluarga
Belum dapat dirumuskan karena pengkajian belum dilakukan
2. Tujuan Umum
Dalam waktu 40 menit, terkumpul data yang dapat menunjang timbulnya masalah
kesehatan pada keluarga.
3. Tujuan Khusus
Terkumpulnya data umum, lingkungan, fungsi keluarga, pemeriksaan fisik (khususnya
bagi anggota keluarga yang beresiko tinggi) teridentifikasi masalah kesehatan.
III. Rancangan Tindakan Keperawatan
1. Topik : Pengkajian data umum, lingkungan, fungsi keluarga, pemeriksaan fisik
dan harapan keluarga
2. Metode : Wawancara, observasi, inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi.
3. Media : Format pengkajian, alat tulis dan alat pemeriksaan fisik
4. Waktu : Hari Rabu, 22 Oktober 2015, Pukul 16.00 – selesai
5. Tempat : Rumah Keluarga Bpk. K RT 02 RW 08 Kel. Limo
6. Strategi pelaksanaan :

No Kegiatan Waktu
1. Orientasi
a. Mengucapkan salam
b. Memperkenalkan diri 10 menit
c. Menjelaskan tujuan kunjungan
d. Memvalidasi keadaan keluarga
2. Kerja
1) Melakukan pengkajian
2) Melakukan pemeriksaan fisik (khususnya bagi anggota
keluarga yang beresiko) 25 menit
3) Mengidentifikasi masalah kesehatan
4) Memberikan reinforcement pada hal-hal positif yang
dilakukan keluarga
3. Terminasi
a. Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya 5 menit
b. Mengucapkan salam.
7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/format pengkajian tersedia
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai waktu dan strategi pelaksanaan
2) Keluarga aktif dalam kegiatan
3) Keluarga dapat membina hubungan saling percaya dengan perawat

c. Hasil
1) Didapatkan : Data umum, lingkungan, fungsi keluarga, pemeriksaan fisik pada
anggota keluarga yang beresiko dan harapan keluarga
2) Teridentifikasi masalah kesehatan
LAPORAN PENDAHULUAN

Kunjungan ke 2 Tanggal : 24 Oktober 2015

II. 1. Latar Belakang


Setelah melakukan kunjungan dan menjelaskan tujuan dari praktik komunitas
yang dilakukan di RW 08 Kelurahan Limo, maka dipilih untuk melakukan pembinaan
pada keluarga Tn. K (65 tahun) yaitu Ny. S (61 tahun) dengan keluhan sering merasa
sakit pada tengkuk leher, dan mengatakan penglihatannya sedikit kabur (buram) dan
kurang paham akan keadaannya serta tanda dan gejala yang timbul.
Pada hari kamis, 22 Oktober 2015 (kunjungan pertama) pada keluarga Tn. K
didapatkan data-data umum, data lingkungan, fungsi keluarga dan harapan keluarga.
Tn. K selaku kepala keluarga berusia 65 tahun, beragama kristen, pekerjaan
wiraswasta, dan tamatan STM. Sedangkan Ny. S berusia 61 tahun, beragama Kristen,
pekerjaan sehari-hari sebagai ibu rumah tangga, dengan tamatan SD. Memiliki 6
orang anak laki-laki, tetapi hanya 3 anak yang tinggal satu atap dengan Tn. K dan Ny.
S yaitu anak keempat An. A (23 tahun) tamatan SMK, pekerjaan wiraswasta, anak
kelima An. R (18 tahun) tamatan SMK, belum bekerja, dan anak keenam An. J (16
tahun) yang masih seorang pelajar di SMK swasta.
Dari hasil pengakajian didapatkan hasil Ny. S mengatakan sering merasa sakit
pada tengkuk leher, dan mengatakan penglihatannya sedikit kabur (buram), Ny. S
juga mengaku bahwa menggunakan penyedap rasa (MSG) merk Royco sebagai
pengganti garam pada setiap masakannya, Ny. S mengatakan ia memiliki penyakit
gondok (hipertiroid) tetapi sudah berobat ke dokter, Ny. S mengatakan penyakit
gondoknya tidak menimbulkan rasa sakit, tidak mengganggunya dalam bernafas
ataupun menelan.
Dan dari hasil pemeriksaan fisik pada Ny. S diperoleh data sebagai berikut :
TTV yang meliputi TD : 180/100 mmHg, nadi 89 x/menit, suhu 36C dan pernafasan
22 x/menit. Keadaan umum Ny. S baik, kesadaran compos mentis, terdapat
pembesaran tiroid (penyakit gondok), terdapat selaput putih tipis pada mata sinistra
Ny. S, status kesehatan Ny. S setelah diperiksa Ny. S menderita hipertensi.
Selanjutnya pada kunjungan kedua akan dilakukan pengkajian lanjutan untuk
melengkapi data yang menunjang dalam menentukan prioritas masalah dan diagnosa
keperawatan keluarga pada keluarga Tn. K.

2. Data yang perlu dikaji lebih lanjut


a. Riwayat dan tahapan keluarga
b. Struktur keluarga
c. Stress dan koping keluarga
d. Pemeriksaan fisik khususnya Ny. S (61 tahun)
e. Harapan keluarga
3. Masalah Keperawatan
Belum dapat dirumuskan karena pengkajian belum lengkap

II. Rencana Keperawatan


1. Diagnosa
Belum dapat dirumuskan karena pengkajian belum dilakukan
2. Tujuan Umum
Dalam waktu 60 menit keluarga dapat memprioritaskan masalah kesehatan yang ada
pada keluarga
3. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan pengkajian dapat dikumpulkan data
a. Riwayat dan tahap perkembangan
b. Struktur keluarga
c. Stress dan koping keluarga
d. Pemeriksaan fisik khususnya Ny. S (61 tahun)

III. Rancangan Kegiatan


1. Topik : pengkajian riwayat dan tahap perkembangan, struktur keluarga, stress dan
koping keluarga, pemeriksaan fisik Ny. S
2. Metode : Wawancara, observasi, inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi
3. Media : Format pengkajian, alat tulis dan alat pemeriksaan fisik
4. Waktu : Hari jumat, 24 oktober 2015, Pukul 11 – selesai
5. Tempat : Rumah Keluarga Tn. K RT 02 RW 08 Kel. Limo, Kec Limo, Depok
6. Strategi pelaksanaan :
No Kegiatan Waktu
1. Orientasi
a. Mengucapkan salam
b. Menjelaskan tujuan kunjungan 5 menit
c. Memvalidasi keadaan keluarga
d. Mengingatkan kontrak
2. Kerja
a. Melakukan pengkajian
b. Melakukan pemeriksaan fisik khususnya Ny. S
50 menit
c. Mengidentifikasi masalah kesehatan
d. Memberikan reinforcement pada hal-hal positif yang
dilakukan keluarga
3. Terminasi
c. Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya 5 menit
d. Mengucapkan salam.

7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/format pengkajian tersedia
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai waktu dan strategi pelaksanaan
2) Keluarga aktif dalam kegiatan
c. Hasil
Didapatkan: data riwayat dan tahap perkembangan, struktur keluarga, stress dan
koping keluarga, serta pemeriksaan fisik Ny. S
LAPORAN PENDAHULUAN

Kunjungan ke 3 Tanggal : 26 Oktober 2015

1. Latar Belakang
a. Karakteristik keluarga
Setelah dilakukan pengkajian pada keluarga ditemukan dua masalah kesehatan,
yaitu: gangguan perfusi jaringan dan gangguan rasa nyaman nyeri. Pada pertemuan ini
perawat akan mengenalkan dan menjelaskan masalah kesehatan tersebut kepada
keluarga dan kemudian bersama-sama dengan keluarga memprioritaskan masalah
kesehatan yang ada sehingga keluarga diharapkan dapat berpartisipasi aktif untuk
kegiatan selanjutnya.
Pada pertemuan ini akan dilakukan penjelasan mengenai masalah kesehatan
tersebut diatas kepada keluarga kemudian bersama-sama dengan keluarga
memprioritaskan masalah kesehatan yang ada sehingga keluarga diharapkan dapat
berpartisipasi aktif untuk kegiatan selanjutnya.

2. Data yang perlu dikaji


a. Pemahaman keluarga terhadap masalah kesehatan yang ada dalam keluarga
b. Kemampuan keluarga untuk memprioritaskan masalah kesehatan yang ada dalam
keluarga
3. Masalah Keperawatan keluarga
a. Gangguan perfusi jaringan
b. Gangguan rasa nyaman nyeri
c. Kurang pengetahuan

II. Rencana Keperawatan


1. Diagnosis keperawatan Keluarga
Adapun diagnosa keperawatan yang akan diprioritaskan bersama keluarga adalah :
a. Gangguan perfusi jaringan pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun)
b.d ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khususnya
Hipertensi.
b. Gangguan rasa nyaman nyeri pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65
tahun) b.d ketidak mampuan keluarga merawat anggota keluarga khususnya
Ny. S (61 tahun ) dengan Hipertensi.
c. Kurang pengetahuan pada Ny. S (61 Tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan anggota keluarga
khususnya Ny. S (61 Tahun ) dengan Hipertensi.
2. Tujuan Umum
Dalam waktu 60 menit diharapkan keluarga mampu memprioritaskan masalah
kesehatan yang ada pada keluarga
3. Tujuan Khusus
a) Keluarga mampu mengenal masalah kesehatan yang ada
b) Keluarga menyetujui adanya masalah kesehatan yang ada
c) Keluarga memutuskan untuk memprioritaskan masalah kesehatan yang ada

III. Implementasi Tidakan Keperawatan


1. Topik : Memprioritaskan masalah kesehatan yang ada pada keluarga
2. Metode : Diskusi
3. Media : Alat tulis
4. Waktu : Hari Rabu, 26 Oktober 2015. Pukul 16.00 – 17.00 WIB
5. Tempat : Rumah Keluarga Tn. K, di RT 02/ RW 08 Kel. Limo, Kec. Limo,
Kota Depok.
6. Strategi Pelaksanaan:

No Kegiatan Waktu
1. Orientasi
a. Mengucapkan salam
5 menit
b. Memvalidasi keadaan keluarga
c. Mengingatkan kontrak
2. Kerja
Mengenalkan masalah kesehatan yang ada, berdiskusi dengan
50 menit
keluarga tentang masalah kesehatan yang ada, keluarga
memprioritaskan masalah kesehatan yang ada bersama perawat
3. Terminasi 5 menit
1. Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya
2. Mengucapkan salam

7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/media disiapkan
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai dengan waktu dan strategi pelaksanaan.
2) Keluarga aktif dalam kegiatan.
c. Hasil
Keluarga mampu mengenal dan menyetujui masalah kesehatan yang ada dan
memutuskan untuk memprioritaskan masalah kesehatan bersama perawat.
ANALISA DATA

NO DATA DIAGNOSA
1 DS : Gangguan perfusi
a. Ny. S mengatakan sering merasa sakit pada tengkuk leher jaringan pada Ny. S
b. Ny. S mengatakan penglihatannya sedikit kabur (buram) (61 tahun)
c. Ny. S mengatakan merasa pusing pada saat tekanan darahnya dikeluarga Tn. K
sedang tinggi (65 tahun) b.d
ketidak mampuan
DO : keluarga mengenal,
a. TTV Ny. S : masalah kesehatan
TD : 180/100 mmHg khususnya
N : 89 x/mnt Hipertensi.
RR : 22 x/mnt
S : 360C
b. Kesadaran compos mentis
c. Terdapat selaput putih tipis pada mata sinistra Ny. S
d. Status kesehatan Ny. S setelah diperiksa Ny. S menderita
hipertensi.

2 DS : Gangguan rasa
a. Ny. S mengatakan sering merasa sakit pada tengkuk leher nyaman nyeri pada
b. Ny. S mengatakan merasa pusing pada saat tekanan darahnya Ny. S (61 tahun)
sedang tinggi dikeluarga Tn. K
(65 tahun) b.d
DO : ketidakmampuan
a. TTV Ny. S : keluarga mengenal,
TD : 180/100 mmHg masalah kesehatan
N : 89 x/mnt khususnya
RR : 22 x/mnt Hipertensi.
S : 360C
d. Kesadaran compos mentis
e. Terdapat selaput putih tipis pada mata sinistra Ny. S
f. Status kesehatan Ny. S setelah diperiksa Ny. S menderita
hipertensi.

3 DS : Kurang
a. Ny. S mengatakan kurang paham akan keadaannya serta tanda pengetahuan pada
dan gejala yang timbul Ny. S (61 tahun)
b. Ny. S mengatakan ingin mengetahui obat tradisional lain dikeluarga Tn. K
untuk menurunkan tekanan darah (65 tahun) b.d
c. Ny. S mengatakan bahwa menggunakan penyedap rasa ketidakmampuan
(MSG) merk Royco sebagai pengganti garam pada setiap keluarga mengenal
masakannya masalah kesehatan
d. Ny. S mengatakan tidak mengetahui bahwa penggunaan anggota keluarga
penyedap rasa (MSG) tidak baik untuk tekanan darah khususnya Ny. S
(61 Tahun ) dengan
DO : Hipertensi.
a. Ny. S tidak bisa menyebutkan pengertian dari hipertensi
b. Ny. S banyak bertanya tentang penyakitnya
c. Ny. S bertanya tentang obat-obat tradisional untuk menurunkan
tekanan darah
PENAPISAN MASALAH

Diagnosa Keperawatan Keluarga


a. Gangguan perfusi jaringan pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun)
b.d ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khususnya
Hipertensi.
b. Gangguan rasa nyaman nyeri pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65
tahun) b.d ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khusnya
Hipertensi.
c. Kurang pengetahuan pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidak mampuan keluarga mengenal masalah kesehatan anggota keluarga
khususnya Ny. S (61 tahun ) dengan Hipertensi.

Gangguan perfusi jaringan pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khususnya Hipertensi.
No Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran
1. Sifat masalah : 1 Sifat masalah sudah actual, hal ini
actual dibuktikan dengan sudah terjadi hipertensi
pada Ny. S yaitu : 180/ 100 mmHg.
Apabila tidak segera diatasi dapat
mengakibatkan komplikasi lebih lanjut
seperti, stroke, gagal jantung, perdarahan
mata/ retina.
2. Kemungkinan 2 Kemungkinan masalah untuk diubah
masalah untuk adalah sebagian, hal ini dilihat dari
diubah : keluarga kurang mengetahui tentang
sebagian penyakit akan tetapi Ny. S memiliki
keinginan untuk dapat melakukan
perawatan sendiri untuk memperingan
keluhan.
3. Potensial 1 Potensial masalah untuk dicegah adalah
masalah untuk cukup, tidak ada anggota keluarga yang
dicegah : mengalami hipertensi, dan adanya
cukup keinginan dari Ny. S untuk berobat dan
mencoba terapi secara
tradisional/komplementer akan tetapi
kurangnya dukungan keluarga.
4. Menonjolnya 1 Menonjolnya masalah adalah masalah ada
masalah : tapi tidak perlu segera diatasi, hal ini dapat
masalah ada dilihat dari pernyataan Ny. S yaitu “Jika
tapi tidak perlu saya merasa pusing atau kaku pada
segera diatasi tengkuk leher, saya hanya memborehkan
minyak gosok saja”.
5
Total

Gangguan rasa nyaman nyeri pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun)
b.d ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khusnya Hipertensi.
No Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran
1. Sifat masalah : 1 Sifat masalah sudah actual, hal ini
actual dibuktikan dengan sudah terjadi hipertensi
pada Ny. S yaitu : 180/ 100 mmHg.
Apabila tidak segera diatasi dapat
mengakibatkan komplikasi lebih lanjut
seperti, stroke, gagal jantung, perdarahan
mata/ retina.
2. Kemungkinan 2 Kemungkinan masalah untuk diubah
masalah untuk adalah mudah, hal ini dilihat dari keluarga
diubah : mengetahui tentang penyakit dan memiliki
mudah keinginan untuk dapat melakukan
perawatan sendiri untuk memperingan
keluhan.
3. Potensial 1 Potensial masalah untuk dicegah adalah
masalah untuk tinggi, tidak ada anggota keluarga yang
dicegah : mengalami hipertensi, dan adanya
Tinggi keinginan dari Ny. S untuk berobat dan
mencoba terapi secara
tradisional/komplementer.
4. Menonjolnya 1 Menonjolnya masalah adalah masalah ada
masalah : tapi tidak perlu segera diatasi, hal ini dapat
masalah ada dilihat dari pernyataan Ny. S yaitu “saya
tapi tidak perlu dilarang oleh dokter untuk memakan
segera diatasi makanan yang asin dan berlemak, tetapi
saya menggunakan penyedap rasa royco
sebagai pengganti garam saat memasak”.
5
Total

Kurang pengetahuan pada Ny. S (61 Tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan anggota keluarga
khususnya Ny. S (61 Tahun ) dengan Hipertensi.
No Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran
1 Sifat masalah: 1 Sifat masalah sudah aktual, masalah ini
aktual dapat dilihat apabila tidak segera dapat
diatasi dapat mengakibatkan masalah
mempercepat terjadinya komplikasi
hipertensi (seperti gagal jantung, stroke,
perdarahan mata /retina)
2. Kemungkinan 2 Kemungkinan masalah untuk diubah
masalah untuk adalah mudah, hal ini dilihat dari keluarga
diubah : mengetahui tentang penyakit dan memiliki
mudah keinginan untuk dapat melakukan
perawatan sendiri untuk memperingan
keluhan.
3. Potensial 1 Potensial masalah untuk dicegah adalah
masalah untuk tinggi, tidak ada anggota keluarga yang
dicegah : mengalami hipertensi, dan adanya
tinggi keinginan dari Ny. S untuk berobat dan
mencoba terapi secara
tradisional/komplementer, hal ini dapat
dilihat dari pernyataan Ny. S bahwa “Saya
sudah mengetahui obat tradisional untuk
darah tinggi, ada rebusan daun salam, daun
alpukat, bawang putih tunggal, dan
seledri.”
4 Menonjolkan 1 Menonjolnya masalah adalah segera
masalah : diatasi, hal ini dapat dilihat dari pernyataan
Segera diatasi Ny. S yaitu “saya semenjak tahu terkena
tekanan darah tinggi dan dilarang oleh
dokter untuk memakan makanan yang asin,
saya merubah pola makan saya. Saya
cobain semua obat-obat tradisional yang
disarankan oleh dokter/perawat.”
Total 5 5

Daftar Diagnosa Berdasarkan Prioritas


a. Kurang pengetahuan pada Ny. S (61 Tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan anggota keluarga
khususnya Ny. S (61 Tahun ) dengan Hipertensi, Score 5
b. Gangguan rasa nyaman pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khusnya Hipertensi,
Score 4 ½
c. Gangguan perfusi jaringan pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun)
b.d ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khususnya
Hipertensi, Score 3 1/6

LAPORAN PENDAHULUAN
Kunjungan ke 4 Tanggal : 28 Oktober 2015

1. Latar Belakang
a. Karakteristik keluarga
Berdasarkan hasil pengkajian pada tanggal 22 Oktober 2015 yang dilakukan
pada keluarga Tn. K, diperoleh data, Ny. S mengeluh sering merasa sakit pada
tengkuk leher, dan mengatakan penglihatannya sedikit kabur (buram) dan kurang
paham akan keadaannya serta tanda dan gejala yang timbul, Ny. S sudah mengetahui
obat tradisional untuk menurunkan tekanan darah diantaranya rebusan daun salam,
bawang putih, dan sari seledri akan tetapi Ny. S mengatakan ingin mengetahui obat
tradisional lain untuk menurunkan tekanan darah.
Hasil pemeriksaan fisik pada tanggal 22 Oktober 2015 Ny. S diperoleh data
sebagai berikut : TTV yang meliputi TD : 180/100 mmHg, nadi 89 x/menit, suhu
36C dan pernafasan 22 x/menit. Keadaan umum Ny. S baik, kesadaran compos
mentis, status kesehatan Ny. S setelah diperiksa Ny. S menderita hipertensi.
Kemudian setelah dilakukan prioritas masalah bersama-sama keluarga dan
disepakati bahwa keluarga memerlukan penjelasan tentang hipertensi, sehingga
perawat memutuskan akan memberikan pendidikan kesehatan (penkes) pada hari
Rabu, 28 Oktober 2015 tentang hipertensi.
Setelah dilakukan pengkajian dan didapat hasilnya seperti diatas maka perawat
bersama keluarga telah sepakat untuk melaksanakan pendidikan kesehatan tentang
mengenal, merawat keluarga dengan hipertensi.

b. Masalah Keperawatan Keluarga


Kurang pengetahuan

II. Rencana Keperawatan


1. Diagnosis Keperawatan Keluarga
Kurang pengetahuan pada Ny. S (61 Tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan anggota keluarga khususnya
Ny. S (61 Tahun ) dengan Hipertensi.
2. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan kesehatan pada Ny. S selama 60 menit, diharapkan
keluarga dapat memahami dan dapat menerapkan pola hidup sehat bagi anggota
keluarganya yang menderita hipertensi.
3. Tujuan Khusus
Setelah 1x60 menit kunjungan, keluarga dapat:
a. Mengenal masalah hipertensi dengan menyebutkan pengertian, dua dari lima
penyebab, 3 dari lima tanda dan gejala, pencegahan, dan penanganan dari masalah
hipertensi pada Ibu W
b. Mengambil keputusan untuk merawat anggota keluarga yang menderita penyakit
hipertensi dan menyebutkan akibat lanjut yang dapat terjadi apabila penyakit
tersebut tidak diobati

III. Implementasi Tindakan Keperawatan


1. Topik : Hipertensi dan perawatannya
2. Metode : Diskusi
3. Media : Alat tulis, Flipchart, Leaflet
4. Waktu : Hari Rabu, 28 Oktober 2015. Pukul 16.00 – 17.00 WIB
5. Tempat : Rumah Keluarga Tn. K, di RT 02 RW 08 Kel Limo, Kec Limo,
Kota Depok.
6. Strategi Pelaksanaan:
No Kegiatan Waktu
1. Orientasi
a. Mengucapkan salam
5 menit
b. Memvalidasi keadaan keluarga
c. Mengingatkan kontrak
2. Kerja 30 menit
a. Menjelaskan tentang hipertensi (pengertian, penyebab,
tanda dan gejala, pencegehan dan akibat lanjut bila
hipertensi tidak di obati)
b. Memberikan leaflet kepada Ny. S
c. Menanyakan kembali materi yang telah dijelaskan
d. Memberikan kesempatan keluarga untuk bertanya
e. Beri reinforcement positif atas usaha yang dilakukan
keluarga
3. Terminasi
a. Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya 5 menit
b. Mengucapkan salam.

7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/media disiapkan
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai dengan waktu dan strategi pelaksanaan.
2) Keluarga aktif dalam kegiatan.
c. Hasil
1) Keluarga mampu menyebutkan pengertian, tiga dari lima penyebab hipertensi,
dua dari tiga tanda dan gejala, pencegahan, serta penanganan masalah
hipertensi pada Ny. S
2) Keluarga dapat menyebutkan dua akibat yang dapat terjaadi apabila penyakit
tersebut tidak diobati

Anda mungkin juga menyukai