Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi
Asuhan Keperawatan Keluarga Hipertensi
Disusun oleh :
Septi Setyowati
Tahun 2015
LAPORAN PENDAHULUAN
I. 1. Latar Belakang
Keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan professional yang merupakan bagian
integral dari pelayanan kesehatan, didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan, dalam
bentuk bio-psiko-sosiokultural-spiritual yang komprehensif, ditujukan kepada individu,
keluarga, dan masyarakat, baik sehat maupun sakit yang mencakup seluruh proses
kehidupan manusia.
Asuhan keperawatan adalah suatu proses atau rangkaian kegiatan dalam praktik
keperawatan yang diberikan kepada klien pada berbagai tatanan pelayanan kesehatan
dengan menggunakan proses keperawatan, pedoman standar keperawatan, serta landasan
etika dan etiket keperawatan dalam lingkup wewenang dan tanggung jawab keperawatan.
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga serta
beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di satu atap dalam keadaan saling
ketergantungan (Sudiharto, 2007 : 22).
Asuhan keperawatan keluarga adalah suatu rangkaian kegiatan yang diberikan melalui
praktek keperawatan kepada keluarga, untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan
keluarga tersebut dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan (Sri Setyowati,
2008 : 75).
2. Data yang perlu dikaji lebih lanjut
a. Data umum
b. Lingkungan
c. Fungsi keluarga
d. Pemeriksaan fisik khususnya bagi anggota keluarga yang beresiko tinggi
e. Harapan keluarga
3. Masalah Keperawatan Keluarga
Belum ada karena belum dilaksanakan pengkajian
II. Proses Keperawatan
1. Diagnosis Keperawatan Keluarga
Belum dapat dirumuskan karena pengkajian belum dilakukan
2. Tujuan Umum
Dalam waktu 40 menit, terkumpul data yang dapat menunjang timbulnya masalah
kesehatan pada keluarga.
3. Tujuan Khusus
Terkumpulnya data umum, lingkungan, fungsi keluarga, pemeriksaan fisik (khususnya
bagi anggota keluarga yang beresiko tinggi) teridentifikasi masalah kesehatan.
III. Rancangan Tindakan Keperawatan
1. Topik : Pengkajian data umum, lingkungan, fungsi keluarga, pemeriksaan fisik
dan harapan keluarga
2. Metode : Wawancara, observasi, inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi.
3. Media : Format pengkajian, alat tulis dan alat pemeriksaan fisik
4. Waktu : Hari Rabu, 22 Oktober 2015, Pukul 16.00 – selesai
5. Tempat : Rumah Keluarga Bpk. K RT 02 RW 08 Kel. Limo
6. Strategi pelaksanaan :
No Kegiatan Waktu
1. Orientasi
a. Mengucapkan salam
b. Memperkenalkan diri 10 menit
c. Menjelaskan tujuan kunjungan
d. Memvalidasi keadaan keluarga
2. Kerja
1) Melakukan pengkajian
2) Melakukan pemeriksaan fisik (khususnya bagi anggota
keluarga yang beresiko) 25 menit
3) Mengidentifikasi masalah kesehatan
4) Memberikan reinforcement pada hal-hal positif yang
dilakukan keluarga
3. Terminasi
a. Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya 5 menit
b. Mengucapkan salam.
7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/format pengkajian tersedia
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai waktu dan strategi pelaksanaan
2) Keluarga aktif dalam kegiatan
3) Keluarga dapat membina hubungan saling percaya dengan perawat
c. Hasil
1) Didapatkan : Data umum, lingkungan, fungsi keluarga, pemeriksaan fisik pada
anggota keluarga yang beresiko dan harapan keluarga
2) Teridentifikasi masalah kesehatan
LAPORAN PENDAHULUAN
7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/format pengkajian tersedia
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai waktu dan strategi pelaksanaan
2) Keluarga aktif dalam kegiatan
c. Hasil
Didapatkan: data riwayat dan tahap perkembangan, struktur keluarga, stress dan
koping keluarga, serta pemeriksaan fisik Ny. S
LAPORAN PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
a. Karakteristik keluarga
Setelah dilakukan pengkajian pada keluarga ditemukan dua masalah kesehatan,
yaitu: gangguan perfusi jaringan dan gangguan rasa nyaman nyeri. Pada pertemuan ini
perawat akan mengenalkan dan menjelaskan masalah kesehatan tersebut kepada
keluarga dan kemudian bersama-sama dengan keluarga memprioritaskan masalah
kesehatan yang ada sehingga keluarga diharapkan dapat berpartisipasi aktif untuk
kegiatan selanjutnya.
Pada pertemuan ini akan dilakukan penjelasan mengenai masalah kesehatan
tersebut diatas kepada keluarga kemudian bersama-sama dengan keluarga
memprioritaskan masalah kesehatan yang ada sehingga keluarga diharapkan dapat
berpartisipasi aktif untuk kegiatan selanjutnya.
No Kegiatan Waktu
1. Orientasi
a. Mengucapkan salam
5 menit
b. Memvalidasi keadaan keluarga
c. Mengingatkan kontrak
2. Kerja
Mengenalkan masalah kesehatan yang ada, berdiskusi dengan
50 menit
keluarga tentang masalah kesehatan yang ada, keluarga
memprioritaskan masalah kesehatan yang ada bersama perawat
3. Terminasi 5 menit
1. Membuat kontrak untuk pertemuan selanjutnya
2. Mengucapkan salam
7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/media disiapkan
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai dengan waktu dan strategi pelaksanaan.
2) Keluarga aktif dalam kegiatan.
c. Hasil
Keluarga mampu mengenal dan menyetujui masalah kesehatan yang ada dan
memutuskan untuk memprioritaskan masalah kesehatan bersama perawat.
ANALISA DATA
NO DATA DIAGNOSA
1 DS : Gangguan perfusi
a. Ny. S mengatakan sering merasa sakit pada tengkuk leher jaringan pada Ny. S
b. Ny. S mengatakan penglihatannya sedikit kabur (buram) (61 tahun)
c. Ny. S mengatakan merasa pusing pada saat tekanan darahnya dikeluarga Tn. K
sedang tinggi (65 tahun) b.d
ketidak mampuan
DO : keluarga mengenal,
a. TTV Ny. S : masalah kesehatan
TD : 180/100 mmHg khususnya
N : 89 x/mnt Hipertensi.
RR : 22 x/mnt
S : 360C
b. Kesadaran compos mentis
c. Terdapat selaput putih tipis pada mata sinistra Ny. S
d. Status kesehatan Ny. S setelah diperiksa Ny. S menderita
hipertensi.
2 DS : Gangguan rasa
a. Ny. S mengatakan sering merasa sakit pada tengkuk leher nyaman nyeri pada
b. Ny. S mengatakan merasa pusing pada saat tekanan darahnya Ny. S (61 tahun)
sedang tinggi dikeluarga Tn. K
(65 tahun) b.d
DO : ketidakmampuan
a. TTV Ny. S : keluarga mengenal,
TD : 180/100 mmHg masalah kesehatan
N : 89 x/mnt khususnya
RR : 22 x/mnt Hipertensi.
S : 360C
d. Kesadaran compos mentis
e. Terdapat selaput putih tipis pada mata sinistra Ny. S
f. Status kesehatan Ny. S setelah diperiksa Ny. S menderita
hipertensi.
3 DS : Kurang
a. Ny. S mengatakan kurang paham akan keadaannya serta tanda pengetahuan pada
dan gejala yang timbul Ny. S (61 tahun)
b. Ny. S mengatakan ingin mengetahui obat tradisional lain dikeluarga Tn. K
untuk menurunkan tekanan darah (65 tahun) b.d
c. Ny. S mengatakan bahwa menggunakan penyedap rasa ketidakmampuan
(MSG) merk Royco sebagai pengganti garam pada setiap keluarga mengenal
masakannya masalah kesehatan
d. Ny. S mengatakan tidak mengetahui bahwa penggunaan anggota keluarga
penyedap rasa (MSG) tidak baik untuk tekanan darah khususnya Ny. S
(61 Tahun ) dengan
DO : Hipertensi.
a. Ny. S tidak bisa menyebutkan pengertian dari hipertensi
b. Ny. S banyak bertanya tentang penyakitnya
c. Ny. S bertanya tentang obat-obat tradisional untuk menurunkan
tekanan darah
PENAPISAN MASALAH
Gangguan perfusi jaringan pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khususnya Hipertensi.
No Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran
1. Sifat masalah : 1 Sifat masalah sudah actual, hal ini
actual dibuktikan dengan sudah terjadi hipertensi
pada Ny. S yaitu : 180/ 100 mmHg.
Apabila tidak segera diatasi dapat
mengakibatkan komplikasi lebih lanjut
seperti, stroke, gagal jantung, perdarahan
mata/ retina.
2. Kemungkinan 2 Kemungkinan masalah untuk diubah
masalah untuk adalah sebagian, hal ini dilihat dari
diubah : keluarga kurang mengetahui tentang
sebagian penyakit akan tetapi Ny. S memiliki
keinginan untuk dapat melakukan
perawatan sendiri untuk memperingan
keluhan.
3. Potensial 1 Potensial masalah untuk dicegah adalah
masalah untuk cukup, tidak ada anggota keluarga yang
dicegah : mengalami hipertensi, dan adanya
cukup keinginan dari Ny. S untuk berobat dan
mencoba terapi secara
tradisional/komplementer akan tetapi
kurangnya dukungan keluarga.
4. Menonjolnya 1 Menonjolnya masalah adalah masalah ada
masalah : tapi tidak perlu segera diatasi, hal ini dapat
masalah ada dilihat dari pernyataan Ny. S yaitu “Jika
tapi tidak perlu saya merasa pusing atau kaku pada
segera diatasi tengkuk leher, saya hanya memborehkan
minyak gosok saja”.
5
Total
Gangguan rasa nyaman nyeri pada Ny. S (61 tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun)
b.d ketidak mampuan keluarga mengenal, masalah kesehatan khusnya Hipertensi.
No Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran
1. Sifat masalah : 1 Sifat masalah sudah actual, hal ini
actual dibuktikan dengan sudah terjadi hipertensi
pada Ny. S yaitu : 180/ 100 mmHg.
Apabila tidak segera diatasi dapat
mengakibatkan komplikasi lebih lanjut
seperti, stroke, gagal jantung, perdarahan
mata/ retina.
2. Kemungkinan 2 Kemungkinan masalah untuk diubah
masalah untuk adalah mudah, hal ini dilihat dari keluarga
diubah : mengetahui tentang penyakit dan memiliki
mudah keinginan untuk dapat melakukan
perawatan sendiri untuk memperingan
keluhan.
3. Potensial 1 Potensial masalah untuk dicegah adalah
masalah untuk tinggi, tidak ada anggota keluarga yang
dicegah : mengalami hipertensi, dan adanya
Tinggi keinginan dari Ny. S untuk berobat dan
mencoba terapi secara
tradisional/komplementer.
4. Menonjolnya 1 Menonjolnya masalah adalah masalah ada
masalah : tapi tidak perlu segera diatasi, hal ini dapat
masalah ada dilihat dari pernyataan Ny. S yaitu “saya
tapi tidak perlu dilarang oleh dokter untuk memakan
segera diatasi makanan yang asin dan berlemak, tetapi
saya menggunakan penyedap rasa royco
sebagai pengganti garam saat memasak”.
5
Total
Kurang pengetahuan pada Ny. S (61 Tahun) dikeluarga Tn. K (65 tahun) b.d
ketidakmampuan keluarga mengenal masalah kesehatan anggota keluarga
khususnya Ny. S (61 Tahun ) dengan Hipertensi.
No Kriteria Bobot Perhitungan Pembenaran
1 Sifat masalah: 1 Sifat masalah sudah aktual, masalah ini
aktual dapat dilihat apabila tidak segera dapat
diatasi dapat mengakibatkan masalah
mempercepat terjadinya komplikasi
hipertensi (seperti gagal jantung, stroke,
perdarahan mata /retina)
2. Kemungkinan 2 Kemungkinan masalah untuk diubah
masalah untuk adalah mudah, hal ini dilihat dari keluarga
diubah : mengetahui tentang penyakit dan memiliki
mudah keinginan untuk dapat melakukan
perawatan sendiri untuk memperingan
keluhan.
3. Potensial 1 Potensial masalah untuk dicegah adalah
masalah untuk tinggi, tidak ada anggota keluarga yang
dicegah : mengalami hipertensi, dan adanya
tinggi keinginan dari Ny. S untuk berobat dan
mencoba terapi secara
tradisional/komplementer, hal ini dapat
dilihat dari pernyataan Ny. S bahwa “Saya
sudah mengetahui obat tradisional untuk
darah tinggi, ada rebusan daun salam, daun
alpukat, bawang putih tunggal, dan
seledri.”
4 Menonjolkan 1 Menonjolnya masalah adalah segera
masalah : diatasi, hal ini dapat dilihat dari pernyataan
Segera diatasi Ny. S yaitu “saya semenjak tahu terkena
tekanan darah tinggi dan dilarang oleh
dokter untuk memakan makanan yang asin,
saya merubah pola makan saya. Saya
cobain semua obat-obat tradisional yang
disarankan oleh dokter/perawat.”
Total 5 5
LAPORAN PENDAHULUAN
Kunjungan ke 4 Tanggal : 28 Oktober 2015
1. Latar Belakang
a. Karakteristik keluarga
Berdasarkan hasil pengkajian pada tanggal 22 Oktober 2015 yang dilakukan
pada keluarga Tn. K, diperoleh data, Ny. S mengeluh sering merasa sakit pada
tengkuk leher, dan mengatakan penglihatannya sedikit kabur (buram) dan kurang
paham akan keadaannya serta tanda dan gejala yang timbul, Ny. S sudah mengetahui
obat tradisional untuk menurunkan tekanan darah diantaranya rebusan daun salam,
bawang putih, dan sari seledri akan tetapi Ny. S mengatakan ingin mengetahui obat
tradisional lain untuk menurunkan tekanan darah.
Hasil pemeriksaan fisik pada tanggal 22 Oktober 2015 Ny. S diperoleh data
sebagai berikut : TTV yang meliputi TD : 180/100 mmHg, nadi 89 x/menit, suhu
36C dan pernafasan 22 x/menit. Keadaan umum Ny. S baik, kesadaran compos
mentis, status kesehatan Ny. S setelah diperiksa Ny. S menderita hipertensi.
Kemudian setelah dilakukan prioritas masalah bersama-sama keluarga dan
disepakati bahwa keluarga memerlukan penjelasan tentang hipertensi, sehingga
perawat memutuskan akan memberikan pendidikan kesehatan (penkes) pada hari
Rabu, 28 Oktober 2015 tentang hipertensi.
Setelah dilakukan pengkajian dan didapat hasilnya seperti diatas maka perawat
bersama keluarga telah sepakat untuk melaksanakan pendidikan kesehatan tentang
mengenal, merawat keluarga dengan hipertensi.
7. Kriteria Evaluasi :
a. Struktur
1) LP disiapkan
2) Alat bantu/media disiapkan
3) Kontrak dengan keluarga tepat dan sesuai dengan rencana
b. Proses
1) Pelaksanaan sesuai dengan waktu dan strategi pelaksanaan.
2) Keluarga aktif dalam kegiatan.
c. Hasil
1) Keluarga mampu menyebutkan pengertian, tiga dari lima penyebab hipertensi,
dua dari tiga tanda dan gejala, pencegahan, serta penanganan masalah
hipertensi pada Ny. S
2) Keluarga dapat menyebutkan dua akibat yang dapat terjaadi apabila penyakit
tersebut tidak diobati