25 RUMUS PENTING
Seperti yang kita tahu, bahwa ada sangat banyak
jumlah rumus atau formula di dalam Excel.
Pertanyaannya, rumus apa yang kita butuh pelajari
duluan? Ini pendapat pribadi saya, tapi saya
menyarankan temen-temen mempelajari 25 rumus
ini dulu.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus SUM bisa temen-temen gunakan untuk
menjumlahkan nilai beberapa data.
Gimana Cara Pakainya?
=SUM(blok data yang mau dijumlahkan)
3 Cara Menggunakan SUM
Menjumlahkan sekelompok data yang berurutan
Temen-temen tinggal ketik =SUM(, lalu blok data
yang akan di jumlahkan , dan tambahkan tutup
kurung. Misal kita mau menjumlahkan data di cell A1
sampai A10, berarti rumusnya menjadi
=SUM(A1:A10).
Menjumlahkan data yang tidak berututan
Apabila temen-temen hendak menjumlahkan data
yang tidak berurutan, maka bisa diketik =SUM(, lalu
klik sel yang hendak dijumlahkan. Gunakan , atau ;
untuk memisahkan masing-masing sel yang
dijumlahkan. Atau bisa juga dengan cara menekan
tombol Ctrl untuk memilih sel yang hendak
dijumlahkan.
Menjumlahkan data kombinasi
Cara ini gabungan dari 2 cara sebelumnya. Temen-
temen bisa memblok data yang mau dijumlahkan,
lalu untuk data yang tidak urut kita bisa tekan Ctrl
lalu klik sel tersebut. Misal hasilnya seperti ini,
=SUM(A1:A10,A12). Ini artinya kita akan
menjumlahkan sel A1 sampai A10 dan sel A12.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus AVERAGE bisa kita gunakan untuk mencari
nilai rata-rata dari sekelompok data.
Gimana Cara Pakainya?
=AVERAGE(blok data yang ingin dicari nilai rata-
ratanya)
Untuk penjualan tentang rumus AVERAGE sama
dengan penjelasan di rumus SUM.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus COUNT digunakan untuk mengitung
banyaknya data yang berbentuk angka. Apabila ada
salah satu dari sekelompok data yang berbentuk
selain angka (text atau date), maka data tersebut
tidak dihitung.
Gimana Cara Pakainya?
=COUNT(blok data yang ingin dihitung)
Untuk penjelasan rumus COUNT juga sama dengan
penjelasan rumus SUM sbeelumnya.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Berbeda dengan rumus sebelumnya, rumus
COUNTA digunakan untuk mengitung banyaknya
data dengan bentuk apapun (text, number, dll)
Bagaimana Cara Pakainya?
=COUNTA(blok data yang akan dihitung)
Untuk penjelasan rumus COUNTA juga sama
dengan penjelasan rumus SUM sebelumnya.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus MAX bisa kita gunakan untuk mencari data
dengan nilai tertinggi dari sekelompok data. Misal
digunakan untuk mencari nilai tertinggi di kelas,atau
mencari penjualan tertinggi dalam periode tertentu.
Bagaimana cara pakainya?
=MAX(blok data yang ingin dicari nilai terbesarnya)
Untuk penjelasan rumus MAX juga sama dengan
penjelasan rumus SUM sebelumnya.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Penggunaan rumus MIN hampir sama dengan
rumus sebelumnya, hanya saja rumus ini digunakan
untuk mencari nilai terkecil dari sekelompok data.
Bagaimana Cara Pakainya?
=MIN(blok data yang ingin dicari nilai terkecilnya)
Untuk penjelasan rumus MIN juga sama dengan
penjelasan rumus SUM sebelumnya.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus IF digunakan untuk menghasilkan data
berdasarkan penerapan logika yang mengacu pada
kondisi tertentu. Singkatnya, rumus ini menerapkan
logika “jika ini, maka itu”.
Gimana Cara Pakainya?
=IF(pernyataan yang diuji, nilai jika benar, nilai jika
salah)
Rumus ini juga bisa digunakan untuk menguji lebih
dari satu pernyataan, atau biasa disebut IF
Bertingkat.
Pada contoh diatas, saya menggunakan rumus IF
untuk mengisi data di kolom Keterangan
berdasarkan informasi yang ada di kolom Stok.
Pernyataan yang mau saya uji adalah jika stok
barangnya 0,maka isi di kolom keterangan HABIS,
jika selain itu maka isinya ADA. Untuk penulisan
rumus IF, apabila kita mau mengisi dengan text,
maka perlu kita tambahkan petik dua (“ “), tapi jika
diisi dengan angka maka tidak perlu ditambah petik
dua.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus SUMIF digunakan untuk menjumlahkan
sekelompok data hanya dengan satu kriteria
tertentu. Misalkan menjumlahkan omset penjualan di
area jawa timur saja.
Gimana Cara Pakainya?
=SUMIF(blok kolom yang berisi kriteria, kriteriamu,
blok kolom yang mau dijumlahkan)
Pada contoh diatas, saya menggunakan rumus
SUMIF untuk menjumlahkan data penjualan Jawa
Timur. Pertama yang saya lakukan adalah memblok
kolom yang berisi kriteria, yaitu sel B2:B7. Lalu saya
memilih kriteria yang saya mau di sel E4, kita bisa
juga mengganti kriteria E4 menjadi text “Jawa
Timur”. Setelah itu memblok kolom yang hendak kita
jumlahkan, yaitu kolom C2:C7.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Penggunaan rumus SUMIFS hampir sama dengan
rumus SUMIF, perbedaannya terletak pada jumlah
kriteria yang digunakan. Rumus SUMIFS bisa
menggunakan 2 kriteria atau lebih.
Gimana Cara Pakainya?
=SUMIFS(blok data yang mau dijumlahkan, blok
kolom yang berisi kriteria 1, kriteria 1, blok kolom
yang berisi kriteria 2, kriteria 2, dst).
Pada contoh diatas saya menggunakan rumus
SUMIFS untuk menjumlahkan nilai pada kolom
penjualan dengan kriteria area penjualan hanya
jawa timur dan jenis kelamin hanya laki-laki.
Pertama yang saya lakukan adalah memblok kolom
yang hendak kita jumlahkan,lalu kita blok kolom
yang berisi kriteria pertama, yaitu kolom C2 sampai
C7, lalu ketik kriteria pertama yaitu “Jawa Barat”, lalu
blok kolom yang berisi kriteria kedua, yaitu kolom B2
sampai B7, lalu ketik kriteria kedua yaitu “L”.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus COUNTIF digunakan untuk menghitung data
dalam bentuk apapun dengan hanya 1 kriteria. Misal
menghitung pegawai yang laik-laki saja.
Gimana cara pakainya?
=COUNTIF(blok kolom yang mau kamu hitung,
kriteria)
Pada contoh diatas, saya menghitung jumlah
pegawai laki-laki dengan menggunakan rumus
COUNTIF. Pertama yang saya lakukan adalah
memblok kolom yang akan dihitung yaitu kolom B2
sampai B7, lalu ketik kriterianya. Kriteria ini bisa
diketik menggunakan dua tanda petik, atau bisa juga
dengan memilih sel yang menjadi kriteria.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Penggunaan rumus COUNTIFS hampir sama
dengan rumus sebelumnya, perbedaannya yaitu
pada jumlah kriteria. Rumus ini dapat menghitung
banyaknya data dengan 2 kriteria atau lebih. Misal
kita mau menghitung jumlah siswa laki-laki yang
lulus.
Gimana Cara Pakainya?
=COUNTIFS(blok kolom yang berisi kriteria 1,
kriteria 1, blok kolom yang berisi kriteria 2, kriteria 2,
dst)
Pada contoh diatas, saya menghitung banyaknya
pegawai laki-laki dengan area penjualan di Jawa
Barat saja. Pertama yang saya lakukan adalah
memblok kolom yang berisi kriteria pertama, yaitu
kolom B2 sampai B7, lalu ketik kriteria pertama yaitu
“L”. Setelah itu blok lagi kolom yang berisi kriteria
kedua yaitu kolom C2 sampai C7, lalu ketik kriteria
kedua yaitu “Jawa Barat”.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus LEN digunakan untuk menghitung jumlah
karakter pada sebuah sel. Rumus ini biasanya
digunakan untuk menvalidasi data yang diinput.
Misal kita akan memvalidasi data NPWP. NPWP
sendiri kan ada 20 karakter, kita bisa cek dengan
rumus ini jika ada yang input NPWP kurang atau
melebihi dari itu.
Gimana Cara Pakainya?
=LEN(sel yang mau kita hitung karakternya)
Gambar diatas adalah contoh penggunaan rumus
LEN. Sangat mudah dan sederhana, tinggal kita pilih
saja sel mana yang hendak kita hitung karakternya.
Rumus ini biasanya digunakan dalam rumus lain,
seperti rumus LEFT, RIGHT, dll.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus LEFT digunakan untuk mengekstrak karakter
dari kiri ke kanan. Rumus RIGHT digunakan untuk
mengekstrak karakter dari kanan ke kiri. Sedangkan
rumus MID digunakan untuk mengekstrak karakter
dari tengah dihitung berapa karakter dari kiri dan
berapa karakter ke kanan.
Gimana Cara Pakainya?
=LEFT(sel yang mau diekstrak,berapa karakter ke
kanan)
=RIGHT(sel yang mau diekstrak, berapa karakter ke
kiri)
=MID(sel yang mau diekstrak, berapa karakter dari
kiri, berapa karakter ke kanan)
Gambar diatas adalah contoh penggunaan rumus
LEFT, RIGHT, dan MID.
Untuk yang pertama saya mau mengekstrak kata
“Bayi”. Maka saya menggunakan rumus LEFT, lalu
memilih sel yang akan di ekstrak yaitu A2, angka 4
pada rumus berarti saya mengekstrak 4 karakter
dari kanan.
Yang kedua, saya mau mengekstrak kata “Gemoy”.
Maka saya menggunakan rumus RIGHT, lalu
memilih sel yang akan diekstrak yaitu A3, angka 5
berarti saya akan mengekstrak 5 karakter dari kanan
ke kiri.
Yang ketiga, saya mau mengekstrak kata “Saya”.
Maka saya menggunakan rumus MID, lalu memilih
sel yang akan diekstrak, angka 6 dalam rumus
berarti saya mau mengekstrak 6 karakter dari kiri,
angka 4 berarti saya mau mengekstrak 4 karakter ke
kanan.
Perlu diingat bahwa tanda baca, seperti titik, koma,
spasi, dll, termasuk dalam karakter ya.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus VLOOKUP digunakan untuk mencari sebuah
data menggunakan satu informasi dalam table yang
berbentuk vertical.
Gimana Cara Pakainya?
=VLOOKUP(informasi yang akan digunakan, blok
table yang berisi data, urutan kolom data yang akan
dicari, TRUE or FALSE)
TRUE adalah kode untuk Approximate Match.
Artinya data yang dicari tidak harus sama persis
dengan informasi yang digunakan. TRUE juga bisa
dinyatakan dengan angka 1.
FALSE adalah kdeo untuk Exact Match. Artinya data
yang dicari harus sama persis dengan informasi
yang digunakan. FALSE juga bisa dinyatakan
dengan angka 0.
Perlu diingat bahwa rumus VLOOKUP hanya bisa
digunakan untuk mencari data yang ada di sebelah
kanan kolom informasi.
Gambar diatas adalah contoh dari penggunaan
rumus VLOOKUP untuk mencari nama barang
dengan menggunakan informasi kode pada sel F3.
Yang saya lakukan pertama adalah memilih sel F3
sebagai informasi, lalu memblok tabel yang berisi
data barang dimulai dari kolom kode, lalu angka 2 di
rumus berarti saya mencari data pada kolom ke-2
dari tabel yang saya blok sebelumnya, lalu saya pilih
FALSE untuk menemukan hasil yang sama persis
dengan informasi.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Penggunaan rumus HLOOKUP hampir sama
dengan rumus VLOOKUP, perbedaanya yaitu rumus
ini digunakan untuk mencari sebuah data
menggunakan satu informasi dalam table yang
berbentuk horizontal.
Gimana Cara Pakainya?
=HLOOKUP(informasi yang akan digunakan, blok
table yang berisi data, urutan baris data yang akan
dicari, TRUE or FALSE)
Untuk penjelasan rumus HLOOKUP sama dengan
penjelasan rumus VLOOKUP.
Kapan Pakai VLOOKUP Kapan Pakai HLOOKUP?
Tergantung bentuk tabelnya. Apabila bentuk
tabelnya vertical, dalam arti judul tabel ada diatas
dan datanya berjajar kebawah, maka kita pakai
VLOOKUP. Jika bentuk tabelnya horizontal, dalam
arti judul tabel ada di kiri dan datanya berjajar ke
kanan, maka kita pakai HLOOKUP.
VLOOKUP lebih sering dipakai dalam pekerjaan
karena sudah menjadi hal yang normal dalam
membuat tabel dalam bentuk vertical, judulnya di
atas dan datanya berjajar ke bawah.
Gambar diatas adalah contoh dari penggunaan
rumus HLOOKUP. Untuk penjelasannya sama
persis dengan penjelasan rumus VLOOKUP.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus INDEX digunakan untuk mengambil data
berdasarkan urutan kolom dan baris yang kita
inginkan.
Gimana cara pakainya?
=INDEX(blok data yang mau kita cari, baris ke
berapa, kolom ke berapa)
Pada contoh diatas saya mau mencari harga mie
kuah dengan toping ayam. Pertama yang saya
lakukan adalah memblok semua data yaitu dari A1
sampai E6, lalu karena mie kuah ada di baris ke 4
jadi saya ketik angka 4, dan karena toping ayam ada
di kolom ke 3 jadi saya ketik angka 3.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus MATCH digunakan untuk mengetahui data
yang saya inginkan ada di baris keberapa atau
kolom keberapa.
Gimana cara pakainya?
=MATCH(data yang ingin dicari, blok data sumber,0)
Seperti penjelasan sebelumnya, angka 0 adalah
kode untuk exact match, artinya data yang dicari
sama persis dengan data yang diinginkan.
Gambar diatas adalah contoh penggunaan rumus
MATCH. Pertama kita pilih sel yang akan dicari
kolomnya, yaitu sel G2. Lalu kita blok kolom
acuannya yaitu A1 sampai A6. Lalu kita ketik angka
0 untuk menghasilkan exact match. Maka keluarlah
angka 4, yang berarti data “mie kuah” berada pada
baris ke-4 pada kolom A1 sampai A6.
Begitu juga dengan angka 3, didapat dengan
memilih sel yang akan dicari barisnya yaitu sel G3.
Lalu blok baris yang menjadi acuannya yaitu A1
sampai E1. Lalu ketik angka 0 untuk menghasilkan
exact match.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus INDEX MATCH adalah gabungan dari
rumus INDEX dan MATCH. Pada rumus INDEX
sebelumnya, yaitu:
=INDEX(blok data yang mau kita cari, baris ke
berapa, kolom ke berapa)
dapat kita mengganti bagian “baris ke berapa”
dan “kolom ke berapa” dengan rumus MATCH,
yaitu:
=INDEX(blok data yang mau kita cari, MATCH
(data yang ingin dicari, blok data sumber,0),
MATCH(data yang ingin dicari, blok data
sumber,0))
Rumus MATCH merah sebagai pengganti
angka kolom, sedangkan rumus MATCH biru
sebagai pengganti angka baris.
Pada contoh rumus INDEX diatas, angka baris
keberapa dan kolom keberapa sudah diganti
dengan rumus MATCH. Memang rumusnya
menjadi lebih panjang, tapi dengan kombinasi
ini akan menjadi lebih applicable apabila
digunakan pada data yang ukurannya besar.
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
LOWER
Digunakan untuk mengganti huruf pada data
menjadi kecil semua. Misal: pintar excel
UPPER
Digunakan untuk mengganti huruf pada data
menjadi besar semua. Misal: PINTAR EXCEL
PROPER
Digunakan untuk mengganti huruf pada data
menjadi besar hanyak huruf pertama di setiap
kalimat. Misal: Pinter Excel
Gimana Cara Pakainya?
LOWER
=LOWER(sel yang akan diganti hurufnya)
UPPER
=UPPER(sel yang akan diganti hurufnya)
PROPER
=PROPER(sel yang akan diganti hurufnya)
Gambar diatas adalah contoh penggunaan
rumus LOWER, UPPER, dan PROPER.
Sederhana kan? ;)
Rumus Ini Digunakan Untuk Apa?
Rumus CONCATENATE digunakan untuk
menggabungkan data dari beberapa sel yang
berbeda.
Gimana Cara Pakainya?
=CONCATENATE(sel 1,sel 2,dst)
Jika kita mau menggabungkan beberapa sel dan
mau disisipkan pemisah seperti spasi atau tanda
baca yang lain, maka kita harus mengetikkan
dengan menggunakan dua tanda petik.
Pada formula bar diatas, diantara kata 1 dan
kata 2 saya ingin tambahkan pembatas berupa
spasi, sehingga harus diketik <spasi> dengan
diapit tanda petik dua. Apabila tidak dipisah
dengan spasi, maka kata 1 dan kata 2 akan
menempel.
Selain rumus CONCATENATE, kita juga bisa
menggunakan symbol Ampersan atau biasa
dikenal dengan tanda “dan” (&).
50 TOMBOL SHORTCUT
Di excel itu ada banyak banget tombol shortcut yang
bisa dipake untuk mempermudah dan mempercepat
kinerja kamu. Tapi seenggaknya ada 50 tombol
shortcut yang sering dipakai. Apa aja tuh?
No Kegunaan Shortcut
1 Untuk membuat Workbook baru Ctrl + N
2 Untuk membuka Workbook yang sudah ada Ctrl + O
3 Untuk menyimpan Workbook Ctrl + S
4 Untuk menutup Workbook yang sedang terbuka Ctrl + W
5 Untuk menutup Excel Ctrl + F4
6 Untuk pindah ke sheet selanjutnya Ctrl + PageDown
7 Untuk pindah ke sheet sebelumnya Ctrl + PageUp
8 Untuk pergi ke Tab Data Alt + A
9 Untuk pergi ke Tab View Alt + W
10 Untuk pergi ke Tab Home Alt + H
11 Untuk mengedit cell F2
12 Untuk meng"kopas" Ctrl + C, Ctrl + V
13 Untuk membuat tulisan menjadi miring dan tebal Ctrl + I, Ctrl + B
14 Untuk membuat tulisan rata tengah Alt + H + A + C
15 Untuk menambah warna pada cell Alt + H + H
16 Untuk menambah garis batas Alt + H + B
17 Untuk menghapus garis pinggir Ctrl + Shift + _
18 Untuk menambah garis pinggir Ctrl + Shift + &
19 Untuk pindah ke cell sebelah kanan Tab
20 Untuk pindah ke cell sebelah kiri Shift + Tab
21 Untuk memblok semua cell ke kanan Ctrl + Shift + →
22 Untuk memblok semua cell ke kiri Ctrl + Shift + ←
23 Untuk memblok semua cell ke bawah sampai akhir Ctrl + Shift + ↓
data
24 Untuk memblok semua cell ke atas Ctrl + Shift + ↑
25 Untuk menambah komentar pada cell Shift + F2
26 Untuk menghapus komentar pada cell Shift + F10 + D
27 Untuk menampilkan "find and replace" Ctrl + H
28 Untuk mengaktifkan filter Ctrl + Shift + L
29 Untuk mengaktifkan filter Alt + A + T
30 Untuk mengaktifkan filter Alt + ↓
31 Untuk menambahkan tanggal hari ini Ctrl + ;
32 Untuk menambahkan waktu hari ini Ctrl + Shift + :
33 Untuk menambahkan hyperlink Ctrl + k
34 Untuk menambahkan format mata uang Ctrl + Shift + $
35 Untuk menambahkan format persentase Ctrl + Shift + %
36 Untuk pergi ke "Tell me what you want to do…" Alt + Q
37 Untuk memblok satu baris Shift + Space
38 Untuk memblok satu kolom Ctrl + Space
39 Untuk menghapus satu kolom Alt+H+D+C
40 Untuk menghapus satu kolom Shift + Space, Ctrl + -
41 Untuk menghapus satu baris Shift + Space, Ctrl + -
42 Untuk menyembunyikan baris Ctrl + 9
43 Untuk menampilkan kembali baris yang disembunyikan Ctrl + Shift + 9
44 Untuk menyembunyikan kolom Ctrl + 0
45 Untuk menampilkan kembali kolom yang Ctrl + Shift + 0
disembunyikan
46 Untuk mengelompokkan baris atau kolom Alt + Shift + →
47 Untuk memisahkan dari group baris atau kolom Alt + Shift + ←
48 Untuk menyembunyikan unsur dari pivot table Ctrl + -
49 Untuk membuat diagram pivot di sheet yang sama Alt + F1
50 Untuk membuat diagram pivot di sheet yang berbeda F11