MAKALAH
KONSTITUSI RIS 1949
Di Susun Oleh
Kelompok 2
Anggota:
1. Alya Azizah Salimah
2. Bilqis Rakana Denisya P.
3. Dina Ariyani
4. Kholifa khoirunisa
5. Irna Waelah
6. Nazwa Siti Abina
7. Nesa Agnia
8. Saskia Maulina
9. Sifa Nurul Fadilah
10. Siti Alifah Faudziyah
Kelas : XII-E
SMA NEGERI 1 CIBINGBIN
Jln Raya Sukamaju – Desa Sukamaju Kecamatan Cibingbin
Kabupaten Kuningan Jawa Barat
45587
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ‘’KONSTITUSI RIS 1949’’.
Dalam penulisan makalah ini tentunya kami pasti mengalami berbagai
kesulitan, berkat bantuan dari berbagai pihak akhirnya makalah ini dapat kami
selesaikan. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih banyak atas pihak-pihak yang
telah membantu penyusunan makalah ini.
Kami menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna, untuk itu kritik dan
saran dari pembaca yang bersifat membangun sangat kami butuhkan untuk
kesempurnaan makalah ini kedepannya. Namun, dibalik ketidaksempurnaan tersebut
masih tersimpan sebuah harapan, semoga makalah ini ada manfaatnya bagi para
pembaca.
Sukamaju, Agustus 2024
Penyusun,
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.........................................................................................i
DAFTAR ISI........................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN....................................................................................1
A. Latar Belakang...........................................................................................1
B. Rumusan Masalah.....................................................................................1
C. Tujuan........................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN.....................................................................................2
A. Pengertian Republik Indonesia Serikat (RIS)............................................2
B. Pengertian Konstitusi RIS.........................................................................2
C. Alasan Berakhir RIS..................................................................................3
D. Sistem Pemerintahan RIS 1949.................................................................3
E. Kelebihan Konstitusi RIS 1949.................................................................3
BAB III PENUTUP.............................................................................................5
A. Kesimpulan................................................................................................5
B. Saran..........................................................................................................5
ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Belanda ingin kembali menguasai Indonesia dengan cara memecah
belahnya. Hal ini dilakukan dengan mendirikan negara boneka di bawah
kendalinya seperti negara Sumatera Timur, negara Indonesia Timur, negara
Pasundan, dan negara Jawa Timur.
Sejalan dengan usaha Belanda tersebut, terjadilah invasi atau
pertempuran fisik yang dikenal dengan Agresi Militer I pada 1947 dan Agresi
Militer II pada 1948. Hal tersebut mengundang keprihatinan dunia hingga
PBB mendesak pemerintah Belanda dan pemerintah Indoensia untuk
melakukan perundingan yang dikenal sebagai Koferensi Meja Bundar.
Dalam Koferensi Meja Bundar dihasilkan tiga buah persetujuan pokok,
yaitu:
- Mendirikan Negara Republik Indonesia Serikat
- Penyerahan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat
- Didirikan Uni antara Republik Indonesia Serikat dan Kerajaan Belanda
Selama berlangsungnya KMB di Den Haag, dibentuk Panitia
Ketatanegaraan dan Hukum Tata Negara yang antara lain membahas
rancangan Konstitusi Sementara Republik Indonesia Serikat.
Panitia ini sudah menyelesaikan pekerjaannya dan pada 29 Oktober 1949,
antara wakil-wakil Republik Indonesia dan BFO, serta negara-negara federal
yang dibentuk Belanda menandatangani Piagam Persetujuan tentang
Konstitusi Republik Indonesia Serikat.
B. Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Republik Indonesia Serikat (RIS)?
2. Apa Pengertian Konstitusi RIS?
3. Mengapa RIS Berakhir?
4. Bagaimana Sistem Pemerintahan RIS 1949?
5. Apa Kelebihan Konstitusi RIS 1949?
C. Tujuan
1. Untuk Mengetahui Pengertian Republik Indonesia Serikat (RIS)
2. Untuk Mengetahui Pengertian Konstitusi RIS
3. Untuk Mengetahui Alasan Berakhir RIS
4. Untuk Mengetahui Sistem Pemerintahan RIS 1949
5. Untuk Mengetahui Kelebihan Konstitusi RIS 1949
1
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Republik Indonesia Serikat (RIS)
Republik Indonesia Serikat adalah suatu negara federasi yang berdiri yang
berdiri pada tanggal 27 Desember 1949 sebagai hasil kesepatakan tiga pihak
dalam Koferensi Meja Bundar (KMB). Tiga pihak tersebut, yaitu:
- Republik Indonesia
- Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO)
- Belanda
Kesepakatan itu juga disaksikan oleh United Nations Commission for
Indonesia (UNCI) sebagai perwakilan dari PBB.
B. Pengertian Konstitusi RIS
Berdirinya Negara Republik Indonesia Serikat, maka Konstitusi RIS
sebagai Undang-Undang Dasarnya. Sehingga UUD 1945 hanya berlaku
untuk salah satu negara bagian, yaitu Negara Republik Indonesia di
Yogyakarta. Sementara bentuk negara berubah dari kesatuan menjadi federal
dan sistem pemerintahannya dari presidensial versi UUD 1945 menjadi
parlementer. Baca juga: Sistem Demokrasi di Indonesia
Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) adalah konstitusi yang
berlaku di Republik Indonesia Serikat sejak tangga 27 Desember 1949 hingga
diubahnya kembali bentuk federal RIS menjadi kesatuan RI. Pemberlakukan
konstitusi ini tidak serta merta mencabut UUD 1945 karena perbedaan ruang
lingkup penerapan. Konstitusi Republik Indonesia Serikat terdiri atas
mukadimah, isi dan piagam persetujuan. Isi Konsitusi Republik Indonesia
Serikat terdiri enam bab dan seratus sembilan puluh tujuh pasal
Dalam perkembangannya satu demi satu negara-negara bagian RIS
menggabungkan diri kepada Negara Bagian Republik Indonesia di
Yogyakarta. Setelah terjadi penggabungan tersebut, maka akhirnya Negara
Republik Indonesia Serikat terdiri atas tiga negara bagian saja, yaitu:
- Negara Republik Indonesia Proklamasi Yogyakarta
- Negara Indonesia Timur
- Negara Sumatera Timur
C. Alasan Berakhirnya RIS
Pada April 1950 diadakan konferensi antara RIS, Negara Indonesia
Timur, dan Negara Sumatera Timur. Keputusannya adalah membentuk
negara kesatuan dan Negara Republik Indonesia.
Pada 19 Mei 1950, Hatta dan Perdana Menteri Republik Indonesia Abdul
Halim sepatak membubarkan Republik Indonessia untuk membentuk negara
baru, Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2
Pada 15 Agustus 1950, Sukarno menandatangani UUD Sementara
Republik Indonesia dan dua hari kemudian RIS secara resmi dibubarkan an
Indonesia kembali ke bentuk negara kesatuan.
D. Sistem Pemerintahan RIS 1949
Sistem pemerintahan RIS adalah sistem pemerintahan parlementer
kabinet semu atau Quasy Parlementary. Pemerintahan menganut sistem multi
partai, sehingga sistem satu ini bukan termasuk sistem kabinet parlementer
murni. Adapun bentuk negara RIS adalah federasi.
Pemerintahan RIS menggunakan Konstitusi RIS 1949 dan berlaku di
kawasan RIS dengan pembagian negara bagian sebagai berikut:
- Negara Sumatera Timur
- Negara Indonesia Timur
- Negara Sumatera Selatan
- Madura
- Negara Jawa Timur
- Negara Pasundan
Adapun ketentuan sistem pemerintahan dalam konstitusi RIS 1949, yaitu:
- Presiden mempunyai wewenang mengendalikan kekuasaan perdana
menteri.
- Presiden mempunyai wewenang mengangkat perdana menteri, bukan
parlemen.
- Presiden RIS bisa menduduki jabatan rangkap, yaitu kepala negara dan
presiden RIS.
- Presiden merupakan kepala negara yang kekuasaannya tidak bisa
diganggu gugat serta dipilih oleh orang-orang yang dikuasakan oleh
pemerintah daerah bagian.
- Presiden mempunyai wewenang membentuk kabinet.
E. Kelebihan Konstitusi RIS 1949
Josef M Monteiro, S.H., M.H. dalam buku berjudul Pendidikan
Kewarganegaraan: Perjuangan Membentuk Karakter Bangsa menjelaskan
bahwa konstitusi RIS 1949 muncul setelah terbentuknya negara Republik
Indonesia Serikat (RIS). RIS termasuk suatu negara federasi yang
dideklarasikan pada tanggal 27 Desember 1949. RIS muncul berdasarkan
kesepakatan tiga pihak dalam KMB (Konferensi Meja Bundar).
Adapun pemerintahan RIS menggunakan konstitusi RIS 1949 yang
mempunya kelebihan sebagai berikut:
- Parlemen tidak mengenal mosi tidak percaya.
- DPR mempunyai kewenangan membubarkan kabinet jika dianggap
menyimpang.
Pemberlakuan Konstitusi RIS 1949 terjadi karena dorongan Belanda yang
ingin menguasai Indonesia kembali. Alhasil Belanda berusaha mendirikan
berbagai negara baru di kawasan Indonesia.
3
Namun, setelah berlaku sampai 17 Agustus 1950, akhirnya konstitusi RIS
1949 digantikan oleh UUD Sementara. Kemudian pada 5 Juli 1959 konstitusi
Indonesia menggunakan kembali UUD 1945 hingga sekarang.
4
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Konstitusi RIS 1945 merupakan salah satu konstitusi yang pernah
berlaku di Indonesia. Kelebihan konstitusi RIS 1949 ternyata tidak cukup
kuat dalam mempertahankan berlakunya konstitusi ini, sebab konstitusi RIS
akhirnya digantikan oleh UUD Sementara.
B. Saran
Dalam pembutan makalah ini kami menyadari banyak kekeliruan dan
masih jauh dari kata sempurna, Oleh karena itu kami mengharapkan dari
semua pihak untuk memberikan kritik dan saran yang bersifat
membangun,untuk kelancaran pembuatan makalah selanjutnya. Namun, kami
berharap makalah kami bisa bermanfaat bagi kita semua terutama bagi
pemakalah