Anda di halaman 1dari 1

Kunci Jawaban UTS AHP 2005 Soal B

Soal No. 2 (point 25) Diketahui: - berat bahan 5 gram - dilarutkan menjadi filtrat 250 ml ----- 100 ml ------ 250 ml ----- 20 ml, dimana filtrat 20 ml ini 14,5 ml tiosulfat 0,085N - titrasi blanko sejumlah 35 ml - Y = 0,357 X + 1.173, dimana X dalam mg dan Y dalam ml Thiosulfat 0,1 N Ditanya: a. berapa faktor pengencerannya ? b. Berapa kadungan gula pereduksi per 20 ml filtrat yang dipakai ? c. Berapa kadar gula pereduksi (%)? Jawab: a. FP : (250ml/100ml) x (250 ml/20ml) = 31,25 ----- (point 7,5)

b. titer terkoreksi pada penetapan 20 ml fitrat sampel : 35 ml 14,5 ml = 20,5 ml thiosulfat dg Normalitas 0,085 N, sehingga untuk thio 0.1 N sejumlah (0,085 N x 20,5 ml)/0,1= 17,425 ml. sehingga kandungan gula pereduksi per 20 ml filtrat adalah: 17,425 ml = 0,357 X + 1.173 X = (17,425 1,173)/0,357 = 45,52 mg -------------- (point 7,5) c. kadar gula pereduksi : % = (45,52 mg . 31,25 . 100 %)/ (5 . 1000 mg) = 28,45 % B -------- (point 10) Soal No. 3 (point 15) - berat bahan 10 gram pisang - dilarutkan menjadi filtrat 250 ml ----- 15 ml, dimana filtrat 15 ml ini 9.5 ml Iod 0,0075 N - 1 ml Iod 0,01 N 0.88 mg Vit. C Ditanya: Apa dasar metode ini ? Alat volumetri yang digunakan? Berapa kadar vitamin C/ 100 gram? Jawab: a. Vitamin C merupakan reduktor kuat dan mempuyai ikatan rangkap (tidak jenuh) yang dapat diadisi oleh Iod, titer dihentikan jika ikatan rangkap telah jenuh yang ditandai warna biru (indikator amilum) (point 2,5) b. Karena metode tersebut bersifat volumetri, maka alat volum yang digunakan buret, pipet volum dan labu takar, dimana alat ini mempuyai ketelitian/ketepan yang tinggi (point 5) c. Kadar vitmin C/100 gr bahan: = {(0,0075 N. 9,5 ml) . (0,88 mg/0,01N. ml). 100 gr. (250 ml/5 ml)}/10 gr = 1045 mg atau 1,045 gr dalam 100 gr bahan ----- (point 7,5)