Namun, untuk penghitungan yang lebih tepat sesuai dengan SNI, biasanya digunakan pendekatan linier
yang sederhana jika karakteristik pertumbuhan beton mengikuti pola tertentu. Berdasarkan SNI
1974:2011, untuk memprediksi kuat tekan pada umur 28 hari bisa digunakan faktor koreksi yang
didasarkan pada perbandingan umur.
### Langkah-Langkah Penghitungan:
1. Ukur kuat tekan pada umur 21 hari f c21
2. Terapkan faktor koreksi sesuai dengan SNI.
Berikut adalah cara penghitungannya dengan menggunakan faktor koreksi:
f c28=fc 21 × K
Di mana K adalah faktor koreksi yang nilainya bisa bervariasi tergantung pada jenis semen dan kondisi
curing (perawatan), namun umumnya bernilai sekitar 1,1 hingga 1,2 untuk prediksi dari 21 hari ke 28
hari.
### Contoh Penghitungan:
Jika hasil uji kuat tekan beton pada umur 21 hari adalah 30 MPa dan kita asumsikan K = 1,1 , maka kuat
tekan pada umur 28 hari bisa dihitung sebagai berikut:
f c28=30 × 1 ,1=33
Dengan demikian, diperkirakan kuat tekan beton pada umur 28 hari adalah 33 MPa.
### Catatan:
- Faktor koreksi K ini bisa berbeda tergantung pada kondisi spesifik, jadi sebaiknya menggunakan faktor
yang sesuai dengan data empiris atau referensi dari standar yang lebih rinci.
- Jika ada spesifikasi lebih lanjut dari SNI terkait material beton yang digunakan, gunakan faktor yang
direkomendasikan oleh standar tersebut.
Jika Anda memerlukan informasi lebih rinci atau memiliki data tambahan, saya bisa membantu
menyesuaikan perhitungannya.
Like our GPT? Try our full AI-powered search engine and academic features for free at [consensus.app]
(https://consensus.app/?utm_source=chatgpt).