Anda di halaman 1dari 17

1

DESAIN PENELITIAN CROSS SECTIONAL


GERSON N.T.DENDO 112011002 NORHAZIRAH MOHD RASHID 112011256

Adalah studi epidemiologi yang mempelajari prevalensi, distribusi maupun hubungan penyakit dan paparan (faktor penelitian) dengan cara mengambil status paparan, penyakit, atau karakteristik terkait kesehatan lainnya, secara serentak pada individu-individu dari suatu populasi pada suatu saat (Bhisma Murni, 2003) Populasinya adalah semua responden baik yang mempunyai kriteria variabel independent atau variabel dependent maupun tidak

INSTRUMEN
3

Survey Wawancara Isian kuesioner

CIRI-CIRI PENELITIAN
4

Observasi terhadap variabel independent (faktor resiko) dan dependent (efek) dilakukan satu kali, pada saat yang sama. Dapat untuk deskriptif maupun analitik. Dapat diketahui jumlah subjek yang mengalami efek pada kelompok yang mempunyai faktor resiko dan yang tidak. Rasio prevalens menggambarkan peran faktor resiko terhadap terjadinya efek. Paling sering digunakan untuk studi klinik/lapangan.

LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN
1.

2.

3.
4. 5.

Merumuskan pertanyaan penelitian beserta hipotesis yang sesuai Mengidentifikasi variabel dependent dan independent Menetapkan subjek penelitian Melaksanakan pengukuran Melakukan analisis

1. Merumuskan pertanyaan penelitian dan


hipotesis
6

Pertanyaan penelitian yang akan dijawab harus dikemukakan dengan jelas Dalam studi cross sectional analitik hendaklah dikemukakan hubungan antar variabel yang diteliti

2. Mengidentifikasi variabel penelitian

Semua variabel yang diteliti dalam studi prevalens harus diidentifikasikan dengan cermat

3. Menetapkan subjek
8

Menetapkan populasi bergantung kepada tujuan penelitian, maka ditentukan dari populasi terjangkau mana subjek yang akan dipilih, apakah dari rumah sakit/fasilitas, atau dari masyarakat umum

... Menetapkan subjek


9

Menentukan sampel dan memperkirakan besar sampel Besar sampel harus diperkirakan dengan formula khusus Pemilihan sampel harus dilakukan dengan cara yang benar, agar dapat mewakili populasi terjangkau

4. Melaksanakan pengukuran
10

A. Penetapan faktor resiko Penetapan faktor resiko dapat dilakukan dengan berbagai cara, tergantung pada sifat faktor resiko Dapat menggunakan kuesioner, catatan medik, uji laboratorium, pemeriksaan fisik atau prosedur pemeriksaan khusus

...pengukuran
11

B. pengukuran efek (penyakit) Terdapatnya efek atau penyakit tertentu dapat ditentukan dengan kuesioner, pemeriksaan fisik ataupun pemeriksaan laboratorium tergantung karakteristik penyakit Harus ditetapkan kriteria diagnosisnya dengan batasan operasional yang jelas

5. Melakukan analisis data


12

Analisis ini dapat berupa suatu uji hipotesa ataupun analisis untuk memperoleh faktor resiko relatif. Pada proses ini lah yang sering dihitung dalam studi cross sectional untuk mengidentifikasi faktor resiko.

13

Struktur dasar studi cross sectional untuk menilai peran faktor dalam terjadinya efek. Baik faktor resiko maupun faktor efek hanya diperiksa satu kali

14

Odd Rasio (OD) = a.d/b.c = (4.72/16.8)= 2.25 kesimpulan : kelompok yang memakai pil KB mempunyai resiko menderita infeksi klamidia 2,25 kali lebih besar daripada kelompok yang tidak memakai pil KB

KEUNTUNGAN
15

Dapat dilakukan dalam waktu singkat Biaya murah Hasil studi dapat digeneralisasikan Data yang terdapat di rumah sakit dapat digunakan Hasil studi dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat serta berguna untuk menyusun perencanaan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat

KEKURANGAN
16

Tidak dapat digunakan untuk memantau perubahan yang terjadi dengan berjalannya waktu karena pengamatan pada subyek studi hanya dilakukan sekali selama penelitian. Penelitian cross sectional dengan tujuan analitik sulit untuk menentukan komparabilitas kedua kelompok yang di bandingkan karena tidak diketahui apakah insidens terjadi sebelum atau sesudah terpajan. Sulit untuk mengadakan ekstrapolasi pada populasi yang lebih besar. Tidak dapat digunakan untuk menentukan hubungan sebab akibat pada perubahan biokimia dan fisiologi karena antara sebab dan akibat dapat saling mempengaruhi.

17

TERIMA KASIH