Anda di halaman 1dari 14

MPKT-B

Senin, 9 November 2015

OLEH : HOME GROUP 1

PBL 1

ALBERT KRISTIANTO
DIAN APRILIANI
JOICE MARGARETHA
KAYSHARA FADILLO L.
RATU ANISSA
RHEZA RAHADI A.
VENIT CADME O

Pemicu PBL 1
Rektor Universitas Parahiyangan, R. Wahyudi Triweko mengatakan ekitar 60% penduduk
Indonesia tinggal di Pulau Jawa (fokus.news.viva. co.id, 23 Maret 2015). Selanjutnya,
menurut Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PU-Pera) Moedijadi banyak masyarakat tidak
mendapat air layak konsumsi. Menurut data Bappenas, sekitar 77% wilayah di Pulau
Jawa mengalami defisit air selama satu hingga delapan bulan setiap tahunnya, terutama
di musim kemarau. Beberapa hari lalu, Undang-Undang nomor 7 tahun 2004 tentang
Sumber Daya Air telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (www.cnnindonesia.com).
Ditambah lagi dengan fakta bahwa populasi manusia di Indonesia yang terus
meningkat. Suara Pembaruan (16 Maret 2015) juga memberitakan masyarakat Orang
Rimba di Jambi, banyak yang sakit kekurangan air bersih. Sebagai mahasiswa, Saudara
diminta untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada serta memberikan alternatif
solusi yang sesuai dengan permasalahan tersebut.

Pokok Masalah

Sebagian besar masyarakat tidak


mendapatkan air layak konsumsi

Analisis Masalah
1.

Mengapa banyak masyarakat tidak mendapatkan konsumsi air layak


konsumsi?

2.

Bagaimana mengatasi masalah kelayakan air pada masyarakat?

3.

Apa dampak yang terjadi jika masyarakat mengonsumsi air yang


tidak layak?

4.

Siapa yang bertanggung jawab atas ketidaklayakan air untuk


dikonsumsi?

5.

Apa indikator air layak konsumsi?

6.

Kapan terjadi kekeringan air tertinggi di Indonesia?

7.

Dimana daerah yang tidak mendapatkan air layak konsumsi?

PERTANYAAN

Anthony Ryan HG5

Dampak dari air tidak layak konsumsi bisa mempengaruhi budidaya


ikan?

M. Ferdianto HG4

Dampak yang menguntungkan perusahaan swasta termasuk dampak


positif atau negatif?

Hipotesis

Sebagian besar masyarakat tidak


mendapatkan air layak konsumsi
karena defisit air di Pulau Jawa

Materi Bahasan Yang Harus


Dipelajari
Pertanyaan

Materi

Mengapa banyak masyarakat tidak mendapatkan


konsumsi air layark konsumsi?

1.

Geografi

2.

Bagaimana mengatasi masalah kelayakan air pada


masyarakat?

2.

Biologi, Geografi

3.

Apa dampak yang terjadi jika masyarakat


mengonsumsi air yang tidak layak?

3.

Biologi

4.

Siapa yang bertanggung jawab atas ketidaklayakan


air untuk dikonsumsi?

4.

Sosiologi

5.

Biologi, Kimia

6.

Geografi

7.

Geografi

1.

5.

Apa indikator air layak konsumsi?

6.

Kapan terjadi kekeringan air tertinggi di Indonesia?

7.

Dimana daerah yang tidak mendapatkan air layak


konsumsi?

Indikator Air Layak Konsumsi

Peraturan Menteri Kesehatan nomor


492/MENKES/PER/IV/2010 tentang
persyaratan kualitas air minum

Indikator Air Layak Konsumsi

1. Jernih atau
tidak keruh
2. Tidak
Indikator
berwarna
Fisik
3. Rasanya
tawar
4. Tidak berbau

Tidak
mengandung
Indikator
kuman
penyakit
seperti
disentri,
Biologis
typhus, dan lainlain

1.
2.

Memiliki pH netral
(6,5-8,5)
Tidak mengandung
bahan kimiawi
beracun
Tidak mengandung
bahan kimia
berlebihan, seperti
logam berat

Indikator
3. Kimiawi

Daerah Tidak Adanya Air Layak


Konsumsi
1.

Temanggung, Jawa Tengah (6 bulan terakhir)

2.

Situbondo, Jawa Timur

3.

Serang, Banten

4.

Lumajang, Jawa Timur (Juli 2015)

5.

Tegal, Jawa Tengah (4 bulan terakhir)

Penyebab Ketidaklayakan Air


Konsumsi
1.

Bertambahnya populasi manusia

2.

Perilaku manusia

3.

Kerusakan lingkungan
a. Penggundulan hutan
b. Global warming

4.

Pencemaran air

5.

Manajemen pengelolaan air yang kurang baik

Dampak Ketidaklayakan Air


Konsumsi
1.

Tidak dapat bercocok tanam

2.

Terkena penyakit:

3.

a.

Disentri

b.

Penyakit kulit / gatal-gatal

c.

Penyakit cacing (cacingan)

Dibidang perikanan:
Tidak dapat membudidayakan ikan

4. Dibidang ekonomi:
Menguntungkan pihak swasta yang
menyediakan pasokan air bersih

Tanggung Jawab atas Air Tidak Layak


Konsumsi
1.
Pemerintah
Sumber daya air, dimana
menyangkut hajat hidup
orang banyak, dikuasai
Undang-Undang
oleh Negara dan
Dasar
Tahun
dipergunakan
untuk
sebesar-besarnya
1945
pasal 33
kemakmuran rakyat
secara adil.

2. Masyarakat

Pengembangan
Sistem Penyediaan
Air Minum (PAM) di
tingkat pemerintah
atau pemerintah
daerah, yaitu PDAM
atau PAM JAYA.

Upaya Mengatasi Kelayakan Air


Konsumsi

Membuat waduk dan bendungan

Penyulingan air laut

Membuat penampungan air hujan

Perbaikan sanitasi

Untuk mengatasi masalah air sumur yang bau dan keruh, gunakan
arang.

Untuk mengatasi air kekuningan dapat dengan menambah kedalaman


sumur kurang lebih 3 4 meter.

Untuk mengatasi kadar garam yang tinggi, saat membuat sumur


disarankan kedalaman sumur kurang lebih 100 meter