Anda di halaman 1dari 20

Linggar Kusuma M.

Yanin Karuniasih
Yuniarti
Boby Setyawan
Inka Rizky Safantha
Ibrahim Said
Widia Ratna Sari
Pokok Bahasan
Pengertian
Iklim

Dampak
Perubahan Pengaruh
Iklim Iklim

Jenis Tanah
berdasarkan Unsur-unsur
iklim Iklim
Pengertian
Iklim

Iklim merupakan rerata cuaca


pada jangka panjang, minimal
permusim atau perperiode atau
pertahun, dst, sedangkan cuaca
adalah kondisi iklim pada suatu
waktu berjangka pendek,
misalnya harian, mingguan,
bulanan dan maksimal semusim
atau seperiode.
PENGARUH IKLIM TERHADAP PEMBENTUKAN TANAH
1. Suhu
Suhu udara menyebabkan terjadinya pelapukan
pada batuan sehingga terbentuk tanah. Proses
Pengaruh pelapukan batuan oleh suhu ini dinamakan
Iklim pelapukan mekanis atau fisik. Batu akan memuai
jika terkena suhu tinggi dan menyusut ketika suhu
rendah.
2. Presipitasi
Dengan adanya air hujan, maka proses pencucian
tanah berlangsung cepat sehingga pH tanah tidak
terlalu basa. Karena tanah yang bersifat masam
pada umumnya adalah tanah yang banyak
mengandung humus (Sutedjo, 2005).

NEXT
Menurut Marbut
1. Di daerah tropik-humid, pelapukan kimia
berjalan sangat cepat, pelapukan fisik
biasa.
Pengaruh
Iklim
2. Di daerah Taiga dan frost yang humid
dan sub humid: pelapukan kimia relatif
lambat, pelapukan fisika cepat.
3. Di daerah Arid: pelapukan kimia sangat
lambat, pelapukan fisik sangat cepat.
4. Di daerah tropic humid mesothermal
terbentuk lempung yang mengandung Al
dan Fe berkadar Si yang rendah.
5. Di daerah humid microthermal
terbentuk lempung yang berkadar Si
sedang sampai tinggi.
Curah
Hujan

Unsur-unsur
Iklim
Suhu Angin
Unsur-unsur
Iklim
Suhu Angin
Curah
Hujan

Unsur-unsur
Iklim
Suhu
Curah
Hujan

Unsur-unsur
Iklim
Angin
Curah hujan
Curah hujan: besarnya kapasitas hujan yang turun ke bermukaan dalam
wujud cair.
Curah hujan akan berpengaruh terhadap pencucian tanah dan kekuatan
erosi.
• Jika makin besar curah hujan, maka keasaman tanah makin tinggi atau
pH tanah makin rendah
• Jika makin lembab suatu tanah, maka makin jelek aerasinya karena
makin sedikit pula ruang udara di dalam tanah
• Jika curah hujan lebih besar daripada penguapan, maka terjadi
penghancuran terus-menerus dan memakan waktu yang cukup lama
untuk pelapukan
• Jika penguapan lebih besar daripada curah hujan, maka terjadi
pengkristalan garam dan pengeringan tanah tidak memakan waktu
yang lama

Back
Suhu
Temperatur mempengaruhi pembentukan tanah menurut dua
cara, ialah
1. Memperbesar evapo-transpirasi sehingga mempengaruhi
pula gerakan air dalam tanah, dan
2. Mempercepat reaksi kimia dalam tanah.
Cara mempercepat reaksi kimia dinyatakan dengan:
a. Dalil Van’t Hoff ialah bahwa kenaikan temperature tiap 10ºC
mempercepat reaksi kimia 2-3 kali lipat;
b. Faktor pelapukan Ramann: berdasarkan pendapat bahwa
disosiasi H2O  H+ + OH- sangat tergantung pada
temperatur.

NEXT
Suhu
 Suhu mempengaruhi pelapukan fisik/desintegrasi.
 Batuan yang bertekstur kasar lebih mudah
mengalami desintegrasi.
 Polynov menyatakan: penyebab desintegrasi
batuan padat yang langsung adalah fluktuasi suhu.
 Daerah gurun lebih hebat pelapukannya daripada
di daerah basah karena batuan di daerah basah
seperti daerah tropis lebih banyak ditutupi
vegetasi
NEXT
Pelapukan Fisik

Animasi
Proses Pelapukan Batuan

Bagian luar batuan


mengalami retak-retak

Back
Proses Pelapukan Batuan

Bagian luar batuan


mengalami retak-retak

Back
ANGIN
Angin berpengaruh terhadap proses desintegrasi atau
pelapukan fisik. Pengaruh angin serupa dengan aliran air.
Akibat langsung dari gerakan angin terhadap pemben-tukan
tanah yaitu berupa erosi angin dan secara tidak langsung
berupa pemindahan panas.
Angin dengan kecepatan besar mampu mengang-kut
batuan dan selanjutnya bahan yang diangkutnnya sanggup
pula mengikis dan memecahkan batuan. Karena secara tak
langsung proses desintegrasi ini merupakan akibat
perbedaan temperatur, maka proses ini banyak terjadi di
daerah kering seperti di gurun pasir.
Tanah Latosol
Tanah Grumusol
Tanah Podsolik
Tanah Podsol
is Tanah
dasarkan Tanah Andosol
Iklim
Tanah Mediteran
Merah Kuning
Jenis Tanah menurut Valenskii (1927)
Daerah Kering (arid) Agak kering Sedang Agak basah Basah
(semi arid) (temperated (subhumid) (humid)

Kutub Tundra Tanah Tanah - Tanah


setengah gambut dan gambut dan
gambut rumput rumput
Dingin Tanah - Tanah Tanah Tanah
gambut rumput rumput podzol
kering hitam degradasi
Sedang Tanah Tanah Tanah Tanah hutan Tanah
kelabu chestnut chernozem kelabu podzol
Subtropik - Tanah Tanah Tanah Tanah
Jenis Tanah
Berdasarkan kuning kuning kuning kuning
Iklim steppe degradasi terpodzolisa
kering si
Tropik Tanah merah Tanah merah Tanah laterit Tanah merah Tanah merah
setengah degradasi terpodzolisa
gurun si
Komposisi ekosistem alami dapat rusak
akibat perubahan iklim ketika dampak peru-
bahan iklim tersebut tidak dapat ditolerir
oleh komponen pendukung ekosistem. Kare-
na tanah merupakan salah satu komponen
ekosistem alami (komponen abiotik) maka
perubahan iklim akan merubah sifat-sifat
tanah. Dengan begitu tanah di Indonesia
yang pada umumnya bersifat subur bisa saja
berubah menjadi tandus akibat perubahan
iklim yang tengah terjadi saat ini.
Dampak
Perubahan
Iklim