Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH

FILSAFAT ILMU
(Persamaan dan Perbedaan Filsafat dan Matematika)
Dosen Pembimbing: Prof. Dr. Abdul Rahman, M.Pd

OLEH :
KELOMPOK 1

YUSLIHUDDIYARI AB (181050701021)
MUHAMMAD ULUL AZMI (181050701022)
M A R W A H (181050701023)

PENDIDIKAN MATEMATIKA
PROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
TAHUN 2018
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Filsafat merupakan suatu upaya berfikir yang jelas dan terang tentang
seluruh kenyataan, filsafat dapat mendorong pikiran kita untuk meraih
kebenaran yang dapat membawa manusia kepada pemahaman, dan
pemahaman membawa manusia kepada tindakan yang lebih layak.

Secara historis filsafat merupakan induk ilmu, dalam perkembangannya


ilmu makin terspesifikasi dan mandiri, namun mengingat banyaknya
masalah kehidupan yang tidak bisa dijawab oleh ilmu, maka filsafat
menjadi tumpuan untuk menjawabnya. Filsafat memberi penjelasan atau
jawaban substansial dan radikal atas masalah tersebut. Sementara ilmu
terus mengembangakan dirinya dalam batas-batas wilayahnya, dengan
tetap dikritisi secara radikal. Proses atau interaksi tersebut pada dasarnya
merupakan bidang kajian Filsafat Ilmu, oleh karena itu filsafat ilmu dapat
dipandang sebagai upaya menjembatani jurang pemisah antara filsafat
dengan ilmu
Pada dasarnya filsafat ilmu merupakan kajian filosofis terhadap hal-
hal yang berkaitan dengan ilmu, dengan kata lain filsafat ilmu
merupakan upaya pengkajian dan pendalaman mengenai ilmu (Ilmu
Pengetahuan/Sains), baik itu ciri substansinya, pemerolehannya,
ataupun manfaat ilmu bagi kehidupan manusia. Pengkajian tersebut
tidak terlepas dari acuan pokok filsafat yang tercakup dalam bidang
ontologi, epistemologi, dan axiologi dengan berbagai pengembangan
dan pendalaman yang dilakukan oleh para ahli. Berdasarkan hal
tersebut dan untuk mengetahui lebih dalam kaitan filsafat dan
matematika terkhusus untuk mempelajari perbedaan dan persamaan
filsafat dan matematika maka ditulislah makalah ini sebagai bahan
dalam pendalaman materinya.
1.2 Rumusan Masalah 1.3 Tujuan

1. Apa pengertian filsafat dan 1. Memenuhi tugas mata kuliah


matematika? filsafat ilmu

2. Bagaimana Persamaan Filsafat 2. Mempelajari dan Mengetahui

dan Matematika? filsafat dan matematika

3. Bagaimana Pebedaaan Filsafat 3. Mengetahui Persamaan Filsafat

dan Matematika? dan Matematika


4. Mengetahui Perbedaan Filsafat
dan Matematika
1.4 Ruang Lingkup

Ruang lingkup dalam makalah ini yaitu memfokuskan pembahasan


pada persamaan dan perbedaan filsafat dan matematika, serta
contoh-contoh sederhana dalam kehidupan.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Filsafat Matematika

Plato (427sm – 347sm) seorang filsuf yunani yang termasyhur murid socrates
dan guru aristoteles, mengatakan: filsafat adalah pengetahuan tentang segala
yang ada (ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran yang asli)

Aristoteles (384 sm – 322sm) mengatakan : filsafat adalah ilmu pengetahuan


yang meliputi kebenaran, yang di dalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika,
logika, retorika, etika, ekonomi, politik, dan estetika (filsafat menyelidiki sebab
dan asas segala benda)

Al-farabi (meninggal 950m), filsuf muslim terbesar sebelum ibnu sina,


mengatakan : filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan
bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya.
Immanuel kant (1724 -1804), yang sering
disebut raksasa pikir barat, mengatakan:
filsafat itu ilmu pokok dan pangkal segala
pengetahuan yang mencakup di dalamnya
empat persoalan, yaitu: ” apakah yang
dapat kita ketahui? (dijawab oleh
metafisika) ” apakah yang dapat kita
kerjakan? (dijawab oleh etika) ” sampai di
manakah pengharapan kita? (dijawab oleh
antropologi)
Prof. Dr. Fuad hasan, guru besar psikologi
ui, menyimpulkan: filsafat adalah suatu
ikhtiar untuk berpikir radikal, artinya
mulai dari radiksnya suatu gejala, dari
akarnya suatu hal yang hendak
dimasalahkan. Dan dengan jalan
penjajakan yang radikal itu filsafat
berusaha untuk sampai kepada
kesimpulan-kesimpulan yang universal.
Matematika berasal dari bahasa Yunani: mathematikos yaitu ilmu pasti, dari
kata mathema atau mathesis yang berarti ajaran, pengetahuan, atau ilmu
pengetahuan. Istilah Matematika menurut bahasa Latin (manthanein
atau mathema) yang berarti belajar atau hal yang dipelajari, yang
kesemuanya berkaitan dengan penalaran.

Filsafat matematika adalah cabang dari filsafat yang mengkaji anggapan-


anggapan filsafat, dasar-dasar, dan dampak-dampak matematika. Tujuan dari
filsafat matematika adalah untuk memberikan rekaman sifat dan metodologi
matematika dan untuk memahami kedudukan matematika di dalam
kehidupan manusia. Bidang pengetahuan yang disebut filsafat matematika
adalah hasil pemikiran filsafati yang sasarannya adalah matematika itu
sendiri. Filsafat dan matematika sudah tidak diragukan lagi bahwa sejak dulu
sampai sekarang kedua bidang pengetahuan ini sangat erat hubungannya.
2.2 Hubungan antara Filsafat dan Matematika

1. Filsafat dan geometri (suatu cabang matematika) lahir pada masa


yang sama, di tempat yang sama, dan dari ayah yang tunggal, yakni
sekitar 640-546 sebelum Masehi, di Miletus (terletak di pantai barat
negara Turki sekarang) dan dari pikiran seorang bernama Thales.

2. Matematika tidak pernah lahir dari filsafat, melainkan keduanya


berkembang bersama-sama dengan saling memberikan
persoalan-persoalan sebagai bahan masuk dan umpan balik.

3. Adanya hubungan timbal balik dan saling pengaruh antara filsafat dan
matematika dipacu pula oleh filsuf Zeno dari Elea. Zeno
memperbincangkan paradoks-paradoks yang bertalian dengan pengertian-
pengertian gerak, waktu, dan ruang yang kemudian selama berabad-abad
membingungkan para filsuf dan ahli matematik.
2.3 Persamaan Filsafat dan Matematika

1. Matematika dan 2. Filsafat dan matematika tidak membutuhkan


filsafat merupakan
eksperimen atau percobaan dan laboratorium.
ilmu yang rasional;
Kedua ilmu ini Pembuktian kebenaran dari kedua ilmu ini dilihat
didapat dari hasil dari logika. Lebih kepada pemecahan permasalahan
pemikiran dan permasalah pada masyarakat. Di sinilah rahasia,
logika. Sebagai- kenapa matematika itu juga dipelajari dalam ilmu
mana di matematika sosial. Karena matematika ini meliputi seluruh
dikenal istilah :” aspek kehidupan manusia, lingkungan dan alam
Matematika yang semesta. Demekian pula perihal filsafat, pemecahan
logis dan logika yang
sebuah masalah berdasarkan akal dan fenomena.
matematis”.
Sementara
penyampaian
kebijaksanaan dalam 3. Matematika dan Filsafat berada pada tingkat
filsafat tentu harus generalisasi dan abstraksi tingkat tinggi.
rasional dan ditarik Sebagaiamana menyangkut persamaan
dari pengunaan sebelumnya, matematika dan filsafat mencakup
logika.
segala sesuatu di alam semesta, dari alam hingga
sosialisai kehidupan.
2.4 Perbedaan Filsafat dan Matematika

1. Filsafat dan matematika menggunakan metoda rasional yang tidak sama.


Filsafat bisa dengan bebas menerapkan berbagai metoda selama masih
logis. Sementara pada matematika, logika yang digunakan harus secara
deduksi.

2. Penetapan masalah, Ahli filsafat bisa


mempermasalahkan apa saja tentang
kehidupan, pengalaman manusia ataupun
dirinya sendiri. Sementara dalam
matematika seorang ahli biasanya akan
fokus pada sebuah topik permasalahan.

3. Kepastian kesimpulan permasalahan. Dalam lingkup filsafat, bisa saja


didapat sebuah ketidaktegasan dan ketidakpastian. Namun dalam hal
matematika, penggunaan metoda deduktif dalam menyampaikan
kebenaran harus bisa ditunjukkan dengan langkah langkah yang logis dan
sistematis beserta pembuktiannya. Di sini, filsafat boleh beropini, dan opini
tersebut bisa diterima jika logis, sementara untuk matematika harus
menunjukkan alasan berupa bukti dari semua penyelesaian.
4. Pembuktian kebenaran matematika harus dimulai dengan adanya aksioma
ataupun premis sebelumnya yang dianggap benar. Aksioma ataupun premis
akan dijadikan hipotesis dan diuji kebenarannya. Meskinpun bisa saja
ditemukan sebuah pembuktian baru yang menantang premis awal, asalkan
metode pembuktian deduktif dan logika-nya bisa diterima sah sah saja.
Tetapi pada filsafat, cukup pada hal yang terkait apa yang dipikirkan saja.
Tidak harus berdasarkan premis sebelumnya yang telah ada. Penarikan
kesimpulan bisa saja dari analisa dan penilaian apa yang terjadi sekarang
saja, tetapi tetap mengedepankan rasionalitas.

5. Objek material (lapangan) filsafat itu bersifat


universal (umum), yaitu segala sesuatu yang ada
(realita).

6. Objek formal (sudut pandang) filsafat itu bersifat


non-fragmentaris, karena mencari pengertian dari
segala sesuatu yang ada itu secara luas, mendalam
dan mendasar.
7. Filsafat dilaksanakan dalam suatu
suasana pengetahuan yang
menonjolkan daya spekulasi, kritis dan
pengawasan, kegunaan filsafat timbul
dari nilainya.

8. Filsafat memuat pertanyaan lebih jauh


dan lebih mendalam berdasarkan pada
pengalaman realitas sehari-hari,
sedangkan matematika bersifat
diskurtsif, yaitu menguraikan seara
logis yang dimulai dari tidak tahu
menjadi tahu.

10. Objek kajian filsafat adalah


9. Filsafat memberikan penjelasan yang
seluruh kenyataan
terakhir, yang mutlak dan mendalam
sampai mendasar (primary cause) 11. Mengungkapkan makna dan
sedangkan matematika menunjukkan kebenaran hidup
sebab-sebab yang tidak mendalam,
yang lebih dekat yang sekunder 12. Filsafat berdasarkan rasio,
(secondary cause). diperoleh dengan akal budi.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan

Matematika dan Filsafat memiliki persamaan dari segi cara berfikir yang
rasional tanpa melakukan eksperimen serta memiliki generalisasi dan abstraksi
yang tinggi. Sedangkan perbedaannya filsafat bersifat umum dan matematika
lebih bersifat khusus.

3.2 S a r a n

Meskipun penulis menginginkan kesempurnaan dalam penyusunan makalah ini


tetapi kenyataannya masih banyak kekurangan yang perlu penulis perbaiki. Hal
ini dikarenakan masih minimya pengetahuan yang penulis miliki. Oleh karena itu
kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat penulis harapkan
untuk perbaikan kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA

Yanto, S. & Arifin, Z. 2010. Filsafat Ilmu. Makassar: Anugrah Mandiri.

https://navelmangelep.wordpress.com/tag/hubungan-filsafat-dan-matematika/. Diakses pada


tanggal 7 September 2018

https://eviayunita.wordpress.com/2016/10/03/hubungan-filsafat-dengan-matematika/. Diakses
pada tanggal 7 September 2018

http://www.marthamatika.com/2016/09/persamaan-perbedaan-filsafat-dan-matematika.html.
Diakses pada tanggal 7 September 2018

http://biologimaterial.blogspot.com/2010/09/persamaan-dan-perbedaan-filsafat.html. Diakses
pada tanggal 7 September 2018