Anda di halaman 1dari 33

L/O/G/O

Obat Inotropik & Therapi


Titrasi
Ainnur Rahmanti
Therapi Titrasi
• DEFINISI :
– memberikan obat atau cairan secara
bertahap, step by step, menyesuaikan
dengan respon yang dikehendaki

• Bisa berubah dalam hitungan jam-menit-


detik.

2
• Menggunakan syringe pump
• Bisa dengan infus pump
• Modifikasi tetesan infus

3
OBAT YANG DIBERIKAN
• Inotropik
– Dopamin
– Dobutamin
– Nor Adrenalin (Vascon, Levophed)
– Adrenalin
– Nitrat injeksi (Cedocard, Isoket)
• Elektrolit koreksi :
– KCl
– MgSO4
– Insulin

4
• Anti koagulan
– Heparin
– Streptase
• Obat lain
– Aminophyllin
– Midazolam (Dormicum)
– Morphine
– Diazepam
• Cefalosporin gol IV
– Maxipime
– meronem

5
Dopamin

• Dopamin adalah neurotransmiter penting yag berada


pada otak berfungsi sbg pengantar pesan/ rangsangan
antar syaraf. Pada otak dopamin terlibat dalam proses
berfikir, belajar, pergerakan, kepuasan dll

• Obat inotropik
• Dosis dalam ugr
• Harus diencerkan
• Monitor tekanan darah
• Dosis kecil = dosis renal
6
Dobutamin
• Obat katekolamin yg berfungsi merangsang reseptor
beta-1 pada organ jantung. Obat ini untuk
memperkuat kontraksi otot jantungsehingga vol
darah bisa meningkat

• Obat inotropik turunan (sintetis) dari dopamin


• Dosis dalam ugr
• Harus diencerkan
• Monitor tekanan darah dan heart rate

7
Noradrenalin (Vascon)

• Merupakan vaso konstriktor pembuluh


darah
• Dipakai pada shock distributive
• Dosis dimulai dari 0,05 ugr/kg/mnt –
maximal 0,2 ugr/kg/mnt.........
Kombinasi dg Varpresin maximal 6 cc/
jam

8
Adrenalin (epinefrin)
• Obat yg digunakan untuk menangani reaksi alergi akut
yg menyebabkan pembengkakakn pada mulut, lidah
gangguan pernapasan, hilang kesadaran

• Dipakai sebagai therapi pada Blok Jantung


(AV Blok)
• Berfungsi menciptakan “beat”
• Kadang dipakai pada shock distributive
• kemasan 1 cc = 1 mg

9
Nitrat Injeksi (ISDN)
• Merupakan vasodilator
• Dipakai pada pasien hipertensi, oedema
paru, shock kardiogenik
• Pemberian biasanya tidak diencerkan
mulai dari 5 mg / jam
• Monitor pada tekanan darah dan ronchi

10
Kalium (KCl)

• Suplemen mineral mencegah penurunan jml kalium


dalam darah

• Digunakan pada hipokalemia


• Pemberian dengan syringe pump
• Tidak boleh terlalu cepat
• Monitor kadar kalium darah

11
Magnesium Sulfat (MgSO4)

• Diberikan pada pasien hipomagnesia


• Therapi SVT
• Therapi preeklampsia
• Menyebabkan penurunan tekanan
darah

12
Insulin

• Diberikan titrasi bila pada kasus KAD


• Dosis disesuaikan dengan kadar gula
darah (sleeding scale)
• Satuan dalam internastional Unit (iu)

13
Anti Koagulan
(Heparin)
• Diberikan pada pasien AMI, Unstable
Angina
• Pasien DVT
• Monitoring dengan pemeriksaan koagulasi
(PTTK)
• Dosis kelipatan 250 unit

14
Aminophyllin

• Merupakan obat bronkodilator


• Bisa berefek menurunkan tekanan
darah
• Monitor suara wheezing

15
Midazolam

• Merupakan obat penenang


• Berefek menekan pernafasan
• Dipakai pada pasien dengan gelisah
• Menurunkan tekanan darah

16
Morphine inj

• Merupakan analgetika paling kuat


• Berefek depresi pernapasan
• Perhatikan efek addiksi

17
Peralatan yang digunakan

• Syringe pump
• Spuit 50 cc/25 cc
• Three way stopcock
• Extention tube
• Label
• Jalur infus
• Kalkulator

18
Persiapan
• Beritahu pasien
• Pastikan akses infus stabil dan paten
• Monitor tanda plebitis

19
Cara Pemberian (Syringe Pump)

Langkah-langkah
1. Tentukan jumlah yang akan diberikan
sesuai dosis (kebutuhan/jam)
2. Buat pengenceran dan tentukan
konsentrasi obat (konsentrasi per cc
larutan)
3. Atur kecepatan pemberian (syringe /
infus) = kebutuhan / konsentrasi ====
cc /jam
20
Px. Tn. S (45thn) BB 60 kg, therapi :
Dopamin 10 ugr/kg/mnt, berapa kecepatan
pemberian syringe pump ?

1. Tentukan dosis kebutuhan pasien /jam


– Kebutuhan : 10ugr x 60 kg BB x 60 mnt = 36.000 ugr
2. Tentukan konsentrasi pengenceran
– Konsentrasi : Dopamin 200 mg (200.000 ugr)
diencerkan menjadi 50 cc ====
konsentrasi = 200.000/50 cc = 4000 ugr/cc
3. Menghitung kecepatan Syringe pump/jam
– Kecepatan = Dosis /konsentrasi
= 36.000 / 4000 = 9 cc/jam 21
Cara Pemberian (drip)
1. Tentukan jumlah yang akan diberikan
sesuai dosis (kebutuhan/jam)
2. Buat pengenceran dan tentukan
konsentrasi obat (konsentrasi per cc
larutan infus)
3. Hitung pemberian dengan menghitung
kecepatan infus dengan memperhatikan
faktor tetesan infus set.

22
Ny Dn menderita AMI harus mendapatkan
Heparin
1500 u/jam, diberikan lewat infus D5%.
Berapa tetes yang anda atur ? (faktor tetesan 1
1.cc Dosis
= 20 tts).
/ Kebutuhan 1500 u/jam
2. Konsentrasi :
• Masukkan 5 cc (25.000 unit) heparin kedalam 500
cc ( 1 flabot) D5 %.
• Konsentrasi = 25.000 : 500 = 50 unit/cc
3. Kecepatan Pemberian :
• Dosis : Konsentrasi = 1500 : 50 = 30 cc/jam
• Konversi tetesan :
20 X 30 = 10 tts/mnt.
60

23
Evaluasi
• Buat dan tempelkan label.
• Monitor kelancaran syringe pump
• Monitor respon pasien terhadap obat
– Tekanan darah
– Hasil pemeriksaan koagulasi
– Pemeriksaan Elektrolit
• Lakukan tindak lanjut
– Kolaborasi
– Atur kecepatan baru / stop
24
LABEL
• Mencantumkan :
– Nama Pasien
– Berat Badan
– Nama Obat
– Kemasan sediaan obat
– Pengenceran obat
– Konsentrasi larutan
– Tabel bantuan Dosis : Kecepatan

25
Obat yang sering dipakai
KEMASAN Perhitungan
OBAT PENGENCERAN
per vial/btl DOSIS
Dopamin 200 mg /10 cc ugr/kgBB/mnt 50 cc
( 1cc = 4000
ugr)
Dobutamin 250 mg/10 cc ugr/kgBB/mnt 50 cc
(1cc= 5000 ugr)
Noradrenalin 4 mg/4 cc ugr/kgBB/mnt 50 cc
(Vascon) ( 1 cc = 80 ugr )

Nitrat inj 10 mg/10 cc Ugr/mnt Murni


(Cedocard) ( 1 cc = 1000
ugr)
Heparin 25000 iu/5 cc Unit/jam 50 cc 26
10000 iu/2 cc ( 1 cc = 200 iu )
Obat yang sering dipakai

Perhitunga
KEMASAN
OBAT n PENGENCERAN
per vial/btl
DOSIS
Aminophylin 240 mg/10 cc mgr/kgBB/ja 40 cc
m (1 cc = 6 mg)
Dormicum 15 mg/3 cc mg/jam 15 cc
( 1 cc = 1mg)
Morphin 10 mg/1 cc mg/jam 50 cc
1 cc = 0,2 mg
Insulin 100 unit/cc unit/jam 50 cc
50 unit= 0,5 cc 1 cc = 1 unit

27
Contoh Soal 1
• Pasien Ny P (48 thn) BB : 60 kg, dengan
dx. Shock cardiogenik membutuhkan
therapi
sbb :
– Dobutamin 12,5 ugr/kg/mnt
– Nitrat inj 5 ugr/mnt
• Hitung masing masing kecepatan pemberian syringe
pump !

28
Contoh Soal 2
• Pasien Bp Ag (60 thn) dengan dx. Asma
Bronkhial membutuhkan therapi
Aminophyllin 0,6 mg/kg/jam. BB pasien 55
kg.
– Hitung kecepatan pemberian aminophyllin
melalui syringe pumpnya !

29
Contoh Soal 3
• Berikan heparin 750 unit/jam pada Bp Td
(56 thn) dengan AMI. BB 60 kg.
– Hitung pemberian heparin melalui syringe
pump !

30
Contoh Soal 4
• Berikan heparin 750 unit/jam pada Bp Td
(56 thn) dengan AMI. BB 60 kg.
– Hitung pemberian heparin dengan drip
menggunankan infus set dengan faktor
tetesan 1 cc = 15 tts. !

31
thanks

32
Ny.R hasil pemeriksaan Albuminnya : 2.1
gr/dl, akan dilakukan koreksi albumin 20 %
100 ml sebanyak 4 botol @ botol = 100 ml.
Diberikan secara titrasi selama 20 jam.

Berapa kecepatan infus pumpnya ? (faktor


tetes ( infus set ) 1cc = 20 tts )

33