Anda di halaman 1dari 30

ORGANOGENESIS ENDODERM

ANGGOTA KELOMPOK

 Ajeng Swastikasari (4401417075)


 Linda Kusuma Dewi (4401417076)
 Alief Alfian Mauluddi Arbiya (4401417091)
PETA KONSEP

 Pengertian organogenesis
 Organogenesis endoderm dan turunanya:
 Saluran pencernaan, hati & pankreas
 Saluran pernafasan Trakea & paru-paru
 Abnormalitas organogenesis
ORGANOGENESIS

 Organogenesis adalah proses


pembentukan organ atau alat
tubuh. Pertumbuhan ini diawali
dari pembentukan embrio
(bentuk primitif) menjadi janin
atau fetus (bentuk definitif)
kemudian berdiferensiasi
menjadi memiliki bentuk dan
rupa yang spesif.
SALURAN PENCERNAAN
- HATI EMPEDU
- PANGKREAS
SALURAN PENCERNAAN
Fore gut (usus depan) Mid gut (usus tengah) Hind gut (Usus
belakang)
rongga mulut, faring, jejenum, ileum, kolon kloaka atau anus
esofagus, lambung dan
duodenum
Pelipatan endoderm Daerah endoderm Pelipatan endoderm
archenteron bagian archenteron bagian antara archenteron bagian
anterior usus depan dan usus posterior
belakang
LAMBUNG

- Esofagus : Usus depan bagian


dorsal
- Lambung: Perluasan usus depan
- Terjadi perputaran sumbu
memanjang
-dinding belakang (Curvatora
mayor): Rumen dan retikulum
- Sisi depan (Curvatura
Minor): Omasum
DUODENUM
 Duodenum : asal foregut dan midgut
HATI DAN KANTUNG EMPEDU

 Bagian di vertikulum hati


yang terdekat dengan
tabung pencernaan terus
berfungsi sebagai saluran
pembuang/ drainage duct
dari hati dan bercabang
serta menghasilkan:
empedu
PERKEMBANGAN PANKREAS
PERKEMBANGAN PANKREAS

 Berkembang dari kuncup endoderm dorsal dan ventral yang berasal dari duodenum
 Kuncup ventral berotasi kekiri dan tinggal dibawah kuncup dorsal berfusi membentuk pankreas
 Duktus pankreas utama dibentuk oleh penyatuan bagian distal duktus dorsal dari kuncup dorsal dengan duktus
dari kuncup ventral
 Hanya duktus bagian ventral tetap ada sampai dewasa dan yang membawa enzim kedalam usus halus. Ketika
pankreas mulai rudimen baik jaringan eksokrin maupun endokrin mulai dibentuk
 Bulanketiga–pulau-pulauLangerhansberkembangdariendoderm jaringanpankreas.
 Jaringanikatkelenjarberkembangdarimesoderm splanknik
 Bulanke-5, sekresiinsulin dimulai
ORGANOGENESIS SALURAN PERNAFASAN
SALURAN PERNAFASAN (TRAKEA & PARU-PARU)

Tunas respiratori
• Pada embrio manusia hari ke 26 muncul suatu pembukaan di
usus depan evaginasi  laringotrakea
• Epitel berkembang dari endoderm tabung laringotrakea
• Mesoderm berkembang dari mesoderm splanknik
• Rawan berkembang dari pial neural
Pemisahan divertikulum Laringotrachea
• Lipatan longitudinal – terbentuk lipatan tracheoesofageal
• Terbentuk septum tracheoesophageal
PEMISAHAN SEPTUM TRACHEOESOPHAGEAL

• Trachea dan kuncup paru – ventral


• Esofagus – dorsal
PERKEMBANGAN TRACHEA

• Epitel berkembang dari endoderm tabung laringotracheal –


Termasuk kelenjar-kelenjarnya
• Rawan, jaringan ikat dan otot dari mesoderm splanknik
FASE PERKEMBANGAN PARU

Pertumbuhan paru Yang Dipengaruhi oleh faktor


fisik – Perkembangan struktur – Perkembangan
anatomi
Pematangan paru Dipengaruhi oleh faktor
hormonal – Perkembangan fungsi – Perkembangan
biokimiawi
PERKEMBANGAN PARU

Divertikulum endoderm usus depan ventral terbentuk pada minggu ke-4 pascakonsepsiFase embrionik
• Endoderm menonjol ke dalam mesoderm thoraks (splanknik)
• Interaksi epitel-mesenkim berakibat pada morfogenesis percabangan dan perkembangan paruMembentuk 2
kuncup paru
• Endoderm membentuk epitel respirasi
• Mesoderm membentukinterstitium, otot polos, pembuluh darah dan rawan paru
Perkembangan paru
• Kedua kuncup paru membentuk :
– Kanan menjadi 3 bronchus utama
– Kiri  membentuk 2 bronchus utama
ABNORMALITAS ORGANOGENESIS
ABNORMALITAS KANTONG EMPEDU

 Duktus hepatikus asesoris -umum- tidak ada masalah.


 Duplikasi kantung empedu –umum, tidak ada masalah, akan tetapi jika dilakukan
operasi, penting sekali untuk mencegah luka.
 Extrahepatic biliary atresia: 1/15,000 hidup saat lahir.
 -disebabkan karena kegagalan dalam rekanalisasi duktus selama perkembangan.
 Intra hepatic biliar yduct atresia:duktus empedu yang berada didalam hati tidak
berkanal
KELAINAN PANKREAS

 Pankreas Annular
 –bagian kuncup pancreas ventral berotasi kekiri
di depan duodenum.
 –kemudian, jaringan pancreas mengelilingi
duodenum .
 –mengganggu duodenum
MALFORMASI SALURAN
PENCERNAAN
 Atresia atau stenosis saluran
pencernaan: kegagalan
rekanalisasi atau rekanalisasi tidak
sempurna, terutama pada
esophagus atau duodenum
 Congenita lumbilical hernia :
penutupan abdomen tidak
sempurna, viscera kembali ke
abdomen tetapi terbentuk
kembali hernia selama periode
fetus
ABNORMALITAS ORGANOGENESIS

 imperforateanus,
rectalatresia dan
rectalfistula:
 ---imperforateanus :
kegagalan perusakan
membrane anal
ABNORMALITAS ORGANOGENESIS

 Omphalocele
 •Terjadi dengan frekuensi 1 dari
6,000 kelahiran
 •GI keluar dari cincin umbilikal
ABNORMALITAS ORGANOGENESIS

 Gastroschisis
 Terjadi1 dari10000 kelahiran
 •Kerusakan pada dinding
abdomen ventral antara
ototrectus lateral ke
umbilicus
 •Tidak tertutup membrane
MATUR NUWUN
PERTANYAAN

1. AJI: BAGAIMANA PEMBENTUKAN KANTUNG EMPEDU?


2.