Anda di halaman 1dari 46

KELOMPOK 6

BAB 3
Memahami Isu Terkini Lewat Editorial
SUB BAB C DAN D

Anggota :
Adillya Putri Banowati (02)
Intan Puspitarana Mardatillah (19)
Kusuma Hati Purnama Rini (20)
MATERI
Menganalisis Struktur
dan Kebahasaan Teks
Editorial

Kaidah
Menganalisis
Struktur Teks Kebahasaan
Teks
Teks

• Definisi • Definisi • Definisi


• Tujuan • Pentingnya • Kaidah kebahasaan
• Manfaat struktur teks dan struktur sebagai
• Menganalisis • Menentukan pembangun teks
teks struktur teks • Kaidah kebahasaan
editorial • Struktur teks umum
editorial • Kaidah kebahasaan
teks editorial
Merancang
Teks

Menyusun
Argumen
Merancang
Teks Editorial
Menyusun
Saran

Menulis Teks
Editorial
Menganalisis Teks
Berikut beberapa definisi analisis menurut para ahli.
Husein Umar
Analisis adalah suatu Dwi Prastowo Darminto
proses kerja dari
rangkaian tahapan Analisis adalah penguraian suatu pokok
pekerjaan sebelum riset, atas berbagai bagiannya dan penelaahan
didokumentasikan dengan bagian itu sendiri, serta hubungan antar
tahapan pembuatan bagian untuk memperoleh pengertian
laporan. yang tepat dan pemahaman arti
keseluruhan.
Harahap

Analisis adalah memecahkan atau


menguraikan suatu unit menjadi bagian-
bagian kecil.

https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-analisis.html
https://www.artikelsiana.com/2017/10/pengertian-analisis-tujuan-analisis.html
Berikut beberapa pengertian analisis lainnya.
KBBI

Analisis adalah penyelidikan terhadap suatu peristiwa


(karangan, perbuatan, dan sebagainya) untuk
mengetahui keadaan yang sebenarnya (sebab-musabab,
duduk perkaranya, dan sebagainya).

Wikipedia

Dalam linguistik, analisis adalah kajian


yang dilaksanakan terhadap sebuah
bahasa guna meneliti struktur bahasa
tersebut secara mendalam.

https://kbbi.web.id/analisis
https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis
 Menganalisis teks berarti melakukan analisis
terhadap suatu teks, mencakup kegiatan
menelaah, menguraikan, dan mengkaji, isi teks
tersebut.
 Menganalisis teks bertujuan untuk mendapatkan
pemahaman mengenai isi teks tersebut sekaligus
mengetahui struktur dan kebahasaan yang
menunjukkan gambaran pola berpikir. Singkatnya,
analisis teks ditujukan untuk memahami teks
yang dibaca.
 Dengan melakukan analisis terhadap suatu teks,
penganalisis dapat lebih memahami teks tersebut
serta mengambil manfaat darinya.

Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 98
Menganalisis Struktur Teks
Struktur teks merupakan bagian-bagian
terpisah yang membangun suatu teks menjadi
sebuah teks yang utuh. Struktur teks ini dapat
diibaratkan sebagai pola penulisan yang
berulang pada tiap teks sehingga teks
tersebut dapat dibaca dengan nyaman. Selain
itu, keberadaan struktur teks juga
memudahkan analisis isi teks itu sendiri.
Secara umum, suatu teks terdiri atas
pembuka, isi, dan penutup.

Hattps://brainly.co.id
Struktur Teks Editorial

Pengenalan
Isu

Struktur Teks Penyampaian


Editorial Argumen

Penegasan
Pengenalan Isu

Pengenalan isu merupakan bagian


pendahuluan teks editorial. Berfungsi
untuk mengenalkan isu atau
permasalahan yang akan dibahas
dalam bagian berikutnya. Pada
pengenalan isu, disajikan peristiwa
yang berupa persoalan aktual,
fenomenal, dan kontroversial.

Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 98
Penyampaian Argumen

Bagian ini mengungkapkan bagian


pembahasan yang berisi tanggapan
redaksi (penulis) terhadap isu yang
sudah diperkenalkan sebelumnya.

Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 98
Penegasan

Penegasan dalam teks editorial


berupa simpulan, saran, atau
rekomendasi. Dapat pula disertakan
harapan redaksi terhadap para pihak
terkait dalam menghadapi atau
mengatasi persoalan yang terjadi
dalam isu tersebut.

Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 98
Kaidah Kebahasaan
Kaidah kebahasaan adalah kaidah-kaidah atau
aturan-aturan yang digunakan dalam membentuk
kata dan kalimat sebagai ciri suatu teks. Bersama
dengan struktur teks, kaidah kebahasaan ikut
membangun keutuhan suatu teks. Secara umum,
kaidah-kaidah yang harus dipatuhi dalam penulisan
suatu teks adalah :
1. Penggunaan bahasa dan ejaan yang baku
2. Penggunaan konjungsi
3. Penggunaan kata kerja
4. Penggunaan kata yang menunjukkan keterangan
5. Penggunaan kata benda

https://brainly.co.id
Kaidah Kebahasaan Teks
Editorial
Kaidah kebahasaan yang harus ada dalam
teks editorial antara lain :
1. Penggunaan kalimat retoris
2. Penggunaan kata-kata populer
3. Penggunaan kata ganti penunjuk yang
merujuk pada waktu, tempat,
peristiwa, atau hal lainnya yang
menjadi fokus ulasan
4. Penggunaan konjungsi kausalitas

Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 100-101
Kalimat Retoris

 Kalimat retoris adalah kalimat yang tidak


memerlukan jawaban karena jawabannya
pada umumnya sudah ada dalam kalimat itu
sendiri atau tidak perlu dijawab karena
ditujukan untuk mengungkapkan suatu
pernyataan.
 Pernyataan-pernyataan tersebut dimaksudkan
agar pembaca ikut merenungkan masalah
yang sedang dibahas.
 Kalimat retoris dapat difungsikan sebagai
sindiran, nasihat, dukungan, atau pesan yang
disampaikan secara halus.

https://belajarbahasa.id
Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 100-101
Kalimat Retoris

Ciri kalimat retoris antara lain :


 Tidak memerlukan jawaban
 Berbentuk pertanyaan dan juga
penegasan
 Dapat menggunakan kata tanya
 Orang yang ditanya dan bertanya
sama-sama sudah mengetahui
jawabannya

https://id.wikibooks.org/wiki/Bahasa_Indonesia/Kalimat_Tanya_Tak_Bertanya
Kalimat Retoris

Berikut beberapa contoh kalimat retoris.


1. Apa lagi yang dapat dikerjakan selain
mengharap pertolongan Tuhan?
2. Siapa yang tidak susah bila memiliki
saudara seperti dia.
3. Apakah nasib dapat berubah tanpa ada
usaha?
4. Di mana mereka saat kami
membutuhkan pertolongan?
5. Apa kita bisa hidup tanpa makan?

https://id.wikibooks.org/wiki/Bahasa_Indonesia/Kalimat_Tanya_Tak_Bertanya
Kata-Kata Populer
 Kata-kata populer berarti kata-kata yang umum dipakai
oleh berbagai lapisan masyarakat dalam kehidupan sehari-
hari.
 Kata populer harus dimengerti maksudnya oleh masyarakat
awam.
 Kata populer dapat dikatakan sebagai ‘kebalikan’ dari kata
ilmiah/kata kajian sehubungan dengan pemahaman
masyarakat awam terhadap ragam kata tersebut.
 Ditujukan supaya khalayak mudah mencerna isi teks dan
tetap merasa rileks meskipun tengah membaca masalah
yang serius disertai tanggapan kritis.

basando.blogspot.com/2013/01
Kata-Kata Populer
Berikut beberapa contoh kata populer dan kata
kajian sebagai pembanding.
Kata Populer Kata Kajian Kata Populer Kata Kajian
Koreksi diri Introspeksi Ujian saringan Seleksi
Orang sakit Pasien Darah tinggi Hipertensi
Lulusan Alumnus Pilek Influenza
Tidak nyata Fiktif Kecerdasan Inteligensi
Rencana Agenda Golongan Klasifikasi
Menilai Mengevaluasi Kolot Konservatif
Renungan Kontemplasi Jual beli Transaksi
Pendapat Argumen Suntikan Injeksi
Barang Produk Penghijauan Reboisasi
Pemeriksaan Inspeksi Contoh Sampel

bnetpwj.blogspot.com/2015/11/contoh-kata-kajian-dan-kata-populer
Kata Ganti Penunjuk
 Merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau hal
lainnya yang menjadi fokus ulasan.
 Berikut beberapa contoh kalimat yang
menggunakan kata ganti penunjuk.
1. Ada baiknya hal itu langsung diserahkan pada
ahlinya.
2. Di sana akan dibangun pabrik semen beberapa
bulan lagi.
3. Isu ini sebaiknya tidak langsung dipercaya tanpa
mencari bukti dan fakta terlebih dahulu.
Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 100-101
https://dosenbahasa.com
Konjungsi Kausalitas

 Merupakan konjungsi yang


menghubungkan dua buah klausa
atau lebih yang menggambarkan
hubungan sebab akibat.
 Digunakan sehubungan dengan
argumen yang dikemukakan
redaktur untuk mendukung opininya
mengenai masalah yang dibahas.

Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII Edisi revisi 2018, halaman 100-101
https://dosenbahasa.com
Konjungsi Kausalitas
Berikut beberapa jenis konjungsi kausalitas
beserta contoh katanya.
Konjungsi Menghubungkan suatu akibat dalam suatu Contoh kata : Jika,
Kausal sebab dengan syarat terjadinya akibat bila, kalau
Syarat tersebut.
Konjungsi Berisi kesimpulan dari sebab. Kesimpulan Contoh kata : jadi,
Kausal tersebut berupa akibat. dengan demikian
Simpulan
Konjungsi Menyebutkan suatu alasan/penyebab Contoh kata : karena
Kausal terjadinya suatu akibat.
Alasan
Konjungsi Berisi hubungan suatu akibat yang terdapat Contoh kata :
Kausal dalam suatu sebab. sehingga, maka, oleh
Akibat sebab itu
Konjungsi Menyatakan bahwa suatu sebab harus Contoh kata : untuk
Kausal membentuk suatu akibat yang itu, agar
Untuk direncanakan/diharapkan.
https://dosenbahasa.com
Merancang Teks Editorial
Memilih topik terkini dan terhangat yang menarik
pembaca. Topik yang menarik akan diminati para
pembaca karena pembaca selalu ingin topik yang
terbaru.
Mengumpulkan data untuk mendukung pendapat.
Data berupa fakta-fakta yang berhubungan
Tahapan dengan topik akan sangat mendukung pendapat
Merancang yang sudah dibuat.
Teks Menyesuaikan topik dengan pembaca. Penulis
Editorial teks editorial harus memperhatikan bahasa,
fakta-fakta dan pendapat yang dikemukakan
apakah sudah tepat atau belum bagi pembaca..
Menyunting teks editorial. Periksa kembali teks
yang sudah dibuat agar kaidah kebahasaan, tanda
baca, dan kalimatnya sudah padu dan siap untuk
dibaca para pembaca.
Menyusun Argumen
Terdapat beberapa hal yang harus
diperhatikan dalam menyusun argumen:
a. Argumen yang akan dikemukakan haruslah
berhubungan dengan masalah yang
dibicarakan.
b. Argumen dapat mempercepat pemahaman
masalah, penemuan, sebab, dan
pemecahan masalah.
c. Argumen tidak mengulang pendapat yang
pernah disampaikan pihak lain.
d. Argumen disusun dengan kata dan kalimat
yang tepat dan dengan sikap terbuka dan
sopan.
Menyusun Saran
Terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan dalam
menyusun saran:
a. Menghindari saran yang mengandung emosi dan
prasangka negatif.
b. Menyusun kalimat saran yang bersifat objektif, logis,
dan jujur.
c. Dalam menyusun saran sebaiknya menunjukkan data,
fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan.
d. Menyusun saran dengan urut, terperinci, dan tidak
terbelit-belit sehingga saran mudah dipahami.
e. Menghindari saran yang bersifat pribadi.

https://blog.ruangguru.com/struktur-teks-editorial-dan-langkah-
penyusunannya
Menulis Teks Editorial
Tahapan-tahapan yang harus dilalui dalam menulis teks editorial:
a. Bacalah dua sampai tiga kali teks editorial dari sumber media asa
yang berbeda.
b. Data isu-isu utamanya dan rumuskan menjadi pernyataan umum.
c. Telusuri data-data pendukung atas pernyataan umum yang sudah
dibuat, misalnya dari buku, majalah, Badan Pusat Statistik, atau
artikel jurnal.
d. Buat perincian data tersebut dan analisis menjadi sebuah argumen.
e. Argumen-argumen yang telah dibuat secara terperinci ditafsirkan
menjadi sebuah pendapat, baik berupa kritik, penilaian, mapun
harapan.
f. Buatlah saran atau rekomendasi untuk memberikan solusi atas isu-
isu yang berkembang.
g. Kemaslah hasilnya dalam satu tulisan teks editorial dengan panjang
tulisan 8-1 paragraf dengan masing-masing paragraf antara 2-3
kalimat.
Sumber: Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas XII hal.106
CONTOH
“Perlukah Ujian Nasional Online
Diadakan ?”
Pernyataan pendapat/tesis :
Beberapa bulan lagi ujian nasional akan dilaksanakan di tingkat SD
hingga SMA. Kemendikbud menambahkan aturan baru yaitu pelaksanaan ujian
nasional secara online di beberapa sekolah. Dilihat dari keadaan dan situasi
lapangan saat ini, rencana ini belum tepat dan perlu dipertimbangkan kembali
karena permasalahan seperti infrastruktur yang belum merata dan kurangnya
pengetahuan dari tenaga ahli di beberapa sekolah.
Argumentasi :
Padahal hal ini sangatlah baik. Jika pelaksanaan ujian nasional online tetap
dilaksanakan, maka beberapa sekolah akan kesulitan karena tidak adanya
infrastruktur yang memadai seperti komputer, akses internet, dan listrik. Coba
bayangkan ketika ada sebuah sekolah yang mempunyai 250 siswa yang akan
mengikuti ujian nasional, maka berapa jumlah komputer yang dibutuhkan oleh
pihak sekolah untuk melaksanaan ujian nasional ini?
Tentunya membutuhkan komputer yang banyak. Apabila tetap dipaksakan,
maka salah satu caranya yaitu dengan menggunakan komputer secara bergiliran.
Tetapi hal ini rentan akan timbulnya kecurangan dalam ujian nasional. Selain itu
kurangnya tenaga ahli di beberapa sekolah juga menjadi masalah, karena pasti
beberapa sekolah akan bingung dalam pelaksanaan karena tidak mengerti
bagaimana melaksanakannya.
Penegasan Ulang Pendapat (Reiteration)
Sudah semestinya jika pemerintah ingin melaksanakan
ujian nasional secara online, pemerintah harus menjamin
ketersediaan infrastruktur yang mendukung serta tidak
terburu-buru dalam melaksanakannya. Pemerintah juga
harus melakukan sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah
yang jauh sebelum ujian nasional agar tidak menimbulkan
masalah seperti yang telah diuraikan di atas.
TUGAS
Halaman 99

Menganalisis struktur teks “Pengangguran Makin


Bertambah”

 Pengenalan isu : Paragraf 1


 Argumen : Paragraf 2 s/d 9
 Penegasan : Paragraf 10, 11, dan 12.

31
•Tidak menggunakan kalimat retoris.
•Menggunakan kata-kata populer.
Contoh : megap-megap, dicanangkan,
beralibi, dan suvive
•Menggunakan kata rujukan. Contoh :
o karena itu, pemerintah ….
o datat-data BPS ini harus ….
HALAMAN o hal itulah ….
102 o hal ini bisa …
• Menggunakan konjungsi sebab-akiba.
Contoh :
o Karena itu, pemerintah ….
o .... Karena perlambatan ....
o sehingga pemerintah ….
o …. Pendek sehingga cepat …. 32
MENYUSUN ARGUMEN ATAU PENDAPAT
BERDASARKAN ISU AKTUALNYA
PAKET HALAMAN 102
PABRIK TOSHIBA DAN PANASONIC TUTUP, 2500
BURUH KENA PHK

ARGUMENTASI
ISU
AKTUAL SARAN/REKO-
PENILAIAN KRITIK PREDIKSI HARAPAN
MENDASI
Penutupan tiga Penutupan Maka dari Sebanyak Pihak Untuk
pabrik Toshiba pabrik ini itu lebih dari pabrik menghindari
dan Panasonic memberikan penjualan 2.500 seharus- masalah yang
di Indonesia dampak produk karyawan nya bisa lebih besar,
membawa buruk seharusnya yang di bertang- sebaiknya
dampak kepada para perlu PHK akan gung pihak pabrik
Pemutusan pekerja dikendali- menjadi jawab, memberikan
Hubungan Kerja untuk kan. pengang- karena kompensasi
(PHK) sebanyak kedepannya. guran. lebih dari untuk
lebih dari 2.500 2500 karyawannya.
karyawan. karyawan
nya di
PHK.
ARGUMENTASI
ISU
AKTUAL SARAN/REKO-
PENILAIAN KRITIK PREDIKSI HARAPAN
MENDASI
Hal ini terimbas Masalah Maka Jika tidak Untuk Meningkatkan
dari lesunya kecil dari itu segera kedepannya, dan
penjualan produk seperti ini penjuala ditangani, pabrik-pabrik mengendalika
elektronik dua dapat n produk akan lebih lain n penjualan
perusahaan raksasa mengakib seharusn banyak diharapkan produk belum
asal Jepang itu atkan ya perlu pabrik yang untuk bisa cukup, faktor
akibat penurunan malah dikendali tutup. mengendalik yang lain pun
daya beli yang lebih kan. an masalah juga harus
masyarakat. besar. dengan lebih ditunjang.
baik.

Padahal satu pabrik Jika satu Seharus- Pabrik yang Enam pabrik Maka dari itu,
ini yang tersisa dari pabrik nya sebelumny yang sudah Toshiba
enam perusahaan sudah belajar a sudah tutup diharapkan
Toshiba lain yang tutup, dari tutup, sebelumnya, bisa
sudah tutup maka masalah mungkin bias meningkatkan
sebelumnya dalam pabrik pabrik ditutup dijadikan kinerjanya di
10 tahun terakhir. lainnya sebelum- karena motivasi segala aspek.
bisa lebih nya. masalah untuk pabrik
baik. yang sama. yang masih
aktif.
MENYUSUN ARGUMEN ATAU PENDAPAT
BERDASARKAN ISU AKTUALNYA
PAKET HALAMAN 103
BANYAK TENAGA KERJA RI TAK KOMPETEN
ARGUMENTASI
ISU
AKTUAL SARAN/REKO-
PENILAIAN KRITIK PREDIKSI HARAPAN
MENDASI
Kebutu- Kebutuhan Maka Pemberlakuan Untuk Untuk
han tenaga kerja dari itu MEA 2015 kedepannya, memperbaiki
tenaga di sektor kurikulu akan menjadi Kementerian gap kebutuhan
kerja di industri m harus tantangan Perindustrian tenaga kerja ini,
sektor masih belum mengacu bagi terus pemerintah
industri terpenuhi pada Indonesia. menyiapkan harus mulai
masih dikarenakan standar Jumlah kompetensi mendorong
sumber daya perbaikan
cukup kesenjangan kompete penduduk
manusia (SDM) kurikulum
tinggi. kompetensi nsi yang sangat
yang terampil pendidikan
lulusan dan nasional besar, sesuai kebutuhan kejuruan yang
kebutuhan Indonesi menjadi industri untuk sesuai dengan
dunia a bidang tujuan pasar menghadapi kompetensi yang
industri yang industry bagi produk- pasar bebas sebenarnya
cukup tertentu produk negara ASEAN. dibutuhkan
tinggi. . ASEAN lainnya industri
nasional.
ARGUMENTASI
ISU
AKTUAL SARAN/REKO-
PENILAIAN KRITIK PREDIKSI HARAPAN
MENDASI
Kesenjangan Kondisi ini Pemerintah Jika Semoga Tenaga kerja
kualitas terjadi akibat harus mulai penerapan dengan yang
tenaga kerja tidak menerapka kurikulum adanya menganggur
antara dimulainya n kurikulum dimulai penerapan saat ini harus
kualitas yang pendidikan khusus saat ini, kurikulum menempuh
dimiliki khusus vokasi vokasi agar setidaknya tersebut, pendidikan
tenaga kerja dari beberapa tenaga hasilnya tidak terjadi vokasi agar
saat ini waktu lalu, kerja yang akan lagi memiliki
dengan yang sehingga dibentuk dapat kita kesenjangan kemampuan
dibutuhkan tenaga kerja memiliki nikmati kompetensi yang sesuai
industri. saat ini tidak setiap dalam di dunia dengan
mampu kualifikasi waktu 3 - industri. kebutuhan
menyesuaikan dan 5 tahun ke industri.
diri dengan kemampuan depan.
tantangan
yang
dan
dibutuhkan
kebutuhan
dunia
dunia
industri.
industri.
MENYUSUN SARAN TERHADAP
ISU AKTUALNYA
PAKET HALAMAN 105
1. Apa isu faktual, fenomenal, dan
kontroversial dalam isu tersebut?

Isu aktual
1. Kebutuhan tenaga kerja di bidang industri itu dengan pertumbuhan
industri 5-6 persen itu mencapai 600 ribu orang per tahun
2. Industri tekstil dan produk teksktil (TPT) merupakan salah satu sektor
yang telah merasakan manfaaat dari pelaksanaan program Kemenperin
dalam upaya meningkatkan kompetensi SDM industri melalui pelatihan
operator mesin garmen dengan konsep three in one, yaitu pendidikan,
sertifikasi kompetensi, dan penempatan kerja
Isu fenomenal
1. Pemberlakuan MEA 2015 akan menjadi tantangan bagi Indonesia.
Apalagi mengingat jumlah penduduk yang sangat besar, sehingga
menjadi tujuan pasar bagi produk-produk negara ASEAN lainnya
Isu kontroversial
1. Sementara itu belum bisa dipenuhi oleh lulusan sekolah di Republik ini
karena kesenjangan kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia industri.
Jadi pengangguran banyak, tapi industri sebenarnya butuh.
2. Siapa saja pihak pihak yang
terlibat dalam isu tersebut?
Secara garis besar, terdapat tiga pihak yang terlibat dalam isu
atau berita "Banyak Tenaga Kerja RI Tak Kompeten". Pihak pertama
adalah pemilik usaha atau industri yang membutuhkan tenaga
kerja berkualitas yang mampu menjawab tantangan dunia industri
saat ini. Pihak kedua adalah pencari kerja atau tenaga kerja yang
membutuhkan pekerjaan sebagai ajang mencari nafkah. Pihak
ketiga adalah pemerintah yang diwakili oleh Kementerian
Perindustrian (dan pada akhirnya terkait dengan Kementerian
Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Kementerian Riset dan
Perguruan Tinggi) yang mengalami dilema berupa meningkatnya
jumlah pengangguran nasional serta belum tersedianya kurikulum
atau standar pendidikan yang mampu menjawab tantangan
kebutuhan industri saat ini.
3. Jelaskan permasalahan yang
dihadapi oleh masing masing pihak!
 Pihak Kementerian Perindustrian
Belum tersedianya kurikulum pendidikan yang secara khusus menyasar pada
penyiapan sumber daya manusia untuk industri saat ini dan kebutuhannya yang
terus berkembang. Akibatnya, banyak tenaga kerja yang tidak memiliki
pengetahuan dan kemampuan yang cocok dengan yang dibutuhkan dunia
industri.
 Pihak industri/pemilik usaha
Belum cukupnya tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan kemampuan yang
cukup dan cakap dalam bidang spesifik yang dibutuhkan dalam dunia industri.
Dunia industri yang mulai bergeser dari penggunaan tenaga kasar ke teknologi
canggih membutuhkan pengetahuan dan kemampuan yang lebih mumpuni dari
masa lalu. Perkembangan yang sedemikian cepat belum tentu dapat diimbangi
oleh kemampuan tenaga kerja saat ini.
 Pihak tenaga kerja
Sedikitnya lapangan kerja yang 'sesuai' dengan kemampuan dan pengetahuan
mereka serta kurangnya kesempatan yang dapat dijangkau oleh seluruh tenaga
kerja dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan mereka seperti
yang dibutuhkan dunia industri.
4. Berdasarkan fakta yang berkaitan dengan pihak
pihak yang terkait dengan permasalahan tersebut,
buatlah saran/rekomendasi sebagai bagian dari
permasalahan masalah!

Pemerintah harus menyediakan kurikulum yang dapat


mempersiapkan calon angkatan kerja dengan seluruh
pendidikan dan kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia
industri sehingga tenaga kerja dapat langsung terserap dan
dunia industri dapat berkembang semakin cerpat berkat
tenaga kerja yang berkualitas.

Kesimpulan
 Kualitas tenaga kerja hanya dapat ditingkatkan jika
seluruh pihak yang terlibat saling bekerja sama, baik
pemerintah, pelaku usaha, hingga para tenaga kerja.
Kesimpulan
 Menganalisis teks diperlukan untuk memahami isi teks.
 Teks dapat dianalisis melalui struktur serta kaidah
kebahasaannya.
 Struktur teks secara umum terdiri atas pembuka (tesis),
isi, dan penutup.
 Struktur teks editorial terdiri atas pengenalan isu,
penyampaian argumen, dan penegasan ulang.
 Kaidah kebahasaan yang harus dipatuhi dalam setiap teks
adalah bahasa dan ejaan yang baku, penggunaan kata
kerja, kata benda, dan konjungsi, serta penggunaan kata
keterangan.
Kesimpulan

 Kaidah/ciri kebahasaan teks editorial yaitu : penggunaan


kalimat retoris, kata-kata populer, kata ganti penunjuk,
dan konjungsi kausalitas.
 Tahapan menyusun teks editorial yaitu : memilih topik,
mengumpulkan data untuk menyusun argumen,
menyesuaikan isi keseluruhan dengan kondisi pembaca
yang ditargetkan, serta menyunting teks.
 Argumen merupakan komponen penting dalam teks
editorial karena ditujukan untuk memperkuat opini.
 Teks editorial dapat disertai saran/harapan untuk
menyelesaikan permasalahan yang dibahas.
Refleksi

 Diperlukan rencana dan ketekunan supaya dapat


menyelesaikan suatu kegiatan dengan baik.
 Dalam sebuah tim, apa yang dilakukan tiap
anggota, sekecil apapun itu, akan mempengaruhi
output yang dihasilkan tim tersebut.