0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
303 tayangan13 halaman

Infus Pump

Infus pump adalah alat medis yang digunakan untuk menginfus cairan ke tubuh pasien secara kontinyu dengan mengatur laju dan volume infus menggunakan pompa, sensor, dan display. Alat ini dikalibrasi secara berkala untuk memastikan ketepatan laju infus.

Diunggah oleh

Halil Gurami
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
303 tayangan13 halaman

Infus Pump

Infus pump adalah alat medis yang digunakan untuk menginfus cairan ke tubuh pasien secara kontinyu dengan mengatur laju dan volume infus menggunakan pompa, sensor, dan display. Alat ini dikalibrasi secara berkala untuk memastikan ketepatan laju infus.

Diunggah oleh

Halil Gurami
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Infus Pump

M. Ahyat
M. Ihsan Ilyas
Noor Fajrin
Sri Ayu Fauzia
Infus Pump adalah satu alat medis/ alat
kesehatan yang berfungsi untuk
membantu proses penginfusan
(memasukkan cairan ke dalam tubuh
pasien) dengan pengaturan waktu serta
jumlah tertentu.
Komponen Alat
• Alarm control
• Pump sistem
• Sensor tetesan
• Kontrol gelembung udara
• Pengatur jumlah tetesan
• Display
Prinsip Kerja
Dari dasar nya alat ini bekerja dari rangkaian oscilator,
yang akan memberikan sinyalnya ke motor yang akan
dikendali kan oleh pengendali motor. Kemudian saat
motor bekerja tetesan sensor dan pengelola sinyal
pada level air bekerja yang keluarannya akan
mengerjakan rangkaian buzer, pada sensor tetesan
akan mendeteksi berapa banyak tetesan yang keluar
menuju pasien. kecepatan tetesan dapat dikendalikan
oleh pengendali laju tetesan yang akan mengerjakan
pengendali motor.
Dan hasil tetesan dan setingan laju aliran tetesan
dapat dilihat pada display.
Blok Diagram
Troubleshooting dan Cara
Mengatasinya
Masalah Masalah

occlusion alarm infus tidak dapat menetes

Penyebab Penyebab

Adanya sumbatan pada selang infus adanya kerusakkan pada actuator

Perbaikan Perbaikan
lepas selang infus dan bersihkan cek motor penggerak actuator jika perlu
sumbatannya` diganti
Pemeliharaan dan Perawatan Infus
Pump
• Bersihkan setelah proses pemakaian selesai, keringkan
dari kemungkinan cairan yang menetes pada alat
• Simpan di tempat dengan suhu udara sejuk, tidak
boleh terlalu panas dan tidak boleh terlalu lembab
• Pengecekan alat secara rutin dengan kalibrasi (uji
fungsi) tetesan
• Pastikan dalam proses tersebut alat bekerja dengan
baik
• Carger baterai hingga penuh sebelum disimpan
• Cek juga sistem fuse pada alat agar terhindar dari
kemungkinan sambungan arus pendek yang berakibat
fatal pada alat.
Kalibrasi Infus Pump
Persiapan
1. Siapkan peralatan Infusion Pump dan lembar kerja
pemeliharaan.
2. Siapkan pula peralatan Infusion Device Analyzer dan Electrical
Safety Analyzer beserta semua kelengkapannya.
 Pelaksanaan
1. Lakukan pendataan Institusi dan Alat, serta alat dan bahan yang akan digunakan.
2. Catat suhu dan kelembaban ruangan yang terbaca pada Thermohygrometer.
3. Hubungkan saluran keluaran pada alat Infusion Pump ke saluran masukan pada
Infusion Device Analyzer.
4. Pastikan semua terhubung dengan baik.
5. Hidupkan peralatan Infusion Device Analyzer dengan menekan tombol ON.
6. Lakukan pemeriksaan kondisi fisik dan fungsi alat dan catat hasilnya pada lembar kerja.
7. Lakukan pengukuran keselamatan listrik dengan menggunakan Electrical Safety
Analyzer sesuai dengan kelas dan tipe alat.
8. Lakukan pengukuran untuk akurasi aliran/flow sebagai berikut :
a. Aturlah tombol pemilihan pada posisi FLOW, kemudian tekan ENT (Enter).
b. Hidupkan peralatan Infusion Pump dengan menekan tombol ON.
c. Atur besarnya nilai aliran pada Infusion Pump sesuai dengan nilai yang telah
ditentukan pada lembar kerja.
d. Tunggu beberapa saat sampai tanda PRIME pada Infusion Device Analyzer berubah
menjadi AUTOSTART atau START.
e. Perhatikan nilai penunjukan pada Infusion Device Analyzer dan catat dalam lembar
kerja.
 Sambungan
9. Lakukan pengujian fungsi alarm occlusion (penyumbatan) sebagai berikut:
a. Aturlah tombol pemilihan pada posisi OCCL, kemudian tekan ENT (Enter).
b. Hidupkan peralatan Infusion Pump dengan menekan tombol ON.
c. Atur besarnya nilai aliran pada Infusion Pump sesuai dengan nilai yang telah
ditentukan pada lembar kerja.
d. Tunggu beberapa saat sampai tanda PRIME pada Infusion Device Analyzer
berubah menjadi AUTOSTART atau START.
e. Catat nilai penunjukan tekanan pada Infusion Device Analyzer di lembar kerja
saat fungsi alarm pada Infusion Pump aktif.
10. Bersihkan dan keringkan saluran pada Infusion Device Analyzer
menggunakan Syringe yang bersih.
11. Rapikan peralatan setelah selesai pemeliharaan.
Terima Kasih
Pentinyiinyi
1. Apa alat untuk kalibrasi infus pump dan prinsip kerjanya dan
setelah dikalibrasi alarm terus menyala pada alat apakah noise ?
(Azizah kelompok 1)
2. Sebutkan jenis” pompa pada infus pump (Mirza kelompok 7)
3. Apa sensor yang ada pada alat infus pump? (mimin kelompok 5)
Jawab:
1. Electrical Safety Analyzer dan device analyzer, berarti ada udara
pada selang atau penyumbatan pada selang, pintu terbuka juga
menyebabkan alarm menyala. Cek apakah ada udara,
penyumbatan, dll
2. Mikro(insulin,hormon) dan makro(pemberian nutrisi)
3. Sensor penyumbatan, sensor udara, sensor deteksi volume cairan,
sensor switch(engsel pintu).

Anda mungkin juga menyukai