Anda di halaman 1dari 29

ELECTROCARDIOGRAF

ANATOMI DAN FISIOLOGI


KELOMPOK 1
• Nadia Nur F (002)
• Andi Fatkhur R (007)
• Reydina Fisdayanti (013)
• Arifah Putri C (025)
• Umaimah Mitsalia U. S. (028)
• M Fauzi (034)
• Elektrokardiograf merupakan merupakan alat bantu
dokter untuk mengetahui aktivitas listrik jantung.
• Pemeriksaan EKG dilakukan dengan menempelkan lead
(alat penerima impuls listrik jantung) di beberapa lokasi
yang telah ditentukan. Setelah itu, informasi mengenai
keadaan jantung dapat diketahui melalui pola grafik yang
dihasilkan.
Hal-hal yang dapat diketahui dari pemeriksaan EKG
adalah :

• Denyut dan irama jantung


• Penebalan otot jantung (hipertrofi).
• Kerusakan bagian jantung.
• Gangguan aliran darah di dalam jantung.
• Pola aktifitas listrik jantung yang dapat menyebabkan gangguan irama
jantung
Blok Diagram Instrumentasi
Elektrokardiogram (EKG)

RANGKAIAN NOTCH
PASIEN ELEKTRODA
INSTRUMEN FILTER

USB To MIKROKONTROLER RANGKAIAN


ANDROID
TTL ADDER
Cara kerja blok diagram
•Elektroda yang telah terpasang pada kedua tangan dan kedua kaki mendeteksi sinyal listrik jantung.

•Output dari instrument akan masuk pada rangkaian filter untuk difilter terhadap interferensi dari luar
sehingga output dari rangkaian filter adalah murni sinyal lisrik jantung.

•Sinyal EKG mempunyai tegangan terukur negatif, hal ini mengakibatkan ADC tidak dapat mengolah sinyal EKG
di luar rentangan tegangan 0 - 5 volt.

•Oleh karena itu rangkaian adder dibutuhkan untuk menggeser baseline sinyal EKG agar seluruh sinyal EKG
dapat diolah ADC. dan diteruskan ke port ADC ATMega 328.

• ATMega 328 berfungsi untuk mengatur komunikasi serial dengan personal computer (PC) melalui transmiter
modul USB To TTL.

•Data digital dari ADC ATMega 328 yang dipancarkan diterima oleh personal computer melalui USB To TTL
adapter.

• Data tersebut diterima berdasarkan komunikasi serial oleh modul USB To TTL kemudian diolah dengan
program delpih untuk ditampilkan di Personal Komputer.
Prinsip Kerja ECG
• Prinsip kerja ecg menggunakan tes pendeteksi impuls listrik. ECG
menerjemahkan impuls listrik yang dihasilkan jantung menjadi grafik yang
nantinya dapat dilihat di layar lcd.

• Kabel yang berupa elektroda akan ditempelkan pada kaki, tangan, dan dada.

• Kabel dari elektroda tersebut terhubung dengan mesin EKG.

• Mesin akan mendeteksi adanya aktivitas listrik yang berkaitan dengan


aktivitas jantung menghasilkan grafik rekaman tegangan listrik terhadap
waktu.
Jantung terdiri dari 4 bagian yaitu atrium (dextra & sinistra) & ventrikel (dextra &
sinistra). Jantung mempunyai aktifitas listrik meliputi: Sino Atrio Nodus, Atrio Ventrikuler
Nodus, Berkas His dan Serabut Purkinje, inilah point penting dalam pembacaan EKG.
Bentuk Sinyal EKG normal
CONTOH ARITMIA
• BIDANG PENGUKURAN:
1. BIPOLAR
2. UNIPOLAR
3. Sadapan Prekordial
SADAPAN BIPOLAR

•Menggunakan
konfigurasi segitiga
Einthoven
•Hanya menggunakan
3 lead
•Dapat mewakili
keadaan jantung
pasien
SADAPAN PREKORDIAL
SADAPAN UNIPOLAR
Bila kita gabungkan  dari ketiga sandapan, akan menjadi sandapan
lengkap 12 lead/ ECG 12 LEAD lengkap. Memerlukan 10 elektrode
untuk menghasilkan EKG 12 sadapan: 4 elektrode pada 4 anggota
gerak (RA, LL, LA, RL), 6 elektrode dada pada prekordium (V1-6).
Tujuan Pemasangan EKG
• Mengetahui kelainan irama jantung pasien
• Mengetahui kelainan miokardium
• Mengetahui efek penggunaan obat jantung
• Mengetahui terjadinya gangguan elektrolit pada pasien
• Mengetahui infeksi lapisan jantungan
Perlengkapan Pemasangan
Elektrokardiogram
• Mesin EKG

• Jelly EKG
• Kertas EKG
Prosedur Tindakan Pemasangan
Elektrokardiogram
1. Baca instruksi pemasangan
2. Jelaskan kepada pasien atau keluarga pasien tentang tindakan yang
dilakukan
3. Menyiapkan dan mendekatkan alat ke pasien
4. Melonggarkan atau melepaskan pakaian bagian atas klien.
5. Mengoleskan jelly pada electrode
6. Memasang electrode pada ekstermitas atas dan bawah untuk
merekam ektermitas lead
a. Merah pada ektermitas kanan atas
b. Kuning pada ekstermitas kiri atas
c. Hitam pada ekstermitas kanan bawah
d. Hijau pada ekstermitas kiri bawah
• 7. pasang elektroda parakardial untuk merekam prekardial lead.
a) Pasang V1 pada interkostal ke 4 garis sternum kanan
b) Pasang V2 pada interkostal ke 4 garis sternum kiri
c) Pasang V3 pada interkostal diantara V2 dan V4
d) Pasang V4 pada interkostal ke 5 pada midklavikula kiri.
e) Pasang V5 pada garis axila anterior
f) Pasang V6 pada pertengahan axila sejajar dengan V4
• 8. Hidupkan mesin elektrokardiograf
• 9. Lakukan pencatatan identitas pasien pada EKG
• 10. Lakukan kalibrasi dengan kecepatan ml/detik
• 11. Lakukan perekaman sesuai order
• 12. Matikan mesin EKG dan lepaskan elektroda pada tubuh pasien
• 13. bantu pasien memasangkan pakian kembali
BPM (Beat Per Minute)
• Denyut jantung, juga dikenal sebagai denyut nadi, adalah berapa kali
detak jantung seseorang per menit.

• Denyut jantung normal bervariasi dari orang ke orang, tetapi kisaran


normal untuk orang dewasa adalah 60 hingga 100 denyut per menit,
menurut Mayo Clinic.
Modul ECG
• Pada modul ECG AD8232 terdapat filter high-pass dan juga bertindak
sebagai op-amp agar dapat menampilkan sinyal PQRST.
Keuntungan
• tidak menyebabkan rasa sakit
• pelaksanaannya cepat dan mudah
• relatif murah bila dibandingkan dengan pemeriksaan jantung lainnya
• dapat dilakukan pada setiap orang karena dilakukan pada saat
istirahat
Kerugian
• tidak bisa sepenuhnya menunjukkan diagnosis penyakit jantung
koroner
• apabila ditemukan adanya kelainan akan membutuhkan pemriksaan
penunjang lainnya.
KESIMPULAN
• Elektrokardiogram adalah salah satu tes yang digunakan untuk
mendeteksi kinerja jantung dengan menggunakan alat yang bernama
elektrokardiograf.
• Elektrokardiograf yaitu alat yang bekerja mencatat aktivitas otot
jantung kemudian menampilkan data tersebut pada layar atau kertas
print.
• EKG memiliki kelebihan yaitu ketika digunakan kepada pasien tidak
menimbulkan rasa sakit.
• Kekurangan pada alat EKG yaitu pada EKG tidak sepenuhnya
menunjukkan penyakit pada jantung.