Anda di halaman 1dari 13

POISONOUS PLANT

(Tanaman beracun)

OLEH : drh. Ketut Budiasa, MP

Zat aktif yg terkandung :


Nitrat, Oksalat, Fluoroasetat, Selenium &
Senyawa penyebab Fotosensitisasi
O Fotosensitivitas  Hewan amat peka
thd sinar matahari akibat kehadiran
substansi yg abnormal dlm sirkulasi
darah tepi
O Primer
O Sekunder
O Congenital
 F. Primer  memakan substansi yg
bersifat fotodinamik spt:
 HypericinHypericum perforatum
 Fagopiryn Fagopyrum esculatum
 Bila hewan kena sinar matahari langsung
 dermatitis disertai konyungtivitis
1. Domba : telinga, mata & muka
2. Sapi : sekitar skapula dan leher
 Diawali gejala eritemaoedematous
F. Primer bisa juga oleh efek obat
( fenotiasin sulfoksid  metabolit
fenotiasin )
F. Sekunder (Hepatogenous)
1. Akibat makan substansi yg
menyebabkan disfungsi hepar dan atau
obstruksi saluran Empedu
2. Tingginya kehadiran bilirubin pd
sirkulasi darah tepi  fotosensitisasi
 Gejalanya: depresi, anoreksia, diare
dan ikterus
Treatmen
1. Managemen peternakan :
a. Menghindari ternak terpapar agen
fotosensitivitas
b. Terlindung dr sinar matahari langsung
c. Pengobatan lesi topikalantihistamin
Tanaman Penyebab
Fotosensitivitas
o Agave lecheguilla
o Ammi visnaga
o Brachiaria brizanta
o Brassica spp
o Crotalaria spp
o Fagopyrum esculentum
o Hyperycum spp
o Lantana spp
o Polygonum spp. Dll.
Algae ( lumut)
 Algae Cyanophyceae (myxophyceae)
hijau-biru  keracunan pd kuda, sapi,
domba, babi, anjing, ayam & kalkun
 Algae ini sangat toksik( akut) disfungsi
hepar  fotosensitisasi & ikterus
 Post mortem : petechie cordis &mukosa
abomasum, kongesti paru-paru, vena
mesentrica hepar & kel. Limfenya serta
peradangan intestin
 Hepatotoksin (alkaloid microcystin)
siklik dekapeptida kolinesterase
inhibitor
Amaranthaceae
 Amaranthus retrolexus penyebab
oedematous perirenal babi scr percobaan
 Symptom: gelisah, kelemahan,
inkordinasi, koma & kematian
 Post mortem : oedema perirenal dgn
degenerasi & nekrosis tubulus ginjal
 Kandungan oksalatnya 12-30 % sebg.
Asam oksalat
 Juga mengandung nitrat penyebab
keracunan pada sapi
Agavaceae (Nenas)
 Agave lecheguilla mortalitas tinggi pd
domba & kambing dikenal dgn kepala
membengkak (Swell head )
 Symptom : Ikterus dgn cairan kuning dr
mata & hidung diikuti kelemahan, koma,
kematian
 Ada 2 gol. Senyawa penyebab toksisitas :
1. Agen fotosensitisasi yg belum
teridentifikasi
2. Saponin beracun dgn kerja
arbotifisienkeguguran
Alliaceae (Bawang)
Z.a. yg bersifat toksik pd bawang N-
propyl disulfida
 Pada domba ikterus & hemoglobinuria
 Pada kuda  anemia hemolitik akut &
berakhir dgn kematian
Toksisitas tanaman ini juga telah diteliti
pd berbagai hewan percobaan spt :
tikus, kelinci, anjing, ayam  anemia
Symptom : kolik, diare, inkordinasi,
hematuria
Post mortem pd kuda : degenerasi &
nekrosis organ berparenchym
Ricinus (Jarak)
O Ricibus communis ekstrak biji jarak
(Castor oil plant)
O Zat toksiknya “ricin” sebg. Fitotoksin
terabsorpsi scr baik dlm usus tdk
seperti toksin ular maupun bakteri
O Hewan peka : kuda
O Kurang peka : domba, sapi, babi
O Agak resisten : itik & ayam
 Symptom : kelemahan umum, inkordinasi &
kolaps.
◦ Kuda : kejang titanik, diare propus (tak
berdarah)
◦ Sapi : diare berdarah
◦ Babi : muntah & diare (tak berdarah)
 Post mortem : usus banyak cairan, feces
encer/semisolid, peradangan/perdarahan
pada membran mukosa usus & lambung,
kel. Limfe usus membengkak, oedematous
pd hepar, ren & pulmonum
TERIMA KASIH ATAS

PERHATIANNYA