Anda di halaman 1dari 13

MACAM-MACAM GIPS DENTAL

Pembimbing :
Drg. Bintang H.Simbolon, M.kes
 
NAMA KELOMPOK :
AKHMAD RIDHO NIM : 1812401024
FADLY KAMAL RASAD NIM : 1812401029
LITA PUTRI NIM : 1812401042
PLASTER OF PARIS (GIPS BIASA ATAU GIPS MODEL)
 
Mulai dipakai sebagai gips dental (gips model) pada
tahun 1796. Diperoleh sebagai olahan dari mineral
gypsum. Menurut ADA (American Dental Association)
disebut plaster model atau gips tipe ll.
Sifat-sifat bahan :
o Mempunyai rumus kimia ( CaSO4 )2.H2O (Kalsium
sulfat hemihidrat)
o Tipe kristalnya : beta hemihidrat
o Perbandingan air/bubuk : 0,45-0,55
o Butir-butir bubuknya kasar dan tidak teratur serta
porus
o Kekuatan tekan (compressive strength) setelah 1
jam : 98-140kg/cm2
o Warna : putih
Kegunaan :
o Untuk model studi
o Untuk basis model
o Sebagai bahan pendam pada pembuatan restorasi
akrilik.
o Untuk pemasangan model kerja pada artikulator
DENTAL STONE (GIPS BATU)
Baru pada tahun 1920 ditemukan cara
pengolahan untuk menghasilkan gips batu.
Gips batu ini ada dua macam, yaitu :
 Gips batu kelas l (hydrocal) atau menurut ADA
gips tipe lll
 Gips batu kelas ll (densite) atau improve stone
menurut ADA gips lV
Sifat-sifat bahan :
 Mempunyai rumus kimia sama dengan plaster of paris
 Tipe Kristal : alfa hemihidrat untuk kelas l, dan midified
alfa hemihidrat untuk kelas ll
 Pemuaiyan pengerasan lebih kecil dari plaster of paris
yaitu 0,06-0,12%
 Waktu pengersan lebih lama : 5-15 menit
 Warnanya ada yang biru,kuning, biasanya diberi warna
untuk membedakan beta hemihidrat dengan alfa
hemihidrat misalnya : warna biru buatan Bayer
namanya dalam perdagangan moldano.
Kegunaan :
 Untuk membuat model
 Untuk die pada pekerjaan pembuatan mahkota
dan jembatan (die adalah model dari satu gigi)
 Untuk model kerja
 Kadang-kadang digunakan sebagai bahan
pendam dalam cuvet
 Untuk pekerjaan yang mementingkan kekerasan
WAX

wax atau malam dipergunakan sejak pertama


kali di dunia Kedokteran Gigi sekitar abad 18,
untuk tujuan pencatatan cetakan rahang yang
tidak bergigi. Meskipun telah ditemukan bahan
baru yang lainnya, malam masih digunakan
dalam jumlah yang besar untuk keperluan
klinik dan pekerjaan laboratorium.
Sifat-sifat bahan :
Merupakan benda amorf
Diperoleh dari alam dan sintetis
Digunakan dipendam dengan bahan pemendam
Dihilangkan dengan cara memanskan atau membakar
Harus mudah dibentuk dalam keadaan panas
Memperlukan waktu pelunakan
Mutlak untuk inlay wax (700-800 c)
Bersumber dari tumbuhan, serangga, binatang dan
minereal
Kegunaan :
Membuat pola landasan gigi tiruan sebagian
lepasan (GTS) dan gigi tiruan lengkap (GTL)
Membuat dukungan bibir dan dukungan pipi (labial
support dan buccal support) pada pembuatan GTL
Tanggul gigitan atau biterim
Pembuatan gigi buatan (artificial teeth) untuk
keperluan ini dipakai tipe lll
Pola lilin dari baseplate wax ini dipergunakan pada
pembuatan alat alat dari akrilik
ALGINATE
Alginat adalah salah satu bahan cetak gigi yang
paling sering digunakan. Komponen utama
yang terkandung dari bahan cetak alginat ini
seperti sodium alginat, kalsium sulfat,
trisodium fosfat, tanah diatom, seng oksida,
dan kalium titanium fluorida, semua dalam
bentuk bubuk. Ketika dicampur dengan air, sol
dibentuk melalui reaksi dengan natrium atau
garam kalium asam alginat dan kalsium sulfat .
Sifat-sifat bahan :
 Irreversible hydrocolloid
 Diperoleh dari rumput laut
 Mengeras menjadi gel karena reaksi kimia
 Tidak dapat kembali kebentuk sol
 Bahan nya berbentuk bubuk
 Cetakan pertama pada pembuatan GTSL
Kegunaan :
 Diaduk menggunakan bowl dan spatula
sampai halus dan rata
 Digunakan pada pencetakan GTSL
 pembuatan model orthodonti
 corrective impression pada pembetulan suatu
cetakan yang dianggap kurang cermat