SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN
LINGKUNGAN BERDASARKAN ISO 14001 :
2015 DI INDUSTRI PEMBUATAN PRODUK
MILITER (Studi Kasus : PT Pindad Persero)
Annida Ferani Ramadhiani
25317305
PROFIL PERUSAHAAN
PT Pindad (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang
pembuatan produk militer dan komersial. Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1983. Kegiatan usaha dan
produksi perusahaan dilakukan di tiga lokasi yaitu Bandung sebagai kantor pusat, Turen (Malang,Jawa
Timur) sebagai kantor cabang, dan Jakarta sebagai kantor perwakilan. Dalam pengelolaannya, PT Pin-
dad Persero sebaga BUMN berkoordinasi dan bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik
Negara Republik Indonesia, kementerian terkait lainnya, dan pemerintah daerah setempat. PT Pindad
Persero merupakan perusahaan industri manufaktur yang memiliki fungsi sebagai berikut.
1. Memenuhi kebutuhan peralatan militer pertahanan dan keamanan negara
2. Menghasilkan produk komersial
3. Industri yang bersifat profit making
4. Investasi dan sumber penerimaan pendapatan bagi Litbang
5. Mengembangkan profesionalisme di bidang industri
VISI DAN MISI PERUSAHAAN
VISI
Menjadi produsen peralatan pertahanan dan keamanan terkemuka di
Asia pada tahun 2023, melalui upaya inovasi produk dan kemitraan
strategi
MISI
Melaksanakan usaha terpadu di bidang peralatan pertahanan dan kea-
manan serta peralatan industrial untuk mendukung pembangunan na-
sional dan secara khusus untuk mendukung pertahanan dan keamanan
negara
LOKASI KEGIATAN
Lokasi dan tata letak PT Pindan (Persero)
Bandung berada di Jalan Jenderal Gatot
Subroto No.517, Kecamatan Kiaracondong
Bandung, Jawa Barat. Lokasinya berada
kurang lebih 5 km ke arh timur dari Pusat
Kota Bandung dan memiliki luas tanah
sekitar 66 hektar yang terdiri atas: bagian
perkantoran dan perindustrian (25,43
hektar), panjang badan jalan 8000 meter
dan lebar 6 meter sehingga luas jalan
mencapai 2,4 hektar, sisa lahan 38,17
hektar adalah greenbelt dan lahan-lahan
kosong perkebunan atau hutan lindung.
URAIAN KEGIATAN
Berbagai jenis produk dan jasa tersebut dihasilkan melalui kegiatan yang terangkum dalam divisi kerja
sebagai berikut:
A. Divisi Senjata (Divjat)
Divisi senjata menghasilkan produk seperti senjata laras panjang, senjata genggam, senapan mesin.
Adapun bahan baku yang digunakan dalam produksi senjata tersebut antara lain baja, besi kuningan.
ebonit, kayu, aluminium, dan perunggu
B. Divisi Kendaraan Khusus (Div KK)
Divisi ini menghasilkan produk berupa kendaraan taktis, panser untuk TNI dan POLRI, mobil konstruksi
khusus, dan komponen kendaraan khusus.
C. Divisi Mesin Industrial (Div MI)
Produk yang dihasilkan oleh divisi ini adalah jasa permesinan, peralatan kapal laut, sarana kereta api,
jasa uji kalibrasi, serta pemeliharaan mesin dan elektronik.
D. Divisi Tempa dan Cor (Div T&C)
Divisi tempa dan cor menghasilkan produk dasar yang mendukung produksi dari divisi lain. Departe-
men cor menghasilkan produk antara lain pompa tambang, blok mesin diesel, part machine tool, bear-
ing cup, cover motor traksi, rel kereta api, isolator flange, dan air brake.
KLAUSUL 4.1 Memahami Organisasi dan Konteksnya
Status : Belum dipenuhi
Hingga saat ini perusahaan belum ada informasi yang didokumentasikan untuk menjelaskan klausul ini.
Belum ada pendefinisian yang jelas mengenai isu internal dan eksternal yang ada pada perusahaan. Isu
tersebut harus releva terhadap kondisi lingkungan dan dapat mempengaruhi organisasi.
KLAUSUL 4.2 Memenuhi kebutuhan dari pihak-pihak berkepentingan
Status : Dipenuhi Sebagian
Menurut ISO 14001:2015 organisasi harus menjelaskan pihak yang berkepentingan relevan terhadap
system manajemen lingkungan, kebutuhan, dan ekspektasi yang relevan dari pihak yang bersangkutan,
kebutuhan, dan ekspektasi menjadi kewajiban.
PT Pindad Persero telah menetapkan stakeholder yang bersangkutan dengan system manajemn lingkun-
gan dengan adanya Instruksi Kerja Administrasi Calon Rekanan dan Instruksi Kerja Evaluasi Penilaian
Rekanan
PT Pindad Persero belum mendokumentasikan informasi yang mnejelaskna mengenai ekspektasi berupa
kebutuhan dan harapan dari pihak yang berkepentingan seperti pemerintah, customer, masyarakat, serta
karyawan atau mitra kerja internal yang relevan dengan tujuan system manajemen lingkungannya.
KLAUSUL 4.3 Menentukan lingkup system manajemen lingkungan
Status : Dipenuhi Sebagian
PT Pindad Persero telah menetapkan system manajemen lingkungannya termasuk ruang lingkup-
nya berdasarkan ISO 14001. Penetapan tersebut terdokumentasi dalam Skep/48/P/BD/IV/2015 ten-
tang
Panduan Mutu dan K3LH.
Namun, klausul ini mempersyaratkan organisasi dalam menetapkan ruang lingkupnya telah
mempertimbangkan masalah internal dan eksternal mengacu pada klausul 4.1 dan tanggung jawab
kepatuhan mengacu pada klausul 4.2. Status pemenuhan klausul yang dipatuhi sebagian meru-
pakan implikasi dari belum dapat dikatakan telah mempertimbangkan isu organisasi serta tanggung
jawab
kepatuhannya.
KLAUSUL 4.4 Sistem Manajemen Lingkungan
Status : Dipenuhi Sebagian
Klausul ini mempersyaratkan organisasi untuk mempertimbangkan pengetahuan yang diperoleh dari
klausul 4.1 dan 4.2 dalam menerapkan dan memelihara Sistem Manajemen Lingkungan. PT Pindad
(persero) telah mempertimbangkan pengetahuan terkait 4.1 dan 4.2 namun belum dijelaskan secara
formal dalam dokumentasi.
PT Pindad telah menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan system manaje-
men lingkungan, termasuk proses yang diperlukan dan interaksinya, sesuai dengan persyaratan
Standard Internasional
KLAUSUL 5.1 Kepemimpinan dan Komitmen
Status : Dipenuhi Sebagian
Klausul ini mempersyaratkan manajemen puncak untuk menunjukkan kepemimpinan dan komitmennya
dengan memastikan bahwa kebijakan lingkungan dan tujuan lingkungan telah ditetapkan dengan sesuai
arah strategii dan konteks organisasi.
PT Pindad telah:
• Mengambil akuntabilitas untuk efektivitas system manajemen lingkungan
• Memastikan integrasi SML persyaratan ke dalam proses bisnis organisasi
• Memastikan bahwa sumber daya yang dibutuhkan untuk system pengelolaan lingkungan tersedia
• Memastikan bahwa SML mencapai hasil yang diinginkan
• Mendorong perbaikan berkelanjutan
Namun, walaupun manajemen puncak telah memastikan kebijakan dan tujuan lingkungannya telah
ditetapkan sesuai dengan arah strategisnya, namun belum mendefinisikan konteks organisasinya
sehingga belum bisa dikatakan sesuai dengan konteks.
KLAUSUL 5.2 Kebijakan Lingkungan
Status : Dipenuhi Sebagian
PT Pindad Persero berkomitmen untuk memenuhi persyaratan hukum lingkungan yang berlaku dan
persyaratan lingkungan lain sebagaimana disebutkan bahwa PT PINDAD Persero:
• Memiliki dedikasi tinggi untuk menghasilkan produk dan menyediakan jasa yang konsisten dalam
hal mutu, pengiriman tepat waktu, harga kompetitif, dan pelayanan terbaik.
• Menerapkan dan mengembangkan Sistem Manajemen Mutu , Sistem Manajemen Kesehatan & Ke-
selamatan kerja serta system manajemen lingkungan hidup secara benar, tepat, dan konsisten
dengan komitmen mematuhi peraturan, perundangan dan persyaratan mutu & K3LH yang berlaku,
baik dari pelanggan, pemerintah dan pihak terkait yang diikuti perusahan.
• Berupaya mencegah kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, dan pencemaran lingkungan dengan
menjamin setiap kegiatan/aktivitas perusahaan berwawasan lingkungan dan tidak menimbulkan
dampak negative terhadap lingkungan hidup
• Melakukan proses peningkatan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kepuasan pada pelanggan
Namun, walaupun manajemen puncak telah memastikan kebijakan dan tujuan lingkungannya telah
ditetapkan sesuai dengan arah strategisnya, namun belum mendefinisikan konteks organisasinya
sehingga belum bisa dikatakan sesuai dengan konteks.
KLAUSUL 5.3 Peran organisasi, tanggung jawab, dan kewenangan
Status : Terpenuhi
PT Pindad Persero telah:
• Pimpinan puncak memastikan bahwa tanggung jawab dan wewenang untuk peran yang relevan ditu-
gaskan dan dikomunikasikan dalam organisasi
• Manajemen puncak telah menetapkan tanggung jawab dan wewenang untuk memastikan bahwa sys-
tem SML telah sesuai stanard internasional dan melaporkan kinerja SML.
PT Pindad telah memastikan orang yang bekerja atas nama organisasi memahami mengenai aspek
lingkungan serta dampak nyata atau potensial bila prosedur tidak dilaksanakan.
KLAUSUL 6.1.1 Tindakan untuk menangani resiko dan peluang
Status : Dipatuhi Sebagian
Klausul ini mensyaratkan organisasi untuk mempertimbangkan masalahnya mengacu pada klausul 4.1
dan 4.2 ketika merencanakan system manajemen lingkungannya. Namun, hal ini belum dilakukan oleh PT
Pindad
PT Pindad telah memiliki metode untuk menjamin setiap orang yang bertugas untuk atas nama perusa-
haan yang berpotensi menyebabkan satu atau lebih dampak lingkungan penting yang diidentifikasi oleh
perusahaan, mempunyai kompetensi yang berasal dari pendidikan, pelatihan, atau pengalaman yang
memadai.
Adapun seluruh catatan yang diperlukan dari pelatihan, kualifikasi, pendidikan, dan pengalaman telah
dipelihara oleh PT Pindad.
KLAUSUL 6.1.2 Aspek Lingkungan
Status : Dipatuhi Sebagian
• PT Pindad Persero telah menetapkan, menerapkan, dan memelihara prosedur SMK3LH untuk
mengidentifikasi aspek lingkungan kegiatan, produk, dan jasa.
• Identifiksi tersebut telah mempertimbangkan kondisi setiap aktivitas yang ada sperti kondisi normal,
abnormal, atau situasi darurat yang diduga dapat terjadi.
• Aspek lingkungan yang teridentifikasi dicatat dalam lembar Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkun-
gan
• Dokumentasi dari identifikasi aspek dan dampak lingkungan terdapat pada setiap departemen dan
dijaga kemutakhirannya dengan mengevaluasi identifikasi aspek dan penilaian dampak lingkungan terse-
but setiap 6 bulan
• PT Pindad telah mempertimbangkan konsep 3R dalam menanggulangi dampak lingkungannya dari
aspek lingkungan terkait salah satunya adalah pemanfaatan kembali limbah B3 seperti oli sebagai bahan
baku
Secara umum PT Pindad memiliki 4 aspek yang dapat menimbulkan dampak lingkungan penting yaitu air,
udara, limbah, dan B3.
PT Pindad telah menentukan aspek penting lingkungannya namun belum sepenuhnya mempertim-
bangkan perspektif siklus hidup dalam batas ruang lingkup system manajemen lingkungannya.
KLAUSUL 6.1.3 Tanggung Jawab Kepatuhan
Status : Terpenuhi
• PT Pindad telah menjelaskan dan mempunyai kemampuan untuk mengakses pemenuhan kewajiban
yang terkait dengan aspek lingkungannya
• Telah menjelaskan bagaimana pemenuhan tanggung jawab kepatuhanyang diterapkan organisasi
• Telah menerima pemenuhan kewajiban ke catatan jika menetapkan, melaksanakan, memelihara, dan
perbaikan berkelanjutan SML
KLAUSUL 6.1.4 Aksi Perencanaan
Status : Terpenuhi
PT Pindad telah mempertimbangkan aspek lingkungan yang signifikan,pemenuhan tanggung jawab,
dan bagaimana caranya agar dapat terintegrasinya dan terlaksananya suatu tindakan ke proses sys-
tem manajemen lingkungannya atau proses bisnis lain serta evaluasi keefektifannya
KLAUSUL 6.2.1 Tujuan Lingkungan
Status : Terpenuhi
Untuk mencapai tujuan, sasaran, dan program lingkungan setiap departemen pada PT Pindad
menjabarkannya lebih rinci dalam form sasaran dan indicator kerja K3LH. Metoda pelaksanaan
tujuan, sasaran dan program dituangkan dalam form rencana kerja SMK3LH, misalnya pembuatan
tempat pengisian BBM, pembuatan tempat limbah B3, pembuatan tempat sampah, sertifikasi alat
angkut, penutupan temuan internal audit, pelatihan K3, dan lain sebagainya
KLAUSUL 6.2.2 Tindakan Perencanaan Untuk Mencapai Tujuan Lingkun-
gan
Status : Terpenuhi
PT Pindad telah mempertimbangkan bagaimana tindakan untuk mencapai tujuan lingkungannya
dapat diintegrasikan ke dalam bisnis organisasi dan dapat memanfaatkan sumberdaya untuk
mencapai tujuan serta bagaimana hasilmya akan dievaluasi termasuk indicator untuk monitoring
progress terhadap prestasi tujuan lingkungan yang terukur
KLAUSUL 7.1 Sumber Daya
Status : Terpenuhi
PT Pindad telah menetapkan dan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk pembentukan,
implementasi, pemeliharaan dan perbaikan terus-menerus dari system manajemen lingkungan.
Saat ini manajemen puncak PT Pindad telah menentukan, mendokumnetasikan, dan mengkomunikasikan
peran, tanggung jawab, dan kewenangan dari sumber daya manusia yang diperlukan terkait penetapan,
penerapan, pemeliharaan, dan peningkatan system manajemen lingkungan.
PT Pindad telah menerapkan Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi dimana penera-
pan system manajemen mutu menjadi tanggung jawab seluruh pegawai. Oleh karena itu, PT Pindad
persero
menerapkan mutu dan K3LH sebagai kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap personil.
KLAUSUL 7.2 Kompetensi
Status : Terpenuhi
PT Pindad telah menetapkan dan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk pembentukan,
implementasi, pemeliharaan dan perbaikan terus-menerus dari system manajemen lingkungan.
PT Pindad telah memiliki metode untuk menjamin setiap orang yang bertugas untuk atas nama perusa-
haan yang berpotensi menyebabkan satu atau lebih dampak lingkungan penting yang diidentifikasi oleh
perusahaan, mempunyai kompetensi yang berasal dari pendidikan, pelatihan, atau pengalaman yang
memadai . Adapun seluruh catatan yang diperlukan dari pelatihan, kualifikasi, pendidikan, dan pengalaman
telah dipelihara oleh PT Pindad
PT Pindad telah melaksanakan pendidikan dan pelatihan mengenai manajemen mutu dan K3LH sesuai
kompetensi yang dibutuhkan secara terprogram baik di dalam maupun di luar perusahaan kepada seluruh
pegawai.
KLAUSUL 7.3 Kesadaran
Status : Dipatuhi Sebagian
Klausul ini mempersyaratkan organisasi untuk memastikan orang yang bekerja dibawah kendali organ-
isasi memiliki kesadaran akan aspek lingkungan penting dan dampak lingkungan potensial dan actual
terkait dengan pekerjaannya. Hal ini belum bisa terpenuhi oleh PT Pindad.
KLAUSUL 7.4. Komunikasi
Status : Dipatuhi Sebagian
Dalam prosedur komunikasi PT Pindad telah menjelaskan mengenai materi, sasaran, metode komunikasi
namun belum menetapkan waktu untuk mengkomunikasikan materi kepada sasaran komunikasi. Terda-
pat dua jenis komunikasi yaitu komunikasi internal dan eksternal
Komunikasi Internal dan Eksternal
Komunikasi internal dapat dilakukan melalui sosialisasi, konsultasi, dan partisipasi aktif dengan menggu-
nakan berbagai media komunikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kepentingannya. Komunikasi
eksternal yang dilakukan oleh petugas yang ditunjuk oleh PT Pindad dengan menggunakan media komu-
nikasi yang sesuai seperti internet, siaran pers, company profile, annual report, dan media lainnya
KLAUSUL 7.5.
Status : Terpenuhi
PT Pindad telah melakukan pembuatan dan pembaharuan informasi yang didokumenasikan dan organ-
isasi telah memastikan dengan tepat identifikasi dan deskripsi serta format dan media.
PT Pindad telah melakukan pengendalian dari informasi terdokumentasi dengan baik dan sesuai dengan
parameter pencapaiannya.
KLAUSUL 8. Operasi
Status : Dipatuhi Sebagian
PT Pindad telah mengidentifikasi operasi yang berhubungan dengan aspek lingkungan oenting yang telah
diidentifikasi sesuai dengan kebijakan, tujuan, dan sasaran lingkungan agar operasi tersebut dilak-
sanakan pada kondisi tertentu Hal tersebut dapat dilihat pada penerapan kriteria operasi standard pe-
rusahaan,
serta penerapan dan pemeliharaan prosedur-prosedur pengendalian operasi terkait dengan barang dan
jasa yang digunakan oleh perusahaan.
Namun, dalam operasional di lapangan terdapat beberapa temuan minor dalam penerapan pengendalian
operasional, misalnya:
• Masih terdapat personil/karyawan yang tidak menggunakan APD dan tidak adanya pengawasan
terhadap konsistensi penggunaan APD.
• Penyimpanan limbah B3 yang melalui waktu yang diijinkan
• Masih kurang tepatnya penggunaan symbol limbah B3
• Masih ada unit yang tidak dilengkapi dengan pengolahan limbah cair
• Rendahnya kesadaran pekerja untuk menggunakan alat pelindung telinga saat bekerja
KLAUSUL 8.1 Perencanaan dan Pengendalian Operasional
Status : Terpenuhi
Operasional PT Pindad dikendalikan dengan mengacu pada persyaratan standar ISO 9001, ISO 14001,
OHSAS 18001, Sistem Manajemen K3, dan persyaratan operasional perusahaan. PT Pindad menetapkan
standard ketentuan pengendalian operasional terhadap setiap operasi yang berpotensi menimbulkan re-
siko bagi keselamatan dan kesehatan kerja serta dampak lingkungan signifikan untuk menghindari
penyimpangan terhadap kebijakan, tujuan, dan target yang telah ditetapkan, mencakup:
a. Pengendalian operasional terintegrasi dengan system manjemen mutu
b. Pengendalian operasional terhadap pengadaan barang, jasa, dan pendukung lainnya
c. Pengendalian operasional terhadap pihak ketiga
d. Pengendalian operasional ditetapkan pada seluruh proses dalam ruang lingkup SMMK3LH
KLAUSUL 8.2 Tanggap Darurat dan Kesiagaan
Status : Terpenuhi
PT Pindad mengidentifikasi seluruh potensi keadaan darurat pada setiap aktivitas produk dan jasa pe-
rusahaan untuk memastikan kesiagaan darurat dengan kelengkapan atau infrastruktur darurat sesuai
skala risiko dan dampak darurat yang ditimbulkan. Seluruh karyawan dan pihak ketiga yang terlibat den-
gan aktivitas perusahaan diharapkan mampu melakukan tanggap darurat untuk mengurangi risiko dan
dampak yang terjadi dengan menetapkan, menerapkan, dan memelihara standar pengendalian keadaaan
darurat beserta sumber data yang dibutuhkan.
Potensi keadaan darurat di lokasi PT Pindad antara lain: kecelakaan, kebakaran, ledakan, tumpahan zat
kimia dan B3, pencemaran udara, kerusuhan, ancaman bom, dan gempa bumi.Potensi keadaan darurat
tersebut terdapat dua tingkatan resiko bahaya, yaitu:
• Tingkatan 1, tingkatan peringatan yang memerlukan bantuan tim tanggap darurat untuk mengenda-
likan dan mengatasinya
• Tingkatan 2, tingkatan peringatan kejadian luar biasa yang memerlukan evakuasi dan mobilisasi selu-
ruh personil keluar dari area fasiliras dan atau memerlukan instansi eksternal lainnya.
KLAUSUL 9
Status : Terpenuhi
PT Pindad telah menetapkan, menerapkan, dan memelihara prosedur untuk melakukan aktivitas peman-
tauan dan pengukuran karakteristik pokok operasinya yang dapat menumbulkan dampak lingkungan pent-
ing. Prosedur tersebut sudah mencakup pendokumentasian informasi yang memantau kinerja, pengen-
dalian
operasional yang berlaku dan pemenuhan tujuan dan sasaran lingkungannya.
Proses pengukuran dan pemantauan yang dilakukan harus menjamin bahwa parameter yang diukur dan
dipantau sesuia dengan frekuensi dan metode yang ditetapkan yaitu 3 bulan
PT Pindad telah menetapkan, menerapkan, dan memelihara prosedur audit untuk memastikan bahwa au-
dit internal terhadap SML dilaksanakan secara konsisten, efektif dan efisien, serta dapat memberikan nilai
tambah bagi perusahaan.
KLAUSUL 10
Status : Terpenuhi
PT Pindad telah menetapkan, menerapkan, dan memelihara prosedur untuk menangani ketidaksesuaian
yang potensial maupun yang nyata terjadi serta melakukan tindakan perbaikan dan tindak pencegahan.
Prosedur tersebut mencakup pengelolaan tindakan perbaikan dan pencegahan dari system manajemen
mutu, keselamatan, dan kesehatan kerja serta lingkungan hidup.
PT Pindad menerapkan penanganan ketidaksesuaian yang terjadi dilaporkan dan didokumentasikan den-
gan baik untuk kemudian dilakukan investigasi dalam mencari akar permasalahan yaitu dengan menggu-
nakan metode analisa flowchart.
DAFTAR PUSTAKA
Fauzia, Afina. 2017. Evaluasi Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO
14001 PT Pindad (Persero) Bandung. Institut Teknologi Bandung.
ISO 14001. 2015. Environmental Management System – Requirements with
Guidence for Use (third edition). Switzerland
SNI ISO 14001:2015. Sistem Manajemen Lingkungan – Persyaratan dengan
Panduan Pengguna
Thank you