-Businis Plan
-Marketing Mix
Prodi D3 Farmasi UM Banjarmasin
BUSINESS PLAN
Pengertian Business Plan Perencanaan Usaha
Dokumen yang berisi uraian terperinci tentang rencanan yang akan
dilakukan dan bagaimana melakukannya terkait masa depan bisnis.
Business Plan dibuat jangka pendek dan jangka panjang yang akan
diikuti oleh wirausaha sehingga bisa digunakan untuk menjawab
pertanyaan: Di mana saya sekarang?, Ke mana saya sekarang?,
Bagaimana saya bisa sampai di sana?.
26
Manfaat Business Plan
Pentingnya Rencana >< Coba-Coba ?
1. Usaha apa
2. Mengapa memilih usaha tersebut
3. Lokasinya di mana
4. Siapa konsumennya
5. Dari mana modalnya.... dan sebagainya
Keuntungan Perencanaan Usaha
1. Sebagai kendali perusahaan
2. Menjaga fokus usaha 27
Business Plan yang kurang baik kegagalan
a. Tujuan tidak masuk akal
b. Pengusaha kurang tanggung jawab
c. Pengalaman perencanaan tidak ada
d. Tidak bisa menangkap ancaman dan kelemahan bisnisnya
e. konsumen tidak mengharap produk tersebut.
Stakeholder dalam Business Plan
1. Pihak Intern Perusahaan
(Manajer, Pegawai dan Karyawan yang berwenang)
2. Pihak Ekstern Perusahaan
(Investor, Mitra usaha)
Kerangka dan Format Business Plan
1. Nama perusahaan (pendek, mudah, enak, up to date)
2. Lokasi: Perkantoran (pengelolanya)
Perusahaan (pabrik, prosessing)*)
Pertokoan
3. Konsumen yang dituju (total permintaan, kapan)
4. Pasar yang dimasuki
5. Partner yang diajak kerjasama (Partnership*))
6. Personil yang dipercaya
7. Jumlah modal yang diharapkan dan yang tersedia modal
sendiri, kredit, invest, tempo/jangka, cash budget, likuiditas,
dan sebagainya.
8. Peralatan yang harus ada (under / over investment)
30
Marketing Plan
Pengertian Marketing Plan
Marketing Plan adalah suatu proses menentukan dengan tepat apa yang
akan dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuan pemasarannya.
31
Manfaat Marketing Plan
• Pengelola harus memahami rencana pemasaran yaitu
sebagai penuntun untuk mengimplementasikan
pengambilan keputusan dalam pemasaran.
• Inti kegiatan rencana pemasaran yaitu:
1. Menganalisis situasi lingkungan dan peluang pasar
2. Mengembangkan sasaran pemasaran
3. Menetapkan strategi pemasaran
4. Menciptakan taktik dan tindakan pelaksanaan
32
Marketing Mix
Product
Proces Price
Marketing
Mix
People Place
Physical
Promotion
Envidence
1. Product
Segala hal yang memiliki nilai dan mampu
memuaskan kebutuhan, keinginan dan
permintaan pelanggannya.
a. Kebutuhan pelanggan
b. bisa dalam bentuk jasa, barang atau
prodak vita.
c. bisa memproduksi prodak sesuai
permintaan dari pasar
2. Price
• Price atau harga adalah sejumlah uang yang
dikeluarkan konsumen untuk menggunakan
produk Anda.
• Harga yang terlalu rendah bisa
membahayakan keberlangsungan bisnis. Di
sisi lain, harga yang terlalu tinggi juga akan
menyurutkan minat pembeli.
• Anda perlu menemukan titik yang tepat di
mana konsumen tidak merasa keberatan dan
bisnis Anda tetap bisa berjalan. Dalam ilmu
ekonomi terdapat istilah Break Even Price,
yaitu harga terkecil yang bisa dipasang pada
produk agar bisnis tidak merugi.
3. Place
• Place atau tempat adalah lokasi fisik tempat
berjalannya bisnis atau kanal distribusi
untuk mencapai target pasar. Sebuah bisnis
memerlukan lokasi penjualan yang ideal
untuk bisa menjangkau target pasar dengan
mudah.
• Unsur marketing mix yang satu ini
mencakup kantor pusat, gudang, pabrik,
toko fisik, kantor cabang, hingga toko
cabang. Anda tidak harus menempatkan
kantor pusat, pabrik, dan toko fisik dalam
satu lokasi. Pilihlah lokasi yang ideal dengan
mempertimbangkan fungsi dan biaya.
4. Promotion
• promosi adalah segala upaya untuk
meningkatkan brand awareness dan
penjualan produk. Bisa dibilang ini adalah
salah satu elemen marketing mix yang paling
penting.
• Anda dapat melakukan promosi
menggunakan berbagai macam media, dari
website, media sosial, surat kabar, radio,
televisi, digital ads, media online, video online,
hingga podcast.
• Di era digital ini, mau tidak mau, Anda harus
bisa menjangkau calon konsumen melalui
ranah dunia maya
5. Phycical evidence
• Physical evidence atau bukti fisik tidak terbatas pada produk fisik saja.
Produk fisik hanyalah salah satu dari sekian banyak physical evidence.
• Seringkali konsumen memerlukan bukti fisik agar semakin yakin
untuk memutuskan membeli produk Anda atau tidak.
• Bukti fisik bisa berwujud dalam bentuk logo, brosur, souvenir, akses
untuk menghubungi customer service, seragam karyawan, event, dan
website resmi.
6. People
People yang dimaksud di sini adalah sumber daya manusia
(SDM) yang menjalankan bisnis, dari direktur sampai staf.
SDM adalah aset terpenting dalam bisnis Anda. Salah dalam
memilih SDM bisa berakibat fatal pada bisnis Anda.
7. Process
• Process adalah prosedur, mekanisme, atau alur yang perlu
dilakukan konsumen untuk menggunakan layanan Anda. Untuk
lebih mudahnya, process adalah pengalaman konsumen dari awal
mengetahui produk Anda sampai ia melakukan pembelian.
• Jadi process ini dimulai dari bagaimana konsumen mengetahui
produk Anda baik itu dari media sosial, digital ads, blog, atau
media lainnya. Ketika konsumen tertarik membeli produk Anda, ia
harus melakukan order. Proses ini terus berlangsung sampai
konsumen menggunakan barang atau layanan yang dibelinya.