Anda di halaman 1dari 20

ETIKA ORGANISASI

RIOTINTO ARJUNA. S

PENGERTIAN
ETIKA bahasa yunani yaitu ethos yang berarti watak/ kebiasaan bahasa prancis yaitu etiquette berarti kebiasaan/cara berperilaku dengan baik dalam bergaul bahasa indonesia bisa dikatakan filsafat moral yamg berarti cabang filsafat yang membahas tentang tindakan (praxis) manusia.

Organisasi = suatu wadah untuk berkumpulnya individu-individu yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan Tindakan manusia ditentukan pada berbagai macam norma, seperti norma hukum, norma agama dan norma sopan santun.

Penertian etika organisasi


Etika organisasi adalah suatu pembahasan tentang perilaku individu pada suatu wadah berkumpulnya individu-individu dalam saling berinteraksi agar mencapai suatu tujuan.

Persamaan etika dan etiket


Menyangkut perilaku manusia Mengatur perilaku manusia secara normatif (memberikan norma bagi perilaku manusia) dengan demikian menyatakan apa yag harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilkukan

Perbedaan etika dan etiket


Etiket cara melakukan suatu perbuatan pada saat bergaul atau pada saat ada individu lain disekitarnya sedangkan etika cara berperilaku yang semestinya ada atau pun tidak ada individu lain disekitarnya Etiket bersifat relatif, etika bersifat absolut Etiket memandang dari segi lahiriah sedangkan etika memandang dari segi dalam

Perinsip etika
Keindahan = nilai estetika, serasi, indah dan enak di pandang. Persamaan = manusia berhak dan berkewajiban sama, kedudukan dihadapan tuhan sama, pelayanan non diskriminatif. Kebaikan = bersifat universal, dalam pemerintahan : membangun dan pelayanan publik bertujuan untuk kebaikan masyarakat

Fungsi etika
Etika tidak langsung membuat manusia menjadi baik melainkan suatu sarana manusia untuk menjadi lebih baik.

Kode Etik
Kode etik adalah pernyataan cita-cita dan peraturan pelaksanaan pekerjaan (yang membedakannya dari murni pribadi) yang merupakan panduan yang dilaksanakan oleh anggota kelompok Kode etik adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari

Kode Etik
Sifat dan orientasi kode etik hendaknya singkat, sederhana, jelas dan konsisten, masuk akal, dapat diterima, praktis dan dapat dilaksanakan, komprehensif dan lengkap, dan positif dalam formulasinya Orientasi kode etik hendaknya ditujukan kepada rekan, profesi, badan, nasabah/pemakai, negara dan masyarakat Kode etik diciptakan untuk manfaat masyarakat dan bersifat di atas sifat ketamakan penghasilan

Etika Lembaga Kemahasiswaan


LK memiliki Tujuan : Lembaga kemahasiswaan UKSW adalah wadah mahasiswa uantu melaksanakan fungsi dan perannya di dalam LK Lembaga Kemahasiswaan mempunyai fungsi dan peranan sebagai wahana untuk mebina persaudaraan dan sikap intelektual mahasiswaan serta satu-satunya wadah untuk menyalurkan aspirasinya secara bertanggungjawab yang hidup dikalangan mahasiswa untuk mewujudkan tujuan perguruan tinggi pada umumnya dan LK pada khususnya

Peran Etika dalam LK


Sebagai acuan/norma Sebagai landasan berperilaku Sebagai landasan pengambilan keputusan Sebagai landasan pengelolaan organisasi Sebagai landasan bertindak

Yang harus dimiliki individu dalam berorganisasi


1 Komitmen & Kosisten 2 Wewenang & tanggung jawab 3 Keikhlasan & Kejujuran 4 Integritas & Profesionalisme 5 Kreatifitas & Kepekaan 6 Kepemimpinan & Keteladanan 7 Kebersamaan & Dinamika kelompok kerja 8 Ketepatan & Kecepatan 9 Rasionalitas dan Kecerdasan Emosi

10 Keteguhan & Ketegasan 11 Disiplin & Keterat 12 Keberaniab & Kearifan uran kerja 13 Dedikasi & Loyalitas 14 Semangat & Motivasi 15 Ketekunan & Kesabaran 16 Keadilan & Keterbukaan 17 Penguasaan ilmu Pengetahuan & teknologi

Dimensi Perilaku Manusia dalam Organisasi


Hubungan antar anggota Hubungan anggota dengan organisasi Hubungan anggota organisasi dengan anggota organisasi lain. Hubungan anggota dengan masyarakat

GOOD GOVERNANCE SEBAGAI TREND


1. Nilai-nilai yang Baik dalam berorganisasi - Partisipasi - Aturan hukum (Rule of Law) - Transparansi - Daya tanggap (Responsivense) - Berorientasi kosensus - Berkeadilan - Efektivitas dan efisiensi - Akuntabilitas - Bervisi strategis (strategic vision) - Saling keterkaitan (interrelated)

2. Promosi Nilai Good Governance dilakukan semua organisasi perangi yang tidak transparan 3.Resolusi tentang Kode Etik dalam Memerangi non transparansi : Para pejabat organisasi tidak boleh digunakan kewenangannya untuk perbaiki kepentingan keuangan / kekayaan pribadi dan keluarganya.

PENYAKIT PETINGGI ORGANISASI


1. Bermental Feodal 2. Senang membijaksanakan Kebijakan menjadi Kebijaksanan 3. Lupa akan Sumpah Jabatan dan Tanggung jawabnya 4. Lebih senang menerima daripada memberi 5. Kurang menghargai saran, usul, kritik dan inisiatif bawahan. 6. Tidak mampu memberi contoh teladan, menjadi panutan. 7. Tertutup

SIKAP DALAM MELAKUKAN PELAYANAN

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Ramah dan sopan Cepat dan tepat Taat aturan Tegas Adil Obyektif

CIRI-CIRI ORANG EGOIS


1. 2. 3. 4. Sombong Serakah / ambisius Merasa benar sendiri dan pintar sendiri Bila ada orang lain berlainan pendapat dengan dirinya dianggap musuh.