Anda di halaman 1dari 9

LOGO

MANAJEMEN STRATEGI

PENGEVALUASIAN STRATEGIS

I PUTU WARAS WIRAPATI 111 535 1101

MANAJEMEN STRATEGI
EVALUASI STRATEGI
KERANGKA KERJA EVALUASI STRATEGI BALANCED SCORE SUMBER-SUMBER PUBLIKASI MENGENAI INFORMASI EVALUASI STRATEGI PERENCANAAN KONTIJENSI AUDIT

Tiga Aktivitas Dasar Evaluasi


1
MEMERIKSA DASAR STRATEGI PERUSAHAAN

MAMBANDINGKAN HASIL YANG DIHARAPKAN DENGAN HASIL ACTUAL

MENGAMBIL TINDAKAN KOREKSI UNTUK MEMASTIKAN KINERJA SEJALAN DENGAN RENCANA

KERANGKA KERJA EVALUASI STRATEGI


Mengkaji Ulang Landasan Strategi Mengukur Kinerja Organisasi

LOGO
Mengambil Tindakan Korektif

BALANCED SCORE
Balanced score merupakan topik evaluasi strategi yang penting. Analisis Balance Score membantu perusahaan mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut dan mengombinasikan informasi itu dengan ukuranukuran keuangan mengevaluasi strategi yang telah diterapkan secara efektif dan memadai Balanced score dikembangkan secara berbeda untuk tiap perusahaan

SUMBER-SUMBER PUBLIKASI MENGENAI INFORMASI EVALUASI STRATEGI

Sembilan atribut utama digunakan sebagai kriteria evaluasi: Kualitas manajemen, tingkat inovasi, kualitas produk atau jasa, nilai investasi jangka panjang, Kinerja keuangan, tanggung jawab social dan masyarakat, kemampuan untuk menarik, mengembangkan, mempertahankan orang-orang berbakat, penggunaan asset perusahaan dan wawasan internasional.

PERENCANAAN KONTIJENSI
Perencanaan kontijensi yang efektif melibatkan proses dengan proses tujuh langkah berikut:
1) Mengidentifikasi baik kejadian yang menguntungkan maupun yang tidak diharapkan yang bisa menggangu strategi 2) Menentukan titik pemicu. Menghitung kapan kejadian kontijensi sepertinya akan terjadi 3) Menilai dampak yang ditimbulkan oleh tiap kejadian kontijensi. Memperkirakan potensi keuntungan maupun kerugian unutk tiap kejadian kontijensi 4) Mengembangkan perencanaan kontijensi. Memastikan bahwa rencana kontijensi telah sejalan dengan strategi saat itu dan secara ekonomi bisa diterima. 5) Menilai dampak sebaliknya dari tiap rencana kontijensi. Yaitu, memerkirakan seberapa besar tiap rencana kontijensi akan bisa mengambil atau menghilangkan manfaat dari suatu kejadian kontijensi. Langkah ini menguantifikasi nilai potensi dari tipa rencana kontijensi. 6) Menentukan sinyal peringatan dini bagi kejadian-kejadian kontijensi yang utama. Memonitor sinyal-sinyal peringatan dini tersebut. 7) Unutk kejadian kontijensi dengan sinyal peringatan dini yang bisa diandalkan, kembangkanlah rencana tindakan secepat mungkin untuk mengambil keuntungan dari selisih waktu yang tersedia.

AUDIT
Alat yang sering sekali digunakan dalam evaluasi strategi adalah audit. Audit (auditing) didefinisikan sebagai sebuah proses sistematik dari suatu tujuan pencarian dan pengevaluasian bukti tercatat tentang kejadian dan tindakan ekonomi untuk menyelidiki tingkat keterkaitan anatar catatan-catatan tersebut dengan kriteria yang digunakan, dan mengomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

Thank You!!!

Man Jadda Wajada


Siapa yang Bersungguh-sungguh, Dia yang akan Berhasil