Anda di halaman 1dari 16

Studi Kelayakan Bisnis (Isengaje Cafe) Daftar Isi : 1. PENDAHULUAN 2. ASPEK PASAR DAN PEMASARAN 3.

ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI 4. ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA 5. ASPEK KEUANGAN 6. ASPEK YURIDIS, EKONOMI, SOSIAL DAN LINGKUNGAN 7. LAMPIRAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Pendahuluan Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Lingkungan Industri Aspek Teknis dan Teknologis Aspek Manajemen & SDM Aspek Yuridis Aspek Finansial Kesimpulan

BAB I PENDAHULUAN ALASAN MEMILIH BISNIS CAFE : 1. Tidak tersedianya tempat untuk membahas kegiatan kampus yang nyaman 2. Tidak adanya tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi mahasiswa yang ngekost di sekitar kampus SEKILAS TENTANG ISENGAJE CAFE Isengaje Cafe adalah sebuah cafe tenda yang didesain simple namun nyaman sehingga cocok sebagai tempat untuk nongkrong. Berbagai fasilitas disediakan di cafe ini seperti hotspot area, full music, tempat lesehan yang nyaman. Selain itu karena target pasar kami mahasiswa, maka kami menyediakan jasa print. Karena kami masih mahasiswa sehingga isengaje Cafe buka pada pukul 15.00 23.00. Pada jam ini biasanya mahasiswa sudah selesai kuliah, membahas tugas kuliah, nongkrong bersama teman-temannya ataupun masih membahas acara kampus. Isengaje Cafe menerapkan sistem green marketing yang ramah lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya, system ini diimplikasikan secara konkrit melalui daur ulang sisa limbah produksi, misalnya : sisa bungkus kopi dijadikan kerajinan tangan untuk dibuat tempat sampah, sisa botol kecap dibuat asbak atau hiasan meja, dll. Sistem ini menjadi keunggulan Isengaje Cafe dibandingkan dengan usaha sejenis disekitar PERGURUAN TINGGI mengingat pada masa sekarang kesadaran mahasiswa akan lingkungan hidup semakin tinggi sehingga mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam memilih produk atau jasa yang akan digunakan. VISI MISI Menyediakan tempat nongkrong yang nyaman dan murah sesuai dengan kenatong mahasiswa Menyediakan menu makanan dan minuman dengan harga standar tapi kualitas maksimal Menyediakan tempat hang out bagi mahasiswa secara hemat Menjaga suasana cafe yang hommy serta nyaman untuk belajar. LOGO USAHA

BAB II ASPEK PASAR DAN PEMASARAN 7 P DALAM PELAKSANAAN BISNIS MELIPUTI : 1. PRODUCT Isengaje Cafe bergerak dalam bidang jasa dan produk Jasa : o Hotspot o Full music o Print Product : Makanan o Gorengan Sambel o Gorengan Bakar o Snack ( macroni, stik keju, biting, chiki) o Kentang goreng o Roti bakar o Mie instant Minuman o Kopi rasa anggur o Kopi susu o Kopi jahe o Kopi item o Cappucino o Coklat o Es the o Es jeruk 2. PRICE MENU Makanan Gorengan Bakar Kentang goreng Mie instant (polos) Mie instan special Gorengan Sambel Snack ( macroni, stik keju, biting, chiki) Roti bakar Minuman Kopi susu Kopi item Coklat Kopi rasa anggur Kopi jahe Rp 3.000 Rp 5.000 Rp 2.500 Rp 5.000 Rp 3.000 Rp 1.500 Rp 5.000 Rp 3.500 Rp 2.000 Rp 6.000 Rp 5.000 Rp 3.000 HARGA

Cappucino Es the Es jeruk

Rp 3.000 Rp 1.500 Rp 2.000

Sesuai dengan visi misi isengaje Cafe yang memberikan produk dan pelayanan sesuai kantong mahasiswa. Maka harga-harga yang ditawarkan juga tidak terlalu besar. Untuk minuman harga dibawah Rp 5,000. Untuk makanan berkisar duapuluh ribuan, dan untuk cemilan dibawah Rp 10,000,-. Ini sangat pas untuk kalangan mahasiswa terutama para mahasiswa yang kos dan merantau. 3. PLACE Karena sasaran dari isengaje Cafe ini adalah mahasiswa PERGURUAN TINGGI, maka tempatnya di sekitar kampus, tepatnya adalah di depan pintu masuk PERGURUAN TINGGI. Selain itu juga memberikan suasana baru bagi kampus dan mahasiswa karena isengaje Cafe akan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa. Dengan sasaran dan target mahasiswa aktif di PERGURUAN TINGGI, maka letak cafe ini sangat strategis karena mudah dijangkau oleh mahasiswa. 4. PROMOTION Promosi dilakukan dengan banyak cara: - Promosi Penjualan - Makanan dan minuman Berdiskon ( minggu pertama ) - Memberikan vocer kepada pelanggan - Promosi Iklan - Brosur dan daftar harga - Penyebaran pamlet di mading-mading kampus - Memasang iklan di beberapa radio favorite - Promosi melalui jejaring sosial ( facebook, twitter ) 5. PROCESS Untuk proses, dalam menyampaikan prroduk, pengujung diberikan menu terlebih dulu, lalu kta memberikan pelayanan terhadap paket yang dipilih, selanjutnya pengunjung membayar pada kasir dengan menggunakan member card. Proses pembuatan makanan dan minuman ini, di buat sesuai dengan SOP yang diterapkan oleh isengaje Cafe. Dalam penyajian berbagai menu makanan ditekankan cita rasa yang jelas dan kas. Sedangkan untuk proses pembuatan minuman dibuat sesuai takaran yang pas sehingga rasanya pas. Isengaje Cafe selalu berinofasi sehingga berusaha terus memunculkan menu-menu baru yang bisa dinikmati konsumen. Untuk proses atau prosedur umumnya, dalam menyampaikan produk, pengujung diberikan menu terlebih dulu, proses pencatatan menu, proses pembuatan menu, proses penyampaian menu, setelah pengunjung menikmati menu yang sudah disajikan, selanjutnya pengunjung membayar pada kasir. 6. PEOPLE Service personal: orang-orang yang melakukan produksi dan operasional dalam organisasi jasa (koki, barista) SDM yang terpilih karena harus mempunyai kemampuan.

Customer (hubungan diantara pelanggan) persepsi pelanggan mengenai kualitas jasa tersebut dibentuk dan dipengaruhi oleh pelanggan lainnya. (kasir, peayan/waiterss)

7. PHYSICAL EVIDENCE Untuk penampilan fisik pada cafe menggunakan aliran nyaman sederhana. Didesain senyaman mungkin dengan posisi lesehan maka hanya perlu karpet dan beberapa meja pendek karena digunakan untuk istirahat. Selain itu warna yang diberikan untuk berbagai perabot, dan perlatan juga bernuansa ungu. ANALISIS STP a. SEGMENTING i. Segmenting isengaje Cafe berada dikota Semarang. Anak muda baik perempuan maupun laki laki yang memiliki uang saku sekitar Rp 500.000,- per bulan ii. Bila dilihat dari komponen psikografis, isengaje Cafe memiliki segmen dari semua kalangan khususnya kelas menengah ke bawah dengan memiliki gaya hidup yang suka nongkrong, suka membahas masalah kampus bersama teman-temannya. iii. Sedangkan bila dilihat dari komponen perilaku, manfaat yang dicari adalah kenyamanan, keceriaan, kesenangan. iv. Ukuran segmen anakmuda menengah kebawah yang memiliki gaya hidup suka nongkrong, suka membahas masalah kampus bersama teman temannya diprediksi akan bertambah dari tahun ke tahun khusunya di PERGURUAN TINGGI mengingat semakin diminatinya organisasi kemahasiswaan di lingkungan PERGURUAN TINGGI b. TARGETING Pasar yang menguntungkan bagi Isengaje Cafe adalah mahasiswa, khususnya mahasiswa PERGURUAN TINGGI yang aktif dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan. c. POSITIONING Keunggulan kompetitif yang ditawarkan : i. Mempunyai menu andalan coffe rasa anggur yang membedakan dari lainnya. ii. Kenyamanan suatu tempat untuk berkumpul yang menyediakan berbagai makanan dan minuman, serta cemilan bagi para pengunjung yang hanya ingin bersantai. Serta memberikan fasilitas WiFi, full music dan jasa print. iii. Pelayanan yang santai namun tetap tepat sehingga pengunjung puas. Selain itu tempat yang berda di dalam kampus iv. Perbedaan harga dengan cafe-cafe lainnya membedakan cafe Isengaje Cafe dengan cafe lainnya, karena harga di cafe ini sesuai standar kemampuan mahasiswa (disesuaikan dengan porsi ) v. Isengaje Cafe mencoba menerapkan sistem green marketing yang ramah lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya, system ini diimplikasikan secara konkrit melalui daur ulang sisa limbah produksi, misalnya : sisa

bungkus kopi dijadikan kerajinan tangan untuk dibuat tempat sampah, sisa botol kecap dibuat asbak atau hiasan meja, dll. vi. Sistem ini menjadi keunggulan Isengaje Cafe dibandingkan dengan usaha sejenis disekitar PERGURUAN TINGGI mengingat pada masa sekarang kesadaran mahasiswa akan lingkungan hidup semakin tinggi sehingga mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam memilih produk atau jasa yang akan digunakan.

BAB III ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI FAKTOR UTAMA DALAM PENENTUAN LOKASI : 1. Letak : Isengaje Cafe terletak di sekitar area luar kampus 2. Letak sumber bahan baku : Karena isengaje Cafe terletak disekitar PERGURUAN TINGGI maka dekat dengan Alfamart, Indomart serta Ramayana Robinson 3. Fasilitas angkutan : Karena terletak disekitar PERGURUAN TINGGI maka jalan didepan PERGURUAN TINGGI mudah dilewati dengan angkutan dan mudah dijangkau. 4. Ketersediaan tenaga kerja terampil : Dalam hal ketenagakerjaan isengaje Cafe merekrut mahasiswa PERGURUAN TINGGI dengan system kerja partime serta masyarakat sekitar. 5. Ketersediaan listrik dan air : Listrik dan air tersedia melalui sewa dari tanah kontrak yang dipakai sebagai lokasi Isengaje Cafe MASALAH DESAIN : 1. Teknologi : Isengaje Cafe menggunakan teknologi pembuatan kopi yang sederhana dan higienis sehingga cita rasa kopi terjaga 2. Operasional a. Rencana produksi Isengaje Cafe sesuai dengan pesanan b. Bahan-bahan disesuaikan dengan menu c. Kualitas makanan Isengaje Cafe dijamin higienis 3. Pengawasan operasional : Pengawasan operasional Isengaje Cafe dilakukan setiap hari olek pemilik Isengaje Cafe. 4. Layout : Dengan skala 1:25, luas tanah 7m x 3m

BAB IV ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA 1. PERENCANAAN SDM Karyawan yang bekerja di ISENGAJE CAFE setiap hari harus berhubungan langsung dengan konsumen sehingga harus memenuhi 5S (Sopan, Santun, Sapa, Senyum, dan Salam). Dan para karyawan diharuskan ramah dan memiliki kesabaran dalam melayani konsumen. Kriteria umum yang harus dimiliki oleh para karyawan ISENGAJE CAFE adalah : a. Berpenampilan menarik b. Pendidikan min. Mahasiswa c. Mau bekerja keras d. Memiliki loyalitas yang tinggi e. Bertanggung jawab f. Memiliki sopan santun dan ramah Pada dasarnya semua pegawai di ISENGAJE CAFE haruslah sopan dan ramah kepada setiap konsumen. Terutama pegawai yang bertugas di bagian depan. Misalnya : bagian server dan yang pasti adalah manajer. Sedangkan di bagian belakang, misalnya barista, harus mampu bekerja cekatan dan mau bekerja keras.
2. JOB DESCRIPTION SUMBER DAYA MANUSIA a. Perlu adanya pembagian tugas (job description) yang jelas, agar para pegawai

mampu melakukan tugas mereka masing-masing dengan baik.


b. Pembagian tugas (job description) di ISENGAJE CAFE antara lain: i. Pelayan dan kasir

Mencatat semua pesanan yang diinginkan konsumen Memastikan konsumen sudah mendapatkan pesanan mereka Memastikan agar konsumen merasa puas dengan pesanannya Mengantar pesanan konsumen ke meja konsumen Menerima pembayaran dari transaksi yang dilakukan dengan pelanggan 6. Mengatur pemasukan dan pengeluaran ii. Barista 1. Membuatkan pesanan yang telah dipesan konsumen 2. Mengatur kegiatan di dapur agar pesanan konsumen dapat terhidang tepat pada waktunya. 3. KRITERIA SELEKSI a. Pelayan Cafe dan kasir, meliputi : i. Sehat jasmani dan rohani. ii. Memiliki surat keterangan kelakuan baik dari Kepolisian bahwa tidak pernah melakukan segala perbuatan yang melanggar hukum. iii. Bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan jujur. iv. Memiliki sikap ramah dan sopan terhadap siapa saja.

1. 2. 3. 4. 5.

v. vi. vii. viii. ix.

Memiliki kemampuan sosialisasi. Kemampuan cepat tanggap. Kemampuan cepat tanggap. Memiliki kemampuan sosialisasi. Memiliki kemampuan mengoperasikan cash register.

b. Barista :

i. Pengalaman : 1. memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun. ii. Karakteristik : 1. Sehat jasmani dan rohani. 2. Memiliki surat keterangan kelakuan baik dari Kepolisian bahwa tidak pernah melakukan segala perbuatan yang melanggar hukum. 3. Kreatif dan memiliki banyak ide. 4. Bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan jujur. 5. Memiliki kemampuan sosialisasi. 6. Kemampuan cepat tanggap.
c. Pemilik / Owner i. Berwewenang :

1. Merencanakan dan mengkoordinir kebutuhan SDM. 2. Bertanggung jawab terhadap terselenggaranya peraturan perusahaan dengan baik. 3. Melakukan perhitungan gaji. 4. Melakukan hubungan instansi yang terkait untuk kepentingan bisnis perusahaan. 5. Melaksanakan seluruh fungsi pencatatan keuangan dan akuntansi. 6. Mengamankan system serta prosedur operasional dan harta perusahaan. 7. Mengawasi hutang dan piutang yang telah jatuh tempo. 8. Bertanggung jawab atas pelaksanaan system kerja di semua bagian. 9. Bersama dengan koki melakukan percobaan-percobaan atas inovasi produk baru. 10. Melakukan kontrol dan perbaikan-perbaikan atas kualitas produk ii. Hak: 1. Menerima pembagian laba sebesar 6,67% dari laba bersih (6,67% setiap 1 orang, total pemilik ada 6 orang). PEMBAGIAN LABA (6,67% untuk 1 orang, total ada 6 orang Pemilik)
Keterangan Laba Bersih Pembagian Laba 2012 2013 2014 2015 2016 Rp8.318.750,00 Rp 554.860,63

Rp 4.370.000,00 Rp 5.312.500,00 Rp6.091.250,00 Rp 7.110.000,00 Rp 291.479 Rp 354.343,75 Rp 406.286,38 Rp 474.237

BAB V ASPEK KEUANGAN 1. ASPEK KEUANGAN a. Kebutuhan modal awal


HPP 1 BULAN PERTAMA MODAL USAHA CAFE Piring 5 lusin x @ 96.000 Mug 5 lusin x @ 132.000 Gelas panjang 5 lusin x @120.000 Sendok kecil 5 lusin x @36.000 Garpu 5 lusin X @36.000 Coffee maker Gerobak Tiker 10 tiker x 45.000 Meja 10 buah x 200.000 Kompor 2 tungku 1 buah Tisue gulung 3 x @3000 Serbet 2 x @ 10000 Tempat tisue 10 x @4.000 Tempak tusuk gigi 10 x @3000 Tusuk gigi 10 x @1.000 Lilin hias 10x @ 5.000 Tape & speaker set Wifi Printer Kertas 1 rim Kopi tubruk Gula 15 kg x 12.000 Susu 3 box x @ 28.000 Rhum Magarine 10 x @7000 Roti tawar 15 x @6000 Selai 5cub x 15.000 Keju 6 pack x 16.000 Coklat bubuk 2 box x 24.000 Indomie 1 kerdus Coffe saset 24 x @800 Minyak goreng 3lt x @10.000 Kecap 3 botol x @9.000 Coklat Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp14.394.200,00 14.394.200 480.000 660.000 600.000 180.000 180.000 500.000 1.000.000 450.000 2.000.000 200.000 30.000 27.000 40.000 30.000 10.000 50.000 1.000.000 250.000 250.000 32.000 7.969.000 350.000 180.000 84.000 150.000 70.000 90.000 75.000 96.000 48.000 42.000 192.000 9.000 20.000 19.200 1.425.200 5.000.000 14.394.200

PERALATAN CAFFE

BAHAN MAKANAN

SEWA TEMPAT 1 thn TOTAL MODAL AWAL TOTAL MODAL INVESTASI

Keterangan : HPP 1 bulan diperoleh dari rata-rata HPP tahun pertama menurut 3 kondisi (normal, pesimis. Dan optimis) dibagi 12. Seluruh modal usaha diperoleh dari pembiayaan oleh pemilik (modal sendiri).

b. NERACA NORMAL

Keterangan AKTIVA Kas Peralatan Akum Dep Peralatan Sewa Gedung Listrik Barang Mentah Total Aktiva PASIVA Modal Sendiri Total Pasiva Rp Rp Rp Rp Rp

2011

2012

2013

2014

2015

2016

7.969.200 5.000.000 -

Rp Rp Rp Rp Rp

9.200.500 7.687.000 768.700 5.000.000 1.200.000

Rp Rp Rp Rp Rp

3.436.630 7.687.000 845.570 5.000.000 1.200.000

Rp Rp Rp Rp Rp

5.352.073 7.687.000 930.127 5.000.000 1.200.000

Rp Rp Rp Rp Rp

7.259.060 7.687.000 1.023.140 5.000.000 1.200.000

Rp Rp Rp Rp Rp

9.779.546 7.687.000 1.125.454 5.000.000 1.200.000

Rp 17.100.000 Rp 30.069.200

Rp 17.100.000 Rp 32.069.200

Rp 17.100.000 Rp 34.069.200

Rp 17.100.000 Rp 36.069.200

Rp 17.100.000 Rp 38.069.200

Rp 17.100.000 Rp 40.692.000

Rp 30.069.200 Rp 30.069.200

Rp 32.069.200 Rp 32.069.200

Rp 34.069.200 Rp 34.069.200

Rp 36.069.200 Rp 36.069.200

Rp 38.069.200 Rp 38.069.200

Rp 40.692.000 Rp 40.692.000

c. CHASFLOW
Keterangan Kas Masuk : Kas masuk dari pelanggan Modal ( Normal ) - Investasi Biaya Depresiasi : - Bagian Pemasaran - Bagian Produksi - Bagian MSDM Total Depresiasi Total Kas Masuk Rp 30.069.200 Rp Rp Rp Rp 1.000.000 27.000.000 500.000 500.000 Rp Rp Rp Rp 1.000.000 46.000.000 500.000 500.000 Rp Rp Rp Rp 1.000.000 47.000.000 500.000 500.000 Rp Rp Rp Rp 1.000.000 49.000.000 500.000 500.000 Rp Rp Rp Rp 1.000.000 51.000.000 500.000 500.000 Rp 30.069.200 Rp 26.000.000 Rp 45.000.000 Rp 46.000.000 Rp 48.000.000 Rp 50.000.000 2011 2012 2013 2014 2015 2016

Kas Keluar : Biaya Pemasaran gaji pegawai Investasi biaya studi kelayakan bisnis biaya retribusi biaya sertifikasi halal biaya bahan baku Listrik HPP barang yang terjual Biaya produk rusak Pajak Total Kas Keluar Rp 33.869.200 Rp Rp Rp Rp Rp 12.969.200 1.000.000 1.800.000 1.000.000 17.100.000 Rp Rp Rp Rp Rp 1.200.000 3.000.000 1.000.000 230.000 22.630.000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 17.100.000 1.200.000 3.250.000 1.400.000 337.500 40.687.500 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 17.100.000 1.200.000 3.625.000 900.000 483.750 40.908.750 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 17.100.000 1.200.000 4.000.000 1.200.000 590.000 41.890.000 Rp Rp Rp Rp Rp Rp 17.100.000 1.200.000 4.375.000 1.300.000 706.250 42.681.250 Rp 1.800.000 Rp 1.800.000 Rp 1.800.000 Rp 1.800.000 Rp 1.800.000 Rp Rp 1.000.000 14.400.000 Rp Rp 1.200.000 14.400.000 Rp Rp 1.400.000 14.400.000 Rp Rp 1.600.000 14.400.000 Rp Rp 1.800.000 14.400.000

Selisih Kas

(Rp3.800.000,00)

Rp4.370.000,00

Rp5.312.500,00

Rp

6.091.250,00

Rp7.110.000,00

Rp8.318.750,00

Saldo Awal

(Rp3.800.000,00)

Rp46.000.000,00

Rp

47.000.000,00

Rp49.000.000,00

Rp 51.000.000,00

Saldo Akhir

(Rp3.800.000,00)

Rp570.000,00

Rp51.312.500,00

Rp

53.091.250,00

Rp56.110.000,00

Rp59.318.750,00

BAB VI ASPEK YURIDIS, SOSIAL, EKONOMI DAN LINGKUNGAN Tujuan didalam aspek ini adalah untuk meneliti keabsahan, kesempurnaan dan keaslian dari dokumen-dokumen yang dimiliki, meliputi : 1. PELAKSANA BISNIS Isengaje Cafe bergerak dibidang produk dan jasa yang memiliki ciri khas tersendiri untuk menarik minat pelanggan ( warung tenda ) a. Bentuk Usaha i. Nama : Isengaje Cafe ii. Alamat : Jl. Pawiyatan Luhur 1/12 Bendan Duwur Semarang (depan pintu masuk PERGURUAN TINGGI) iii. Pemilik : Vivin, Seravine, Ayu, Shinta, Devita dan Mayang b. Identitas Pemilik i. Nama : Eleonora Grae V. ii. Kewarganegaraan : Indonesia 2. BISNIS YANG DILAKSANAKAN a. Bidang Usaha Isengaje Cafe bergerak dibidang jasa dan produk. Produk andalan Isengaje Cafe adalah minuman kopi rasa anggur, selain itu bentuk pelayanan yang santai namun tetap cepat dan tepat. b. Fasilitas Fasilitas-fasilitas yang diberikan Isengaje Cafe seperti WiFi, full music, dan jasa print c. Gangguan Lingkungan Limbah yang ditimbulkan Isengaje Cafe berupa limbah rumah tangga biasa dan masih bisa diatasi secara baik sehingga tidak menyebabkan pencemaran selain itu fasilitas fasiltas yang dimiliki Isengaje Cafe tidak mengganggu drainase di lingkungan sekitar. d. Pengupahan Upah yang diberikan kepada sebesar Rp 600.000,-/orang/bulan karyawan Isengaje Cafe

e. SOP ( Standar Operating Procedur ) Standar kerja yang diterapkan Isengaje Cafe adalah 8 jam kerja dengan satu jam istirahat secara bergantian. f. Perijinan Sertifikasi halal : i. Pengisian formulir ii. Lampiran kandungan mutu produk iii. Suat pernyataan menerima tim pemeriksa (audit) 3. RENCANA LOKASI

a. Perencanaan wilayah : Lokasi Isengaje Cafe berada di Jl. Pawiyatan Luhur 1/12

tepatnya berada didepan pintu masuk PERGURUAN TINGGI.


b. Status tanah : Status tanah Isengaje Cafe merupakan tanah kontrak, dengan

biaya kontrak sebesar Rp 5.000.000 per tahun. 4. WAKTU PELAKSANAAN BISNIS Bisnis dimulai tahun 2011. Prosedur perijinan hanya sebatas ditingkat kelurahan dengan membuat surat pemberitahuan usaha dan membayar uang restribusi harian sebesar Rp 5.000,5. ASPEK EKONOMI a. Adanya Isengaje Cafe di PERGURUAN TINGGI memberikan dampak dalam aspek ekonomi yaitu : i. Memberikan lapangan pekerjaan bagi warga setempat dan mahasiswa : Isengaje Cafe mempekerjakan warga setempat sehingga dapat membantu memberikan pekerjaan dan penghasilan selain itu isengaje Cafe juga mempekerjakan mahasiswa sehingga dapat menambah uang saku mahasiswa. ii. Memberikan pengalaman pekerjaan : Isengaje Cafe memiliki standart operasional sehingga karyawan baik dari mahasiswa dan warga setempat tidak seenaknya terdapat pula aturan-aturan yang tegas dengan begitu karyawan dapat memiliki pengalaman pekerjaan yang baik. iii. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sekitar PERGURUAN TINGGI : Karena isengaje Cafe mempekerjakan warga setempat sehingga memberikan pendapatan atau penghasilan, pendapatan yang diperoleh warga bisa juga dikumpulkan kemudian dijadikan untuk membangun usaha lain dengan demikian perokonomian di daerah sekitar PERGURUAN TINGGI akan berjalan lancar dan terus meningkat. Setidaknya uang terus berputar b. Hambatan di bidang ekonomi : i. Sebagai usaha baru tentunya belum dikenal pasar sehingga perlu usaha keras dibidang pemasaran ii. Lokasi dilingkungan kampus menyebabkan usaha ini akan sepi jika kampus libur sehingga mempengaruhi laba. iii. Banyaknya usaha sejenis yang terlebih dahulu berdiri dan telah dikenal oleh segmen mahasiswa PERGURUAN TINGGI seperti nasi kucing pak ndut dan nasi kucing pak kirun. 6. ASPEK SOSIAL a. Meningkatkan mutu hidup : Dengan adanya Isengaje Cafe pemilik usaha ini yang notabennya mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam mengelola bisnis tidak sekedar teori di dalam bangku kuliah namun pratek langsung sehingga mutu hidup mahasiswa semakin meningkat. b. Memberikan pengaruh positif : Dengan adanya usaha ini diharapkan mampu memberikan teladan kepada mahasiswa atau masyarakat untuk menyalurkan hobi lewat kegiatan positif dan menguntungkan. c. Memberikan lapangan pekerjaan : Dengan adanya usaha ini maka terbuka pula lapangan pekerjaan bagi mahasiswa atau masyarakat sekitar untuk menjadi pegawai di Isengaje Cafe .

7. ASPEK LINGKUNGAN HIDUP Isengaje Cafe mencoba menerapkan sistem green marketing yang ramah lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya, system ini diimplikasikan secara konkrit melalui daur ulang sisa limbah produksi, misalnya : sisa bungkus kopi dijadikan kerajinan tangan untuk dibuat tempat sampah, sisa botol kecap dibuat asbak atau hiasan meja, dll. Sistem ini menjadi keunggulan Isengaje Cafe dibandingkan dengan usaha sejenis disekitar PERGURUAN TINGGI mengingat pada masa sekarang kesadaran mahasiswa akan lingkungan hidup semakin tinggi sehingga mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam memilih produk atau jasa yang akan digunakan

LAMPIRAN PERTANYAAN WAWANCARA TERHADAP PESAING

1. Tempat usaha : a. Berapa modal usaha Anda untuk membuat cafe campus/ sejenisnya ? b. Berapa jumlah pengunjung cafe campus anda dalam sehari ? c. Berapa rata rata pendapatan cafe campus anda dalam sehari ? d. Buka dari jam berapakah cafe campus anda ?Adakah penarikan retribusi ?
2. HASIL DARI WAWANCARA : Isengaje Cafe memiliki pesaing warung kucingan

Pak Ndut dan Pak Kirun, keduanya terletak didaerah PERGURUAN TINGGI namun jauh dari pintu masuk PERGURUAN TINGGI. Isengaje Cafe menjadikan kedua bisnis kucingan tersebut sebagai pesaing karena keduanya lebih dulu dikenal oleh mahasiswa PERGURUAN TINGGI serta warga setempat. Hasil wawancara terhadap kedua bisnis kucingan tersebut : 1. Nasi Kucing Pak Ndut a. Warung kucingan Pak Ndut terletak di daerah Tinjomoyo b. Modal usaha untuk membangun warung kucingan tersebut, Pak Ndut membutuhkan modal sebesar Rp 2.000.000,c. Jumlah mahasiswa atau warga setempat yang datang sekitar 90 orang dihari

hari biasa sedangkan di saat masa perkuliahan libur, nasi kucing ini tetap buka namun persediaan yang di sediakan tidak seperti hari hari biasa karena biasanya yang datang hanya sekitar 60 orang. d. Rata rata pendapatan yang diperoleh warung kucingan Pak Ndut sebesar Rp 100.000,- sampai Rp 150.000,- per hari e. Setiap harinya Pak Ndut buka jam 13.00 sampai jam 21.00 f. Pembayaran restribusi juga dilakukan Pak Ndut yaitu sebesar Rp 5.000,-

2. Nasi Kucing Pak Kirun a. Warung kucingan Pak Kirun terletak di daerah Pentul b. Modal usaha untuk membangun warung kucingan tersebut, Pak Kirun membutuhkan modal sebesar Rp 1.500.000,c. Jumlah mahasiswa atau warga setempat yang datang sekitar 75 orang dihari

hari biasa sedangkan di saat masa perkuliahan libur, nasi kucing ini tetap buka namun persediaan yang di sediakan tidak seperti hari hari biasa karena biasanya yang datang hanya sekitar 50 orang. d. Rata rata pendapatan yang diperoleh warung kucingan Pak Kirun sebesar Rp 50.000,- sampai Rp 100.000,- per hari
e. Setiap harinya Pak Kirun buka jam 16.00 sampai jam 20.00, namun jam buka

bersifat dinamis biasanya sampai nasi kucing yang dijual habis. Namun tidak seminggu full Pak Kirun selalu mebuka usahanya ini, kadang seminggu sekali libur atau dua minggu sekali.

f. Pembayaran restribusi juga dilakukan Pak Kirun yaitu sebesar Rp 5.000,Dari hasil wawancara diatas kelompok kami mengestimasi untuk banyaknya mahasiswa dan warga setempat yang membeli makanan dan minuman di Isengaje Cafe sebanyak 50 orang dan kelompok kami memperkirakan pendapatan dalam sehari mencapai Rp 50.000,- sehingga sebulan total income kami sebssar Rp 1.500.000. TARGETING Targeting Isengaje Cafe adalah mahasiswa PERGURUAN TINGGI, karena usaha kami pun terletak di depan pintu masuk PERGURUAN TINGGI, selain itu mahasiswa di PERGURUAN TINGGI dari tahun ke tahun semakin meningkat serta mahasiswa PERGURUAN TINGGI pun sudah dituntut untuk aktif dalam berorganisasi hal ini didukung oleh turunnya Surat keputusan. Oleh karena itu banyak mahsiswa yang mengiukuti kegiatan dan menghabiskan waku disekitar hingga larut malam.