Anda di halaman 1dari 21

4

POTENSI TANAMAN KALIMANTAN SEBAGAI TERAPI OBESITAS


Triawanti

PENDAHULUAN

OBESITAS

GENETIK
PENGATURAN NAFSU MAKAN

LINGKUNGAN

PENGENDALIAN EFISIENSI ENERGI


PENGENDALIAN ADIPOGENESIS

MENURUNKAN NAFSU MAKAN SECARA SENTRAL

SINTESIS
MENINGKATKAN KECEPATAN METABOLIK/METABOLISME

ANTIOBESITAS
BEKERJA PADA TRAKTUS GASTROINTESTINAL

BAHAN ALAM

TIDAK HANYA UNTUK OBESITAS TETAPI SELURUH ASPEK SINDROM METABOLIK

LATAR BELAKANG
OBESITAS
ENERGY EXPENDITURE

ENERGY INTAKE

10

ASUPAN MAKAN

PENGATURAN NAFSU MAKAN

KONEKSI SISTEM SARAF OTONOM, USUS-SEL , LEMAK MOLEKUL MESSENGER SYSTEM IMUN

NEUROPEPTIDA OTAK

HORMON, ADIPOSITOKIN

11

Gambar 1 . Diagram pengendalian nafsu makan dan berat badan (Tischler, 2004)

13

MENINGKATKAN RASA KENYANG


MENURUNKAN NAFSU MAKAN MENINGKATKAN TERMOGENESIS

EFEKTIF UNTUK JARINGAN LEMAK

AGEN ANTIOBESITAS IDEAL

TIDAK ADA EFEK SAMPING YANG SERIUS

EFEKTIF DALAM JANGKA LAMA MEMILIKI AKTIVITAS SPESIFIK UNTUK SELURUH KONDISI YANG TERKAIT OBESITAS

TIDAK ADIKTIF

35

PENGGUNAAN BAHAN ALAM UNTUK TERAPI OBESITAS


1. ISOLAT PROTEIN KEDELAI HITAM Penelitian Jang et al (2008): pemberian ekstrak peptida bebas isoflavon pada tikus obes yang diinduksi diet selama 13 mgg. Hasil : penurunan konsentrasi trigliserida serum, peningkatan konsentrasi adiponektin dan penurunan jaringan lemak putih. Disimpulkan efek BSP ini berhubungan dengan aktivasi STAT 3 yang tergantung JAK2 dan aktivasi langsung AMPK

36

2. ISOFLAVON KEDELAI
Genistein berefek langsung pada metabolisme lipid di hepar dan adiposa : Memiliki efek antilipogenik Mampu meningkatkan lipolisis basal Menghambat sintesis lipid dari asetat dan glukosa (pada isolasi sel adiposa tikus) Mekanisme lipolitik genistein dilaporkan dengan cara menghambat oksidasi glukosa yang distimulasi insulin

37

2. ISOFLAVON KEDELAI

Pada kultur 3T3-L1 adiposit, kombinasi genistein dan resveratrol menghambat adipogenesis, menginduksi apoptosis, munurunkan akumulasi lipid dan meningkatkan lipolisis. Mekanisme kerja genistein dan resveratrol melalui penekanan terhadap PPAR dan C/EBP
(Rayalam et al, 2007)

38

3. SENYAWA POLIFENOL
Klaus et al, 2005 melaporkan bahwa catechin teh : meningkatkan termogenesis menstimulasi katabolisme lipid di hepar menurunkan kandungan lemak tubuh setelah 12 minggu intervensi Epigallocatechin gallat (EGCG) menurunkan absorbsi lemak

39

3. SENYAWA POLIFENOL
Wolfram et al, 2005 menyimpulkan: EGCG mencegah peningkatan berat badan dan kadar glukosa plasma, trigliserida dan leptin sesudah makan, menurunkan jaringan adiposa di subkutaneus dan epididimis Menurunkan kadar mRNA asam lemak sintase dan asetil karboksilase-1 Menghambat diferensiasi adiposit in vitro

40

3. SENYAWA POLIFENOL

Yoshikawa et al, 2002 melaporkan : Ekstrak air tanaman Salacia reticulata pada tikus menghambat aktivitas lipoprotein lipase dan lipase pankreas, meningkatkan aktivitas lipolisis

41

4. PLATYCODIN SAPONINS (PS)


pemberian ekstrak metanol PS selama 4 minggu pada tikus dengan diet tinggi lemak memperlihatkan penurunan LDL kolesterol, pengurangan asupan kalori sehingga terjadi penurunan berat badan mekanisme kerja hampir sama dengan orlistat Menghambat lipase pankreas, mengikat kolesterol
(Zhao et al, 2005)

42

Apakah Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) berpotensi sebagai antiobesitas ? Pasak bumi (PB) telah diteliti memiliki efek: antimalaria, afrodisiak, antiproliferatif, anxyolitic, antikanker dan antiulkus Kandungan senyawa aktif PB: quassinoids, canthin-6-one alkaloids, carboline alkaloids, tirucallane-type triterpenes, squalene derivat, biphenylneolignans, glyco-saponin, xanthin, tannins

43

Apakah Pasak bumi (Eurycoma longifolia Jack) berpotensi sebagai antiobesitas ?


PB sebagai afrodisiak meningkatkan kadar hormon testosteron. Ada hubungan antara hormon testosteron dengan obesitas
OBESITAS TESTOSTERON

PASAK BUMI

44

P A S A K
B U M I

FITOSTEROID

MENINGKATKAN TESTOSTERON
MENGURANGI ABSORBSI LEMAK

SAPONIN

T E R A P I
? ?

TANNIN

MENGHAMBAT AKTIVITAS LIPOPROTEIN LIPASE APOPTOSIS SEL LEMAK

POLIFENOL

XANTHIN FLAVONOID

MEMICU AROMATASE

?
?

ANTIOKSIDAN

O B E S I T A S

45

1. Obat-obat antiobesitas dapat dikelompokkan menjadi 4 yakni bahan yang secara primer menurunkan nafsu makan melalui kerja sentral, bahan yang secara primer meningkatkan kecepatan metabolik atau mempengaruhi metabolisme melalui kerja perifer, bahan yang bekerja pada traktus gastrointestinal, bahan yang tidak hanya mempengaruhi obesitas, tetapi juga seluruh sindrom metabolik.

46

2.

Pasak bumi dapat dipertimbangkan untuk dikembangkan menjadi obat obesitas karena kandungan bahan aktifnya yaitu quassinoids, canthin-6-one alkaloids, -carboline alkaloids, tirucallane-type triterpenes, squalene derivat, biphenylneolignans, tannins, xanthin, glyco-saponins dan glycoprotein.

47

Perlu dilakukan penelitian terhadap bahan-bahan

alam sebagai alternatif


antiobesitas termasuk pasak bumi sehingga dapat

dikembangkan menjadi
fitofarmaka yang potensial.

48